Forpress Adakan FGD Tangkal Radikalisme

- Redaksi

Rabu, 13 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pembukaan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Memperkuat Pondok Pesantren sebagai Benteng dalam Menjaga Ideologi Pancasila dan Kebhinekaan serta memperkuat Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila terhadap Pelajar/Santri melalui Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan”. Oleh Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan (FORPRESS), di Hotel Airish Palembang, Rabu (13/7/2022).

Gubernur Sumsel Herman Deru yang diwakili oleh Dr. KH. Sunarto., S.Sos., MSi mengatakan, sangat mengapresiasi FORPESS yang telah menggelar kegiatan ini. Pondok pesantren adalah ujung tombak menciptakan para calon generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah.

Jelasnya, karena banyak anak digenerasi muda sekarang, seperti yang lihat akhlakul karimah masih kurang. Ini juga untuk menangkal radikalisme, karena radikalisme sudah ada yang menyusup ke pesantren.

“Maka dari itu, kami mengharapkan pada seluruh pondok pesantren, sama-sama menjaga agar tidak ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menyusup,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPP FORPESS KH Jamingan menyampaikan, radikalisme perlu diantisipasi dalam pondok pesantren ini, supaya tidak ikut-ikutan atau tidak terkena gesekan-gesekan amal-amalan dari radikalisme.

Maka dari itu, jajaran Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan (FORPESS) ini, untuk memperkuat dan membentengi pondok-pondok pesantren agar terjaga dari aliran radikalisme.

Sementara itu, dengan Polda Sumsel dan Pemprov Sumsel, pihaknya bekerjasama saling mengawasi dan saling membantu. Manakala di suatu pondok pesantren menemukan keganjilan maka saling memberikan informasi supaya bisa terjaga keutuhan.

Pihaknya juga meminta tim khusus dari Polda Sumsel untuk mengawasi pesantren. “Supaya tidak ada oknum yang numpang di pesantren yang tidak sepaham dengan pondok pesantren,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Toni Harmanto MH yang diwakili AKBP M. Syobirin, S, SH, MH menambahkan, bahwa Polda Sumsel menyambut baik forum ini. Karena ini merupakan forum yang dinanti-nantikan bersama. Dengan forum ini ada komunikasi baik dari pihak kepolisian ataupun pihak FORPESS.

“Dan ini akan tercipta komunikasi, supaya tidak ada hal-hal bersifat negatif,” ulasnya.

“Manakala ada hal yang perlu kami tanyakan pada pesantren maka mereka membuka diri. Kemudian Polri juga jika ada hal-hal yang terkait tindak pidana atau pelanggaran ataupun isu-isu menyangkut radikalisme dan hal lainnya kami akan membuka diri,” bebernya.

Ke depan pihaknya berharap nanti, baik tingkat Polda, Polres maupun Polsek untuk menciptakan hubungan sebaik-baiknya. (Rel)

Berita Terkait

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Fiskal Tertekan, Pemkab Muba Bahas Rencana Pinjaman Daerah ke PT SMI dengan Kemendagri
Karhutla Muba Jadi Perhatian Bersama, Pangdam Minta Deteksi Dini dan Respons Cepat Hingga Tingkat Desa
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Kontrak 1.727 PPPK Paruh Waktu Segera Habis, BKPSDM Pagar Alam Beri Deadline Keras ke OPD
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Muba Jadi Perhatian Bersama, Pangdam Minta Deteksi Dini dan Respons Cepat Hingga Tingkat Desa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Berita Terbaru

Foto korban

Kota Palembang

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:14 WIB