SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Polsek Buay Madang Timur, Polres OKU Timur, gencar melaksanakan kegiatan mitigasi secara langsung di tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan dengan menyambangi para petani yang sedang beraktivitas di area persawahan.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (01/11/2026) mulai Pukul 10.30 WIB ini menyasar sejumlah titik strategis, termasuk di Desa Kumpul Rejo dan Desa Sumber Asri, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Kapolsek Buay Madang Timur, Iptu Swisspo, melalui personel di lapangan yakni Aipda Sahrul Munir dan Aipda Wisnu Saputra, terjun langsung membagikan serta menyosialisasikan Maklumat Kapolda Sumsel terkait larangan membakar hutan dan lahan. Petugas memberikan edukasi secara humanis kepada petani agar tidak membersihkan atau membuka lahan pascapanen dengan cara dibakar.
“Mitigasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi langsung guna meningkatkan pemahaman masyarakat akan risiko besar di balik bencana kebakaran. Selain itu, langkah ini penting untuk menjaga kualitas udara dan mencegah polusi asap yang dapat mengganggu kenyamanan serta kesehatan warga luas,” ungkap IPTU Swisspo dalam laporan tertulisnya kepada Kapolres OKU Timur, pada Minggu (01/11/2026).
Sepanjang hari ini, Polsek Buay Madang Timur total melaksanakan 10 kegiatan mitigasi. Rinciannya meliputi lima kali penyebaran maklumat, dua kali sosialisasi tatap muka, satu kali pemasangan spanduk imbauan, serta dua kali patroli terpadu di area rawan.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik api (hotspot) maupun aktivitas pembakaran lahan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
Penulis : Mamat
Editor : Aan Wahyudi


















