Ikuti Arahan Mendikbud Universitas PGRI Palembang Tarik Mahasiswa yang Magang di Jerman

- Redaksi

Sabtu, 30 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humas PGRI Palembang, Mulyadi. Foto : Reza Mardiansyah

Humas PGRI Palembang, Mulyadi. Foto : Reza Mardiansyah

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PGRI mengklaim jika mahasiswa mereka yang yang mengikuti program magang tak mengalami permasalahan serupa dengan dugaan TPPO.

Universitas PGRI Palembang menarik 23 mahasiswa yang magang dalam program Ferienjob ke Jerman untuk pulang karena adanya dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berkedok Ferienjob mencuat akhir Desember 2023 silam.
“Benar, ada sekitar 23 mahasiswa kita yang ikut program itu kemarin. Hampir 2 bulan dengan periode Oktober-Desember 2023.mereka magang disana,” kata Humas PGRI Palembang, Mulyadi, Sabtu 30 Maret 2024.
Mulyadi mengatakan, jika mahasiswa mereka yang mengikuti program magang tersebut tak mengalami permasalahan serupa dengan dugaan TPPO tersebut. Meski begitu, mereka menjalankan perintah Kemendikbud-Ristek untuk menarik mahasiswa yang sedang magang.
“Ketika mahasiswa disana, ada imbauan dari Kemendikbudristek bahwa program itu perlu ada perbaikan, sehingga mahasiswa harus ditarik. Maka itu, kita ikuti aturan pemerintah dan menarik semua mahasiswa kita,” jelas dia
Mulyadi menambahkan, jika para mahasiswa yang sudah ditarik pulang tersebut sedang melakukan magang saat kampus memberikan instruksi. Kini mereka telah mengikuti perkuliahan seperti biasa.
“Mahasiswa kami juga tidak mengalami permasalahan seperti mahasiswa lain pada umumnya, ” kata dia.
Dirinya pun mendapat informasi dari mahasiswa yang magang jika, upah mereka diberikan sesuai perjanjian yang ada. Mereka pun tak mengeluarkan uang untuk berangkat ke Jerman.
“Saya tidak tahu pasti berapa nominalnya (upah), namun mahasiswa mengaku senang bahkan ingin kembali ikut magang,” ungkap dia.
Program Ferienjob ini diakui sempat disosialisasikan di kampus ketika ada pihak terkait mendatangi kampus mereka. Pihak yang menawarkan program tersebut mengatakan, jika Ferienjob mirip dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan diikuti banyak kampus di Indonesia.
“Namun, setelah diketahui bukan program pemerintah dan Kemendikbudristek tidak tahu, maka kami sepakat menarik mahasiswa kita. Tapi, kita tidak dirugikan sama sekali dari kegiatan tersebut, baik dari segi pendanaan dan lain-lain,” tutup dia.
Sementara itu, dugaan TPPO tersebut kini masih ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri.

Berita Terkait

Heboh Pocong Viral di Gandus Ternyata Hasil AI, Pembuatnya Diamankan Polisi
CFN Kolonel Atmo Palembang Selalu Ramai, Warga Nikmati Barongsai hingga Parade Kostum Anime
Kebakaran Hebat di Kawasan PIM Palembang, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Warga
Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda
Saling Tatap Mata Berujung Pengeroyokan, Pria di Sukarami Alami Luka Memar
BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga
Iduladha 1447 H Bank Sumsel Babel distribusikan Bantuan Hewan Kurban ke Masyarakat Sumsel dan Babel
PN Palembang Tebar 500 Paket Daging Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial dan Semangat Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:55 WIB

Heboh Pocong Viral di Gandus Ternyata Hasil AI, Pembuatnya Diamankan Polisi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:21 WIB

CFN Kolonel Atmo Palembang Selalu Ramai, Warga Nikmati Barongsai hingga Parade Kostum Anime

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:34 WIB

Kebakaran Hebat di Kawasan PIM Palembang, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Warga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:06 WIB

Saling Tatap Mata Berujung Pengeroyokan, Pria di Sukarami Alami Luka Memar

Berita Terbaru

Korban

Kota Palembang

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB