Category: Ogan Komering Ilir

  • Dua Kadidat Bersaing di Pilkada OKI, Muri Vs JADI

    Dua Kadidat Bersaing di Pilkada OKI, Muri Vs JADI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menetapkan batas akhir pendaftaran kandidat yang ingin maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, hingga Kamis (30/8/2024), pukul 23.59 WIB.

    Hal tersebut disampaikan Ketua KPU OKI, Muhammad Irsan. Pada hari terakhir pendaftaran, pihaknya kedatangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muchendi Mahzarekki-Supriyanto atau Muri. Sehari sebelumnya, pasangan Dja’far Shodiq-Abdiyanto Fikri (JADI) sudah terlebih dahulu mendaftarkan diri.

    Didampingi Komisioner dan Sekretaris KPU OKI, Irsan menjelaskan, untuk pemeriksaan kesehatan bagi pasangan Muri dijadwalkan pada Sabtu, 31 Agustus 2024, atau berselang satu hari usai mendaftar di KPU.

    “Atau hari ketiga terhitung dari mendaftar, karena kita melihat jangan sampai nanti yang bersangkutan kelelahan, hingga saat pemeriksaan terkendala,” ucap Irsan.

    Untuk hari ini, jelas Irsan, pasangan Dja’far Shodiq-Abdiyanto akan melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUP Moehammad Hoesin. Keesokan harinya, baru pasangan Muchendi-Supriyanto.

    “Jika tidak ada lagi yang mendaftar hingga pukul 23.59 WIB, artinya untuk Kabupaten OKI hanya 2 pasangan calon,” tegas Irsan.

    Untuk pemeriksaan berkas paslon, lanjut Irsan, pihaknya selaku penyelenggara tentu akan memverifikasi. Tapi apabila ada informasi yang kira-kira janggal, baik itu berupa Ijazah atau lainnya, mohon informasikan ke KPU OKI.

    “Dari hasil verifikasi atau pemeriksaan sementara, bahwa kedua pasangan calon ini berkasnya dinyatakan ada dan lengkap,” ungkap Irsan. (ANA)

  • Pilkada OKI, Ribuan Massa Padati Deklarasi Pasangan JADI

    Pilkada OKI, Ribuan Massa Padati Deklarasi Pasangan JADI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Ribuan massa tergabung dalam tim pendukung dan pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, HM. Dja’far Shodiq-Abdiyanto (JADI), untuk dapat menjadi pemimpin OKI periode 2025-2030.

    Terlihat di lapangan 7 partai pengusung Pasangan JADI (Dja’far – Abdi) baik partai parlemen dan non parlemen yakni Partai PKB, PDI Perjuangan, Hanura, Partai Umat, PKN dan Gelora. Dimana masa pasangan JADI berdatangan dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten OKI, Rabu (28/8/2024).

    Meski panas terik ribuan masa tetap setiap dan semangat berdiri di depan panggung utama serta sebagian masa pun berteduh dibawah tenda yang berada disamping kiri kanan panggung hiburan.

    Adapun ribuan masa yang memadati deklarasi pasangan JADI ini dipusatkan di lapangan Segitiga Emas Kecamatan Kayuagung OKI.

    Kemeriahan acara deklarasi pasangan JADI dihibur oleh artis ibukota Alida Primadona yang memberi nuasa semangat kepada masa yang memadati lapangan segitiga emas kayuagung.

    Tampak antusias ribuan masa tadi ingin langsung mendengar beberapa orasi politik yang disampaikan oleh kedua pasangan itu dan masa pun meneriaki keduanya dapat terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati OKI untuk dapat memimpin OKI 5 tahun kedepan.

    Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan HM. Giri Ramanda N Kiemas melalui Bendahara PDI Perjuangan Sumsel I Made Indrawan yang juga Caleg DPRD Sumsel terpilih mengatakan, bahwa PDI Perjuangan sangat mendukung kedua pasangan ini untuk dapat terpilih menjadi Bupati OKI untuk periode 2025 – 2030 secara konsisten

    Lanjutnya, untuk kedua pasangan ini bukanlah pasangan yang kaleng – kaleng dan telah teruji, dimana keduanya dari bawah atau mulai karirnya sebgai kepala desa, anggota DPRD OKI serta sangat mengerti orang bawah atau petani tidak perlu diragukan lagi.

    “Serta kami sangat mendukung pemekaran di OKI baik pantai timur dan lintas timur,” tegasnya.

    Sejumlah Pimpinan Partai Pengusung dan pendukung Hanura, PBB, Partai Umat, PKN dan Gelora menyampaikan bahwa pasangan jadi harus menang dan dapat menjadi Bupati OKI.

    Calon Bupati dan Wakil Bupati OKI HM. Dja’far Shodiq – Abdiyanto Fikri dalam orasinya, pasangan JADI meminta dukungan serta pilihannya kepada seluruh pendukung, relawan, simpatisan serta masyarakat OKI, sehingga pasangan ini untuk dapat memimpin Kabupaten OKI 5 tahun kedepan.

    Sambungnya, khususnya untuk anak petani jangan takut jadi anak petani, angkatlah petani lebih tinggi dan menjadi petani berdasi. Maka kepada seluruh masyarakat OKI untuk dapat memilih dan memberikan amanahnya kepada kami.

    “Saya dan pak abdiyanto sangat paham de keadaan OKI dan berikan kami kepercayaan untuk dapat memajukan OKI serta untuk perubahan OKI,” kata mereka secara kompak. (ANA)

  • KPU OKI Targetkan Partisipasi Pemilih Capai 80 Persen di Pilkada 2024

    KPU OKI Targetkan Partisipasi Pemilih Capai 80 Persen di Pilkada 2024

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menargetkan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini, mencapai angka diatas 80 persen.

    Hal ini diungkapkan Ketua KPU OKI, Muhammad Irsan, saat diwawancarai usai menggelar kegiatan jalan sehat menuju Pilkada serentak tahun 2024, di lapangan Segitiga Emas Kayuagung, Jumat (16/8/2024).

    Kegiatan jalan sehat ini, kata Irsan, merupakan salah satu bentuk sosialisasi dan upaya KPU terhadap masyarakat, agar berpartisipasi menyalurkan hak suaranya pada Pilkada serentak di OKI.

    “Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya sebatas disini saja, nanti akan ada sosialisasi berikutnya,” kata Irsan.

    Sementara itu, Pj Sekda OKI, Muhammad Refly mengatakan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara pemerintah dengan KPU sebagai penyelenggara Pemilu, dalam rangka mensosialisasikan rangkaian dan tahapan proses menuju Pilkada serentak dengan berbagai kegiatan.

    “Seperti halnya dalam kegiatan hari ini, yakni jalan sehat menuju Pilkada serentak di Kabupaten OKI,” jelasnya.

    Pj. Sekda berpesan kepada seluruh masyarakat OKI untuk dapat menyempatkan diri datang ke TPS dengan menyalurkan hak suaranya pada Pilkada serentak yang akan digelar pada tanggal 27 November 2024 mendatang. (ANA)

  • Ratusan Pelajar di OKI Ramaikan Lomba Gerak Jalan dengan Kostum Unik

    Ratusan Pelajar di OKI Ramaikan Lomba Gerak Jalan dengan Kostum Unik

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menggelar lomba gerak jalan tingkat SD dan SMP, dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 79 dan diikuti 124 Kelompok peserta dari tingkat SD sampai SMP se-Kabupaten OKI, Senin (12/8/2024). Pembukaan lomba gerak jalan Start di Dinas Sosial  Sampai finish dilapangan Hatta Kayuagung Kabupaten OKI.

    Kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian kegiatan perayaan HUT RI dan bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta semangat nasionalisme di kalangan generasi tingkat SD dan SMP.

    “Karena di dalam perlombaan akan tersirat jiwa yang kompetitif, baik antar regu dan maupun pribadi,” kata Pj. Bupati OKI, Asmar Wijaya, melalui Asisten Bagian Pengembangan Ekonomi, H.M. Lubis.

    “Saya harap perlombaan ini dilaksanakan dengan jiwa yang sehat dan penuh kebersamaan, saling menjaga kekompakan dan  ketertiban,” ungkapnya.

    Dia mengajak para generasi penerus bangsa yang ada di Kabupaten OKI untuk terus mengekspresikan diri menuju Indonesia Emas di Tahun 2045, baik dalam perjuangan maupun pembangunan.

    “Generasi penerus bangsa harus memiliki budi pekerti luhur dan berdedikasi serta memiliki pengabdian jiwa yang tinggi selaras dengan tema HUT Kemerdekaan RI ke 79, yaitu Nusantara Baru Indonesia Maju,” terangnya. (ANA)

  • Kejari OKI Musnahkan Barang Bukti 117 Berkas Perkara

    Kejari OKI Musnahkan Barang Bukti 117 Berkas Perkara

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) disaksikan Pj Bupati, Asmar Wijaya, melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht) periode Januari-Juli 2024, di Halaman Kantor Kejari OKI, Selasa (6/8/2024).

    Kajari OKI Hendri Hanafi, menjelaskan bahwa barang-barang bukti tersebut berasal dari berbagai macam tindak pidana umum yang berjumlah 117 berkas perkara. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut terdiri dari jenis barang bukti Narkotika, Senjata Api, Senjata Tajam, Pakaian, dan lainnya.

    “Hari ini kita memusnahkan barang bukti 57 Berkas Perkara Narkotika terdiri dari sabu-sabu 70 bungkus paket kecil dengan berat total sebanyak 310 gram, Extacy sebanyak 52 butir (10 gram), Ganja sebanyak 40 gram. Kemudian barang bukti Senjata Api yang berasal dari 4 Berkas Perkara, dengan jumlah  Senjata Api sebanyak 5 pucuk senjata api dan 9 butir amunisi aktif, anak peluru 4 butir dan 4 butir selongsong. Kemudian barang bukti Senjata Tajam berasal dari 9 berkas perkara dengan jumlah 14 Senjata Tajam jenis pisau garpu dan parang. Terakhir barang bukti Pakaian berasal dari 47 Berkas Perkara,” jelas Hendri.

    Pemusnahannya dengan cara diblender dan dicampur air kemudian dibuang ke toilet untuk Barang Bukti Narkotika, dipotong dengan mesin gerinda untuk barang bukti Senjata Api dan Senjata Tajam, serta untuk Barang Bukti Pakaian, dll dimusnahkan dengan cara dibakar.

    Kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan tugas Penuntut Umum untuk melaksanakan eksekusi terhadap Putusan Pengadilan sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 270 KUHAP yaitu melaksanakan tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang Pidana Umum sebagaimana yang diamatkan pada pasal 30 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

    Kajari OKI Hendri Hanafi, juga menyampaikan tujuan pemusnahan barang bukti agar tidak hilang dari tempat penyimpanan maupun tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

    “Dengan adanya Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti yang telah mempunyai Kekuatan Hukum Tetap (Inkracht) diharapkan tingkat kejahatan akan berkurang dan barang bukti tersebut tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab sehingga keadaan dan situasi di wilayah hukum Kejari OKI menjadi aman, tentram dan kondusif,” kata Hendri.

    Sementara itu, Pj Bupati OKI Asmar Wijaya, mengatakan kegiatan ini merupakan bukti komitmen kejari dan pemerintah dalam upaya penegakan hukum di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

    “Kegiatan ini merupakan bukti komitmen dan kolaborasi kita menjadi kebaikan dan kekuatan untuk memberantas tindak kejahatan yang ada, tentunya kami berharap kita dapat meminimalisir kejahatan bahkan tidak akan ada lagi tindak kejahatan dan tindak pidana di Kabupaten OKI,” kata Asmar. (ANA)

  • Datangi Wilayah Rawan Karhutla, Kapolda Tekankan Pentingnya Kesadaran dan Sinergi

    Datangi Wilayah Rawan Karhutla, Kapolda Tekankan Pentingnya Kesadaran dan Sinergi

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Upaya mitigasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), menjadi perhatian khusus Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen A Rachmad Wibowo. Setelah memberangkatkan ratusan personel dan peralatan, pucuk pimpinan Polda tersebut melakukan asistensi ke daerah rawan Karhutla.

    Sabtu (3/8/2024), Irjen A Rachmad Wibowo melakukan asistensi dan mendatangi wilayah kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Ini merupakan wilayah yang di tahun sebelumnya menjadi daerah terluas terjadinya Karhutla.

    Kehadiran Kapolda Sumsel turut didampingi beberapa pejabat utama (PJU), di antaranya Irwasda Kombes Feri Handoko Soenarko, Karo Ops Kombes M Anis Prasetyo, Dirintelkam Kombes Hadi Wiyono, Dirreskrimsus Kombes Bagus Suropratomo Oktobrianto, Dirbinmas Kombes Sofyan Hidayat serta Dansat Brimob Kombes Susnadi.

    Kapolda Sumsel menggelar pertemuan dengan Camat dan jajaran pemerintahan di Kecamatan Tulung Selapan setelah sebelumnya, meninjau kesiapan peralatan penanggulangan Karhutla untuk memastikan semua peralatan dalam kondisi siap pakai.

    Dihadapan masyarakat, stakeholder serta relawan yang hadir di aula kantor Camat Tulung Selapan, Kapolda mengatakan perlunya sinergitas dan kebersamaan dalam menyikapi permasalahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Tulung Selatan.

    “Seluruh elemen, termasuk Instansi yang ada di sini, dan juga masyarakat peduli api di Tulung Selatan, agar saling berkoordinasi dan bekerjasama yang baik dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla. Terjadi kebakaran segera ‘keroyok’ ramai-ramai padamkan sebelum apinya membesar,” tegasnya.

    Dirinya mengharapkan pihak swasta/perusahaan di wilayah Kecamatan Tulung Selapan menjaga wilayah perusahaan, sehingga tidak terjadi Karhutla dan berperan aktif melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan.

    “Dengan sarana dan prasarana peralatan yang dimiliki pihak swasta, saya berharap aktif membantu kita memadamkan Karhutla yang terjadi di wilayah Tulung Selapan ini,” tandasnya.

    Mantan Kapolda Jambi tersebut mengingatkan pentingnya sarana pendukung, seperti halnya sekat kanal dan embung sebagai penampung air yang mutlak diperlukan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Termasuk penyediaan peralatan pemadam kebakaran yang memadai serta petugas pemadam yang terlatih.

    Kapolda menegaskan dalam hal penegakan hukum, dirinya telah menginstruksikan jajaran untuk memproses dengan tegas terhadap setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

    “Tidak ada toleransi bagi mereka yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan, saya atensikan betul ini kepada Dirkrimsus, para Kapolres serta para penyidik,” tegasnya.

    Kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak dalam menghadapi ancaman karhutla, mutlak diperlukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan masyarakat.

    “Pencegahan Karhutla adalah tanggungjawab kita bersama. Mari intensifkan koordinasi dan kematangan kesiapan kita dalam menghadapi musim kemarau. Kerjasama yang solid antara pemerintah daerah, instansi terkait, perusahaan perkebunan, dan masyarakat. Sinergi ini sangat penting untuk mencegah dan menangani karhutla secara efektif,” ujarnya.

    “Dengan kerjasama yang baik dan langkah-langkah antisipasi yang tepat, saya yakin kita dapat mengurangi risiko dan dampak karhutla di Sumatera Selatan. Mari kita jaga dan lindungi lingkungan kita demi masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

    Hadir pada kegiatan asistensi tersebut, Kapolres OKI AKBP Hendrawan Susanto, Wakapolres OKI Kompol Faisal Pangihutan Manalu, Camat Tulung Selapan M Soleh, Sekretaris BPBD Oki Nova Triyusanto, unsur ripika Kecamatan Tulung Selapan dan Kecamatan Simpang Padang. (ANA)

  • KPU Sosialisasi Tahapan Pilkada OKI, Ini Jadwalnya

    KPU Sosialisasi Tahapan Pilkada OKI, Ini Jadwalnya

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 sebentar lagi dilaksanakan. Ini akan menjadi Pilkada serentak terbesar sepanjang sejarah Pemilu di Indonesia dan tentunya akan menjadi perhatian dunia.

    Dalam pelaksanaannya Pemerintah Kabupaten OKI berkomitmen mendukung secara penuh agar Pilkada serentak 2024 dapat berjalan sukses dan lancar.

    “Pelaksanaan Pilkada serentak 2024 ini sudah semakin dekat, berbagai persiapan sudah kita lakukan bersama. Pemerintah Kabupaten OKI berkomitmen penuh mendukung terselenggaranya Pilkada ini,” ujar Pj. Bupati OKI, Asmar Wijaya, melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Antonius Leonardo, dalam Rapat Koordinasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2024 di Aula Rapat TR Coffe Kayuagung, Kamis (1/8/2024).

    Sebagai bentuk komitmen, Antonius mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten OKI menjadi salah satu Pemerintah Daerah di Indonesia yang sudah tuntas dalam pencairkan dana hibah untuk pendanaan Pilkada 2024.

    “Pencairan Dana Hibah untuk penyelenggaraan Pilkada serentak di Kabupaten OKI sudah 100 persen tuntas kita cairkan, baik itu kepada KPU, Bawaslu, TNI dan Polri,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua KPU OKI melalui Anggota Divisi Teknis Antoni Ahyar dalam pemaparannya di hadapan para perwakilan Parpol berdasarkan PKPU No. 8 Tahun 2024 mengatakan bahwa proses pendaftaran Pasangan Calon Kepala Daerah 2024 dimulai dari pengumuman tanggal 24 s.d. 26 Agustus 2024 sampai pengumuman nomor urut pasangan calon tanggal 23 September 2024 mendatang.

    “Berdasarkan Pasal 11 Peraturan KPU Nomor 8 tahun 2024, Persyaratan Pencalonan oleh Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu untuk dapat mendaftarkan Pasangan Calon jika telah memenuhi persyaratan perolehan paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi DPRD atau 25% (dua puluh lima persen) dari akumulasi perolehan suara sah dalam Pemilu anggota DPRD di daerah yang bersangkutan,” ujar Antoni.

    Berikut Alur pendaftaran Pasangan Calon Kepala Daerah Tahunn 2024 berdasarkan Peraturan KPU No. 8 Tahun 2024:

    1. Pengumuman pendaftaran pasangan calon tanggal 24-26 Agustus 2024.

    2. Pendaftaran Pasangan Calon tanggal 27-29 Agustus 2024.

    3. Pemeriksaan Kesehatan tanggal 27 Agustus-2 September 2024

    4. Penelitian persyaratan Administrasi Calon tanggal 29 Agustus-4 September 2024.

    5. Pemberitahuan Hasil Penelitian Persyaratan Administrasi Calon tanggal 5-6 September 2024.

    6. Perbaikan dan Penyerahan Perbaikan Persyaratan Administrasi Calon dan Pengajuan Calon Pengganti tanggal 6-8 September 2024.

    7. Penelitian Perbaikan Persyaratan Administrasi Calon dan Penelitian Dokumen syarat calon Pengganti tanggal 6-14 September 2024.

    8. Pemberitahuan dan pengumuman hasil Penelitian Persyaratan Administrasi Calon tanggal 13-14 September 2024.

    9. Masukan dan Tanggapan Masyarakat terhadap Keabsahan Persyaratan Pasangan Calon tanggal 15-18 September 2024

    10. Klarifikasi atas Masukan dan Tanggapan Masyarakat terhadap Keabsahan Persyaratan Pasangan Calon tanggal 15-21 September 2024

    11. Penetapan Pasangan Calon tanggal 22 September 2024

    12. Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon tanggal 23 September 2024.

  • Pusaran Dugaan Korupsi di Jantung Pelayanan Kesehatan

    Pusaran Dugaan Korupsi di Jantung Pelayanan Kesehatan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Puskesmas Pampangan, yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kini terjerumus dalam pusaran dugaan korupsi yang menggemparkan.

    Salim Kosim, pengamat kebijakan publik dari Pusat Riset Kebijakan dan Pelayanan Masyarakat (PRISMA), tidak segan menuding adanya praktik culas di balik pengelolaan keuangan yang tidak transparan.

    Sorotan tajam mengarah pada anggaran fantastis yang dialokasikan untuk Puskesmas Pampangan pada tahun 2024. Angka-angka yang tertera dalam laporan keuangan menimbulkan tanda tanya besar bagi publik. Bagaimana mungkin sebuah puskesmas di daerah membutuhkan anggaran sebesar itu?

    Salah satu pos anggaran yang paling mencurigakan adalah belanja makan-minum rapat internal. Angka Rp 172 juta untuk delapan kali rapat jelas tak masuk akal. “Ini bukan rapat, tapi pesta pora yang dibiayai uang rakyat!” seru Salim.

    Tak hanya anggaran makan-minum rapat, pengadaan barang dan jasa di Puskesmas Pampangan juga menjadi sorotan. Proyek-proyek yang tidak jelas peruntukannya dan terkesan “siluman” ini diduga menjadi bancakan bagi segelintir oknum yang memanfaatkan jabatannya untuk memperkaya diri.

    “Proyek-proyek siluman ini menjadi lahan basah bagi para koruptor,” tuding Salim.

    Ia menduga bahwa ada permainan kotor dalam proses pengadaan barang dan jasa, mulai dari mark-up harga hingga praktik suap-menyuap.

    Salim Kosim juga menyoroti rendahnya tingkat transparansi dalam pengelolaan keuangan Puskesmas Pampangan. Informasi mengenai anggaran dan penggunaannya sulit diakses oleh publik, sehingga menimbulkan kecurigaan akan adanya praktik korupsi yang disembunyikan.

    “Transparansi adalah kunci untuk mencegah korupsi,” tegas Salim.

    Ia mendesak pihak Puskesmas Pampangan untuk membuka akses informasi mengenai anggaran dan penggunaannya kepada publik agar dapat diawasi secara ketat.

    Dugaan korupsi di Puskesmas Pampangan bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mengancam kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dana yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dan membeli obat-obatan justru diduga diselewengkan untuk kepentingan pribadi.

    “Korupsi di sektor kesehatan adalah kejahatan kemanusiaan,” ujar Salim.

    Ia khawatir bahwa praktik korupsi ini akan berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Pampangan, sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan akan menjadi korban.

    Publik menuntut tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di Puskesmas Pampangan.

    “Jangan biarkan uang rakyat terus dijarah oleh para koruptor yang rakus!,” desak Salim.

    Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa korupsi masih menjadi masalah serius di Indonesia, termasuk di sektor kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat untuk memberantas korupsi dan menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.

    Sementara itu Kepala Puskesmas Pampangan OKI , Kartubi, saat dihubungi media ini, melalui telepon seluler hanya berdering, namun tidak diangkat. Ada dugaan memang disengaja tidak diangkat karena untuk menutupi indikasi korupsi yang di lakukan kepala puskesmas tersebut.

  • Target Indeks Pembangunan Statistik Meningkat

    Target Indeks Pembangunan Statistik Meningkat

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) di wilayah ini meningkat. Upaya ini dalam rangka mendukung program satu data indonesia (SDI). Hal ini dibuktikan dengan diadakannya kegiatan Visitasi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2024 di Aula Ruang Rapat Bappeda OKI, Kamis (18/7/24). Kegiatan ini dihadiri Bappeda sebagai sekretariat forum data, Diskominfo sebagai wali data, DPPKB dan Dinas Kesehatan sebagai produsen data.

    Kegiatan Visitasi EPSS ini menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKI sebagai pembina data yang dikepalai oleh Ibu Anugrahani Prasetyowati, SST., M.Si dan BPS Kabupaten Banyuasin sebagai Tim Penilai Badan (TPB) yang diketuai oleh Linda Rosdiana, S.Si, dengan harapan agar Indeks Pembangunan Statistik Kabupaten OKI semakin meningkat

    Kegiatan EPSS ini merupakan salah satu rangkaian dari kebijakan Satu Data Indonesia, untuk mengukur sampai sejauh mana pembangunan data di masing-masing Perangkat Daerah / Sektoral.

    Penilaian EPSS ini meliputi berbagai aspek, seperti pemenuhan bukti dukung di 5 domain, yaitu prinsip SDI, kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan statistik, dan sistem statistik nasional (SSN). Tim Penilai Badan (TPB) dari BPS Kabupaten Banyuasin melakukan penilaian secara menyeluruh dan memberikan masukan dan saran untuk perbaikan.

    Menurut Linda Rosdiana, S.Si selaku Ketua TPB dari BPS Banyuasin bersama Febrina Dwi Rahayu, S.Stat dan Lukman Huq Mahmuda Siregar, S.Tr.Stat selaku anggota tim yang menilai Hasil dari Penilaian mandiri dari Tim Penilai Internal (TPI) Kabupaten OKI, bahwa setelah dilakukan penilaian secara interviu untuk kelengkapan dan eviden yang disampaikan kepada TPB sudah cukup baik dan lengkap sehingga nilai IPS Kabupaten OKI dapat meningkat di tahun 2024

    Dalam kegiatan EPSS tahun 2024 ini, OPD yang menjadi sampel penilaian adalah Dinas PPKB dan Dinas Kesehatan. Diharapkan dengan pelaksanaan Penilaian EPSS ini, Kabupaten OKI dapat terus meningkatkan kualitas data statistiknya di setiap Perangkat Daerah (Produsen Data) dan menjadikannya sebagai salah satu pilar utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkualitas.

  • Jelang Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari OKI Gelar Aksi Sosial Bedah Rumah

    Jelang Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari OKI Gelar Aksi Sosial Bedah Rumah

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Menjelang puncak peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 tahun 2024, Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir menggelar beberapa rangkaian acara bakti sosial, diantaranya adalah program Bedah Rumah bagi warga yang membutuhkan.

    Rita Lisnawati dan keluarga, Warga Desa Celikah Kec. Kayuagung menjadi penerima bantuan bedah rumah dari Kejari OKI tersebut. Rumah keluarga Rita menjadi sasaran penerima bantuan karena masuk dalam kategori tidak layak huni dan sudah memprihatinkan

    “Kegiatan bedah rumah ini merupakan bentuk cinta kasih kami Korps Adhyaksa kepada masyarakat dalam rangka peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 64. Dengan harapan dapat membantu keluarga yang membutuhkan sehingga dapat lebih sejahtera ke depan.,” ungkapnya, Kajari OKI Hendri Hanafi, SH, MH dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama bedah rumah kejari OKI di Desa Celikah Kayuagung, Rabu (17/7/2024)

    Hendri berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi membantu Kejaksaan Negeri OKI sehingga acara bedah rumah ini dapat terselenggara dengan baik

    “Insya Allah jika kita punya niat baik dan tulus, pasti akan Allah permudah jalannya. Mudah-mudahan semua pihak yang terlibat membantu pelaksanaan acara ini mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. Dan mudah-mudahan bantuan bedah rumah ini dapat bermanfaat Bagi Ibu Lisnawati sekeluarga” Sambung Hendri

    Hendri juga mengatakan selain program bedah rumah, Kejari OKI juga menggelar acara bakti sosial lainnya menjelang puncak peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 yang akan diperingati tanggal 22 Juli mendatang

    “Selain program bedah rumah, Kejari OKI bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) juga mengadakan acara donor darah, santunan anak yatim, serta santunan bagi keluarga yang membutuhkan. Mudah-mudahan melalui Kegiatan yang dilakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat” Pungkas Hendri

    Sementara itu Pj Bupati OKI melalui Pj Sekda M. Refly MS, S.Sos., MM mengapresiasi langkah yang telah dilakukan Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir dalam membantu pemerintah pada program pengentasan kemiskinan

    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir kami menyampaikan Apresiasi yang tinggi kepada Kajari Ogan Komering Ilir beserta jajaran atas kinerja dan sinergi yang telah dilakukan selama ini serta atas kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat Ogan Komering Ilir., ” ucapnya Refly

    Refly juga berharap agar Korps Adhyaksa semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat Ogan Komering Ilir

    “Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 Tahun 2024, Semoga Korps Adhyaksa semakin jaya, semakin berdedikasi tinggi serta semakin dicintai oleh masyarakat., ” ungkap Refly

  • Pj Sekda OKI Tekankan Integritas, Loyalitas, dan Kerja Keras Kepada Jajaran ASN

    Pj Sekda OKI Tekankan Integritas, Loyalitas, dan Kerja Keras Kepada Jajaran ASN

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKI., M. Refly S.Sos.,MM, menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan kerja keras kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Ogan Komering Ilir (OKI). Hal ini disampaikannya dalam apel bulanan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati OKI,(17/07/24).

    Pj Sekda OKI. M Refly S.Sos MM mengatakan bahwa ASN sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, memiliki tanggung jawab yang besar untuk mewujudkan visi dan misi Pemkab OKI.

    “Integritas, loyalitas, dan kerja keras merupakan kunci utama bagi ASN untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya.” Ujarnya.

    Refly mengingatkan kepada seluruh ASN untuk selalu menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.

    “ASN harus menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik karena saat ini kita masih akan memasuki tahun politik. ASN harus fokus pada tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.”Tegasnya

    Lebih lanjut dia berharap agar seluruh ASN di lingkungan Pemkab OKI dapat menjadi ASN yang berprestasi, profesional, dan berintegritas tinggi.

    “Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Ogan Komering Ilir yang lebih maju dan sejahtera.” Pungkasnya

    Di sela-sela Apel Pj Sekda OKI didampingi kepala BPJS Ketenagakerjaan Palembang Menyerahkan santunan Jaminan Kematian kepada Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang Telah dianggarkan oleh Pemda OKI.

    Adapun rincian satuan Jaminan kematian terhadap kepada Ahli waris. Sulaiman Non ASN Dinas PUPR Kabupaten OKI menerima santunan kematian sebesar Rp42.000.000. Brohim Perangkat Desa Seritanjung OKI menerima santunan kematian sebesar Rp42.000.000 dan beasiswa untuk 2 orang anak dengan total Rp145.000.000, sehingga total santunan yang diterima adalah Rp187.000.000

  • Pj Bupati OKI Raih Penghargaan Bergengsi ‘Lencana Bakti Inovasi Desa’ dari Kemendes

    Pj Bupati OKI Raih Penghargaan Bergengsi ‘Lencana Bakti Inovasi Desa’ dari Kemendes

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dalam puncak acara Gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) Nusantara XXV di Mataram, Nusa Tenggara Barat (15/07/24), Pj Bupati OKI. Ir. Asmar Wijaya, M.Si. Dianugerahi penghargaan Lencana Bakti Inovasi Desa oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI. Prof. Dr. (HC) Abdul Halim Iskandar, M.Pd.

    Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kerja keras Pj Bupati OKI dalam membina pengembangan teknologi tepat guna (TTG) dan inovasi desa untuk mendorong Indeks Desa Membangun (IDM) di Ogan Komering Ilir.

    Penghargaan ini menurut Pj. Bupati Asmar merupakan hasil kerja keras dan dedikasi bersama seluruh elemen masyarakat terutama masyarakat desa di Kabupaten OKI.

    “Berbagai program dan kebijakan strategis telah diluncurkan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat desa dalam menciptakan solusi-solusi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal.” Ungkap Asmar

    Kepala Dinas PMD Kabupaten OKI, Arie Mulawarman menjelaskan, Teknologi Tepat Guna bagian dari upaya meningkat Indeks Desa Membangun (IDM)

    “Penilaiannya diukur dari 80 indikator, antara lain infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, penanggulangan bencana, dan lain sebagainya. Ketika desa-desa kita meningkatkan pembangunan, di sektor tersebut IDM nya meningkat,” jelas Arie.

    Arie bersyukur OKI termasuk salah satu Kabupaten yang peningkatan IDM nya cukup signifikan tiap tahunnya.

    Dirinya juga menilai tujuan utama dari IDM dan meningkatkan status Desa Maju dan Mandiri ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat, perekonomian yang maju, meningkatkan kesehatan, dan infrastruktur yang tertata.

    “Penghargaan ini sebenarnya menjadi bonus sebagai bukti hasil kerja keras, di sisi lain tujuan utamanya pasti untuk kesejahteraan masyarakat, ekonomi, kesehatan dan infrastruktur yang harus ditata,” tandasnya.

  • Pemkab OKI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 18

    Pemkab OKI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 18

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pj Bupati Ogan Komering Ilir Diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Antonius Leonardo, M.Si dan jajaran OPD terkait menyambut kedatangan Jamaah Haji Ogan Komering Ilir kloter 18 yang tiba pukul 17.30 WIB dari Asrama Haji Palembang, Minggu (14/07/2024) di Halaman Masjid Agung Sholihin Kayuagung. Antonius mengucapkan selamat datang kepada para tamu Allah yang tiba di tanah air dengan selamat serta menyampaikan salam dari Pj Bupati Ogan Komering Ilir.

    “Alhamdulillah, selamat datang kembali para jamaah Haji Kabupaten Ogan Komering Ilir. Selamat berkumpul kembali dengan keluarga setelah menunaikan ibadah Haji di Tanah Suci” Ujar Antonius

    Lebih lanjut ia mengajak para Haji dan Hajjah yang baru saja pulang dari tanah suci untuk berdoa bersama-sama untuk kemakmuran Kabupaten Ogan Komering Ilir

    “Mari kita doakan Kabupaten OKI tetap aman dan sejahtera, mudah-mudahan bapak dan ibu sekalian mendapatkan Haji yang mabrur serta membawa keberkahan bagi Kabupaten Ogan Komering Ilir” Lanjutnya

    Anton juga berpesan kepada para Haji dan Hajjah agar menjadi tauladan di lingkungan masing-masing, dapat mengajak masyarakat untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT

    “Haji yang mabrur hakikatnya haji yang lebih peduli pada permasalahan sosial yang ada di masyarakat, menjadi suri tauladan dalam mengajak ke dalam kebaikan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT” ajaknya.

    Terakhir Anton mengucapkan terimakasih kepada seluruh petugas Haji dan Jamaah Haji Kabupaten Ogan Komering Ilir yang telah memberikan pelayanan dan menjaga ketertiban selama ibadah Haji berlangsung di Tanah Suci

    “Kepada semua petugas haji yang telah memberikan pelayanan haji dengan baik, saya ucapkan terima kasih. Terima kasih juga kepada Jamaah Haji OKI telah menjadi jamaah haji yang tertib” Pungkasnya

  • Libatkan Media dalam Sosialisasi Partisipatif, Bawaslu OKI Mendapat Apresiasi dari Sejumlah Organisasi Pers

    Libatkan Media dalam Sosialisasi Partisipatif, Bawaslu OKI Mendapat Apresiasi dari Sejumlah Organisasi Pers

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai organisasi media atas langkahnya melibatkan media dalam sosialisasi partisipatif menjelang Pemilihan Serentak 2024. Langkah inovatif ini dianggap berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

    Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) OKI, Idham Syarief, menyatakan bahwa Bawaslu OKI telah menunjukkan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya.

    “Kami melihat Bawaslu OKI bekerja dengan sangat baik, terbuka, dan kooperatif dengan media. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa informasi yang sampai ke publik adalah informasi yang akurat dan dapat dipercaya,” kata pria yang akrab disapa Ata ini.

    Menurutnya, Langkah Bawaslu OKI yang melibatkan media dalam sosialisasi partisipatif sangat inovatif dan patut dicontoh. Ini tidak hanya meningkatkan transparansi tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pemilu.

    Senada dengan PWI, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sumsel, SMSI Kabupaten OKI, IWO OKI, IWO Indonesia, PPWI, Forwaki, SWI dan dan beberapa Jurnalis Televisi juga memberikan pujian atas inisiatif Bawaslu OKI. Mereka menekankan bahwa keterbukaan dan kolaborasi dengan media adalah kunci untuk menjaga demokrasi yang sehat dan berintegritas.

    Dengan apresiasi ini, Bawaslu OKI diharapkan terus berinovasi dalam mengembangkan metode sosialisasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pemilu yang lebih partisipatif dan transparan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Kabupaten OKI.

    Ketua Bawaslu OKI, Romi Maradona, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dukungan yang diberikan oleh berbagai organisasi pers. “Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja keras dan menjaga integritas dalam mengawasi setiap tahapan pemilu,” ujar Romi.

    Romi menambahkan, Melalui kolaborasi ini, Bawaslu OKI berharap mampu menciptakan komunikasi dua arah yang lebih dinamis dengan masyarakat, menjawab pertanyaan, dan mengatasi kekhawatiran terkait pemilu.

  • Ketua Bawaslu OKI Tegaskan Keseriusan Panwascam di Pilkada 2024

    Ketua Bawaslu OKI Tegaskan Keseriusan Panwascam di Pilkada 2024

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan giat rapat kerja teknis di Hotel 101 Palembang, dengan tema ‘Pengawasan Validasi Data Pemilih dalam Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk Pemilihan Serentak 2024. Acara ini berlangsung dari Rabu (10/7/2024) hingga Jum’at (12/7/2024).

    Kegiatan ini dibuka Ketua Bawaslu OKI, Romi Maradona, dihadiri oleh ketua dan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-kabupaten OKI.

    Dalam kesempatan tersebut, Romi menegaskan perlunya keseriusan kinerja dari semua unsur pengawasan Pemilu, khususnya koordinasi Panwascam dalam persiapan menjelang Pemilu serentak 2024.

    “Ketua, anggota, staf jangan sampai dak begawe (tidak bekerja). Kalau ada yang dak begawe kasih surat teguran,” ujarnya.

    Sebagai bentuk kedisiplinan, Romi akan memberikan surat teguran kedua apabila ada yang terlambat mengumpulkan laporan. Ia juga akan menerapkan penggunaan GPS dalam setiap kegiatan agar dapat memantau keabsahan kinerja pemantau Pemilu di Kabupaten OKI.

    Guna menjalin koordinasi yang kompak, ia menekankan bagi setiap divisi untuk membuat grup Whatsapp.

    “Saya tekankan kepada setiap divisi untuk buat grup whatsapp, P2H buat grup, PKD, PP dan Humas juga buat masing-masing. Karena kita harus kompak sebagai tim jangan sampai ada komunikasi yang terputus,” jelasnya.

    Grup Whatsapp tersebut digunakan untuk memantau efektivitas kinerja setiap divisi, mempermudah dalam berkomuniksi dan memberikan sosialisasi atau pendidikan terkait Pemilu.

    Romi turut menyampaikan kepada seluruh Panwascam agar selalu melapor apabila ada kendala di lapangan.

    “Jangan sungkan kalau ada masalah di lapangan, kami terbuka untuk menerima keluhan dari teman-teman semua. Silahkan disampaikan ke saya atau anggota Bawaslu OKI lainnya. Kita selesaikan secara internal,” tuturnya.

    Menurut Romi, segala permasalahan bisa diselesaikan apabila dikomunikasikan dengan baik dan mencari solusi bersama. (ANA)

  • Turunkan Stunting, Pengantin Baru dan Catin di OKI Diberi Pendampingan

    Turunkan Stunting, Pengantin Baru dan Catin di OKI Diberi Pendampingan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), mengadakan kegiatan orientasi pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK), dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pengukuran kepada 150 orang peserta calon pengantin dan pasangan baru menikah dari 6 Kecamatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya percepatan penanganan keluarga berisiko stunting.

    Dalam sambutannya Pj. Bupati OKI melalui asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Antonius Leonardo menyampaikan komitmen Pemkab OKI untuk mengatasi stunting yang merupakan masalah serius dengan dampak jangka panjang bagi anak-anak. Stunting dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti keterlambatan pertumbuhan fisik dan mental, serta penurunan kemampuan belajar.

    “Oleh karena itu, Pemkab OKI fokus pada upaya pencegahan stunting sejak dini, salah satunya melalui pendampingan calon pengantin dan pasangan baru menikah oleh TPK,” ujar Antonius pada acara Orientasi Pendampingan TPK Di Gedung Kesenian Kabupaten OKI, Selasa (9/7/2024).

    Lebih lanjut, Antonius menaruh harapan besar kepada para TPK untuk melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada para calon pengantin dan pasangan yang baru menikah. Diharapkan melalui upaya ini, angka stunting di Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat ditekan secara signifikan.

    “Dalam pendampingan terhadap keluarga yang berisiko yaitu pendampingan kepada calon pengantin, pendampingan pasangan baru menikah, pendampingan terhadap ibu hamil, pendampingan terhadap ibu pasca melahirkan, pendampingan terhadap ibu menyusui dan pendampingan terhadap bayi baru lahir sampai pada umur 2 tahun,” ujarnya.

    Tim Pendamping Keluarga (TPK) akan mendampingi calon pengantin dan pasangan baru menikah selama tiga bulan pertama pernikahan. Para TPK akan memberikan edukasi tentang stunting, membantu mengukur tinggi badan dan berat badan pasangan.

    Serta membantu mengurus dokumen kependudukan yang diperlukan untuk mengakses layanan kesehatan dan pendidikan bagi anak.

    “Dengan pendampingan TPK yang intensif, diharapkan calon pengantin dan pasangan baru menikah dapat lebih memahami tentang bahaya stunting dan cara pencegahannya, sehingga dapat melahirkan generasi penerus yang sehat dan bebas stunting,” jelas Perwakilan BKKBN Sumsel, Muhammad Jumliadi. (ANA)

  • Petani Jagung di OKI Mulai Panen

    Petani Jagung di OKI Mulai Panen

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Memasuki awal Juli 2024, tanaman Jagung milik Petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berangsur Panen. Tepatnya di Blok A Tanjung Lalang, Desa Mulya Guna, Kecamatan Teluk Gelam.

    Salah satu petani Jagung yang kerap disapa Mbah Min (55), ditemani istrinya Mbah Priomi (50), masyarakat Desa Jaman Tras, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI, segera menikmati hasil panen.

    Dalam kesehariannya, pasangan suami istri (Pasutri) ini harus rela menempuh jarak yang terbilang cukup jauh, yakni kurang lebih 30 kilometer ke lahan perkebunan yang mereka sewa untuk menanam Jagung, di Desa Mulya Guna, Kabupaten OKI.

    Hal itu ia ceritakan ketika disambangi di lokasi penjemuran jagung yang beberapa hari lalu mereka panen, Senin (8/7/2024).

    “Rumah tempat tinggal kami sebenarnya berada di Desa Jaman Tras, Kecamatan Lempuing Jaya. Namun berhubung didaerah sana tidak ada tempat sewa lahan untuk berkebun terpaksa  kami harus menyewa lahan milik dari tetangga teman saya di desa Mulya Guna, sebesar Rp 1.000.000 per tahun dengan luas tanah seperempat hektar,” ungkap Mbah Min.

    Namun disisi lain, Mbah Min menumpahkan curhat pilunya karena harga Jagung yang mereka panen harga jualnya lebih murah dari  beberapa bulan sebelumnya.

    “Jika dibilang harga normalnya ya Mas, masih belum mencapai di harga normal,” ungkapnya.

    “Jika harga normal biasanya bisa mencapai Rp 6.000 per kilogramnya, itu untuk harga Jagung kikil kering. Namun jika Jagung kikil basah Rp 4.000 per kilogramnya dan harga itu terakhir pada tahun lalu, di bulan November 2023,” tuturnya.

    Namun ia menceritakan ketika memasuki tahun 2024 harga Jagung kikil kering dan basah tahap demi tahap mulai mengalami penurunan harga yang sangat drastis.

    “Untuk Jagung yang kami jual saat berstatus Jagung kikil yang masih basah, dan hargamya diterima oleh pembeli Rp 2.600 per kilogramnya,” ungkapnya.

    “Namun untuk harga jual Jagung Kikil kering lebih kurang Rp 4.000,” tambah Mbah Min.

    Masih dalam perbincangan, disamping itu Mbah Min dan juga Petani Jagung lainnya sangat berharap untuk kedepannya supaya Harga jual Jagung kikil bisa lebih tinggi lagi harga jualnya.

    Karena mengingat proses perawatan menanam jagung ini cukup butuh perhatian, apa lagi lahan tempat mereka berstatus bayar sewa.

    ” Kami harap, semoga saja kedepannya pemerintah dapat lebih bijaksana dalam mengatur harga jagung kikil ini. Apalagi sekarang untuk harga Pupuk urea yang kami beli dalam satu karungnya mahal bisa mencapai tiga ratus ribu lebih  dan untuk mendapatkan pupuk subsidi juga susah,” keluhnya. (ANA)

  • Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Kejari Kawal Lewat Program Jaga Desa

    Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Kejari Kawal Lewat Program Jaga Desa

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI) kembali memperpanjang Memorandum of Understanding (MoU), Program Jaga Desa bersama para Kepala Desa se-Kabupaten OKI, seiring dengan perpanjangan masa jabatannya selama 2 tahun. Perpanjangan masa jabatan ini dikukuhkan Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya.

    Program Jaksa Garda Desa atau jaga desa ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada kepala desa agar dapat menggunakan dan mengelola dana desa dengan dengan baik dan tanpa pelanggaran.

    “Kita disini untuk memberikan pendampingan terhadap penggunaan anggaran di desa agar tidak terjadi salah sasaran dalam alokasi dan untuk kepala desa agar tidak ada yang terjerat hukum karena kelalaiannya,” tegas Kajari OKI Hendri Hanafi, pada acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kejaksaan Negeri OKI dengan 314 kepala desa se Kabupaten OKI di pendopo Rumah Dinas Bupati OKI yang baru saja dikukuhkan perpanjangan masa jabatannya menjadi 8 tahun sesuai dengan UU No 3 Tahun 2024 Tentang Desa, Kamis (4/7/2024).

    Kajari Hendri melanjutkan bahwa program yang digagas Kejaksaan republik Indonesia di bidang intelijen ini bertujuan untuk melakukan pencegahan khususnya penyalahgunaan dana desa bukan untuk melindungi kepala desa untuk melakukan pelanggaran. Melalui program jaga Desa aparatur desa dapat menyampaikan permasalahan-permasalahan untuk mencegah terjadinya kesalahan dan penyalahgunaan dana desa.

    “Oleh karena itu, hadirnya program jaga Desa melalui pengawasan dan pendampingan dapat memberikan rasa percaya diri kepada kepala desa dan perangkat desa dalam menjalankan kewenangan pengelolaan keuangan desa untuk kemajuan masyarakat desanya,” ungkapnya.

    Sementara itu Pj Bupati OKI Ir. Asmar Wijaya, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir yang telah melakukan  perpanjangan nota kesepahaman dengan seluruh Kepala Desa di OKI yang diperpanjang masa jabatannya.

    “Kami selaku Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi Kejari OKI dibawah pimpinan Bapak Hendri Hanafi, SH, MH yang telah melaksanakan program Jaga Desa ini. Tentunya kegiatan ini sangat didukung oleh Pemkab OKI dan berharap seluruh Kepala Desa dapat memanfaatkan kerjasama ini dengan baik,” jelasnya.

    Kepada para Kepala Desa yang baru saja dikukuhkan perpanjangan masa jabatannya Pj Bupati Asmar berpesan agar memanfaatkan program ini dengan maksimal agar pengelolaan dana desa tepat sasaran dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

    “Saya berharap pemerintah desa dapat melakukan pengelolaan desa yakni ADD maupun DD dengan baik, tertib administrasi, tepat sasaran, tepat guna dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat desa,” ungkap Asmar. (ANA)

  • Resmi Dikukuhkan, Masa Jabatan Kades di OKI Jadi 8 Tahun

    Resmi Dikukuhkan, Masa Jabatan Kades di OKI Jadi 8 Tahun

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Sebanyak 314 Kepala Desa di Ogan Komering Ilir (OKI), resmi dikukuhkan di Pendopo Kabupaten, Kamis (04/07/2024). Pengukuhan ini menandai dimulainya masa jabatan baru menjadi 8 tahun bagi para kepala desa yang terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak 2023.

    Dalam sambutannya, Pj Bupati OKI Asmar Wijaya menyampaikan bahwa masa jabatan kepala desa di Kabupaten OKI telah diperpanjang dari 6 tahun menjadi 8 tahun. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

    “Perpanjangan masa jabatan ini diharapkan dapat memberikan waktu yang lebih lama bagi para kepala desa untuk melaksanakan program-program pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Asmar.

    Lebih lanjut, Pj Bupati OKI Asmar Wijaya juga meminta para kepala desa untuk bersinergi dengan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan tokoh masyarakat, dalam menjalankan tugasnya.

    “Kepala desa sebagai penyelenggara pemerintah desa, pelaksana pembangunan desa, pembina kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa serta menjadi ujung tombak pemerintahan tingkat desa, menjadi pengayom serta menjadi orang yang bijaksana di desanya. Saya yakin dengan sinergi dan kerjasama yang baik, desa-desa di Kabupaten OKI akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutur Asmar.

    Pada kesempatan itu juga, dilakukan pula penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (OKI) dengan para kepala desa yang baru dikukuhkan.

    “MoU ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara aparat penegak hukum dengan desa dalam penegakan hukum dan pencegahan tindak pidana di desa,” ungkap Asmar.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten OKI, Arie Mulawarman dalam laporannya menyampaikan bahwa pengukuhan kepala desa ini merupakan salah satu tahapan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

    “Pengukuhan ini menandakan dimulainya masa jabatan baru bagi para kepala desa yang terpilih dan diharapkan mereka dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya untuk membangun dan memajukan desa masing-masing,” kata Arie.

    Arie juga menyampaikan bahwa 314 kepala desa di Kabupaten OKI dikukuhkan, DPMD Kabupaten OKI akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para kepala desa agar mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal bagi masyarakat desa. (ANA)

  • Rilis BPS: Inflasi OKI Stabil di Bawah Target Nasional

    Rilis BPS: Inflasi OKI Stabil di Bawah Target Nasional

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dibawah kepemimpinan Pj. Bupati Asmar Wijaya, terus terkendali di bawah target nasional.

    Berdasar Berita Resmi Statistik (BRS) di Kantor Bupati OKI pada Selasa, (2/7) inflasi Kabupaten OKI diangka sasaran 2.27 % secara tahun ke tahun (y-o-y) jauh di bawah nasional 2,51 % dan Provinsi Sumsel 2,48%.

    “Artinya trendnya terjaga dua bulan terakhir lebih rendah dari provinsi dan nasional,” kata Kepala BPS OKI, Anugerahani Prasetyo Wati.

    Penurunan signifikan itu jelas Hani dilihat dari trend selama 6 bulan terakhir. “Dari 4,92% pada Januari menjadi 2,27% di Juni. Ada tren penurunan signifikan hingga 2,65%,” terang dia.

    Sementara inflasi bulan ke bulan (m to m) berada pada angka 0,19%. Hani menjelaskan Penyumbang utama inflasi bulan Juni 2024 secara m-to-m antara lain kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga dengan andil 0,24%.

    “Komoditas penyumbang inflasi secara m-to-m, antara lain Bahan Bakar Rumah Tangga (0,24 %), Cabai Rawit (0,20 %), Ketimun (0,09 %), Ayam hidup (0,04 %), Cabai Merah (0,04 %), dan Daging Ayam Ras (0,03%),” terang dia.

    Hani menjelaskan pemerintah daerah perlu menjaga keseimbangan antara inflasi dan deflasi untuk stabilitas pertumbuhan ekonomi.

    “Deflasi bukan berarti baik, inflasi belum tentu juga berdampak buruk terhadap perekonomian karena jika terus terusan deflasi artinya daya beli masyarakat menurun. Itu yang dijaga” terang dia.

    Menanggapi hal itu, Pj Bupati OKI mengapresiasi capaian yang telah ditorehkan oleh tim pengendalian inflasi daerah (TPID). “Saya mengapresiasi tim inflasi daerah yang telah bekerja keras untuk mengelola inflasi dari waktu ke waktu,” tuturnya.

    Dia menekankan menekan laju inflasi di OKI bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun langkah itu perlu dilakukan, mengingat dampaknya bagi ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

    “Bukan soal laporan penilaian pj Bupati tetapi inflasi ini mempengaruhi sosial ekonomi masyarakat,” tuturnya. (ANA)

  • Pj Bupati OKI Lepas Jenazah Diky Sakti Sebelum Dimakamkan

    Pj Bupati OKI Lepas Jenazah Diky Sakti Sebelum Dimakamkan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pj. Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Asmar Wijaya, turut melepas jenazah Diky Sakti Pratama pranata, Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, sebelum dimakamkan di Kelurahan Jua-Jua, Kayuagung, Selasa (2/7/2024).

    Bersama Kajari OKI, Hendri Hanafi, Pj. Ketua TP PKK dan Ketua  Adhyaksa Dharmakarini, Pj. Bupati Asmar bertakziah dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada segenap keluarga almarhum.

    “Kami turut berbela sungkawa, beliau anak yang baik. Banyak membantu pemerintah khususnya dalam membangun citra positif pemda dalam keseharian tugasnya. Semoga keluarga dikuatkan,” ujar Asmar.

    Kepala Kejaksaan Negeri OKI, Hendri Hanafi, mengatakan Diky merupakan salah satu aset SDM di daerah.

    “Lulusan kampus terkemuka di Indonesia mau mengabdikan diri daerahnya. Padahal dia punya jejaring yang luas. Dia ini aset daerah. Tapi Tuhan berkehendak lain,” ujar Hendri.

    Sebagai bentuk perhormatan terakhir, Diky dilepas dengan Upacara Kedinasan. Bertindak sebagai inspektur upacara Asisten I Setda OKI, Antonius Leonardo, dan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan, Alexsander Bustomi. Usai upacara, almarhum dihantarkan ke peristirahatan terakhirnya oleh seluruh keluarga, rekan kerja dan sejawat.

    Dalam keterangannya Plt. Kadiskominfo OKI, Adi Yanto mengatakan sebelumnya almarhum memang dalam kondisi sakit dan sempat beberapa kali di rawat di RSMH Palembang.

    “Mulai dirawat setelah Idul Fitri lalu keluar masuk rumah sakit, melihat kondisi Diky kami tidak memberi tugas keluar kantor,” terang Adi.

    Dikatakan Adi keluarga besar Dinas Kominfo OKI merasa kehilangan salah satu anggota tim terbaiknya.

    “Sehari-hari bertugas di bidang Informasi dan Komunikasi publik, mengelola medsos Diskominfo sampai dengan mendiseminasi press rilis kepada para wartawan, kami kehilangan,” ujar Adi.

    Lulusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gajah Mada ini dikenal sebagai sosok yang baik, pekerja keras, cerdas dan ramah kepada semua orang.

    “Selalu bisa diandalkan, ringan tangan mengerjakan tugas-tugas yang diberi. Dia juga sosok yang peduli sesama rekan kerja” kenang Adi.

    Pada 30 Mei lalu Diky dilantik sebagai ASN PPPK dilingkungan Dinas Kominfo OKI. Belum lama bertugas dia dipanggil Yang Maha Kuasa. (ANA)

  • Djakpar Shodiq Beri Bantuan dan Moril untuk Korban Kebakaran di Perigi

    Djakpar Shodiq Beri Bantuan dan Moril untuk Korban Kebakaran di Perigi

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Perigi, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Sabtu malam (29/6/2024) lalu, menyisakan duka mendalam bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

    Namun, di tengah kepedihan, uluran tangan dan dukungan moril terus mengalir. Salah satunya dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) OKI, H.M. Dja’far Shodiq.

    Dja’far Shodiq, yang juga merupakan bakal calon Bupati OKI, mengunjungi lokasi kebakaran pada Senin (1/7/2024). Kedatangannya disambut haru oleh warga yang tengah berjuang bangkit dari keterpurukan.

    Dengan penuh empati, Dja’far Shodiq menyapa dan berdialog langsung dengan para korban, mendengarkan keluh kesah mereka, serta memberikan semangat dan motivasi.

    “Saya sangat prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Kelurahan Perigi. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan dan kekuatan bagi para korban untuk menghadapi cobaan ini,” ujar Dja’far Shodiq.

    Tak hanya sekadar memberikan dukungan moril, Dja’far Shodiq juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada para korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban mereka dalam menjalani masa-masa sulit pasca kebakaran.

    “Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tapi semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita. Saya juga akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan pasca kebakaran berjalan lancar dan kebutuhan dasar para korban terpenuhi,” tambahnya.

    Kehadiran Dja’far Shodiq di lokasi kebakaran mendapat sambutan hangat dari warga. Mereka merasa terbantu dan terhibur dengan perhatian yang diberikan oleh sosok pemimpin yang dikenal dekat dengan rakyat ini.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Shodiq atas bantuan dan dukungannya. Beliau tidak hanya memberikan bantuan materi, tapi juga semangat dan harapan bagi kami untuk bangkit kembali,” ujar salah seorang korban kebakaran.

    Selain memberikan bantuan kepada korban, Dja’far Shodiq juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan masyarakat kelurahan Perigi. Ia menyampaikan apresiasi atas kerjasama mereka dalam menangani musibah ini.

    “Saya salut dengan dedikasi dan semangat seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran ini. Semoga kerja keras mereka menjadi amal ibadah,” katanya.

    Kunjungan Dja’far Shodiq ke lokasi kebakaran ini menjadi bukti nyata kepeduliannya terhadap masyarakat OKI. Sebagai seorang pemimpin, ia tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kemanusiaan.

    Kehadirannya di tengah-tengah warga yang terkena musibah memberikan harapan dan semangat baru bagi mereka untuk bangkit kembali. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan para korban kebakaran dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.

    Aksi nyata H.M. Dja’far Shodiq dalam membantu korban kebakaran di Kelurahan Perigi, Kecamatan Kayuagung, OKI, menunjukkan komitmennya sebagai seorang pemimpin yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Bantuan dan dukungan moril yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka bangkit dari keterpurukan.

    Selain warga yang terkena musibah kebakaran HM. Dja’far Shodiq pun memberikan bantuan kepada masyarakat yang juga berada di lokasi kebakaran yang terlihat duduk di kursi roda saat menyambut kehadirannya.

    “Terima kasih pak, atas bantuan yang bapak berikan. Semoga bapak diberikan kesehatan dan semoga bapak jadi pemimpin OKI,” ucap ibu dari anak yang duduk di kursi roda. (ANA)

  • HUT Bhayangkara Pj Bupati Apresiasi Kinerja Polres OKI

    HUT Bhayangkara Pj Bupati Apresiasi Kinerja Polres OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI,—Pj Bupati Ogan Komering Ilir Ir. Asmar Wijaya, M.Si bersama jajaran Forkopimda Kabupaten OKI menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 78 di Halaman Kantor Bupati OKI, Senin (1/7/24). Ia berharap dalam momentum Hari Bhayangkara ini ke depan agar Polri semakin Presisi serta kehadirannya dapat memberikan rasa aman dan nyaman, serta semakin dicintai masyarakat.

    “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke 78 Tahun 2024, mari jadikan momentum peringatan ini sebagai sarana refleksi atas pengabdian yang telah dilakukan selama ini, serta merumuskan inovasi dan peningkatan dalam melayani masyarakat” Ujar Asmar.

    Asmar juga mengajak segenap insan Bhayangkara untuk semakin meningkatkan sinergisitasnya bersama dengan Pemerintah Daerah serta masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang aman dan damai.

    “Teruslah mengayomi dan melindungi rakyat Indonesia dan menjadi Polri yang Presisi, profesional dan berintegritas. Semoga semua pengorbanan yang tulus dan ikhlas dapat bermanfaat bagi kejayaan bangsa dan negara serta bernilai ibadah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa” Pungkas Asmar.

    Sementara itu Kapolres OKI AKBP. Hendrawan Susanto, SH., S.IK dalam sambutannya berterimakasih kepada segenap jajaran Pemerintah, Forkopimda dan masyarakat yang telah mendukung tugas-tugas yang diemban oleh Polri.

    “Terimakasih kepada Pemerintah, Forkopimda serta masyarakat yang senantiasa mendukung tugas-tugas dari Polri. Polri akan selalu berkomitmen menjadi pengayom dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami ingin selalu dekat dengan masyarakat, kami ingin berbaur dengan masyarakat sehingga cita-cita Kamtibmas dapat terwujud” Ujar AKBP Hendrawan.

    Hendra juga menghimbau kepada para jajarannya agar selalu taat kepada Tuhan yang Maha Esa dan Sumpah Tribrata sebagai abdi utama bagi nusa dan bangsa

    “Polri dituntut menjadi manusia terbaik, saya meminta kepada seluruh personel untuk senantiasa menjadi tauladan dan contoh di tengah masyarakat sesuai dengan etika dan disiplin yang harus kita pegang teguh, kita harus mengesampingkan kepentingan pribadi dan mengutamakan kepentingan masyarakat” Pungkas Kapolres Hendrawan.

  • Dua Buah Rumah, milik warga Kelurahan Perigi, Kabupaten OKI Habis dilahap Sijago Merah 

    Dua Buah Rumah, milik warga Kelurahan Perigi, Kabupaten OKI Habis dilahap Sijago Merah 

    SUARAPUBLIK.ID, OKI — Naas peristiwa yang harus dialami 2 keluarga warga Kelurahan Perigi, Lingkungan 04, Rt.03. Rw.02, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Karena Rumah kesayangan tempat tinggal milik mereka habis dilahap keganasan sijago merah. Sabtu (29/06/24). Sekira pukul 23.00 Wib malam

    Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten OKI,. M. Yusuf menyampaikan, pihaknya pada saat kejadian telah mendapat laporan dari salah satu warga melalui Via telepon ke posko Damkar pukul 23.14 Wib bahwasanya telah terjadi kebakaran rumah milik warga di Kelurahan Perigi.

    “Informasi awal dari warga Kelurahan Perigi menelpon ke Posko Damkar bahwa terjadi kebakaran pada pukul 23.14 WIB. Mendapatkan informasi tersebut Tim segera berkemas dan langsung menuju ke lokasi kejadian. Alhamdulillah api bisa dipadamkan pada pukul 01.30 WIB dini hari,”ungkap, Yusuf

    Belum diketahui pasti kronologis kebakaran, pihaknya belum mengetahui api berasal dari mana. Namun berdasarkan informasi yang didapat, yang pasti dari salah satu rumah tiba-tiba muncul api dalam keadaan besar hingga menyambar rumah disebelahnya.

    “Asal api diduga, datang dari rumah Bapak Ucik, tapi tidak diketahui apakah ini korsleting listrik atau ada dugaan lain, tiba-tiba api sudah membesar dan merambat ke rumah Bapak Zaini. Anggota Damkar berjibaku memadamkan api yang sudah membesar. Pemadaman berlangsung selama 2 jam, Alhamdulillah api dapat dikuasai dan dipadamkan,” jelasnya.

    Ia menambahkan, terkait kerugian akibat musibah kebakaran itu, pihaknya belum dapat menaksir kerugiannya. Sementara, dapat dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    “ Dalam kejadian Kebakaran tersebut, Alhamdulillah tidak ad korban jiwa. Dan untuk sementara jumlah kerugian belum bisa untuk ditaksirkan., ” ungkapnya

  • Maradona Ingatkan Petugas Coklit Jalankan Prosedur Dengan Baik

    Maradona Ingatkan Petugas Coklit Jalankan Prosedur Dengan Baik

    SUARAPUBLIK.ID, OKI — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengingatkan kepada petugas pantarlih untuk benar-benar melakukan tugas sesuai dengan prosedur yang ada. Jum’at (28/06/24).

    Ketua Bawaslu Kabupaten OKI, Romi Maradona menyebut, ada potensi terjadinya pelanggaran pada saat pencocokan dan penelitian (coklit).

    “Kita telah mengingatkan kepada Panwascam dan PKD jika terjadi dugaan pelanggaran agar memberikan saran perbaikan. Jika tidak diindahkan, maka akan dijadikan temuan untuk ditindaklanjuti sebagai dugaan pelanggaran,” ungkap ketua Bawaslu Kabupaten OKI, Romi Maradona

    Ia mengatakan, sejauh ini Bawaslu OKI telah menerima beberapa informasi terkait proses pencoklitan kepada calon pemilih. Bahkan pihaknya mendapatkan informasi ada petugas yang melakukan coklit hanya berbekal data dari kepala desa.

    “Kami tekankan kepada PKD untuk memastikan petugas coklit harus datang dan menemui langsung peserta Pemilu. Jangan hanya di atas meja saja, atau hanya dari hasil koordinasi dengan RT dan RW setempat saja,” ungkapnya

    Lebih lanjut ketua Bawaslu Kabupaten OKI mengatakan., “Kita akan menindaklanjuti informasi apapun terkait dugaan pelanggaran proses coklit, dan kita sudah meminta PKD untuk menuangkan di form A pengawasan.

    Selain itu, Romi juga mengingatkan kepada petugas pantarlih jangan sampai ada joki pencocokan dan penelitian (coklit) Pemilu 2024. Praktik joki coklit ini melanggar tata cara sesuai ketentuan KPU Nomor 7 Tahun 2022, bahwa proses coklit harus dilaksanakan oleh pantarlih sesuai dengan SK yang diterbitkan.

    Kata Romi, pada awal tahapan pemutakhiran data pemilih, pihaknya sudah menyampaikan surat pencegahan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kabupaten OKI. Jangan sampai ada temuan pantarlih yang melimpahkan tugasnya ke orang lain.

    “Jika ditemukan kami akan meminta KPU agar proses coklit diulang,” tegas dia.

    Romi juga mengajak kepada masyarakat untuk kritis, ketika ada orang yang mengaku pantarlih maka harus dipertanyakan terlebih dahulu, apalagi tidak menggunakan ID atau rompi pengenalnya. Dan harus memperlihatkan surat tugasnya.

    “Jika dia mengaku-ngaku seorang pantarlih tapi sebenarnya bukan, melainkan kerabat, pantarlih tersebut berisiko bisa dipidana berdasarkan Pasal 117 UU Pilkada,” ungkapnya.

  • Wantannas RI Dampingi Pemkab OKI Susun Strategi Mitigasi Karhutla

    Wantannas RI Dampingi Pemkab OKI Susun Strategi Mitigasi Karhutla

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pj Bupati OKI diwakili Pj Sekda M. Refly MS, menerima Kunjungan Kerja Tim On The Spot (OTS) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI, dalam rangka Pelaksanaan Kajian Daerah menyusun strategi kolaborasi mitigasi Karhutla untuk Penguatan Ketahanan Nasional bertempat di Ruang Rapat Bupati OKI, Kamis (27/6/2024).

    Dalam pelaksanaan kajian daerah yang dipimpin Deputi Sistem Nasional (Desisnas) Dewan Ketahanan Nasional RI, Mayjen TNI Syachrial E Siregar, menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Sumsel, dalam hal ini OKI. Baik dari segi upaya dan langkah strategis yang telah dilakukan terhadap penanganan Karhutla.

    “Pemkab OKI dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla bekerjasama dengan Forkopimda telah melaksanakan beberapa kali rapat koordinasi, dengan mangundang camat, kades, hingga pihak swasta. Masing-masing desa yang memiliki wilayah gambut yang rawan terjadi karhutla kita sudah anggarkan dana desanya khusus untuk penanganan Karhutla,” ujar Refly.

    Refly mengatakan, ada empat wilayah kecamatan yang potensi besar terjadi Karhutlah di OKI Yaitu Kecamatan Pampangan; Kecamatan Pangkalan Lampan, Kecamatan Cengal dan Kecamatan Sungai Menang.

    “Meskipun empat wilayah ini yang potensial terjadi karhutlah, namun kami juga terus menekankan wilayah lain melakukan pencegahan secara maksimal dan terencana,” terang Refly.

    Selain itu, dia menyebut Pemkab OKI telah melakukan sejumlah langkah antisipasi dengan membentuk Satgas, mendirikan posko di daerah rawan terjadinya Karhutla, sosialisasi serta menggelar apel siap siaga pasukan dan sejumlah langkah lainnya.

    Sementara itu, Deputi Sistem Nasional Wantannas RI, Mayjen TNI Syachrial E Siregar, mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Pemkab OKI dalam mitigasi dan penanggulangan bencana Karhutla.

    “OKI ini adalah salah satu Kabupaten di Sumsel yang sudah berpengalaman dalam menangani bencana Karhutla. Saya mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemkab OKI bersama dengan Forkopimda. Kami dari Wantannas RI akan terus mendukung mitigasi pencegahan bencana Karhutla di Sumsel,” ujar Mayjen Syachrial.

    Mayjen Syachrial menegaskan, bahwa hal-hal yang telah dilakukan agar terus ditingkatkan dan dijaga, kekompakan adalah hal yang utama.

    “Kita samakan persepsi bahwa bencana kebakaran hutan dan lahan ini dapat kita cegah, terus berikan edukasi kepada masyarakat agar jangan membuka lahan dengan cara membakar. Kita Harapkan bencana Karhutla ini tidak terjadi lagi ke depannya. Apabila tetap terjadi kita pun sudah siap dalam hal mitigasi dan penanggulangannya untuk penguatan ketahanan nasional,” terangnya.

    Usai melakukan Kunjungan di Kantor Bupati OKI Rombongan Dari Wantannas RI pun langsung meninjau lokasi lahan gambut yang menjadi lokasi rawan terjadinya Karhutla di kawasan perkebunan sawit PT. Tempirai Palm Resources. (ANA)

  • Raih Untung Lewat Program Kesatria, Petani OKI Panen Padi Gogo di Lahan Sawit

    Raih Untung Lewat Program Kesatria, Petani OKI Panen Padi Gogo di Lahan Sawit

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Kabar baik datang dari Petani Ogan Komering Ilir (OKI). Melalui Program Kesatria, Gapoktan Harapan Mukti Desa Gedung Rejo Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten OKI Sumatera Selatan, berhasil melakukan panen padi gogo di perkebunan sawit.

    Panen ini hasil dari inisiasi penanaman yang dilakukan Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Heru Tri Widarto, pada Maret lalu.

    Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Pujono sangat berterimakasih kepada Kementerian Pertanian khususnya Ditjen Perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Ogan Komelir Ilir, dan semua pihak yang terlibat.

    “Dengan adanya panen perdana ini kami berharap bisa menjadi percontohan untuk kelompok tani lain agar mau menanam padi gogo di sela tanaman kelapa sawit,” ujar Pujono.

    Pujono juga berharap agar pemerintah terus mendukung kegiatan ini terutama untuk pengairan pada musim kemarau dan memberikan sosialisasi bagaimana cara pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

    Selain Pujono, hadir saat pemanenan, Karsa salah satu anggota gapoktan mengungkapkan sangat puas dengan hasil panen yang diterima, masa tanam hingga panen dapat diminimalisir berkat pupuk cair hasil inovasinya. Melihat hasil panen yang memuaskan, para petani juga siap untuk melanjutkan program ini dan menyanggupi penanaman yang ke dua ditahun ini.

    “Panen padi di sela tanaman kelapa sawit ini sangat menguntungkan bagi petani, hasil panen ini sangat membantu perekonomian petani sehingga bisa mendapatkan penghasilan lebih selagi menunggu tanaman sawit menghasilkan,” ujar Karsa.

    Senada, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian, Dabuk Putih Rusnaini, sangat berharap hasil padi gogo ini bisa dipasarkan lebih luas, agar petani semakin semangat untuk menanam pagi gogo dan bisa mewujudkan swasembada pangan nasional.

    Menanggapi hal ini, Camat Mesuji Raya, Edy Wimarhum mengatakan panen kali ini seluas 4 ha dan mampu menghasilkan 10 ton padi.

    Melihat hasil yang sangat memuaskan ini, Desa Gedung Rejo menyediakan perluasan lahan seluas 25 ha yang bisa ditanami padi gogo, dimana lokasi tersebut terdapat embung sehingga bisa dilakukan pompanisasi dan pipanisasi serta sarana penampungan air.

    Pada kesempatan berbeda, Heru berpendapat, panen ini dapat terlaksana dengan sukses berkat kolaborasi dan peran aktif dari semua pihak yang terlibat.

    “Alhamdulillah berkat sinergi kita semua, panen melalui program Kesatria ini dapat berhasil tercapai dengan baik. Kementerian Pertanian mengapresiasi semua upaya dan kerja keras para petani, Dinas Provinsi maupun Dinas Kabupaten Sumatera Selatan dan Desa Gedung Rejo, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten OKI, serta pihak terkait lainnya, yang telah bersama-sama mendorong pelaksanaan Program Kesatria hingga berhasil panen ini,” ujarnya.

    Heru berharap dengan adanya panen ini dapat memotivasi atau menginspirasi kelompok tani lain agar turut serta ikut menanam padi gogo dilahan perkebunannya, serta bersama saling berkomitmen dalam gerakan tanam padi ini, agar semakin memperkuat kedaulatan pangan.

    Menurut Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Andi Nur Alam Syah, program kesatria ini salah satu langkah solutif yang strategis dalam menjawab tantangan dampak perubahan iklim dan antisipasi ketersediaan pangan nasional, karena bisa mengoptimalkan integrasi perkebunan sawit dengan padi gogo.

    Karena penanaman padi gogo dapat dilakukan selama menunggu tanaman sawit menghasilkan atau masa peremajaan sawit maupun dilahan perkebunan lainnya, sekaligus dapat menambah penghasilan pekebun tentunya. Perkebunan punya potensi luar biasa dan harus dimaksimalkan.

    Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, yang menugaskan seluruh jajaran Kementan gencarkan program Perluasan Areal Tanam atau PAT melalui pompanisasi dan mengoptimalkan tanam padi gogo di beberapa wilayah sentra pertanian termasuk di lahan perkebunan. (ANA)

  • Pemkab OKI Sigap Sambut Program Chip In Literasi Digital Kemenkominfo

    Pemkab OKI Sigap Sambut Program Chip In Literasi Digital Kemenkominfo

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) sigap menyambut program Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, berupa festival Chip in Literasi Digital yang akan dirangkai dengan peringatan Hari Jadi ke-79 Kabupaten OKI pada Oktober mendatang.

    Program yang di-launching Presiden Jokowi sejak 2021 lalu itu, diselenggarakan dalam rangka meningkatkan tingkat Literasi Digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024 menuju Indonesia #MakinCakapDigital.

    “Rangkaian acara yang akan digelar antara lain berupa talkshow literasi digital, Bazar UMKM penampilan local talent, serta penampilan band nasional sebagai bintang tamu utama sekaligus penutup jalannya festival,” ungkap Plt. Kadiskominfo OKI, Adi Yanto, pada rakor yang digelar di Kantor Bupati Kabupaten OKI, Kamis (27/6/2024).

    Agenda Chip-In Literasi Digital pada HUT OKI nanti jelas Adi menargetkan ribuan peserta dengan fokus materi terkait etika di ruang digital, cakap digital, serta aman diruang digital.

    “Sebagai bentuk keseriusan menyambut program literasi digital dari pemerintah pusat. Kita sudah melakukan persiapan sejak dini seperti mengumpulkan data peserta,” ujar dia.

    Sementara Pj. Bupati OKI melalui asisten Bidang Administrasi dan Umum Setda OKI, Nursula, mengatakan kegiatan chip in literasi digital yang bakal digelar di Kabupaten OKI perlu mendapat dukungan dari semua pihak apalagi kegiatan ini tidak membebani APBD.

    “Chip in literasi digital ini adalah kegiatan Nasional dari Kementerian Kominfo yang diadakan di seluruh Indonesia. Kita bersyukur OKI dipercaya sebagai salah satu daerah penyelenggara, selain meliterasi masyarakat juga memberi hiburan pada perayaan HUT OKI nanti,” ungkap Nursula.

    Dia meminta setiap OPD dan Kecamatan, BUMN maupun BUMD di Kabupaten OKI untuk turut berpartisifasi.

    “Seperti target pengumpulan peserta tadi perlu di bantu oleh OPD terutama camat dan kepala desa agar mensosialisasikannya kepada masyarakat,” ungkapnya. (ANA)

  • KPK Dampingi Pemkab OKI Petakan Area Rawan Korupsi

    KPK Dampingi Pemkab OKI Petakan Area Rawan Korupsi

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memberikan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), memetakan dan menghindari area rawan korupsi. Pemetaan ini sebagai upaya pencegahan korupsi di daerah.

    Program pemberantasan korupsi terintegrasi itu, terfokus pada sejumlah sektor strategis. Antara lain perencanaan, pengadaan barang dan jasa, penanaman modal dan perizinan, optimalisasi pajak, manajemen ASN, manajemen BMD, pengawasan Apip, serta tata kelola desa.

    Pertemuan antara kosupgah KPK dan sejumlah satuan perangkat kerja daerah ini berlangsung di kantor Bupati OKI, Rabu (26/6/2024).

    Koordinator Wilayah Sumatera I Supervisi dan Pencegahan KPK, Untung Wicaksono menjelaskan, selain penindakan, KPK juga melakukan pencegahan khususnya pada sejumlah sektor strategis area rawan tindak pidana korupsi.

    “Kehadiran kami di sini untuk memperbaiki, mendampingi, dan menerima konsultasi apa pun dari Pemkab OKI. Pendampingan KPK kali ini meliputi aset, pendapatan daerah, perizinan, dan pengadaan barang dan jasa,” ujar Wicaksono.

    Dia menyebut, KPK telah melihat progres atau komitmen Pemkab OKI dalam pencegahan korupsi melalui Monitoring Center For Prevention (MCP). Dalam memastikan ketepatan MCP, maka dikonfirmasikan dengan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI).

    “Ada tiga kunci dalam upaya pencegahan korupsi. Antara lain  komitmen, perubahan sistem, serta pengelolaan sumber daya manusia yang baik,” terangnya.

    Penjabat Bupati OKI, Asmar Wijaya mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang selalu aktif mendukung dan mendampingi dalam hal pencegahan korupsi. Salah satunya melalui program MCP.

    “Dengan MCP yang dikembangkan oleh KPK, bertindak sebagai tools guna mewujudkan pemerintahan baik pusat maupun daerah yang bersih, transparan dan akuntabel,” ujar Asmar.

    Dikatakannya, hasil monitoring pencegahan korupsi MCP kabupaten OKI tahun 2023 memiliki total nilai MCP 82% diatas rerata provinsi dan nasional. Angka ini lebih baik dari tahun sebelumnya 77 persen.

    “Tentunya kita terus melakukan perbaikan sehingga langkah pencegahan korupsi ini dilakukan tidak hanya sekedar pemenuhan administrasi, tetapi dapat diimplementasikan dalam rutinitas penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten OKI,” jelas dia.

    Asmar juga meminta OPD pengampu bisa melakukan tindaklanjut terkait indikator dan subindikator MCP.

    “Sehingga kita memiliki pemahaman yang sama dan dapat memenuhi target yang telah ditetapkan guna percepatan capaian MCP tahun 2024,” terangnya. (ANA)