Gubernur Sumsel Janjikan Modal Usaha bagi 15 Eks Pekerja Migran Korban Penipuan Kamboja

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belasan pekerja migran yang telah dipulangkan dari Kamboja ke Palembang, Senin (30/3/2026). Foto: Tia

Belasan pekerja migran yang telah dipulangkan dari Kamboja ke Palembang, Senin (30/3/2026). Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Sebanyak 14 pekerja migran asal Palembang yang sempat terjebak di Kamboja tiba dengan selamat di Bandara Internasional SMB II pada, Senin (30/3/2026).

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menjanjikan bantuan modal usaha kepada mereka agar tidak kembali bekerja secara nonprosedural ke luar negeri.

“Kreatiflah membuat usaha di sini, nanti saya yang modalin. Saya minta kalian mengelompok, misalnya dari 15 orang ini dibagi menjadi lima kelompok untuk membuka usaha kuliner, bengkel handphone, atau agen pulsa,” ujar Deru.

Kedatangan rombongan laki-laki ini merupakan tindak lanjut dari video viral mereka yang meminta pertolongan akibat tekanan dan siksaan yang dialami selama di Kamboja.

Dari total 15 korban, 14 orang dipulangkan melalui fasilitas pemerintah daerah, sementara satu orang lainnya telah pulang lebih dulu secara mandiri. Para pekerja tersebut kini diarahkan untuk mengikuti pelatihan keterampilan gratis di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) sebagai bekal teknis sebelum memulai unit usaha baru.

Gubernur menekankan pentingnya prinsip “lemak kecil tapi pasti”, yakni mencari keuntungan yang stabil di daerah sendiri daripada mengejar janji gaji besar di luar negeri yang berisiko tinggi.

Menurutnya, pengalaman pahit para pekerja ini harus menjadi pelajaran bagi warga Sumsel lainnya agar lebih selektif dalam menyaring informasi tawaran kerja di luar negeri.

“Niat berangkat itu harus difilter dulu, jangan asal berangkat lalu akhirnya terlantar. Saya ingin kalian menjadi contoh bahwa dengan berkarya di daerah sendiri pun kita bisa sukses tanpa risiko besar,” tegas Herman Deru dalam arahannya kepada para penyintas tersebut.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap dukungan modal dan pelatihan ini dapat membuat para korban perdagangan orang tersebut berdikari serta menjadi inspirasi bagi pemuda lain untuk menggali potensi ekonomi lokal secara legal.

Melalui langkah ini, diharapkan tidak ada lagi warga yang tergiur oleh sindikat penipuan kerja lintas negara.

“Silakan tentukan jenis usahanya sekarang, tidak usah lagi terpikir untuk kembali ke Kamboja karena peluang di sini masih sangat terbuka luas,” pungkasnya. (

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

HUT Perak Demokrat dan HUT RI ke-81, DPC Demokrat Empat Lawang Gelar Lomba Rakyat
Menjaga Hijau di Tengah Kemarau, Langkah Nyata Polsek Buay Madang Timur Cegah Karhutla
Setetes Air, Sejuta Asa: Saat Polsek Buay Madang Timur Hadir Mengusir Dahaga Warga Teko Rejo
Dayung Bersama di Tanjung Kemala: Saat Tradisi Merekatkan Hati dan Menggerakkan Rezeki
Operasi Aman Nusa II, Polda Sumsel Perkuat Patroli di Wilayah Rawan Karhutla
Belajar Menjadi Pribadi yang Berpancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Makna Pancasila dalam Perjalanan Kehidupan Saya
Resume Dari Hal Kecil, Saya Belajar Mengamalkan Pancasila

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

HUT Perak Demokrat dan HUT RI ke-81, DPC Demokrat Empat Lawang Gelar Lomba Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Menjaga Hijau di Tengah Kemarau, Langkah Nyata Polsek Buay Madang Timur Cegah Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Setetes Air, Sejuta Asa: Saat Polsek Buay Madang Timur Hadir Mengusir Dahaga Warga Teko Rejo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Dayung Bersama di Tanjung Kemala: Saat Tradisi Merekatkan Hati dan Menggerakkan Rezeki

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Operasi Aman Nusa II, Polda Sumsel Perkuat Patroli di Wilayah Rawan Karhutla

Berita Terbaru

pendidikan

Pancasila dalam Langkah Hidupku

Minggu, 23 Agu 2026 - 14:49 WIB