Di Tahun Pertama, Akses Vital yang Lama Terbengkalai Akhirnya Dibangun, Mobilitas Warga Melonjak

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK,ID.SEKAYU, — Kerinduan masyarakat Desa Simpang Sari, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), terhadap akses jalan yang layak akhirnya terjawab. Di tahun pertama kepemimpinan Bupati Muba H M Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen, pembangunan ruas jalan Simpang Sari–Bandar Jaya yang sempat terbengkalai selama puluhan tahun kini tuntas direalisasikan.

Pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu program prioritas Pemkab Muba dalam mempercepat pemerataan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Jalan sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 5 meter itu dibangun menggunakan konstruksi beton mutu K.300 dengan pembesian, sehingga memiliki daya tahan tinggi dan umur layanan yang lebih panjang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muba, Rudianto ST, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bagian dari kegiatan Peningkatan Ruas Jalan Simpang Sari – Bandar Jaya, yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2025.

“Secara teknis, jalan ini dibangun menggunakan konstruksi beton K.300 dengan pembesian untuk memastikan kekuatan struktur dan ketahanan terhadap beban lalu lintas. Lebar jalan 5 meter dirancang agar mobilitas kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, dapat berjalan lebih aman dan nyaman. Kami juga memastikan kualitas pengerjaan sesuai standar teknis yang berlaku,” jelas Rudianto, Sabtu (21/2/2026).

Ia menambahkan, pembangunan ruas jalan ini berdampak signifikan terhadap peningkatan kondisi kemantapan jalan di wilayah tersebut. Sebelum pembangunan, kondisi jalan mantap hanya 7,25 km atau 74,01 persen, sementara jalan tidak mantap mencapai 2,55 km atau 25,99 persen. Setelah pembangunan, kondisi jalan mantap meningkat menjadi 8,2 km atau 83,67 persen, sedangkan jalan tidak mantap turun menjadi 1,60 km atau 16,33 persen.

“Ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas infrastruktur yang cukup signifikan, sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah,” ujarnya.

Ruas jalan strategis ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat di Kecamatan Lawang Wetan dan Kecamatan Sekayu, khususnya warga Desa Simpang Sari, Talang Care, dan Bandar Jaya. Jalan tersebut memperlancar akses menuju pusat pemerintahan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kawasan perkebunan, hingga jalur strategis menuju ruas Sukarami–C2 dan jalan nasional Sekayu–Mangun Jaya.

Terpisah, Bupati Muba H M Toha Tohet SH mengatakan pembangunan jalan Simpang Sari–Bandar Jaya merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

“Kami memahami betul bahwa jalan ini adalah harapan lama masyarakat. Karena itu, sejak awal kepemimpinan, kami berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Alhamdulillah, di tahun pertama, jalan Simpang Sari–Bandar Jaya bisa direalisasikan,” kata Toha.

Menurutnya, keberadaan jalan yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kualitas hidup warga.

“Dengan akses jalan yang layak, mobilitas masyarakat menjadi lebih cepat, biaya transportasi lebih efisien, dan distribusi logistik bisa tepat waktu. Ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Toha juga menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur akan terus menjadi prioritas Pemkab Muba ke depan, sejalan dengan visi menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

 

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi wilayah yang terisolasi. Pembangunan jalan ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gempuran Era Digital Makin Kuat, Wartawan Muba Didorong Semakin Kompeten
Kemarau Panjang, Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Istisqa Serentak di 10 Kecamatan
Linknet Perkuat Jaringan di Palembang, Dorong Konektivitas Bisnis dan Transformasi Digital
KPK Dampingi Muba Benahi Tata Kelola Pemerintahan
Aliran Rp12,4 Miliar Terungkap, KPK Dalami 13 Proyek yang Dikaitkan dengan Hermison
JPU KPK Ungkap Aliran Dana Rp13 Miliar, Mengalir ke Keluarga Abi Nurwardani hingga Edison
Pagar Alam Gaspol Benahi Layanan Publik, 5 OPD Jadi Lokus Prioritas PEKPPP 2026
Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:44 WIB

Gempuran Era Digital Makin Kuat, Wartawan Muba Didorong Semakin Kompeten

Rabu, 16 September 2026 - 11:52 WIB

Kemarau Panjang, Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Istisqa Serentak di 10 Kecamatan

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Linknet Perkuat Jaringan di Palembang, Dorong Konektivitas Bisnis dan Transformasi Digital

Rabu, 16 September 2026 - 08:10 WIB

KPK Dampingi Muba Benahi Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 21:03 WIB

JPU KPK Ungkap Aliran Dana Rp13 Miliar, Mengalir ke Keluarga Abi Nurwardani hingga Edison

Berita Terbaru

Sumsel

KPK Dampingi Muba Benahi Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:10 WIB