Nama: Esy Sulastri
NIM : PO7120426034
Prodi : D4 Keperawatan Regular
Cerita Kecil Esy Mengamalkan Pancasila
Namaku Esy. Hari kuliah dimulai saat alarm berbunyi. Sesaat sebelum bangun, aku menyempatkan diri berdoa sesuai dengan keyakinanku. Hal itu membuatku lebih tenang dan mengingatkanku bahwa hidup ini memiliki tanggung jawab kepada Tuhan. Sikap tersebut merupakan penerapan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan pikiran yang lebih tenang, aku bersiap, sarapan, lalu berangkat meninggalkan kos.
Setiap pagi, aku menyalakan motor di depan kos dan melaju menuju kampus. Perjalanan singkat itu selalu memberiku kesempatan untuk melakukan hal-hal kecil yang tanpa kusadari merupakan pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Di jalan, aku selalu mematuhi rambu lalu lintas dan menunggu lampu hijau. Meskipun jalanan macet dan terkadang tergoda untuk mencari celah, aku memilih bersabar demi keselamatan bersama. Sikap disiplin tersebut menurutku merupakan bagian dari menghargai hak orang lain dan menjadi wujud penerapan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Sesampainya di kampus, aku bertemu dengan teman-teman kelompok untuk mengerjakan tugas. Kami membagi tugas sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ada yang mencari materi, membuat rangkuman, dan menyiapkan presentasi. Walaupun memiliki pendapat yang berbeda, kami tetap saling menghargai dan bekerja sama agar tugas dapat diselesaikan dengan baik. Dari kegiatan tersebut, aku belajar bahwa persatuan dapat diwujudkan melalui kerja sama dan sikap saling membantu. Hal ini merupakan penerapan sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia.
Ketika sedang mengerjakan tugas kelompok, kami menyadari bahwa waktu yang tersedia cukup terbatas. Aku mengajak teman-teman untuk membicarakan langkah yang harus dilakukan. Kami menyampaikan pendapat masing-masing dan menentukan pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Setelah berdiskusi, kami sepakat membuat jadwal pengerjaan agar tugas dapat selesai tepat waktu. Dari kegiatan tersebut, aku belajar bahwa setiap masalah dapat diselesaikan melalui musyawarah dan keputusan bersama. Sikap ini merupakan penerapan sila keempat Pancasila, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Setelah pulang dari kampus, aku langsung menuju kamar kos. Sebelum beristirahat, aku menggunakan dapur kecil milikku untuk menyiapkan makan malam. Aku mengambil makanan secukupnya dan tidak membuang-buang bahan makanan. Setelah selesai memasak, aku mencuci peralatan dan membersihkan dapur agar tetap rapi.
Dari kegiatan tersebut, aku belajar untuk bertanggung jawab terhadap hak dan kewajibanku sendiri serta menggunakan sesuatu secara bijaksana. Sikap tidak boros dan bertanggung jawab merupakan penerapan sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Bagiku, bertanggung jawab dan tidak mengutamakan diri sendiri merupakan contoh sederhana penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dari berbagai kegiatan sederhana tersebut, aku menyadari bahwa mengamalkan Pancasila tidak harus selalu melalui tindakan besar. Hal-hal kecil yang dilakukan dengan kesadaran, seperti berdoa, menaati aturan lalu lintas, menghargai teman, bermusyawarah, bekerja sama, serta hidup hemat dan bertanggung jawab, merupakan bagian dari penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membiasakan nilai-nilai tersebut, aku berharap dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu menerapkan Pancasila dalam setiap langkah kehidupanku.












