Ikuti Arahan Mendikbud Universitas PGRI Palembang Tarik Mahasiswa yang Magang di Jerman

Kota Palembang361 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PGRI mengklaim jika mahasiswa mereka yang yang mengikuti program magang tak mengalami permasalahan serupa dengan dugaan TPPO.

Universitas PGRI Palembang menarik 23 mahasiswa yang magang dalam program Ferienjob ke Jerman untuk pulang karena adanya dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berkedok Ferienjob mencuat akhir Desember 2023 silam.
“Benar, ada sekitar 23 mahasiswa kita yang ikut program itu kemarin. Hampir 2 bulan dengan periode Oktober-Desember 2023.mereka magang disana,” kata Humas PGRI Palembang, Mulyadi, Sabtu 30 Maret 2024.
Mulyadi mengatakan, jika mahasiswa mereka yang mengikuti program magang tersebut tak mengalami permasalahan serupa dengan dugaan TPPO tersebut. Meski begitu, mereka menjalankan perintah Kemendikbud-Ristek untuk menarik mahasiswa yang sedang magang.
“Ketika mahasiswa disana, ada imbauan dari Kemendikbudristek bahwa program itu perlu ada perbaikan, sehingga mahasiswa harus ditarik. Maka itu, kita ikuti aturan pemerintah dan menarik semua mahasiswa kita,” jelas dia
Mulyadi menambahkan, jika para mahasiswa yang sudah ditarik pulang tersebut sedang melakukan magang saat kampus memberikan instruksi. Kini mereka telah mengikuti perkuliahan seperti biasa.
“Mahasiswa kami juga tidak mengalami permasalahan seperti mahasiswa lain pada umumnya, ” kata dia.
Dirinya pun mendapat informasi dari mahasiswa yang magang jika, upah mereka diberikan sesuai perjanjian yang ada. Mereka pun tak mengeluarkan uang untuk berangkat ke Jerman.
“Saya tidak tahu pasti berapa nominalnya (upah), namun mahasiswa mengaku senang bahkan ingin kembali ikut magang,” ungkap dia.
Program Ferienjob ini diakui sempat disosialisasikan di kampus ketika ada pihak terkait mendatangi kampus mereka. Pihak yang menawarkan program tersebut mengatakan, jika Ferienjob mirip dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan diikuti banyak kampus di Indonesia.
“Namun, setelah diketahui bukan program pemerintah dan Kemendikbudristek tidak tahu, maka kami sepakat menarik mahasiswa kita. Tapi, kita tidak dirugikan sama sekali dari kegiatan tersebut, baik dari segi pendanaan dan lain-lain,” tutup dia.
Sementara itu, dugaan TPPO tersebut kini masih ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri.

    Komentar