Curah Hujan Masih Tinggi, Sumsel Waspadai Gangguan Tanam di Lahan Lebak

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPTPH Sumsel, Bambang Pramono. Foto: Tia

Kepala DPTPH Sumsel, Bambang Pramono. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Sumatra Selatan meminta para petani di wilayahnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca yang masih menunjukkan curah hujan cukup tinggi, khususnya di lahan lebak.

Kepala DPTPH Sumsel, Bambang Pramono menyampaikan bahwa beberapa wilayah seperti OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan yang seharusnya sudah memasuki musim kemarau, hingga kini masih mengalami hari hujan yang cukup sering.

“Walaupun belum mengganggu secara signifikan, curah hujan yang masih tinggi tetap perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi proses panen dan persiapan tanam di lahan lebak,” ujar Bambang, Rabu (13/8/2025).

Bambang menuturkan idealnya curah hujan di kawasan lebak menurun pada bulan ini agar panen musim tanam kedua dalam sistem IP200(Supron II) dapat segera dilakukan.

“Kalau percepatan tanam bisa dilakukan maksimal hingga akhir September, maka hasil produksinya masih tercatat untuk tahun 2025. Tapi kalau lewat dari itu, akan masuk ke perhitungan tahun 2026,” tuturnya.

Ia mengatakan sejauh ini belum ditemukan laporan petani yang mengalami gagal panen akibat tingginya curah hujan. Bahkan sebagian besar lahan yang masuk dalam kategori IP100 dan IP200 sudah memasuki masa panen.

“Alhamdulillah belum ada genangan yang mengganggu, tapi tetap harus waspada,” katanya.

Saat ini pihaknya tengah mendorong berbagai langkah percepatan pertanian, termasuk memanfaatkan waktu sekitar 50 hari ke depan untuk mengamankan panen yang sudah siap, serta menyiapkan pompanisasi guna olah tanah di lahan irigasi teknis maupun lebak.

“Sebagai langkah antisipatif, kita memberikan imbauan kepada 17 kabupaten dan kota di Sumsel agar mengambil langkah-langkah penyesuaian, termasuk penyediaan pompa air di daerah yang curah hujannya masih tinggi ataupun yang sudah mulai mengalami kekeringan,” tegas dia.

Berita Terkait

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang
Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian
Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama
OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN
Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum
InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital
OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:51 WIB

Kamis, 30 April 2026 - 17:15 WIB

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang

Kamis, 30 April 2026 - 14:34 WIB

Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian

Kamis, 30 April 2026 - 13:26 WIB

Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 21:22 WIB

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN

Berita Terbaru

Kota Palembang

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:51 WIB