Disbudpar Sumsel Perbanyak Sertifikasi SDM Hotel dan Restoran

- Redaksi

Kamis, 25 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, PALEMBANG –

 

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel terus melakukan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga kerja di bidang perhotelan dan restoran. Uji kompetensi bagi tenaga kerja bidang pariwisata menjadi penting seiring meningkatnya sektor hotel dan restoran setelah pandemi Covid-19 yang kian melandai. Sekretaris Disbudpar Sumsel, Megawaty mengatakan, sektor pariwisata memiliki prospek yang baik.

 

Pelayanan terbaik kepada tamu atau wisatawan yang berkunjung menjadi penting diberikan untuk memberi kesan mendalam terhadap mereka yang datang. “Hospitality jadi bagian dari amenitas bagi pelayanan di hotel dan restoran. Amenitas ini juga penting untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi, sekaligus bisa menambah pendapatan daerah dari pajak hotel dan restoran,” ujarnya saat membuka sertifikasi uji kompetensi bagi tenaga kerja bidang hotel dan restoran, Kamis (25/8/2022).

 

Seiring berrtumbuhnya sektor wisaya bidang hotel dan restoran, ia berharap pemenuhan terhadap pegawai yang memiliki kompeten. Saat ini, baru separo yang memiliki kompetensi daa bidang ini. “Hampir 10 ribu yang sudah bersertifikat. Kita ketahui juga bahwa UU memgamanatkan tiap SDM harus dan wajib bersertifikat, untuk itu kita coba untuk memenuhinya,” bebernya.

 

Lanjutnya, dengan memiliki sertifikasi ini, setiap usaha akan berdaya saing tinggi. Tak hanya di skala Sumsel ataupun nasional, tapo juga internasional. Solahudin Arsyad, Ketua Bidang Pendidikan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel mengatakan, jumlah tenaga kerja di bidang hotel dan restoran kisaran 20 ribuan orang. Jumlah itu dari usaha yang terdaftar di PHRI.

 

“Setidaknya sudah 50 persen dari jumlah pegawai di tiap usaha sudah tersertifikasi. Ini akan terus ditingkatkan agar bisa memiliki pelayanan prima,” ujarnya. Menurutnya, masa berlaku sertifikasi hanya 3 tahun dan harus terus di-update. Untuk memenuhi capaian sertifikasi ini, pihaknya juga berharap dukungan dari masing-masing pemerintah kabupaten/kota, bukan hanya dari provinsi.

 

“Setidaknya ada timbal baliknya, karena pajak hotel dan restoran kan masuknya ke pemkab/pemkot. Untuk sertifikasi ini biasanya dukungan berasal dari kementerian, pemprov, mandiri dari perusahaan. Yang lebih bagus lagi, jika dari individunya memiliki sertifikat ketika akak masuk ke dunia kerja ini,” ungkapnya. Pungky Nanda Raras, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Raflesia menambahkan, pemerintah saat ini fokus pada lima deatinasi super prioritas (DSP) yang efeknya juga bakal dirasakan daerah lain.

 

Untuk itu, pemenuhan sertifikasi menjadi wajib ketika wisatawan, khususnya luar negeri terus datang ke Indonesia. Sertifikasi yang dikeluarkan LSP Raflesia pun, telah diakui di Asia Tenggara. Heni Susanti, Kabid Destinasi Disbudpar Sumsel menambahkan, peserta yang ikut kompetensi sebanyak 60 orang. Pihaknya memfasilitasi sertifikasi ini karena tak lepas dari pertumbuhan bidang hotel dan restoran. Beberapa yang dikompetensikan adalah house keeping, front office, food and beverages service dan product dan lainnya.

Berita Terkait

Ayah Irza Datangi Palembang, Tunjuk Kuasa Hukum Baru Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan
Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan
Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima
Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam
Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron
Dugaan Penyelewengan Dana Rp76 Miliar, Yayasan PT PGRI Sumsel Laporkan Sejumlah Pengurus ke Polda
Pedagang dan Pemerintah Capai Kesepakatan, Pasar 7 Ulu Akan Ditata Ulang untuk Kurangi Kemacetan
Astra Motor Sumsel bersama AHM Dorong Generasi Muda Berkarya lewat SFL dan AHBS 2026

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:26 WIB

Ayah Irza Datangi Palembang, Tunjuk Kuasa Hukum Baru Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:11 WIB

Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:36 WIB

Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:34 WIB

Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron

Berita Terbaru