Genjot Produksi Pangan Nasional, Gubernur Sumsel Minta Administrasi Lahan Petani Segera Dituntaskan

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai usai meninjau lokasi cetak sawah baru di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Jum’at (28/3/2026). Foto Pemprov Sumsel

Caption: Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai usai meninjau lokasi cetak sawah baru di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Jum’at (28/3/2026). Foto Pemprov Sumsel

BANYUASIN, SUARAPUBLIK.ID — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru meminta Kementerian Pertanian dan instansi terkait untuk segera merampungkan proses administrasi status lahan cetak sawah baru di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, guna mempercepat masa tanam petani.

“Saya berharap pemerintah pusat dapat membantu percepatan status lahan di Sumsel agar kendala administrasi tidak menghambat para petani untuk segera menanam bibit padi di lahan yang telah siap,” ujar Deru dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (28/3/2026).

Deru mengatakan kepastian legalitas lahan sangat krusial agar para penyuluh dan petani memiliki ketenangan dalam mengelola aset produktif tersebut.

Menurutnya, kontribusi Banyuasin sebagai kabupaten dengan peningkatan produksi pangan tertinggi sangat vital dalam mempertahankan posisi Sumsel di peringkat ketiga produsen pangan nasional.

Senada dengan hal itu, Staf Ahli Menteri Pertanian RI, Ali Jamil menuturkan jika program cetak sawah ini merupakan agenda prioritas yang harus dituntaskan paling lambat 31 Maret 2026.

Pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan penanaman serentak begitu lahan dinyatakan siap secara teknis maupun administratif.

“Sumsel adalah daerah yang sangat diandalkan Menteri Pertanian. Program ini bertujuan meningkatkan hasil produksi pangan guna memenuhi kebutuhan nasional dan mewujudkan kemandirian pangan Indonesia,” imbuhnya.

Deru juga menginstruksikan para Pejabat Utama (PJU) tingkat provinsi dan daerah untuk terus mendampingi petani di lapangan.

Sinergi antara pusat dan daerah diharapkan mampu memutus rantai birokrasi yang selama ini dinilai memperlambat distribusi bibit dan pemanfaatan lahan baru

“Kita harus membangun semangat para petani agar lahan yang baru dibangun ini langsung produktif. Administrasi yang tuntas adalah kunci agar target kemandirian pangan kita tercapai tepat waktu,” ucap dia.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

CFN Kolonel Atmo Palembang Selalu Ramai, Warga Nikmati Barongsai hingga Parade Kostum Anime
Kebakaran Hebat di Kawasan PIM Palembang, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Warga
Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda
Saling Tatap Mata Berujung Pengeroyokan, Pria di Sukarami Alami Luka Memar
BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga
Iduladha 1447 H Bank Sumsel Babel distribusikan Bantuan Hewan Kurban ke Masyarakat Sumsel dan Babel
PN Palembang Tebar 500 Paket Daging Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial dan Semangat Pelayanan Publik
Terekam CCTV, Spesialis Maling Kosan Ditangkap Warga

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:21 WIB

CFN Kolonel Atmo Palembang Selalu Ramai, Warga Nikmati Barongsai hingga Parade Kostum Anime

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:34 WIB

Kebakaran Hebat di Kawasan PIM Palembang, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Warga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:06 WIB

Saling Tatap Mata Berujung Pengeroyokan, Pria di Sukarami Alami Luka Memar

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:55 WIB

BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga

Berita Terbaru

Korban

Kota Palembang

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB