Category: Pagar Alam

  • Dewan Terima Tujuh Usulan Raperda Pemkot Pagar Alam untuk Dibahas Jadi Perda

    Dewan Terima Tujuh Usulan Raperda Pemkot Pagar Alam untuk Dibahas Jadi Perda

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pagar Alam menerima tujuh usulan Rencana Peraturan Saerah (Raperda) dari Pemerintah Kota Pagar Alam untuk tahun 2026.

    Hal ini diketahui dalam pidato pengantar Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah saat rapat paripurna XVII sidang ke I DPRD K yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD, Hj. Dessy Siska, didampingi oleh Wakil Ketua II, Syahrol Effendi dan dihadiri anggota dewan lainnya,di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam, Selasa (04/11/2025).

    Adapun 7 Raperda yang diusulkan oleh Pemkot Pagar Alam tersebut 3 merupakan Raperda Komulatif terbuka yakni ,Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026, Raperda tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2025, Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026.

    Sementara 4 Raperda prioritas adalah, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Pagar Alam Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Raperda tentang Pendirian Badan Usaha Milik Daerah, Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah, serta Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2003 tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Lintasan Trayek Angkutan Umum dalam Daerah Kota Pagar Alam.

    Wakil Ketua I DPRD Kota Pagar Alam Hj Dessy Siska mengatakan menerima usulan tersebut untuk kemudian di bahas bersama perangkat daerah dan panitia khusus (Pansus) sehingga nanti ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda).

    Sementara Walikota Pagar Alam  Ludi Oliansyah mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan Wakil Ketua DPRD serta seluruh anggota dewan yang akan melaksanakan pembahasan bersama dengan perangkat daerah dan panitia khusus dalam pembahasan program pembentukan produk hukum daerah.

    “Pemerintah berharap tujuh Raperda ini dapat dibahas secara mendalam dan matang bersama dengan panitia khusus dan perangkat daerah terkait, sehingga dapat ditetapkan menjadi peraturan daerah yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

  • Tingkatkan PAD, Gudang Komoditi Bakal Difungsikan Eksportir Kopi Koperasi Merah Putih

    Tingkatkan PAD, Gudang Komoditi Bakal Difungsikan Eksportir Kopi Koperasi Merah Putih

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Mengoptimalkan daya guna dan hasil guna barang milik daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah (PAD),  Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam menyusun rencana pemanfaatan aset milik Pemkot Pagar Alam, salah satunya Gudang Komoditi Kopi dengan Sistem Resi Gudang (SRG) Kota Pagar Alam.

    Gudang yang terletak di Dusun Aur Duri Kelurahan Karang Dalo Kecamatan Dempo Tengah, rencananya akan digunakan oleh pelaku Eksportir Kopi, yakni Koperasi Kelurahan Merah Putih dalam wilayah Kota Pagar Alam.

    Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah meminta OPD terkait untuk melakukan kajian mengenai aturan perundang-undangan yang ada. Serta sistem pemanfaatan tersebut harus sesuai dengan aturan dan dapat meningkatkan PAD Kota Pagar Alam.

    “Kedepan, kita minta untuk terus tambah sumber PAD, jadi dari aset kita yang disewakan dan sebagainya itu kita sudah bisa menghitung berapa penghasilannya setiap tahun, sehingga untuk hasilnya nanti apakah kita bagi 60 40 persen, atau 70 30 persen, kita lihat sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkap Walikota, saat memimpin rapat di Ruang Rapat Besemah III Setdako Pagar Alam, pada Selasa (04/11/2025).

    Sekedar mengingatkan, SRG Kota Pagar Alam ini merupakan bangunan yang dibangun pada tahun 2012 lalu oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, dengan kapasitas 2000 ton yang sebelumnya difungsikan untuk menampung kopi hasil panen dari masyarakat Kota Pagar Alam pada masa kepemimpinan Wali Kota Hj. Ida Fitriati. (ANA)

  • Walikota Pagar Alam Terima Audiensi Eksportir Kopi Asal Australia, Bahas Hal Ini

    Walikota Pagar Alam Terima Audiensi Eksportir Kopi Asal Australia, Bahas Hal Ini

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menerima audiensi dari eksportir Kopi Pagar Alam asal Australia Mr. Adin Armin. Kedatangan tim eksportir tersebut juga disambut Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Bagian Ekobang, di Rumah Dinas Wali Kota Pagar Alam, Senin (03/11/2025).

    Pada audiensi tersebut, Mr. Adin melalui pendamping penerjemah Nopi Masan, mengatakan keinginannya untuk memaksimalkan Gudang Resi sebagai pengerak ekonomi daerah Kota Pagar Alam.

    Menurut Adin Kota Pagar Alam adalah salah satu kota penghasil kopi terbesar di Sumatera Selatan, namun potensi ekonomi ini belum termanfaatkan secara optimal.

    “Dengan kemitraan antara PT. AKOR dengan Pemerintah Kota Pagar Alam diharapkan dapat mengoptimalkan Gudang Resi sebagai fasilitas penyimpanan dan pengelolaan komoditas kopi,” ujarnya.

    Untuk itu, Adin berharap dengan dukungan Pemerintah Kota Pagar Alam, pihaknya mengajak bersama-sama memaksimalkan aktivitas ekonomi yang lebih tinggi lagi bagi masyarakat kota Pagar Alam.

    “Produksi kopi Pagar Alam ini secara keseluruhan sudah bagus, hanya saja kualitas kebersihannya masih kurang, untuk menjaga kualitas kebersihan tersebut kami telah membawah alat pembersih yaitu sortex kopi,” imbuhnya.

    Menanggapi rencana tersebut Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah menyambut baik dan akan segera menindaklanjuti dengan kajian bersama OPD terkait.

    Ia mengatakan, Melalui Kerjasama, ada beberapa manfaat yang akan bisa dicapai di antaranya, pemanfaatan optimal gudang resi sebagai pusat perdagangan dan ekspor kopi, peningkatan pendapatan daerah melalui sistem retribusi yang transparan dan terukur.

    “Selain itu peningkatan kesejahteraan petani dan pengaktifan Koperasi Merah Putih melalui penyerapan hasil panen yang berkelanjutan dan penguatan citra Pagar Alam sebagai salah satu kota penghasil Kopi unggulan di Sumatera Selatan,” jelasnya. (ANA)

  • K-MAKI Soroti Hibah Pemkot Pagar Alam untuk Kejaksaan Negeri: Potensi Sumbat Penegakan Hukum!

    K-MAKI Soroti Hibah Pemkot Pagar Alam untuk Kejaksaan Negeri: Potensi Sumbat Penegakan Hukum!

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Komunitas Masyarakat Anti Korupsi (K-MAKI) Sumatera Selatan menyorti alokasi atau hibah APBDP Kota Pagar Alam yang ke Aparat Penegak Hukum (APH).

    Deputi K-MAKI Sumatera Selatan Feri Kurniawan mengatakan jika  Pemberian hibah aparat penegak hukum baik itu Kepada Polres maupun  Kejaksaan untuk pembangunan kantor berpotensi menyebabkan netralitas penegakan hukum agak tersumbat.

    “Kepolisian dan Kejaksaan punya anggaran tersendiri dari pusat melalui APBN sehingga tidak layak untuk di berikan dana hibah oleh Pemerintah Daerah,” ungkapnya, kepada awak media.

    Ia mengatakan, jika Kejaksaan dan Kepolisian merupakan institusi hukum yang melakukan program pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah.

    “Sehingga agak kurang etis bila terjadi sinergi dengan Pemerintah daerah,” jelasnya.

    Selain itu, Feri mengungkapkan bahwa K-MAKI berharap penegak hukum terutama di daerah bersikap profesional dan independent agar kwalitas penegak hukum dapat berjalan sesuai harapan masyarakat.

    “Jangan sampai praktek-praktek seperti ni jadi budaya yang berpotensi menghambat kinerja pengawasan maupun proses hukum yang tengah di tangani saat ini atau di masa depan,” terangnya.

    Sebagaimana diketahui, jika di Pagar Alam, saat ini tengah berjalan kegiatan yang merupakan hibah dari pemerintah untuk Kejari yakni pembangunan gedung pertemuan, Pelaporan Tilang, dan Sarana Prasarana Pendukung Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam.

    Informasi yang dihimpun, jika pekerjaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Pemkot Pagar Alam tahun anggaran 2025 tersebut menelan dana hampir mencapai Rp 5 miliar. (ANA)

  • Walikota Minta Koperasi Merah Putih Gali Potensi Unggulan Tiap Kelurahan

    Walikota Minta Koperasi Merah Putih Gali Potensi Unggulan Tiap Kelurahan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Upaya meningkatkan kapasitas pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Pemkot Pagar Alam melalui Disperindagkop dan UKM, melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas pengurus KDKMP Kota Pagar Alam.

    Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari yang diikuti oleh 35 kelurahan ini, dibuka langsung oleh Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah, di Aula Pertemuan Hotel Lagenda Pagar Jaya, Senin (03/11/2025).

    Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para pengurus dan pengawas koperasi agar lebih profesional dalam mengelola koperasi.

    Dalam arahannya, Wali Kota menekankan kepada pengurus koperasi untuk selalu hadir memberikan solusi ditengah permasalahan yang ada di lapangan, seperti kelangkaan gas LPG, kenaikan harga sembako dan pupuk pertanian.

    Walikota juga berpesan kepada pengurus Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan, agar menggali potensi yang ada di wilayah masing-masing.

    “Sehingga kedepannya potensi tersebut dapat dikembangkan dan dikelolah secara maksimal,” ungkapnya.

    Melalui koperasi merah putih ini, Walikota berharap, kedepannya dapat mengekspor hasil kopi Pagar Alam sendiri.

    Jangan lok pribahase telok mate sapi, ayam menghasilkah telok anye sapi nak dapat namenye, same hal Kota Pagar Alam penghasil kopi anye daerah lain dapat namenye,( Jangan seperti pribahasa telur mata sapi, ayam yang menghasilkan telur sapi yang dapat namanya, sama hal dengan kopi,Pagar Alam kota penghasilnya namun daerah lain yang dikenal namanya,” jelasnya. (ANA)

  • Remaja Tenggelam di Curup Besemah Ditemukan Meninggal Dunia

    Remaja Tenggelam di Curup Besemah Ditemukan Meninggal Dunia

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas BPBD, Polri, dan relawan, Muhammad Aziz Sahir Azis Bin Mukhlis (16), remaja yang dilaporkan tenggelam atau hanyut di objek wisata Curup Besemah Desa Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Pagar Alam, berhasil ditemukan.

    Akan tetapi, remaja yang tercatat sebagai siswa kelas XI SMK Negeri 2  jurusan Ketanagalistrikan tersebut, ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Informasi yang dihimpun Suarapublik.id, jasad Muhammad Aziz Sahir ditemukan pada Senin dini hari, sekira pukul 00.20 WIB.

    Kapolsek Dempo Selatan Iptu Akhirudin menjelaskan, korban ditemukan oleh pihak keluarga yang sejak awal turut membantu proses pencarian.

    “Korban ditemukan pada pukul 00.20 WIB oleh keluarga yang standby di Curup Besemah. Setelah mendapat laporan, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Polsek Dempo Selatan, serta warga segera melakukan evakuasi,” ujarnya.

    Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi medan yang cukup berat. Jasad korban ditandu menuju area parkiran Curup Besemah selama lebih dari satu jam, sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam mobil ambulans pada pukul 03.05 WIB.

    “Setelah tiba di area parkiran, korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Nendagung Tengah. Kami turut mengawal proses tersebut hingga tiba dengan aman pada pukul 04.30 WIB,” imbuhnya.

    Diberitakan sebelumnya, jika pada hari Sabtu (1/11) korban bersama delapan rekannya berangkat menuju Curup Besemah sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan sepeda motor.

    Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, mereka langsung mandi di aliran sungai air terjun. Sekitar pukul 13.00 WIB, teman-teman korban melihat Muhammad Azi tenggelam karena arus sungai yang cukup deras dan kedalaman air yang tidak disadari.

    Teman-teman korban sempat berusaha menolong, namun derasnya arus dan kedalaman pusaran air membuat korban sulit dijangkau.

    Mengetahui kejadian tersebut, personel Polsek Dempo Selatan bersama tim BPBD segera menuju lokasi dan melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai di bawah tebing air terjun. Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga sore hari dengan melibatkan berbagai unsur. (ANA)

  • Korban Tenggelam di Curup Besemah Belum Ditemukan, Tim Gabungan Justru Alami Kejadian Ini

    Korban Tenggelam di Curup Besemah Belum Ditemukan, Tim Gabungan Justru Alami Kejadian Ini

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Hari kedua evakuasi atau pencarian terhadap Muhammad Azi Sahir, remaja 16 tahun yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di kawasan wisata air terjun Besemah Desa Mingkika, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, masih belum membuahkan hasil.

    Namun, di tengah sibuknya tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Anggota Polri dan relawan melakukan pencarian, kejadian aneh justru mengejutkan proses pencarian.

    Pasalnya, seekor kijang liar dikabarkan jatuh dari tebing air terjun. Bahkan Kijang tersebut berhasil ditangkap dan dibawa ke darat dan di sembelih oleh tim evakuasi.

    Kejadian ini pun viral, karena tak sedikit yang membagikan momen tersebut ke media sosial seperti Facebook, Instagram dan semacamnya.

    Seperti yang dikutip Suarapublik.id pada akun Facebook dengan user Dumai Viral. Nampak proses di mana seekor Kijang berukuran besar tersebut diarak mendarat oleh tim evakuasi.

    Akan tetapi dalam kolom komentar, publik atau netizen menyayangkan sikap tim evakuasi yang justru asik berswafoto pasca penemuan hal tersebut.

    Bahkan tak sedikit yang menilai bahwa itu adalah hal mistis yang mengandung petunjuk terkait pencarian korban yang diduga hanyut.

    KIJANG TUH PETUNJUK BADAH KORBAN YANG BELUM KETEMU KOK INI MALAH DI SEMBLIH,” komentar akun @putra pga.

    Pqdahal itu petunjuk dimana kijang itu tenggelam insaallah anak itu diketemukan,” ungkap akun @Estik Ary.

    Sebaik e kijang to jgn di sembelih bkne cacak pck,kalu Bae betukar,nga ugha tenggelam nnt maklum lah. (sebaiknya kijang itu jangan di sembelih, bukan sok tau bisa saja tukar dengan korbam yang tenggelam, maklum saja),” ujar akun Yhandi II.

    Tapi tak sedikit juga yang menganggap bahwa hal itu merupakan rezeki untuk para tim yang sedang melakukan pencarian.

    Sebelumnya, diberitakan Muhammad Azi Sahir bin Muklis (16), pelajar asal Desa Nendagung, Kota Pagar Alam. Kejadian bermula saat korban bersama teman-temannya berwisata ke Curup Besemah sekitar pukul 11.00 WIB. Namun sekitar pukul 13.00 WIB, korban tenggelam terseret arus deras saat mandi di bawah air terjun.

    Teman-teman korban sempat berusaha menolong, namun derasnya arus dan kedalaman pusaran air membuat korban sulit dijangkau.

    Mengetahui kejadian tersebut, personel Polsek Dempo Selatan bersama tim BPBD segera menuju lokasi dan melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai di bawah tebing air terjun. Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga sore hari dengan melibatkan berbagai unsur. (ANA)

  • Derasnya Arus Curup Besemah Membuat Remaja 16 Tahun Susah Diselamatkan

    Derasnya Arus Curup Besemah Membuat Remaja 16 Tahun Susah Diselamatkan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pencarian terhadap seorang remaja asal Pagar Alam berusia 16 tahun, yang dikabarkan hilang akibat tenggelam di kawasan wisata Curup Besemah, Dusun Mingkik, Kecamatan Dempo Selatan, terus dilakukan tim gabungan.

    Korban diketahui bernama Muhammad Azi Sahir bin Muklis (16), pelajar asal Desa Nendagung, Kota Pagar Alam. Kejadian bermula saat korban bersama teman-temannya berwisata ke Curup Besemah sekitar pukul 11.00 WIB. Namun sekitar pukul 13.00 WIB, korban tenggelam terseret arus deras saat mandi di bawah air terjun.

    “Teman-teman korban sempat berusaha menolong, namun derasnya arus dan kedalaman pusaran air membuat korban sulit dijangkau,” jelas Kasi Humas Polres Pagar Alam, Iptu Mansyur.

    Mengetahui kejadian tersebut, personel Polsek Dempo Selatan bersama tim BPBD segera menuju lokasi dan melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai di bawah tebing air terjun. Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga sore hari dengan melibatkan berbagai unsur.

    “Tim masih berjibaku di lapangan dan berupaya maksimal mencari korban. Kami berharap cuaca tetap mendukung agar proses pencarian bisa berjalan dengan cepat dan aman,” ujar Mansyur.

    Polres Pagar Alam juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berwisata ke lokasi air terjun atau sungai yang memiliki arus kuat.

    “Arus bawah di Curup Besemah cukup deras, terutama di titik-titik dalam. Kami mengimbau para pengunjung agar tidak mandi terlalu ke tengah dan selalu memperhatikan kondisi sekitar demi keselamatan bersama,” tambahnya.

    Hingga berita ini dirilis, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di lokasi kejadian dengan harapan korban segera ditemukan. (ANA)

  • Curup Besemah Telan Korban, Remaja 16 Tahun Diduga Tenggelam

    Curup Besemah Telan Korban, Remaja 16 Tahun Diduga Tenggelam

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Seorang remaja berusia 16 tahun bernama Muhammad Azi Sahir bin Muklis, warga Desa Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, dilaporkan tenggelam di kawasan wisata Curup Besemah, Desa Mingkik, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, Sabtu (1/11/2025).

    Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur didampingi personel BPBD Kota Pagar Alam, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, tim gabungan dari Polsek Dempo Selatan, BPBD, dan warga sekitar tengah melakukan proses pencarian korban di lokasi kejadian.

    “Benar, telah terjadi peristiwa korban tenggelam di Curup Besemah. Korban diketahui seorang pelajar berusia 16 tahun, yang datang bersama teman-temannya untuk berwisata. Hingga sore ini korban masih dalam pencarian,” ujar Iptu Mansyur.

    Ia mengatakan, sebelum kejadian, korban bersama delapan rekannya berangkat menuju Curup Besemah sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan sepeda motor. Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, mereka langsung mandi di aliran sungai air terjun. Sekitar pukul 13.00 WIB, teman-teman korban melihat Muhammad Azi tenggelam karena arus sungai yang cukup deras dan kedalaman air yang tidak disadari.

    “Teman korban sempat mencoba menolong, namun karena arus deras, korban langsung tenggelam dan hilang dari pandangan,” terang Mansyur.

    Saat ini, petugas gabungan terus menyisir aliran sungai Curup Besemah untuk menemukan korban. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata air, terutama saat debit air sedang tinggi.

    “Kami mengimbau warga, khususnya pelajar dan pengunjung wisata air terjun, untuk selalu waspada. Kondisi aliran air di Curup Besemah bisa berubah tiba-tiba dan cukup berbahaya,” jelasnya. (ANA)

  • 12 Atlet NPCI Dilepas untuk Harumkan Nama Pagar Alam

    12 Atlet NPCI Dilepas untuk Harumkan Nama Pagar Alam

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah didampingi Ketua TP-PKK Hera Ludi secara resmi melepas kontingen Nasional Paralympic Committee Indonesia (NPCI) atau Komite Paralimpiade Nasional Indonesia Kota Pagar Alam, Jum’at (31/10/2025).

    Sebanyak 12 atlet NPCI ini dilepas untuk mengikuti kegiatan Pekan Olahraga Paralimpik Provinsi (Peparprov) Sumatera Selatan tahun 2025, yang berlangsung di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

    Dalam sambutannya, Walikota mengatakan, kegiatan ini merupakan momen para atlet NPCI dalam menunjukkan kemampuan, skill serta hasil latihan selama ini.

    Dirinya meminta para atlet NPCI Kota Pagar Alam harus tetap optimis dan harus mampu bersaing dengan atlet dari Kabupaten/Kota lainnya, dalam meraih prestasi pada setiap Cabor (Cabang Olahraga).

    “Selamat bertanding kepada seluruh atlet NPCI Kota Pagar Alam, kita harus tetap kompetitif dan semangat, perjuangan diikuti doa dan keyakinan yang kuat, kemenangan bukanlah hal yang mustahil, jika kita berjuang dengan sungguh-sungguh,” jelasnya. (ANA)

  • Dituntut Paham Tugas Serta Tanggungjawab, Ratusan CPNS Pagar Alam Ikuti Latsar

    Dituntut Paham Tugas Serta Tanggungjawab, Ratusan CPNS Pagar Alam Ikuti Latsar

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Guna memberikan pemahaman mendalam tentang tugas, tanggung jawab, etika, dan fungsi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam tahun 2024, melaksanakan Pelatihan Dasar (Latsar) Gelombang III.

    Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha, untuk golongan III dan II angkatan VI, VII, IX, dan X, di Gedung Balai Kota Pagar Alam, pada Selasa (28/10/2025).

    Kepala BKPSDM Kota Pagar Alam Ali Akbar Fitriansyah mengatakan Adapun Latsar CPNS yang diikuti oleh 158 orang CPNS, yang terdiri dari Golongan III sebanyak 123 orang dan golongan II sebanyak 35 orang.

    Ia mengatakan Latsar bagi CPNS tahun 2024 ini akan dilaksanakan untuk Gelombang III angkatan VI dan VII pada 20 Oktober – 3 November 2025, serta Gelombang III angkatan IX dan X akan dilaksanakan pada 23 November – 6 Desember 2025.

    “Dengan materi yang diberikan nantinya mengenai kompetensi dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaan sebagai aparatur negara,” ungkapnya.

    Sementara, Wakil Walikota Pagar Alam Hj Bertha berharap Kepada peserta Latsar agar mengikuti kegiatan tersebut dengan bersungguh-sungguh, disiplin dan sebaik-baiknya.

    “Jangan buang kesempatan dalam suatu proses yang telah dirintis dengan waktu yang panjang, jangan sampai performa saudara-saudara tidak memenuhi syarat, dengan kata lain tidak lulus atau tidak sanggup mengikuti kegiatan-kegiatan latsar sepenuhnya, karena tidak hanya akan merugikan karir saudara-saudara sendiri, tetapi juga akan berdampak pada instansi saudara-saudara,” imbuhnya.

    Wawako Hj. Bertha juga mengucapkan selamat mengikuti Latsar kepada seluruh CPNS di lingkungan Pemkot Pagar Alam.

    “Dengan harapan semua bekal pengetahuan yang didapat dapat dimanfaatkan dan dioperasionalkan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” jelasnya. (ANA)

  • Admistrasi hingga Urine Anggota Polres Pagar Alam Diperiksa Polda Sumsel

    Admistrasi hingga Urine Anggota Polres Pagar Alam Diperiksa Polda Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dalam kunjungannya ke Mapolres Pagar Alam tim Propam Polda Sumsel yang dipimpin oleh Kasubdit Propam Polda Sumsel AKBP Tito Dani melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap personel polres Pagar Alam.

    Adapun pemeriksaan meliputi kelengkapan identitas personel seperti Kartu Tanda Anggota (KTA) aktif, KTP, SIM, STNK, serta kartu senpi bagi yang memiliki. Selain itu, dilakukan pula pengecekan sikap tampang meliputi kerapian rambut, jenggot dan kumis, serta penggunaan tanda pengenal kesatuan.

    Selanjutnya, tim Propam melaksanakan tes urin kepada seluruh personel Polres Pagar Alam untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian. Pemeriksaan juga mencakup pengecekan kondisi ruang tahanan, jumlah tahanan, serta keamanan ruang tahanan.

    Dari hasil pemeriksaan, seluruh administrasi dinyatakan lengkap, hasil tes urin negatif, kondisi tahanan dalam keadaan baik, serta ruang tahanan dalam kondisi rapi dan terkunci dengan aman.

    Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada,menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini.

    “Kami mendukung penuh langkah Propam Polda Sumsel dalam melakukan pengawasan dan penegakan disiplin. Hasil pemeriksaan ini menjadi bukti bahwa personel Polres Pagar Alam siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan profesional, bersih, dan berintegritas,” tegas Kapolres.

    Dirinya menambahkan bahwa kegiatan pemeriksaan ini juga menjadi bentuk transparansi dan penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

    “Dengan adanya pemeriksaan rutin seperti ini, masyarakat dapat melihat bahwa Polri terus menjaga kedisiplinan internalnya. Kami akan terus berkomitmen menjaga citra dan kepercayaan masyarakat,” jelasnya. (ANA)

  • 158 Atltet Asal Pagar Alam Siap Berlaga di Porprov ke-XV di Muba

    158 Atltet Asal Pagar Alam Siap Berlaga di Porprov ke-XV di Muba

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebanyak 158 atlet dari 18 cabang olahraga (cabor) asal Kota Pagar Alam dilepas oleh Pemerintah untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Ke-XV tahun 2025, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), bertempat di Lapangan Eks MTQ Gunung Gare Kota Pagar Alam, Kamis (16/10/2025).

    Pantauan dilapangan, 18 cabor tersebut meliputi Atletik, Billiar, Voli Pasir, Catur, E-Sport, Futsal, Karate, Panahan, Renang, Senam, Wushu, Angkat Besi, Tenis Lapangan, Panjat Tebing, Menembak, Bulutangkis, Taekwondo serta Pencak Silat, berangkat dari Kota Pagar Alam menuju Musi Banyuasin yang akan berlangsung pada 18 – 30 Oktober 2025.

    Sedangkan sebanyak 27 atlet dan 9 official Kota Pagar Alam telah berangkat ke Musi Banyuasin beberapa hari lalu dikarenakan pertandingan telah dilangsungkan pada 13 Oktober lalu, yakni pada cabor Basket 3×3, Basket 5×5 dan Voli Indoor, sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam memberangkatkan 213 orang yang terdiri dari atlet, official, pendamping dari KONI serta Petugas Kesehatan.

    Wakil Walikota Pagar Alam yang melepas keberangkatan tersebut mengaku sangat optimis, atlet dari Kota Pagar Alam akan mampu bersaing dengan atlet-atlet dari Kabupaten atau Kota lainnya dan merebut banyak prestasi dalam tiap cabangnya.

    “Dan juga mampu mencapai target yang telah ditetapkan, adapun nantinya kontingen Pagar Alam belum dapat memenuhi targetnya, saya yakin kalian telah berusaha dan kerja keras yang maksimal,” papar Wawako.

    Ia juga mengucapkan selamat bertanding kepada atlet Kota Pagar Alam tahun 2025, tidak boleh ada kecurangan, semangat harus diawali dengan do’a dan keyakinan yang kuat.

    Selain itu, Wawako Hj. Bertha juga berpesan untuk selalu menjaga kesehatan, kekompakan serta nama baik Kota Pagar Alam. (ANA)

  • Probis Jadi Langkah Strategis Tata Kelola Pemerintahan

    Probis Jadi Langkah Strategis Tata Kelola Pemerintahan

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebagai langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel, Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam menggelar Sosialisasi Penyusunan Peta Proses Bisnis (Probis) Tahun 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Dempo Flower, Gunung Gare, Kota Pagar Alam, pada Selasa siang (14/10/2025).

    Diketahui, jika Penyusunan Peta Proses Bisnis (Probis) merupakan proses memetakan alur kerja organisasi secara sistematis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.

    Wakil Walikota Pagar Alam, Hj. Bertha, saat membuka acara tersebut menyambut baik dan mengapresiasi Bagian Organisasi Setdako Pagar Alam yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

    “Kegiatan ini menjadi langkah kita bersama dalam rangka mensukseskan program unggulan, yakni meningkatkan tata kelola pemerintahan melalui penerapan e-government,” ucap Wawako.

    Ia mengajak semua peserta untuk dapat menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi Pemerintah Kota yang modern, profesional, dan berorientasi hasil untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.

    Wawako juga berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri di tengah kemajuan teknologi saat ini.

    “Ikutilah sosialisasi ini dengan penuh semangat, sehingga nantinya dapat menemukan pemahaman yang mendalam serta dapat menerapkannya di masing-masing unit kerja,” jelasnya. (ANA)

  • Pastikan MBG Layak Konsumsi dan Aman Distribusi, Polres Pagar Alam Pantau SPPG

    Pastikan MBG Layak Konsumsi dan Aman Distribusi, Polres Pagar Alam Pantau SPPG

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Upaya memastikan distrubusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilingkungan pendidikan Kota Pagar Alam berjalan aman serta layak konsumsi, Polres Pagar Alam melalui Sat Intelkam melakukan monitoring ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pagar Alam, Selasa (14/10/2025).

    Pemantauan difokuskan pada empat SPPG aktif, yaitu SPPG Nendagung 1, Nendagung 2, Nendagung 3, dan Bangun Rejo, dengan yang total penerima manfaat mencapai lebih dari 13 ribu anak dan warga.

    Kasat Intelkam Iptu Yoga Suganda, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh proses distribusi dan penyajian makanan dalam program MBG dilakukan sesuai standar keamanan pangan.

    “Kami memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis ini sesuai SOP, mulai dari penyiapan bahan, pengolahan, hingga pembagian kepada penerima manfaat. Hal ini penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan makanan pada anak-anak sekolah,” ujar Iptu Yoga.

    Dari hasil pemantauan, jumlah penerima manfaat di empat SPPG tercatat cukup signifikan. SPPG Nendagung 1 menyalurkan MBG kepada 3.927 orang, SPPG Nendagung 2 sebanyak 3.089 orang, SPPG Nendagung 3 berjumlah 3.375 orang, dan SPPG Bangun Rejo sebanyak 3.020 orang.

    Selain memastikan pelaksanaan sesuai prosedur, Sat Intelkam juga memberikan sejumlah imbauan penting kepada pengelola SPPG dan suplier bahan makanan.

    “Kami mengingatkan agar setiap suplier bertanggung jawab terhadap kebersihan serta kesehatan bahan makanan yang dikirim. Pihak SPPG juga kami dorong untuk aktif mengecek tempat produksi dan memastikan semuanya memiliki legalitas dari dinas terkait,” tambah Iptu Yoga.

    Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap akses dapur produksi MBG agar tidak dimasuki pihak yang tidak berkepentingan.

    “Kami minta pihak SPPG menjaga area dapur dan ruang pemorsian agar tidak dimasuki pihak yang tidak berkepentingan. Ini untuk mencegah tindakan sabotase yang bisa membahayakan penerima manfaat,” tegasnya. (ANA)

  • Komisi III Minta Dinas PUTR Percepat Serap Anggaran dan Peka Terhadap Situasi

    Komisi III Minta Dinas PUTR Percepat Serap Anggaran dan Peka Terhadap Situasi

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagar Alam, mengimbau agar Dinas Pekerjaan Umun dan Tata Ruang (PUTR) untuk mempercepat realisasi atau  serapan angggaran tahun 2025.

    Hal ini disampaiakan Ketua Komisi III DPRD Kota Pagar Alam, Zifni Amir, usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas PUTR.

    Dalam RDP tersebut, Dikatakan Zifni pihaknya butuh penjelasan dari Dinas PUTR mengenai perkembangan serta realisasi pekerjaan yang sedang berjalan saat ini.

    Pasalnya, kata dia, tidak sedikit pula pekerjaan khususnya yang skala besar, hingga saat ini masih belum berjalan atau dilaksanakan, sementara waktu sudah sangat mepet.

    Ditambah lagi, kata dia, kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang bisa menjadi penghambat semua jenis pekerjaan.

    “Kita khawatir nanti, beberapa pekerjaan atau kegiatan ini tidak terserap atau kalaupun terserap tidak tepat waktu hingga akhirnya terkena adendum,” ujarnya.

    Ia juga menekankan, agar Dinas PUTR juga peka dan responsif dengan keluhan masyarakat semisal jalan berlubang, lampu jalan bhakan bangunan-bangunan lain yang berdampak negatif semisal penyebab kemacetan.

    “Jangan sampai viral oleh masyarakat baru ada reaksi dari pihak dinas,” imbuhnya.

    Dirinya juga menegaskan, agar PUTR juga melakukan pengawasan intens terhadap semua jenis kegiatan atau pekerjaan yang dilaksanakan di lapangan.

    “Hal ini bertujuan agar hasil yang didapatkan juga maksimal sesuai dengan harapan,” jelasnya.

    Sementara Kabid Bina Marga Dinas PUTR Kota Pagar Alam Herwan Kanadi mengungkapkan bahwa pihaknya langusung merespon hasil RDP dengan komisi III tersebut.

    Bahkan, kata dia, pihaknya pun langsung terjun kelapangan untuk melakukan monitoring terkait permasalahan dilapangan sesuai dengan atensi dari komisi III.

    “Sejauh ini tidak kendala, dan semua pekerjaan pun sudah berjalan hanya ada satu saja yang masih menunggu waktu pengerjaanya yakni pembangunan jalan di Talang Banan Kelurahan Agung Lawangan,” jelasnya.

    Ia berkomitmen, semua pekerjaan akan berjalan tepat waktu, dan akan bersikap tegas kepada pelaksana jika memang terjadi keterlambatan dalam proses pengerjaannya nanti.

    “Nanti kita akan bersurat kepada pelaksananya kalaupun dinilai lamban sementara waktu juga sudah hampir habis,” terangnya. (ANA)

  • Gelapkan Motor Teman dengan Modus Pinjam, Pemuda Asal Empat Lawang Ditangkap

    Gelapkan Motor Teman dengan Modus Pinjam, Pemuda Asal Empat Lawang Ditangkap

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Polsek Pagar Alam Utara, Pagar Alam, berhasil mengungkap kasus tindak pidana penggelapan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah hukum Polres Pagar Alam.

    Pelaku diketahui berinisial KEY (24), warga Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, yang diamankan bersama barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Aerox warna biru.

    Kapolsek Pagar Alam Utara Iptu Ramdani menjelaskan jika aksi penggelapan itu terjadi pada Rabu, 7 Mei 2025, di Lapangan Futsal Sedulur, Jalan Serma M. Sarip, Kelurahan Pagar Alam Kecamatan Pagar Alam Utara.

    “Pelaku berpura-pura meminjam motor milik korban dengan alasan ingin menjemput temannya. Namun, setelah ditunggu cukup lama, pelaku tidak kunjung kembali,” terangnya.

    Ia menyebutkan, jika korban yang diketahui bernama Diki Andralika (45), merupakan warga Sandar Angin, Kecamatan Dempo Utara, yang awalnya sempat mencoba mencari pelaku, namun tidak membuahkan hasil. Setelah beberapa hari tanpa kejelasan, korban akhirnya melapor ke Polsek Pagar Alam Utara, pada 12 Mei 2025.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal Polsek Pagaralam Utara melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya mendapatkan informasi keberadaan pelaku di wilayah Dusun Pagar Alam.

    “Setelah kami pastikan keberadaannya, dipimpin langsung Kapolsek Pagar Alam Utara Iptu Ramdani bersama kanit Reskrim dan unit Reskrim melakukan penangkapan terhadap pelaku langsung kami amankan tanpa perlawanan bersama barang bukti motor Yamaha Aerox yang digelapkan,” jelasnya.

    Barang bukti yang diamankan berupa 1 unit motor Yamaha Aerox warna biru dengan nomor polisi BG 4299 WK, serta STNK asli kendaraan tersebut.

    “Pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Polsek Pagar Alam Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kami juga telah memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum,” imbuhnya.

    Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberantas tindak pidana di wilayah hukumnya. “Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah meminjamkan kendaraan kepada orang yang belum dikenal baik,” tuturnya. (ANA)

  • Percepat Program MBG, Pagar Alam Terima Dua Alokasi Pembangunan SPPG

    Percepat Program MBG, Pagar Alam Terima Dua Alokasi Pembangunan SPPG

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Upaya mempercepat pelaksanaan program unggulan pemerintah pusat dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) kota Pagar Alam mendapatkan dua alokasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

    Alokasi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum serta Badan Gizi Nasional (BGN) NOMOR: 125 TAHUN 2025, NOMOR: 17/PKS/M/2025, NOMOR: 400.5.7-3880 TAHUN 2025 tertanggal 18 September 2025.

    Dikatakan Ketua Satgas MBG Kota Pagar Alam Jepri Zulfikar, jika dua alokasi tersebut berlokasi di Kecamatan Dempo Utara atau sebelah Pasar Rakyat dan di Kecamatan Dempo Selatan.

    Ia mengatakan, jika SKB ini bertujuan untuk mempercepat program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah tertinggal, terluar, dan terdalam (3T).

    “Dan lagi MBG ini tidak hanya menyasar siswa-siswi sekolah, namun juga balita serta ibu-ibu hamil,” jelasnya.

    Dikatakan Jepri, jika alokasi SPPG yang dimaksud dalam SKB tiga menteri ini adalah SPPG yang dikelolah langsung oleh pemerintah pusat.

    “Kita di daerah hanya menyiapkan lokasi yang merupakan aset pemerintah dengan status pinjam pakai ke pemerintah daerah,” imbuhnya.

    Karena, kata dia, yang beroperasi selama ini di Pagar Alam merupakan SPPG yang dikelolah oleh yayasan yang merupakan mitra BGN.

    Awalnya, kata dia, Pemerintah melalui Satgas MBG mengusulkan 4 lokasi untuk lokasi pembangunan SPG, namun hanya dua lokasi yang diputuskan dalam SKB tiga menteri.

    “Kita berharap dengan adanya dua alokasi SPPG ini, akan mempercepat program MBG secara merata sesuai sasaran yang ditetapkan oleh pemerintah,” jelasnya. (ANA)

  • Dua Kelurahan Pagar Alam Terima Penghargaan Kakanwil Kemenkum Sumsel

    Dua Kelurahan Pagar Alam Terima Penghargaan Kakanwil Kemenkum Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dua Lurah Kelurahan dilingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam mendapat apresiasi dan penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Selatan (Sumsel).

    Penghargaan tersebut lantaran dua lurah dinilai telah berperan aktif dalam Pembentukan Pos Bantuan Hukum dan Kegiatan Keparalegalan di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang diserahkan langsung dalam Kunker

    bertempat di Ruang Rapat Besemah Tige (III), Kantor Wali Kota Pagar Alam, Kamis (02/10/2025).

    Dalam kesempatan ini, Kakanwil Kemenkum Sumsel Maju Amintas Siburian mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Pagar Alam yang telah menerima kunjungan kerja mereka

    Kakanwil Kemenkum Sumsel juga menjelaskan maksud dan tujuan berkunjung ke Kota Pagar Alam yakni untuk memberikan penghargaan kepada dua Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.

    “Dua Lurah tersebut adalah yang telah berperan aktif dalam Pembentukan Pos Bantuan Hukum dan Kegiatan Keparalegalan di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan,” paparnya.

    Sementara Pj Sekda Kota Pagar Alam Zaily Oktosab  juga mengucapkan terima kasih kepada Kakanwil Kemenkum Sumsel yang telah membantu pendampingan harmonisasi produk hukum di Kota Pagar Alam.

    “Semoga pertemuan ini menjadi langkah kita dalam terus memperkuat sinergi antara Pemkot Pagar Alam dan Kanwil Kemenkum Sumsel, serta penghargaan yang telah diberikan bisa menjadi motivasi untuk lurah yang lainnya, guna memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kota Pagar Alam,” imbuhnya. (ANA)

  • Sertijab PJU Polres Pagar Alam, Jabatan Strategis dan Vital Alami Pergantian

    Sertijab PJU Polres Pagar Alam, Jabatan Strategis dan Vital Alami Pergantian

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Beberapa pejabat utama dilingkup Polres Pagar Alam kembali mengalami rotasi, dan terjadi pergantian pada jabatan strategis dan vital.

    Senin (29/9/2025), Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) di Halaman Mapolres Pagar Alam.

    Dalam Sertijab tersebut, Iptu Irawan Adi Candra, yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Pagar Alam mendapat promosi sebagai Kasat Reskrim Polres Ogan Komering Ulu Polda Sumsel. Posisi Kasat Reskrim Polres Pagar Alam kini dijabat oleh Iptu Heriyanto yang sebelumnya merupakan Kasat Intelkam.

    Sementara itu, jabatan Kasat Intelkam Polres Pagar Alam resmi dipercayakan kepada Iptu Yoga Suganda,yang sebelumnya menjabat Kaur Binopsnal Sat Intelkam.

    Sedangkan jabatan Kapolsek Pagar Alam Utara kini diisi oleh Iptu Ramdani, menggantikan Iptu Akhirudin, yang dipercaya menjadi Kapolsek Dempo Selatan.

    Dalam arahannya, Kapolres AKBP Januar Kencana Setia Persada  dalam amanatnya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.

    “Rotasi ini adalah hal yang wajar demi penyegaran, sekaligus memberikan kesempatan bagi anggota untuk mengembangkan kemampuan dalam jabatan baru. Saya berharap pejabat baru segera beradaptasi dan memberikan kinerja terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa Sertijab ini diharapkan semakin memperkuat soliditas dan pelayanan Polri kepada masyarakat.

    “Polres Pagar Alam berkomitmen terus meningkatkan pelayanan yang humanis, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya. (ANA)

  • OJK Support Konsentrasi Pemkot Pagar Alam Kembangkan Kopi Raden Kuning

    OJK Support Konsentrasi Pemkot Pagar Alam Kembangkan Kopi Raden Kuning

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Keseriusan Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, yang konsen mengembangkan Kopi Raden Kuning, mendapat dukungan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan (Sumsel).

    Hari ini, Jum’at (26/9/2025), Kepala OJK Sumsel Babel Arifin Susanto melakukan visitasi di lahan pengembangan Kopi Raden Kuning, Langor Indah, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Dempo Utara.

    Dalam kesempatan tersebut, Ia mengatakan bahwa Sumatera Selatan yang notabenenya sentra penghasil kopi ekpor di Indonesia ternyata sejak dulu memiliki specialty coffee. Yakni kopi khas yang bercita rasa khas yakni yellow caltura.

    “Lokasinya di Pagar Alam, Sumsel ada kopi Raden Kuning, kita sebut Yellow Caltura jenis Arabika,” ujar Arifin Susanto.

    Arifin juga mengapresiasi Pemkot dan juga petani yang konsen mengembangkan Kopi Raden Kuning di Pagar Alam.

    “Kita, OJK siap mendukung pengembangan Kopi Raden Kuning tidak hanya itu soal pasar saya siap menyiapkan marketingnya,” ujar mantan Deputi Direktur Monitoring Kinerja dan Program (2014-2017).

    Selain itu juga, menyoal pasar Yellow Caltura Pagar Alam yang diyakini juga memiliki harga jual tinggi, tidak mesti harus ekspor. Minimal bisa memenuhi pasar bagi para pelaku usaha kedai kopi.

    “Pasarnya tidak hanya di Sumsel, bahkan seluruh Indonesia dengan melibatkan stage holder terkait,” katanya, seraya mengatakan, jika OJK juga memfasilitasi pelaku usaha dan petani melalui kerjasama bantuan CSR.

    Sementara itu, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengatakan, jika dirinya menyebut jika Kopi Raden Kuning memiliki keunikan dengan cita rasa beda dengan jenis Arabika lainnya.

    “Dari buahnya yamg matang kuning saja berasa manis,” katanya.

    Melalui kunjungan OJK ini, dia berharap Pemerintah Kota Pagar Alam menjadi perhatian serius pihak otoritas jasa keuangan untuk mendukung pembangunan salahsatunya disektor pertanian dan perkebunan melalui Kopi Raden Kuning ini.

    “Kami berharap, melalui kopi Raden Kuning ke depan bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

  • Gandeng OJK, Pemkot Pagar Alam Bakal Undang Presiden RI Resmikan Eskpor Kopi

    Gandeng OJK, Pemkot Pagar Alam Bakal Undang Presiden RI Resmikan Eskpor Kopi

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Upaya mempromosikan komoditas Kopi agar lebih dikenal, baik secara nasional maupun internasional, Pemerintah Kota Pagar Alam menggandeng atau berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan (Sumsel).

    Hal ini terungkap dalan kunjungan OJK Sumsel ke Kota Pagar Alam, pada Jum’at (26/9/2025), di Ruang rapat Besemah I Setdako Pagar Alam.

    Diketahui, jika kolaborasi ini merupakan upaya

    mentransformasi kopi Pagar Alam melalui ekosistem keuangan inklusif dan Koperasi Merah Putih.

    Selain itu, Pemkot dan OJK juga menggandeng pelaku eksportir, didukung oleh penyedia jasa keuangan atau perbankan, juga melibatkan Koperasi Merah Putih yang dibentuk di seluruh Kelurahan di Kota Pagar Alam.

    Di mana, Koperasi Merah Putih Ulu Rurah menjadi pionir pengembangan ekspor kopi melalui kemitraan eksklusif dengan PT Asya Nusantara yan membuka peluang akses pasar internasiional.

    Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengatakan, jika pengembangan kopi Pagar Alam ini bertujuan tak lain agar kopi Pagar Alam benar-benar dikenal, baik secara nasional maupun internasional dengan nama kopi Pagar Alam.

    Yang artinya, tidak lagi diklaim menjadi kopi daerah lain seperti yang terjadi selama ini. Sehingga direncanakan akan mengundang Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto untuk meresmikan pelepasan ekspor kopi pertama dari Kota Pagar Alam yang dikelola oleh Koperasi Merah Putih di Pagar Alam.

    “Saya ingin bapak Presiden benar-benar bisa datang ke sini (Kota Pagar Alam), agar nanti bisa kita tunjukkan disini tempat kopi kita ditanam, untuk penggiat kopi ayo terus berinovasi. Ayo kita bekerja dengan hati, ada tujuan yang kita impikan, mulai dari menanam dengan hati, memelihara dengan hati, mengelola juga dengan hati, supaya orang percaya dengan kita,” ungkapnya.

    Adapun wacana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kota Pagar Alam, direncanakan pada bulan November atau paling lambat pada awal Desember 2025.

    “Dengan agenda yang direncanakan peletakan batu pertama Sekolah Taruna Nusantara, Sekolah Rakyat serta Panen dan Penanaman Kopi Raden Kuning juga sekaligus peresmian pelepasan ekspor pertama kopi Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan, 29 Pejabat Pagar Alam Dirotasi

    Tingkatkan Kualitas Pelayanan, 29 Pejabat Pagar Alam Dirotasi

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – WaliKota Pagar Alam Ludi Oliansyah, kembali melantik dan mengambil sumpah 29 pejabat Jabatan Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, di ruang rapat Besemah Due Setdako Pagar Alam, Jum’at (26/9/2025).

    Dalam sambutannya, Ludi Oliansyah menegaskan, demi mewujudkan Kota Pagar Alam SeRAMe dan sejahtera, dipandang perlu melakukan rotasi dan mutasi pejabat yang sesuai dengan kerangka tim OPD Pemkot Pagar Alam, untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

    “Pelantikan hari ini, tentunya sudah melalui mekanisme yang berlaku, serta saya tegaskan di kepemimpinan Ludi dan Bertha, tidak ada jual beli jabatan, yang terpenting tingkatkan prestasi dalam bekerja,” tegasnya.

    Ia juga berpesan kepada pejabat yang baru dilantik, hendaknya benar-benar mampu menjabarkan kepercayaan dan amanah dengan sebaik-baiknya, bekerja dengan hati, penuh keseriusan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

    Ke depannya, Wali Kota Ludi Oliansyah berharap kepada pejabat yang baru dilantik, untuk mendukung dan melaksanakan 14 Visi dan Misi yang merupakan janji politiknya dengan Wakil Wali Kota Hj Bertha, dalam kurung waktu tiga tahun masa jabatannya, harus terealisasi semua kepada masyarakat.

    Sementara Pj Sekda Zaily Oktosab menambahkan, rotasi dan promosi jabatan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan organisasi yang terus berkembang.

    “Kami ingin memastikan setiap posisi diisi oleh pejabat yang tepat, sehingga jalannya roda pemerintahan lebih optimal dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” imbuhnya. (ANA)

  • Kreatif, Mahasiswa ITPA Ajak Petani Manfaatkan Limbah Jerami Bernilai Ekonomis

    Kreatif, Mahasiswa ITPA Ajak Petani Manfaatkan Limbah Jerami Bernilai Ekonomis

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Petani wajib tahu, jika jerami atau limbah dari komoditi padi pasca panen mampu meningkatkan taraf hidup serta bernilai ekonomis jika pemanfaatannya dilakukan secara baik, salah satunya yakni budidaya jamur merang.

    Pasalnya, pada jerami terdapat kandungan Lignoselulosa yang cukup tinggi sebagai sumber karbon dan energi untuk tumbuhnya jamur.

    Pengetahuan inilah yang diungkapkan oleh sejumlah Mahasiswa Institut Tekhnologi Pagar Alam (ITPA) dalam giat Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ke Kelompok Tani (Poktan) Tunas Baru Desa Muara Suban Kecamatan Dempo Utara.

    Risnaini selaku dosen pendamping, jika dalam kegiatan ini mahasiswa juga mengedukasi kepada petani jika kebiasaan membakar jerami juga berdampak negatif terhadap lingkungan atau mengakibatkan polusi.

    Apalagi, kata dia, budidaya jamur merang dengan media jerami ini bukan sesuatu yang sulit, karena pengolahannya tidak membutuhkan biaya yang tinggi serta keberadaanya pun yang melimpah.

    “Artinya petani tidak hanya mengandalkan padi saja ketika panen, setelah itu limbahnya (jerami) bisa dimanfaatkan untuk budidaya jamur merang,” terangnya.

    Terkait hasil, ia pun menerangkan juga sangat menjanjikan dimana 100 kilogram jerami kering dapat menghasilkan ±10–15 kilogram jamur merang segar, sementara dalam 10–14 hari jamur merang mulai tumbuh dan bisa dipanen setiap hari.

    “Selain itu media bekas (±70 kg sisa jerami) dapat diolah kembali jadi pupuk organik,” imbuhnya.

    Mengenai cara, Risnaini menerangkan, bahwa langka pertama yakni dengan menyiapkan jerami yang kemudian di potong-potong lalu direndam kedalam air selama 1-2 hari baru ditiriskan.

    Selanjutnya adalah penyusunan media, dana Jerami ditumpuk membentuk bedengan/kubus, biasanya ukuran 1,5 m × panjang sesuai kebutuhan, Setiap lapisan bisa diberi campuran bekatul/dedak dan kapur dolomit untuk memperkaya nutrisi.

    lalu tahap Pasteurisasi yakni Media jerami dipanaskan (uap panas atau fermentasi tertutup) hingga suhu ±70 °C untuk membunuh jamur liar/patogen.

    Setelah suhu turun ke ±30 °C, bibit jamur merang ditebar di sela-sela jerami.Tumpukan ditutup jerami tipis agar lembap.

    Tahap berikutnya yakni Inkubasi Perawatan, Jerami dijaga kelembapannya dengan penyemprotan kabut air serta Ventilasi diatur agar gas amonia hasil dekomposisi jerami bisa keluar.

    “Setelah itu dalam 10–14 hari jamur merang mulai tumbuh dan bisa dipanen setiap hari dan panen optimal dilakukan saat jamur masih kuncup,” jelasnya. (ANA)

  • Gerebek Karaoke Gumay Manise, Polisi Amankan Puluhan Miras Berbagai Merk

    Gerebek Karaoke Gumay Manise, Polisi Amankan Puluhan Miras Berbagai Merk

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Salah satu tempat hiburan malam (karaoke) yakni Gumay Manise, di Kelurahan Bangun Rejo, Kecamatan Pagar Alam Utara, menjadi sasaran razia Tim Opsnal Polres Pagar Alam, pada Selasa malam  (23/9/2025).

    Razia buntut dari laporan masyarakat tersebut, dipimpin langsung Kabag Ops Polres Pagar Alan, AKP Ramsi bersama personel gabungan.

    Alhasil, dalam razia itu, petugas menemukan beberapa botol minuman keras berbagai merk, di antaranya Anggur Merah, Kawa-Kawa, Soju, hingga Anker.

    Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan badan, kendaraan, serta barang bawaan pengunjung untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang disembunyikan.

    Tak hanya itu, pengunjung yang berada di lokasi juga dilakukan pemeriksaan urine dengan hasil pengunjung dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba. Semua barang bukti minuman keras kemudian diamankan ke Polres Pagaralam untuk proses lebih lanjut.

    Kapolres Pagaralam, AKBP Januar Kencana Setia Persada, menegaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan upaya Polres Pagaralam dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

    “Kami berkomitmen menindak tegas setiap aktivitas yang berpotensi meresahkan masyarakat. Razia ini adalah bentuk respons cepat Polri terhadap laporan warga,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, bahwa masyarakat diimbau untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait aktivitas yang mencurigakan.

    “Kami akan selalu tindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat. Sinergi ini penting agar Pagaralam tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga,” tuturnya. (ANA)

  • Walikota Pagar Alam Relokasi Ratusan Pedagang Pasar Terminal Nendagung

    Walikota Pagar Alam Relokasi Ratusan Pedagang Pasar Terminal Nendagung

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam yang langsung dipimpin oleh Walikota Ludi Oliansyah merelokasi ratusan pedagang yang ada di Pasar Terminal Nendagung,Kecamatan Pagar Alam Selatan.Hal ini, akibat adanya sarana prasarana pedagang agar nantinya bisa lebih rapi dan tertata.

    Pantauan di lapangan, Selasa (23/9), proses relokasi yang telah di sosialisasikan sebelumnya berjalan cukup lancar dimana penentuan lapak berjualan sementara di lakukan secara undian oleh Dinas Perdagangan.

    Wali Kota Ludi Oliansyah mengungkapkan, pengundian ini dirasa cara yang tepat dan adil bagi para pedagang dan tidak pilih kasih atau diskriminasi.

    “Jadi jika lapak untuk berdagang di undi seperti ini maka tidak akan timbul kecemburuan antar pedagang,” ungkapnya, dihadapan para pedagang.

    Ludi Oliansyah menjelaskan relokasi lapak pedagang ini hanya bersifat sementara, sampai Pasar Nendagung selesai dibangun.

    “Insya Allah dalam waktu 3 bulan ke depan, Pasar terminal Nendagung selesai dibangun, dan para pedagang bisa berdagang kembali di kawasan terminal ini dengan suasana yang bersih, tertata rapi, nyaman dan aman,” kata dia.

    Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop kota Pagar Alam Andre Siregar mengungkapkan, ke depan pedagang yang alan menempati bangunan pasar baru tersebut lapak berjualannya akan di  kelompokkan sesuai dengan barang  dagangan sehingga suasana dan kondisi pasar itu nantinya terlihat rapih dan teratur.

    “Bangunan pasar Nendagung yang baru nanti akan menempati lapak-lapak di kelompokkan sesuai dengan barang dagangannya masing-masing seperti kelompok pedagang buah dan sayur,daging dan ikan sehingga lebih tertata rapih dan bersih,” ucapnya.

    Ditambahkan Kepala Satpol PP kota Pagar Alam Mastulah Mukhlis, pihaknya akan terus menegakkan aturan larangan berdagang di tempat fasilitas umum dan mengharapkan para pedagang untuk mentaatinya.

    “Perda larangan berdagang di trotoar dan kaki lima alan terus kami sosialisasikan dan di harapkan dengan adanya bangunan pasar yang baru nanti kondisi kota Pagar Alam akan lebih tertata,” imbuhnya. (ANA)

  • Kelurahan Bangun Rejo Jadi Lokasi Penilaian 10 Program Pokok PKK Tingkat Kota

    Kelurahan Bangun Rejo Jadi Lokasi Penilaian 10 Program Pokok PKK Tingkat Kota

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kelurahan Bangun Rejo Kecamatan Pagar Alam Utara Kota Pagar Alam akan menjadi lokasi penilaian beberapa program TP-PKK mewakili TP-PKK Kota Pagar Alam.

    Penilaian tersebut berupa 10 Program Pokok PKK, Monitoring dan Evaluasi (Monev) Aku Hatinya PKK, Gelari Pelangi sekaligus kunjungan kerja pembinaan oleh Pengurus TP-PKK Provinsi Sumatera Selatan.

    Sekretaris I  TP-PKK Sumatera Selatan Hj. Endang Pratiwi menyampaikan, bahwa penilaian 10 Program Pokok PKK bertujuan untuk mengevaluasi dan memonitoring sejauh mana pelaksanaan program PKK di Kelurahan Bangun Rejo.

    “Dimana TP-PKK Kelurahan Bangun Rejo merupakan pemenang dari lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Kota Pagar Alam,” ungkapnya.

    Ia mengucapakkan, Selamat kepada Kelurahan Bangun Rejo yang telah terpilih untuk mewakili Kota Pagar Alam untuk mengikuti penilaian 10 Program Pokok PKK.

    “Hal ini dikarenakan kegiatannya banyak sekali dan bersentuhan langsung ke masyarakat,” imbuhnya.

    Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pagar Alam, Dahnial Nasution, menyebutkan bahwa Gerakan PKK merupakan gerakan nasional, dimana terdapat semangat gotong royong dan pengabdian tanpa pamrih.

    “Gerakan PKK adalah gerakan penguatan keluarga, pokoknya ada di Pemerintah Daerah, yaitu melalui dinas-dinas terkait, di 10 Program Pokok PKK tadi, ada pendampingan keluarga dari PKK terhadap masing-masing masyarakat, intinya bagaimana administrasi PKK itu dapat kita isi dengan data umum dan data-data pokja, yang harus ada di semua lini kepengurusan PKK,” jelasnya. (ANA)

  • DPRD Sepakati KUA PPAS Kota Pagar Alam Tahun 2026

    DPRD Sepakati KUA PPAS Kota Pagar Alam Tahun 2026

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Setelah melewati proses pembahasan bersama mitra terkait, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagar Alam menyepakati Kebijakan Umum APBD dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Pemkot Pagar Alam tahun anggaran 2026.

    Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan keputusan bersama antara Pemkot dengan DPRD Kota Pagar Alam dalam sidang paripurna XV dengan agenda laporan Badan Anggaran (Banggar) yang dipimpin Wakil Ketua I Hj Desy Siska.

    Dalam penutupan sidang Wakil Ketua Hj Desy Siska menekankan agar pemkot mempedomani catatan-catatan strategis yang disampaikan oleh Banggar.

    Sementara Wali Kota Ludi Oliansyah dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada DPRD Pagar Alam atas segala kerja kerasnya dalam rangka mencermati, meneliti dan mengkaji serta membahas KUA/PPAS Kota Pagar Alam Tahun Anggaran 2026 sampai dengan pengambilan keputusan pada hari ini.

    “Selanjutnya, beberapa catatan strategis yang telah disampaikan akan menjadi perhatian kami dan segera ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” paparnya.

    Ia menambahkan, pembangunan di Kota Pagar Alam diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara bertahap, menyeluruh dan berkelanjutan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati Pemkot Pagar Alam selalu membuka diri, dari segala kritik dan masukan dari semua pihak terutama pada DPRD Kota Pagar Alam.

    “Semoga apa yang telah di programkan pada Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) Tahun Anggaran 2026, dapat memberikan dampak peningkatan kesejahteraan perekonomian bagi masyarakat Kota Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

  • Walikota Pagar Alam Janji Perjuangkan Nasib 1737 PPPK Paruh Waktu

    Walikota Pagar Alam Janji Perjuangkan Nasib 1737 PPPK Paruh Waktu

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah menegaskan, bahwa dirinya bersama Wakil Walikota Hj.Bertha akan terus berjuang untuk kelanjutan nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh menjadi penuh waktu.

    Hal ini disampaikan Ludi Oliansyah saat melantik 678 orang PPPK penuh waktu yang merupakan hasil seleksi PPPK tahap satu dan tahap dua, yang terdiri atas 28 guru, 120 tenaga kesehatan dan 530 tenaga teknis.

    Diketahui jika saat ini, tercatat ada sebanyak 1737 orang tenaga kerja honorer yang ditetapkan sebagai PPPK paruh waktu di Pemkot Pagar Alam.

    “Kedepan, saya bersama wakil akan berjuang keras untuk memperjuangkan anggaran, agar usulan selanjutnya yakni PPPK Paruh Waktu yang berjumlah 1737 agar dapat menjadi penuh waktu,” tegas Walikota Pagar Alam.

    Terkait PPPK yang dilantik hari ini, harus diikuti dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Pagar Alam karena status sebagai PNS maupun PPPK tidak ada perbedaan karena sama-sama ASN.

    “Tidak ada perbedaan antara PNS dan PPPK karena kita SeRaME, sama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Pagar Alam,” jelas Wali Kota.

    Sementara, Kepala Kanreg VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni, menuturkan dengan adanya pelantikan PPPK Kota Pagar Alam ini berarti ada penambahan pasukan untuk melayani masyarakat.

    “Sehingga dengan penambahan ini diharapkan kepada Pemerintah Kota Pagar Alam, dalam hal ini dibawah kepemimpinan bapak Wali Kota Ludi Oliansyah dan ibu Wakil Wali Kota Hj. Bertha, bisa meningkatkan indeks kepuasan masyarakat dalam hal pelayanan publik,” imbuhnya. (ANA)