Dana Transfer Dipotong, Pemprov Sumsel Genjot PAD Lewat Pajak Kendaraan

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru. Foto: Tia

Gubernur Sumsel, Herman Deru. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) usai pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Gubernur Sumsel, Herman Deru menyebut salah satu strategi utama adalah optimalisasi penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor.

“Dari sekitar empat juta kendaraan terdaftar, hanya satu juta yang rutin membayar pajak. Masih terdapat sekitar 2,4 juta kendaraan yang menunggak kewajiban tersebut,” ujar Deru, Selasa (7/10/2025).

Pemangkasan TKD dari pusat tidak boleh disikapi dengan ketergantungan, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

“Ini menjadi tantangan bersama. Kita harus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak untuk pembangunan daerah,” imbuhnya.

Kemudian, pemerintah kabupaten/kota juga diminta untuk segera melakukan langkah strategis melalui sinergi lintas wilayah dan pembagian data wajib pajak secara transparan.

“Data wajib pajak akan kita distribusikan ke daerah agar penagihan lebih terarah. Tidak boleh ada ego sektoral, kolaborasi harus dikedepankan,” katanya.

Selain sektor pajak kendaraan, potensi dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), hingga Pajak Air Permukaan (PAP) juga dinilai masih terbuka lebar untuk ditingkatkan.

Ia mengungkapkan jika pihaknya juga mendorong peran aktif Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar dapat dikelola secara profesional dan berkontribusi terhadap PAD.

Pemerintah Provinsi Sumsel menargetkan peningkatan penerimaan daerah melalui langkah kolaboratif lintas sektor serta penguatan peran pemerintah daerah dalam menggali potensi pajak yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumsel, Rahmadi Murwanto menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah memangkas alokasi TKD secara nasional hingga Rp269 triliun dalam APBN 2026.

Oleh karena itu, ia mendorong daerah untuk lebih proaktif dalam mengusulkan program prioritas kepada kementerian teknis.

“Meski alokasi dana menurun, bukan berarti peluang tertutup. Sepanjang daerah memiliki perencanaan dan data yang kuat, dukungan dari pusat tetap terbuka,” ucap dia.

Berita Terkait

Pelaku Pembacokan Ditangkap saat Berobat di RS Siti Fatimah
Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga
Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi
Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa
Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa
Aliansi Mahasiswa Beri Kartu Merah ke Presiden saat Demo di DPRD Sumsel
PST dan SIRA Gelar Nazar Potong Sapi, Apresiasi KPK Ungkap Dugaan Gratifikasi Bupati Muara Enim
1.254 Personel Gabungan dan Unit K9 Diterjunkan, Polda Sumsel Amankan Aksi Mahasiswa di Palembang-Lubuklinggau

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Pelaku Pembacokan Ditangkap saat Berobat di RS Siti Fatimah

Senin, 15 Juni 2026 - 20:42 WIB

Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi

Senin, 15 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa

Senin, 15 Juni 2026 - 20:36 WIB

Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa

Berita Terbaru

Foto : pelaku usai berobat di RS Siti Fatimah

Kota Palembang

Pelaku Pembacokan Ditangkap saat Berobat di RS Siti Fatimah

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:24 WIB

Foto : korban d Rumah sakit RSMP

Kota Palembang

Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga

Senin, 15 Jun 2026 - 20:42 WIB