Elpiji Masih Langka, Disperindag Imbau Pangkalan Gas Prioritaskan Masyarakat 

- Redaksi

Senin, 4 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiperindagkop UKM dan PP Pagar Alam, Dawam. (Photo: Delta Handoko)

Kadiperindagkop UKM dan PP Pagar Alam, Dawam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) Pagar Alam, terus berupaya mencari penyebab terjadinya kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram selama dua pekan belakangan.

Menurut Kepala Disperindagkop UKM dan PP Pagar Alam, Dawam, berdasarkan penuturan pihak Pertamina, tidak ada kendala di lapangan, baik itu pengurangan kuota maupun yang lainnya.

Kelangkaan ini disinyalir, karena adanya maintenance atau pemeliharaan di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Merapi Lahat. Sehingga, pengisian dari agen untuk pangkalan ke agen dipindahkan ke Kabupaten Muara Enim.

“Di Muara Enim, Mobil yang biasa mengangkut elpiji ke Pagar Alam tidak bisa berangkat sekaligus untuk membawa elpiji sesuai dengan kuota. Sebab pengisian berdasarkan antrian truk pengangkut,” jelas Dawan, Senin (4/10/2021).

Misalkan, agen mendapat kuota 560 tabung. Sementara truk yang digunakan untuk mengakut tersebut lebih dari satu. Inilah yang menyebabkan elpiji tersebut tiba di Pagar Alam tidak bersamaan.

Sedangkan jarak tempuh pun sedikit bertambah jauh. Sementara agen begitu masuk Pagar Alam harus membagi jumlah elpiji tersebut ke beberapa pangkalan.

“Kita tidak tahu persis kapan ini akan kembali normal, alias elpiji yang diambil kembali ke SPPBE Lahat. Namun menurut informasi pihak pertamina dalam beberapa hari kedepan akan kembali normal,” jelasnya lagi.

Welly Aprianto, Kasi Perlindungan Konsumen Disperindagkop UKM dan PP Pagar Alam menambahkan, bahwa dilapangan antrian panjang masih sering terjadi saat kuota elpiji untuk kota Pagar Alam tiba hingga saat ini, dan mereka yang antri ini sangat susah di deteksi apakah mereka benar-benar msayarakat pengguna atau pengecer.

“Sehingga kita selalu menghimbau agar pangkalan untuk lebih memperioritaskan masyarakat pengguna, ketimbang pengecer,” ucapnya.

Pasalnya, kata Welly, kalau dilihat jumlah kuota yang masuk ke Pagar Alam, belum lagi adanya penambahan dari SPPBE, seharusnya tidak terjadi kelangkaan tabung elpiji ini. Karena biasanya permintaan meningkat apabila bertepatan dengan musim hajatan serta hari-hari besar seperti lebaran.

“Sekarang hajatan justru kurang, dan hari besar pun sudah lewat. Namun kenyataan masih terjadi kelangkaan,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Ludi Oliansyah Kembali Rotasi Pejabat Pemkot Pagar Alam, Sebut Tidak Ada Tendensius Dan Kepentingan Golongan
Kurir Ganja 7,2 Kg Asal Palembang Diringkus Polres Pagar Alam,Ngaku Diupah 5 Juta
Hujan Deras dan Angin Kencang Mulai Hantui Pagar Alam, Pohon Tumbang Dan Atap Rusak Hingga Banjir di Sejumlah Titik
Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani
Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi
Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla
Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:57 WIB

Ludi Oliansyah Kembali Rotasi Pejabat Pemkot Pagar Alam, Sebut Tidak Ada Tendensius Dan Kepentingan Golongan

Selasa, 1 September 2026 - 14:22 WIB

Kurir Ganja 7,2 Kg Asal Palembang Diringkus Polres Pagar Alam,Ngaku Diupah 5 Juta

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Mulai Hantui Pagar Alam, Pohon Tumbang Dan Atap Rusak Hingga Banjir di Sejumlah Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo, berfoto bersama tokoh agama dan warga usai melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid AL-Amiin, Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:23 WIB