SUARAPUBLIK.ID, OKU SELATAN – Sungai Saka Selabung kembali menelan korban jiwa. Kali ini dua orang anak perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dilaporkan hanyut dan tenggelam terbawa derasnya arus saat mandi, pada Minggu (23/3/2025), sekitar pukul 11.00 WIB.
Menurut informasi, kejadian berawal saat kedua korban atas nama Qila Zulaikha (11) dan Keyla Septiyani (12) datang ke sungai di pemandian belakang kampung Masjid dengan menggunakan sepeda dari kampung tanding Kelurahan Pasar Muara Dua.
Ketika sedang asyik mandi tiba-tiba kedua korban tubuhnya terseret derasnya arus sungai sehingga menyebabkan keduanya hanyut dan tenggelam.
Warga yang melihat kejadian tersebut seketika terjun ke sungai untuk memberikan pertolongan, setelah dilakukan pencarian akhirnya satu orang atas nama Qila Zulaikha berhasil ditemukan. Namun, dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan Keyla Septiyani masih dalam pencarian.
“Saat ini kita masih melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan. Untuk metode pencarian kita lakukan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi 2 SRU,” ungkap Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, Senin (24/3/2025).
SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai saka selabung sejauh 15 Km ke arah timur dengan menggunakan perahu karet serta melakukan manuver perahu karet dilokasi-lokasi yang dicurigai.
“Manuver ini dimaksudkan untuk menciptakan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda yang berada di dalam air termasuk korban yang ada di dalamnya,” ujar Raymond.
Sedangkan SRU 2 melakukan pencarian dengan jalur darat serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir aliran sungai.
“Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Namun, akan terus kita upayakan agar korban secepatnya dapat kita temukan,” tutur Raymond. (ANA)
Komentar