Gubernur Sumsel Kirim TGUPP guna Telusuri Kasus Kepsek Prabumulih yang Viral

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru bersama salah satu TGUPP Bidang Polhukam, Kemas Khairul Muhlis saat diwawancarai di Griya Agung Palembang. Foto: Tia

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru bersama salah satu TGUPP Bidang Polhukam, Kemas Khairul Muhlis saat diwawancarai di Griya Agung Palembang. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru merespon polemik di Prabumulih terkait kepala sekolah yang disebut-sebut dimutasi setelah menegur anak Walikota setempat karena membawa mobil ke sekolah.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Gubernur Sumsel menginstruksikan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang Politik, Hukum, dan HAM turun langsung ke lapangan.

“Saya utus TGUPP ke Prabumulih untuk mendengarkan seobjektif mungkin. Yang berangkat nanti Pak Kemas Khairul Muhlis,” ujar Deru saat ditemui langsung di Griya Agung, Rabu (17/9/2025).

Ia mengatakan berdasarkan informasi yang ia terima dari Walikota Prabumulih, kepala sekolah tersebut belum secara resmi diberhentikan atau dimutasi.

Menurutnya, pemindahan jabatan kepala sekolah harus disertai dengan pelantikan. Akan tetapi, sejauh ini belum ada proses itu.

“Kalau memang dipindahkan, kan harus ada pelantikan. Karena belum ada pelantikan, artinya ini perlu diluruskan agar tidak simpang siur,” katanya.

Sementara itu, Kemas Khairul Muhlis mengungkapkan jika dirinya akan segera menuju Prabumulih untuk mencari fakta lapangan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Saya akan cek langsung ke Prabumulih. Kita lihat dulu kronologinya, baru nanti dikomunikasikan dan dikoordinasikan,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi berharap klarifikasi ini dapat menjadi titik terang dalam menyelesaikan persoalan tanpa menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, khususnya dalam dunia pendidikan.

“Nanti untuk progresnya akan kami kabari lagi secepatnya,” ucap dia.

Berita Terkait

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana
Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Abdul Jafar Kecam Dugaan Penganiayaan Mahasiswa dan Jurnalis di Polda Sumsel
Fernando Divonis 8 Tahun 6 Bulan, Kasus Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Berita Terbaru