Nama: S.t Keyzia Firstyo
NIM : PO7131226034
Prodi : D4 Gizi
Hal Sederhana dalam Menerapkan Pancasila
Dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara yang dipelajari di lingkungan pendidikan, tetapi juga dapat diterapkan melalui hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan. Nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman dalam bersikap, berinteraksi dengan orang lain, dan menjalankan tanggung jawab.
Penerapan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, saya berusaha menjalani kegiatan dengan mengingat kewajiban saya untuk beribadah dan bersyukur. Saya juga belajar menghargai orang lain yang memiliki kepercayaan dan keyakinan yang berbeda. Bagi saya, perbedaan agama bukan menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kesempatan untuk belajar menghargai dan hidup berdampingan dengan baik.
Sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, seperti menolong teman yang sedang kesulitan dan menghargai setiap orang tanpa membeda-bedakan. Bersikap sopan santun kepada siapa saja, Sederhananya mendengarkan teman ketika sedang bercerita atau memberikan bantuan ketika dibutuhkan menurut saya juga merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama.
sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya berusaha menjaga hubungan baik dengan teman-teman yang memiliki perbedaan suku, daerah, karakter, maupun pendapat. Saat mengerjakan tugas kelompok, saya belajar untuk bekerja sama dan tidak hanya mementingkan keinginan sendiri. Menurut saya, persatuan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti saling membantu, menghargai pendapat, dan tidak membuat perbedaan menjadi alasan untuk bertengkar.
Sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan saya terapkan dengan belajar bermusyawarah ketika menghadapi perbedaan pendapat. Sebagai mahasiswa, saya sering bekerja sama dalam kelompok sehingga terkadang terdapat pendapat yang berbeda. Saya belajar untuk mendengarkan pendapat teman, menyampaikan pendapat dengan baik, dan mencari keputusan yang dapat diterima bersama. Dengan begitu, keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan keinginan satu orang.
Sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan dengan berusaha bersikap adil kepada orang lain dan tidak membeda-bedakan teman. Saya juga belajar untuk bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kepada saya.
Dari hal-hal sederhana tersebut, saya menyadari bahwa penerapan Pancasila sebenarnya bisa dimulai dari diri sendiri. Tidak harus melalui sesuatu yang besar, tetapi bisa melalui sikap saling menghargai, membantu, bekerja sama, bertanggung jawab, dan menjaga hubungan baik dengan orang lain. Saya berharap kebiasaan sederhana tersebut dapat terus saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai mahasiswa maupun nantinya dalam kehidupan bermasyarakat.













