Cik Ujang: Preman Akan Kita Upayakan untuk Diberdayakan di Kawasan Wisata

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Cik Ujang saat diwawancarai usai acara Wisuda Mahasiswa Poltekpar, Rabu (15/10/2025). Foto: Tia

Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Cik Ujang saat diwawancarai usai acara Wisuda Mahasiswa Poltekpar, Rabu (15/10/2025). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID,. PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Cik Ujang mengusulkan agar para pelaku premanisme di kawasan wisata diberdayakan melalui kegiatan ekonomi produktif seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta diarahkan menjadi petugas parkir atau penjaga ketertiban di area wisata.

Cik Ujang menilai aksi premanisme yang kerap terjadi di sejumlah destinasi wisata berawal dari keterbatasan lapangan kerja dan belum optimalnya pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Yang selama ini disebut preman, akan kita upayakan untuk diberdayakan di lokasi wisata, misalnya ikut dalam kegiatan UMKM,” kata Cik Ujang saat diwawancarai, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, pengembangan pariwisata seharusnya mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, termasuk bagi kelompok yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Mereka bisa diarahkan untuk menjaga parkir atau berjualan suvenir khas daerah. Dengan begitu, mereka punya penghasilan yang lebih baik dan tidak lagi meresahkan wisatawan,” imbuhnya.

Ia menuturkan Pemerintah Provinsi Sumsel juga akan berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah, Polres, dan Polsek di wilayah destinasi wisata untuk memperkuat pengawasan serta menindak tegas praktik premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan.

“Kami akan bekerja sama agar sektor pariwisata di Sumsel bersih dari praktik premanisme, keamanan menjadi faktor utama dalam menarik wisatawan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji menjelaskan penataan sektor pariwisata tidak dapat dilepaskan dari sistem keamanan yang baik dan terintegrasi lintas sektor.

“Rasa aman perlu dijaga bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pelaku usaha wisata agar wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, merasa nyaman berkunjung,” jelasnya.

Ia juga berpendapat, pengalaman Kota Palembang dalam memperbaiki tata kelola dan keamanan kawasan wisata menjadi contoh positif bagi daerah lain di Sumsel.

“Kondisi sekarang jauh lebih baik. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI terus diperkuat agar sektor pariwisata di Sumsel semakin berkembang,” ucap dia.

Berita Terkait

Bersihkan Lahan Samping Rumah, Pensiunan Kaget Temukan Granat Nanas Berkarat
Astra Motor Sumsel Ajak Komunitas Honda Rayakan Kemerdekaan Lewat Convoy Merdeka
Lima Jabatan Strategis Kejati Sumsel Berganti, Ini Daftar Pejabat Barunya
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Bernuansa Merah Putih
Nenek 62 Tahun Jadi Korban KDRT, Suami Ancam Pakai Senjata Tajam
Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Ratu Dewa Siap Selaraskan Program Pemerintah Ke Daerah 
COD Senpi Rakitan Berujung Penangkapan, Pria Asal OKI Diciduk Polisi
Kajati Sumsel Perkuat Sinergi, Silaturahmi ke DPRD, Griya Agung dan Pengadilan Tinggi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Bersihkan Lahan Samping Rumah, Pensiunan Kaget Temukan Granat Nanas Berkarat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Astra Motor Sumsel Ajak Komunitas Honda Rayakan Kemerdekaan Lewat Convoy Merdeka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Lima Jabatan Strategis Kejati Sumsel Berganti, Ini Daftar Pejabat Barunya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Bernuansa Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Nenek 62 Tahun Jadi Korban KDRT, Suami Ancam Pakai Senjata Tajam

Berita Terbaru

Sumsel

Dalam Kehidupanku Pancasila sebagai Mahasiswa

Minggu, 16 Agu 2026 - 22:13 WIB

Sumsel

Menghidupkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya

Minggu, 16 Agu 2026 - 22:02 WIB