Herman Deru Khawatir FIFA Banned Indonesia, Ini Alasannya… 

- Redaksi

Senin, 3 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, Palembang – Kerusuhan yang terjadi usai pertandingan Arema Malang VS Persebaya Surabaya 1 Oktober 2022 do stadion Kanjuruhan membuat pemerintah gelisah akan hukuman yang diberikan oleh FIFA.

Pemerintah khawatir Indonesia mendapat Benned sehingga Indonesia tak bisa mengikuti berbagai kompetisi Internasional yang akibatnya juga membatalkan pergelaran Piala Dunia Usia 20 tahun yang rencananya akan diselenggarakan tahun 2023 nanti.

Gubernur Sumsel Herman Deru juga merasakan kekhawatiran yang sama apalagi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring juga menjadi salah satu stadion yang ditunjuk untuk menjadi tuan rumah.

“Semoga saja Piala Dunia U-20 tetap berjalan dengan apa yang kita inginkan dan mudah-mudahan insiden ini tidak berpengaruh terhadap gelaran Piala Dunia U-20,” jelasnya, Senin (3/10/2022).

Herman Deru menjelaskan, sejauh ini persiapan Sumsel sebagai tuan rumah juga sudah mendekati 100 persen. “Untuk venue hampir seluruhnya sudah siap. Ada rumput liar saja langsung kami cabut,” terangnya.

Ia cemas karena ada bayang-bayang FIFA yang akan mencabut Piala Dunia U-20 di Indonesia.

“Jujur saya juga cemas dengan hal itu, namun penyebabnya kan bukan kita (Sumsel) dan bukan karena kita tidak siap,” jelas Herman Deru.

Diketahui, Indonesia sudah lama ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan diselengarakan di enam kota di Indonesia. Gelaran ini rencananya akan memakai enam stadion saat pertandingan nanti.

Diantaranya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali).

Berita Terkait

HUT Perak Demokrat dan HUT RI ke-81, DPC Demokrat Empat Lawang Gelar Lomba Rakyat
Menjaga Hijau di Tengah Kemarau, Langkah Nyata Polsek Buay Madang Timur Cegah Karhutla
Setetes Air, Sejuta Asa: Saat Polsek Buay Madang Timur Hadir Mengusir Dahaga Warga Teko Rejo
Dayung Bersama di Tanjung Kemala: Saat Tradisi Merekatkan Hati dan Menggerakkan Rezeki
Operasi Aman Nusa II, Polda Sumsel Perkuat Patroli di Wilayah Rawan Karhutla
Belajar Menjadi Pribadi yang Berpancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Makna Pancasila dalam Perjalanan Kehidupan Saya
Resume Dari Hal Kecil, Saya Belajar Mengamalkan Pancasila
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

HUT Perak Demokrat dan HUT RI ke-81, DPC Demokrat Empat Lawang Gelar Lomba Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Menjaga Hijau di Tengah Kemarau, Langkah Nyata Polsek Buay Madang Timur Cegah Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Setetes Air, Sejuta Asa: Saat Polsek Buay Madang Timur Hadir Mengusir Dahaga Warga Teko Rejo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Dayung Bersama di Tanjung Kemala: Saat Tradisi Merekatkan Hati dan Menggerakkan Rezeki

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Operasi Aman Nusa II, Polda Sumsel Perkuat Patroli di Wilayah Rawan Karhutla

Berita Terbaru

pendidikan

Pancasila dalam Langkah Hidupku

Minggu, 23 Agu 2026 - 14:49 WIB