Category: Ogan Komering Ilir

  • Mudahkan Warga, Disdukcapil OKI Gencarkan Jelades Semedi

    Mudahkan Warga, Disdukcapil OKI Gencarkan Jelades Semedi

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Luas wilayah di Kabupaten Ogan Komering Ilir adalah sebesar 19.023,47 kilometer, terluas di pulau Sumatera dan terdiri dari 18 Kecamatan dan 327 Desa/Kelurahan.

    Dengan keadaan geografi tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terus menggenjot perekaman KTP, dan layanan kependudukan, dengan melaksanakan program Jelades Semedi (Jemput Bola ke Desa Sehari Langsung Jadi).

    Seperti yang terlihat pada Rabu, 3 November 2021. Jelades Semedi dilaksanakan di Desa Penyandingan, Tanjung Batu, dan Tulung Selapan Ulu Kecamatan Tulung Selapan.

    Dalam kegiatan itu Disdukcapil OKI melakukan proses perekaman, cetak KTP-el, KK, Akta, dan KIA, langsung cetak di tempat, di Desa Cambai, Tulung Selapan.

    “Kami mendorong layanan jemput bola bagi masyarakat yang terkendala jarak dan hal teknis lainnya. Kini masyarakat, bisa mendapat layanan cukup dari rumah. Sekarang juga bisa mengakses layanan kependudukan online via aplikasi Lakon Mandira,” tutur Kepala Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Kabupaten OKI, H. Hendri.

    Menurut Hendri, JELADES KABOKI adalah program Disdukcapil yang membahagiakan masyarakat. Program ini mempermudah masyarakat yang bertempat tinggal jauh dari kantor Disdukcapil dan kantor kecamatan yang sulit sinyal, pesisir pantai, lebak dan sungai.

    “Program ini sudah berjalan selama dua tahun terakhir. Kita ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat OKI yang belum memiliki dokumen kependudukan. Semoga Program ini sangat membantu masyarakat dalam melengkapi dokumen kependudukan,” ungkapnya.

    Pelayanan Kelades Semedi juga menyasar warga berkebutuhan khusus yang sulit melakukan perekaman di kantor Dukcapil. Untuk melayani mereka, petugas harus sabar, mengarahkan gaya, hingga foto terbaik sesuai standar perekaman didapat. (dhi/mis)

  • BPPD OKI Yakin Target Pendapatan Pajak 2021 Tercapai

    BPPD OKI Yakin Target Pendapatan Pajak 2021 Tercapai

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pandemi Covid-19 menambah tantangan tercapainya target penerimaan pajak. Berbagai strategi ditempuh pemerintah daerah untuk meningkatkan ruang fiskal. Momentum perbaikan ekonomi diharapkan tetap terjaga.

    Dampaknya, pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah sepanjang tahun 2020 dan 2021 menukik tajam. Padahal selama periode 2015-2019, laju pertumbuhan ekonomi nasional rata-rata lima persen.

    Setali tiga uang dengan laju pertumbuhan ekonomi, kinerja perpajakan selama pandemi juga menurun, sejalan dengan aktivitas ekonomi nasional yang lesu. Sebab, besar atau kecilnya setoran pajak sangat bergantung dari kemampuan ekonomi, yaitu penghasilan dan daya beli pembayar pajak.

    Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Ogan Komering Ilir mencatat penerimaan pajak hingga akhir September 2021 sejumlah item sudah mencapai 100 persen bahkan over target. Terutama untuk kelompok pajak yang memang menjadi andalan setiap tahunnya. Pun demikian petugas di lapangan berjuang agar mencapai target.

    “Kalau dibilang merosot, saya rasa tidak ada yang merosot. Hanya saja ada satu yang tidak mungkin bisa mencapai target adalah pajak hiburan. Karena efek dampak covid-19 ini, sektor tersebut terdampak sangat besar, sementara sektor lain statusnya normal,” jelas Sekretaris BPPD OKI, Dina Junita Nara ST.,M.Si, Selasa (2/11/2021).

    Menurut Dina, hingga Oktober untuk pajak bumi dan bangunan sudah mencapai angka 100 persen. Sementara beberapa sektor pajak yang telah melampaui target pada akhir September 2021 di antaranya pajak hotel, pajak parkir dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

    Hingga triwulan III akhir September 2021, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten OKI yang dihasilkan dari pajak 88,58%, dan retribusi telah mencapai 41,33 persen.

    “Target pajak APBD Th. 2021 yang ditetapkan sebesar Rp58.475.700.000, untuk realisasinya mencapai diangka Rp51.797.376.210,” ungkap Dina.

    “Pajak hotel target di bulan September sudah mencapai 182,27% dr target APBD. Lalu, sektor reklame dari target Rp .662.200.000 terhitung September 2021 sebesar Rp653.315.858 atau 98,66 persen,” sambungnya.

    Ada juga, lanjut dia, pajak penerangan jalan capaiannya setara 70.06 persen dari target. Kemudian, Pajak Parkir terealisasi 205,20 persen dari target yg ditetapkan.

    Dina mengungkapkan, baik item yang disebutkan diatas, ada juga sektor-sektor lain masih terus bertambah pundi-pundi pendapatannya.

    “Kita optimis, item pajak dan retribusi lainnya akan tercapai pada perubahan APBD 2021, sehingga pendapatan tersebut bisa diperuntukkan membangun Kabupaten OKI menuju MANDIRA,” pungkasnya. (Dhi)

  • Seklik OKI, Masuk Nominasi AMH 2021

    Seklik OKI, Masuk Nominasi AMH 2021

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Sistem Integrasi Komunikasi Publik (Seklik) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering (OKI), berhasil masuk nominasi terbaik pada Anugerah Media Humas (AMH) 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI.

    Melalui surat bernomor B-370/DJIKP//IK.01.02/10/2021 Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui Direktorat  Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) mengundang para nominator pada malam penganugerahan AMH 2021 yang akan diselenggarakan pada Kamis (4/11) di Nusa Dua Bali.

    Ajang bergengsi penganugerahan atas prestasi karya humas pemerintah di seluruh Indonesia, AMH 2021 merupakan apresiasi pemerintah pusat kepada hasil kerja Humas dan Diskominfo se Indonesia terkait penanganan isu Covid-19. Sekaligus untuk menciptakan semangat kompetisi positif serta memberi peluang peningkatan kualitas kinerja humas pemerintah.

    “Inovasi Seklik ini terutama untuk meningkatkan layanan tata kelola informasi publik di masa pandemi. Agar semakin akuntabel”, ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika OKI, Alexsander Bastomi.

    Seklik merupakan platform digital layanan kerjasama diseminasi informasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI dengan perusahaan pers atau media massa.

    “Tujuannya adalah meningkatkan layanan kami kepada perusahaan pers selaku mitra dalam mendiseminasi informasi publik agar lebih efektif, efisien, dan transparan,” tambah Kepala Bidang Layanan Komunikasi Publik Diskominfo OKI, Adi Yanto.

    Media terang Adi telah menjadi mitra yang baik bagi pemerintah Kabupaten OKI dalam menangani setiap infodemi.

    “Infodemi menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya memutus penyebaran virus korona.  infodemi sudah mengglobal karena turut memperburuk situasi, disaat kita semua menghadapi corona,” terang dia

    Melalui kolaborasi dengan media massa melalui flatform Seklik terang Adi Diskominfo OKI berupaya meminimalisir infodemi, mengedukasi masyarakat serta menumbuhkan optimisme kebangkitan ekonomi.

    Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, ada 4 kategori  yang dilombakan dalam AMH 2021, Yaitu kategori Siaran Pers/Pemberitaan, Media Sosial, Website, dan kategori kategori Komunikasi Publik. Seklik Kabupaten OKI terpilih sebagai salah satu nominator terbaik pada kategori aplikasi komunikasi publik.

    AMH yang mengangkat Tema peran Humas Pemerintah “Mewujudkan Indonesia Pulih, Indonesia Maju ini” mengukur strategi komunikasi publik, kreativitas, serta etika dan estetika, Humas pemerintah jadi sebagian dari unsur yang dinilai Dewan Juri yang berasal dari praktisi media, praktisi media sosial, dan pakar teknologi informasi dan komunikasi. (Dhi)

  • Pemkab OKI Kembali Buka Program Magang ke Jepang, Cek Syaratnya di Sini !

    Pemkab OKI Kembali Buka Program Magang ke Jepang, Cek Syaratnya di Sini !

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering ilir melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten OKI, kembali membuka program magang ke Jepang bagi Pemuda dan Pemudi di Bumi Bende Seguguk.

    Program magang tersebut dapat diikuti oleh para pelamar dari lulusan SMA/SMK sederajat. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten OKI S. Sudiyanto Djakfar, S.Sos, M.Si membenarkan program magang ke Jepang tersebut.

    “Betul, untuk persyaratannya sudah ada semua di infografis yang diunggah di Instagram resmi kami, @disnakertrans_oki,” ujar Sudiyanto saat dihubungi SuaraPublik.id, Minggu (31/10/2021).

    Informasi mengenai program magang ke Jepang tersebut juga dapat dilihat di Instagram Resmi Diskominfo OKI @kominfo.oki dan @ogankomeringilirmandira.

    Berikut penjelasan selengkapnya mengenai program magang ke Jepang dari Pemkab OKI:

    Jadwal Pelaksanaan :

    1. Pendaftaran Online : 1-25 November 2021
    2. Pengumuman Seleksi : 29 November 2021 (melalui Instagram dan Facebook Disnakertrans OKI dan BLK OKI)
    3. Berkas Administrasi : 1-2 Desember 2021
    4. Pelaksanaan Magang : 13-17 Desember 2021 di Jepang

    Lokasi Seleksi: GOR Perahu Kajang Kayuagung

    Syarat Fisik:

    – Laki-laki atau perempuan
    – Tamatan SMA/SMK/D3/S1
    – Tinggi dan Berat Badan Minimal Laki-laki 160 cm berat 50 Kg. wanita tinggi 150 cm berat 40 Kg.
    – Sehat dan telah vaksinasi Covid-19
    – Tidak menggunakan Narkoba
    – Umur SMK Teknik & Perawatan minimal 18 tahun, Tamatan umum minimal 19 Tahun 6 bulan atau Maksimal 26 Tahun (saat tes)
    – Tidak bertato/bekas tato
    – Laki-laki tidak bertindik
    – Tidak pernah patah atau cacat tubuh
    – Tidak buta warna dan tidak berkaca mata
    – Gigi tidak berlubang, jika gigi seri palsu harus permanen, Gigi geraham boleh ompong.

    Syarat Administrasi :

    a. KTP, KK & Akte Kelahiran
    b. Ijazah asli SD, SLTP, SLTA
    c. Raport Asli SMA/SMK/MA
    d. SKCK
    e. Kartu Pencari Kerja
    f. Sertifikat Pelatihan/Pengalaman kerja bagi lulusan non teknik.
    g. Pas Foto 4×6 dan 3×4 masing-masing 6 lembar.
    h. Foto bersama keluarga dengan latar belakang 3R/5R sebanyak 2 lembar.
    – Di depan rumah orang tampak depan
    – Di depan rumah, jalan dan atap rumah terlihat
    i. Surat Rekomendasi RT/RW, Kelurahan/Kades
    j. Surat izin orang tua/Wali/Istri (bermaterai 10.000)
    k. Surat pernyataan bersedia mengikuti program magang (bermaterai 10.000)
    l. Surat pernyataan tidak pernah mengikuti program magang (bermaterai 10.000)

    Bagi peserta yang berminat, silakan mendaftar melalui link Pendaftaran Online berikut https://forms.gle/XgsUKVgxiTmyqS3A9

    Catatan :
    1. Program Magang ke Jepang ini tidak dipungut biaya apapun atau GRATIS
    2. Informasi selengkapnya dapat menghubungi Fadullah SP (0812 7361 520) atau Didik Prambudi (0812 71645 666)
    (*)

  • Dua Eks Ketua Ormas Resmi Ditahan, Kasus Pemerasan di Ogan Komering Ilir

    Dua Eks Ketua Ormas Resmi Ditahan, Kasus Pemerasan di Ogan Komering Ilir

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dua mantan Ketua Organisasi Masyarakat Sumsel dan OKI, berinisial FR dan RS resmi ditahan. Keduanya disangkakan dugaan kasus pemerasan terhadap Kepala Inspektorat Kabupaten OKI, Syarifudin yang terjadi di kantor Inspektorat Kabupaten OKI pada Agustus tahun lalu. Dengan barang bukti uang senilai Rp 50 juta. Keduanya ditahan tim penyidik Kejaksaan Negeri OKI.

    “Sebenarnya ada tiga tersangka, tapi yang diserahkan baru dua tersangka,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri OKI, Abdi Reza Fachlewi Junus SH MH melalui Kasi Pidana Umum, Husni Mubaroq SH MH dalam keterangan persnya.

    Menurutnya, penahanan kedua tersangka telah dilakukan sejak Rabu (27/10/2021), dan akan ditahan selama 20 hari ke depan. Dan untuk selanjutnya akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kayuagung.

    “Kami lakukan penahanan hingga (15/11) nanti di Rutan Polres OKI,” terangnya, Jumat (29/10/2021).

    Kedua disangkakan dengan tiga pasal, yaitu pemerasan (pasal 368 KUHP) dengan ancaman 9 tahun penjara, pasal 369 ancaman 4 tahun dan pasal 335 KUHP, dengan ancaman 1 tahun penjara.

    “Untuk sidang, nantinya akan digelar di Pengadilan Negeri Kayuagung,” jelasnya.

    Kasus pemerasan ini terjadi pada (12/8/2020). Penangkapan tersebut dilakukan anggota Polres OKI di Kantor Inspektorat Kabupaten OKI sekitar pukul 17.00 WIB. Kasus ini sudah bergulir setahun lalu dan keduanya baru ditahan pihak Kejari OKI.

    Seperti diberitakan, kasus ini terjadi pada bulan September tahun lalu (2020). Berkas tersangka sempat dikembalikan pihak Kejari dan diterima penyidik Polres OKI, untuk diberikan petunjuk baik formal maupun material, dengan P18 dan P19 agar segera dilengkapi.

    Terpisah, Kapolres OKI Diliyanto SH SIK MH melalui Kasatreskrim, AKP Sapta Eka Yanto MSi membenarkan penahanan kedua tersangka yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) di Inspektorat Kabupaten OKI tersebut.

    “Keduanya sudah ditahan Kejaksaan Negeri OKI karena berkasnya sudah P21,” katanya singkat. (dhi)

  • Pemkab OKI Terima Piagam dan Plakat Penghargaan WTP Kemenkeu

    Pemkab OKI Terima Piagam dan Plakat Penghargaan WTP Kemenkeu

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Usai menerima kunjungan kerja Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Wakil Bupati OKI H. M. Dja’far Shodiq didampingi Staf Ahli Bupati, Kepala BPKAD, Kepala Diskominfo dan Tim TAPD Pemkab OKI, menerima kunjungan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Palembang selaku perwakilan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, di Ruang Rapat Bupati OKI, Jum’at (29/10/21).

    Kunjungan tersebut dalam rangka penyerahan Piagam dan Plakat Apresiasi dari Kementerian Keuangan RI atas Perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Keuangan 10 kali berturut-turut, bagi Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

    Kepala KPPN Palembang Gusnadi menyampaikan ucapan selamat kepada Pemkab OKI yang telah menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK 10 kali berturut-turut.

    “Selamat dan apresiasi kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir atas capaian Opini WTP 10 kali berturut-turut dari BPK. Ini membuktikan bahwa laporan keuangan dari Pemerintah Kabupaten OKI sudah teruji sangat baik dari tahun ke tahun oleh BPK,” ujar Gusnadi.

    “Apresiasi ini kami berikan atas jerih payah Pemkab OKI dalam menyusun laporan keuangannya dengan baik sesuai dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara,” sambungnya.

    Menanggapi hal tersebut Wakil Bupati OKI H. M. Dja’far Shodiq menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Keuangan yang sudah memberikan apresiasi kepada Pemkab OKI atas capaian WTP 10 Kali berturut-turut dari BPK RI.

    “Terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, kami terus memohon arahan, bimbingan dan dukungan. Semoga Kabupaten Ogan Komering Ilir terus lebih baik lagi ke depan,” pungkas Shodiq. (Dhi)

  • Ini Profil CV Candra Kesuma, Perusahaan Rekanan Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Karet Siap Tanam

    Ini Profil CV Candra Kesuma, Perusahaan Rekanan Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Karet Siap Tanam

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Perusahaan rekanan yang turut dipanggil oleh Kejaksaan Negeri Kayuagung atas dugaan korupsi pengadaan bibit karet siap tanam, adalah CV Candra Kesuma, dan tercatat memenangkan tender atau lelang proyek Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir setiap tahun dalam kurun waktu 2019-2021. Total proyek yang dimenangkan mencapai sekitar Rp4,2 miliar lebih.

    Tidak diketahui pasti terkait bidang yang dikuasai oleh CV Candra Kesuma, namun perusahaaan ini sering mengikuti tender di Kabupaten OKI.

    Perusahaan swasta ini sejak bertahun tahun telah terlibat dalam sejumlah proyek di OKI baik tender atau non tender.

    Berdasarkan catatan sistem layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), CV Candra Kesuma sering mengikuti lelang proyek yang digelar Pemkab OKI. Meskipun tak selalu menang, hampir setiap tahun belakangan, perusahaan ini mendapatkan proyek dari Dinas. Perkebunan dan Peternakan OKI.

    Pada 2019 misalnya, perusahaan ini memenangkan proyek Benih Siap Tanam dengan harga penawaran Rp 1,882,000,000. Pada 2020, perusahaan memengkan pengadaan benih karet dalam polybag dengan penawaran Rp 1,402,500,000.

    Adapun pada 2021, CV Candra Kesuma memenangkan lelang benih karet siap tanam senilai Rp924,500,000.

    Sementara saat disambangi diruang kerjanya, Kamis (28/10/2021), Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda OKI, Niko Yudistira mengatakan, terkait pengadaan bibit tersebut dirinya akan mempelajari hal tersebut terlebih dahulu.

    Sebelumnya, penyidikan dugaan korupsi pengadaan benih siap tanam tahun 2019 di Ogan Komering Ilir (OKI), masih menjadi tunggakan Kejaksaan Negeri (Kejari) OKI. Kasus yang diperkirakan sudah naik penyidikan sejak April 2021 itu, belum menunjukkan progres positif.

    Kajari OKI Abdi Reza Fachlewi Junus, SH, MH melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Belmento, SH mengatakan, jaksa penyidik pada Kejari OKI terus mendalami kasus korupsi pengadaan benih karet siap tanam senilai 1 Miliar lebih itu.

    “Penyidik masih terus mendalami kasus ini serta melengkapi berkas perkara,” katanya, Kamis (14/10/2021) lalu.

    Menurut Belmento, pihaknya sudah melakukan panggilan dan meminta keterangan dari pihak PPK, pihak rekanan, dan pihak pengadaan guna mendapatkan bukti, menetapkan tersangka, dan menghitung berapa kerugian negaranya. Dia menegaskan semua itu saat ini masih dalam proses penyidikan.

    “Berkas ini laporannya masuk di Kejati Sumsel, kita menerima limpahan dari Kejati, kalau tanggal persisnya laporan masuk tersebut belum tau pasti karena berkas kita banyak menumpuk, ya sekira berkas masuk di bulan Aprl- Mei tahun 2021,” ungkap Belmento.

    Apabila proses ini, lanjut Belmento, berkembang dan sudah mendapatkan bukti, tersangka dan besaran kerugian negara. Kita akan segera adakan konferensi pers dengan kawan-kawan media.

    Berdasarkan data dari situs pengadaan Kabupaten OKI, pengadaan benih siap tanam ini dilakukan pada 2019 silam. Tender senilai Rp1 Miliar lebih tersebut, berasal dari dana APBN tahun 2019 dan dimenangkan oleh salah satu perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Kota Kayuagung.

    Di situs tersebut, tidak dijelaskan dimana lokasi pekerjaan diadakan. Bahkan pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI yang disambangi oleh awak media yang tergabung dalam DPD Sekber Wartawan Indonesia (SWI) OKI, juga tidak bisa memberi keterangan yang rinci terkait lokasi pekerjaan serta jumlah penerima bibit siap tanam tersebut. (dhi/mis)

  • Sumpah Pemuda, Bupati OKI Ajak Pemuda Bersatu, Bangkit dan Tumbuh

    Sumpah Pemuda, Bupati OKI Ajak Pemuda Bersatu, Bangkit dan Tumbuh

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE mengajak seluruh pemuda untuk bersatu, bangkit dan tumbuh bersama dalam menghadapi tantangan ke depan.

    “Bukan karena budaya yang sama, melainkan tekad yang sama. Suku, bahasa, warna kulit, bahkan agama yang berbeda bukan halangan untuk bersatu, bangkit dan tumbuh,” sebut Iskandar dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 Tingkat Kabupaten OKI, Kamis (28/10/2021).

    Menurut Iskandar, peringatan Hari Sumpah Pemuda adalah momentum mengingatkan kembali peristiwa besar yang terjadi 93 tahun yang lalu. Sejarah telah berhasil menyatukan seluruh pemuda indonesia dalam tiga resolusi besar yang disepakati dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia

    “93 tahun yang lalu kita semua bangsa Indonesia melalui para pemuda dan pemudi bertekad dalam tiga resolusi yang dimaklumatkan kepada dunia,” ujar Iskandar.

    Iskandar mengatakan bahwa perjuangan bangsa Indonesia dalam merebutkan kemerdekaan tidak terlepas dari peran besar para pemudanya.

    “Berkat semangat para pemuda, kita yang sebelumnya tercerai berai dapat bersatu untuk membentuk tanah air Indonesia, Bangsa Indonesia dan Bahasa Indonesia. Perjuangan para pemuda membuahkan hasil, dengan berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa pada tanggal 17 Agutus 1945 bangsa kita berhasil merdeka dari cengkaraman penjajah,” tegas Iskandar.

    Iskandar mengajak para pemuda di Kabupaten OKI agar mengisi kemerdekaan untuk memenuhi cita-cita para pendiri bangsa

    “Untuk para pemuda Ogan Komering Ilir teruslah berjuang, berkarya, berinovasi untuk memajukan Kabupaten OKI yang maju, mandiri dan sejahtera berlandaskan iman dan taqwa,” pungkasnya.

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 Tahun 2021 ini, mengambil tema Bersatu, Bangkit dan Tumbuh. Dengan arti bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa

    Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir memberikan apresiasi kepada sejumlah pemuda-pemudi berprestasi di Ogan Komering Ilir, diantaranya:
    – Dikky Sakti Pratama (Diskominfo OKI)
    – Tasya Nuralisyah (Purna Prakarya Muda Indonesia)
    – M. Alfaris Kurniawan (Mahasiswa DIV STIS)
    – Alya Deska Safira (SMAN 1 Kayuagung)
    – Arifatul Khasanah (UNS)
    – Meisya Ramlyna Putri (Polinela)
    – Calvin Ryenando (Karang Taruna Desa Pkl. Lampam)
    – Rokima Dina (USM)
    – Nadia Salvira (UNRI Fak. Kedokteran)
    – Feri Hari Sandi (Polsri)
    – Septian Triasa (Univ. Bina Darma)
    (Dhi)

  • OKI Kukuhkan Duta Literasi

    OKI Kukuhkan Duta Literasi

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pertama kalinya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memiliki duta literasi. Bupati OKI, H. Iskandar, SE Kamis, (28/10/2021) mengukuhkan M. Alki Ardhiansyah, menjadi Duta Literasi OKI tepat di hari peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober.

    Duta literasi menurut Iskandar memiliki tugas berat, yaitu menumbuhkan budaya literasi di masyarakat yang kian memudar.

    “Pesan saya untuk Duta Literasi Kabupaten Ogan Komering Ilir. Jalankan tugas dan amanah sebaik-baiknya. Mulai hari ini jadilah figur yang mampu menjadi pelopor gemar membaca. Sebab dengan membaca kita akan paham banyak hal sampai bisa menghasilkan karya yang bermanfaat bagi banyak orang,” pesan Bupati Iskandar.

    Orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini juga  mengungkapkan keprihatinannya, pada era serba digital saat ini, kegemaran masyarakat akan membaca buku kian menurun.

    “Hadirnya gadget membuat masyarakat hanyut dalam kecanggihan tekhnologi,” ujarnya.

    Iskandar juga mengatakan, kecenderungan masyarakat sekarang yang meninggalkan budaya menulis.

    “Sekarang semua serba diketik. Padahal dengan menulis itu akan membekas di sanubari,” terangnya.

    Sementara M. Alki Ardiansyah Iskandar Duta Literasi Kabupaten Ogan Komering Ilir menyebut, membaca merupakan modal bagi generasi muda untuk memenangkan kompetisi global.

    “Bangsa dengan budaya literasi tinggi menunjukkan kemampuan bangsa tersebut berkolaborasi, berpikir kritis, kreatif, komunikatif sehingga dapat memenangi persaingan global”, terang Alki sesaat setelah dikukuhkan sebagai Duta Literasi Kab. OKI.

    Alki menambahkan jika ia akan berupaya untuk memajukan literasi di OKI dengan turut memasyarakatkan minat baca.

    “Pengetahuanlah yang akan menjadi daya inovasi yang tak henti. Itu semua akan didapatkan dari membiasakan membaca”, kata Alki.

    Baginya, impian itu hanya akan jadi angan semata tanpa ada dukungan dari pihak lain untuk turut mensukseskan.

    “Kolaborasi adalah kunci. Saya sebagai Duta Literasi Kabupaten Ogan Komering Ilir mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan gerakan Ogan Komering Ilir membaca. Dengan begitu, secara otomatis akan meningkatkan tingkat Literasi di Bumi Bende Seguguk ini”, harap Alki. (Dhi)

  • Kukuhkan Pengurus Karang Taruna, Bupati OKI Kenang Keseruan Jadi Pengurus

    Kukuhkan Pengurus Karang Taruna, Bupati OKI Kenang Keseruan Jadi Pengurus

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE mengukuhkan kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Ogan Komering Ilir periode 2020-2025, Kamis, (28/10/2021).

    Iskandar pun bercerita serunya menjadi pengurus Karang Taruna. “Dulu saya di bina dan ditempa oleh organisasi ini. Dilatih berkarya, memimpin inilah ciri organisasi pemuda yang positif,” kenang Iskandar.

    Berorganisasi terang Iskandar melatih generasi muda untuk memiliki jiwa bekerja sama, peduli kepada lingkungan sekitar serta mengasah kepemimpinan.

    “Saya merasakan semangatnya Saudara-saudara, keinginan berkarya ingin tampil ke muka, itulah ciri-ciri pemuda,” terangnya.

    Nilai-nilai positif yang ditanamkan dalam organisasi tambahnya harus dioptimalkan guna mendorong jiwa muda yang kreatif, inovatif, dan bermanfaat untuk bangsa.

    Sebagai organisasi besar yang berbasis akar rumput Iskandar juga meminta Karang Taruna menjadi mitra pemerintah pemerintah dalam pembangunan. 

    “Karang Taruna harus jadi garda terdepan gerakan sosial bersama pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di daerah ini. Terutama membangkitkan ekonomi akibat pandemi,” tegas Iskandar.

    Sementara itu Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan Yudha Novanza Utama menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab OKI telah mendukung kegiatan kepemudaan melalui Karang Taruna Kabupaten OKI. Karang Taruna menurut dia  organisasi yang membantu pemerintah dibidang sosial.

    “Karang taruna adalah organisasi pemuda terstruktur dari pusat hingga ke desa, saya minta kepada pengurus Kabupaten agar segera meningkatkan konsolodasi hingga ke kecamatan,” ujarnya. (Dhi)

  • Kisruh Pilkades Sungai Jeruju, ini Tanggapan Ketua BaraJp Sumsel

    Kisruh Pilkades Sungai Jeruju, ini Tanggapan Ketua BaraJp Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemilihan Kepala desa serentak di sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu lalu, tak semuanya berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Sebut saja, seperti Desa Sungai Jeruju Ogan komering Ilir. Proses pemilihan kepala desa di desa ini menyisakan ketidakpuasan dari salah satu calon kandidat yang merasakan ketidakadilan.

    Pemberitaan beberapa waktu lalu bahwa salah satu calon kepala desa ini mendatangi Kantor DPRD Ogan Ilir untuk mendesak pemerintah kabupaten agar dilaksanakan perhitungan suara ulang. Dengan dalih ada sekitar 176 surat suara blanko yang dicoblos lebih dari satu titik. Tapi masih dalam kolom yang sama. Bahkan di TPS 1 surat suara yg seperti dipermasalahkan itu sah. Sedangkan mulai dari TPS 2 – TPS 10 malah dinyatakan tidak sah.

    Dengan mengacu kepada Perbup pasal 54 No 11/2015, salah satunya menjelaskan terdapat lebih dari satu bekas coblosan. Tetapi harus ada bekas coblosan pada satu tanda gambar atau tanda gambar atau dalam tanda garis persegi, sedangkan bekas coblosan yang lainnya berada diluar tanda gambar atau garis persegi panjang. Dan tidak mengenai tanda gambar calon lainnya karena pemilih tidak membuka lebar surat suara, itu dianggap sah.

    Menanggapi hal ini, Ketua Barisan relawan Jokowi Presiden (BaraJp) Sumsel Hendri Fonda menyayangkan ketidakadilan masih terjadi di wilayah Sumsel khususnya Ogan komering Ilir yang merupakan daerah kelahirannya.

    Fonda juga menyatakan sikap untuk tetap membela hak konstitusional masyarakat yang dilangkahi kepentingan pribadi atau golongan dengan cara yang curang dan tidak adil.

    Ungkapan ini disampaikan saat ditemui awak media di kediaman pribadinya pada Kamis, (28/10/2021).

    “Sangat disayangkan masih terjadi kecurangan dan ketidakadilan dalam pilkades serentak kali ini. Dan kecurangan serta kejanggalan yang terjadi di Desa Sungai Jeruju Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan ini sangat nyata. Kami Barajp Sumsel, dengan sangat tegas menyatakan perang terhadap ketidakadilan, bahkan jika harus turun ke jalan kami siap,” tegasnya.

    Ketua BaraJP Sumsel ini juga mendesak pemerintah untuk segera menuntaskan polemik ini agar tidak terjadi kisruh yang lebih besar.

    “Polemik ini harus cepat diselesaikan, pemerintah harus mencari formula dan solusi terbaik agar permasalahan ini tak menjadi lebih besar,” pungkasnya. (Rel)

  • Ratusan Aset Pemerintah OKI telah Kantongi Sertifikat Tahun 2021

    Ratusan Aset Pemerintah OKI telah Kantongi Sertifikat Tahun 2021

    SUARAPUBLIK, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir mendorong akselerasi sertifikasi dan pengamanan aset daerah. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

    Menurut Kepala Dinas Pertanahan Kab.OKI, Dedy Kurniawan, S.STP, sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten OKI yang tersebar di seluruh Kabupaten OKI, akan dilakukan akselerasi agar semuanya memiliki sertifikat.

    “Pembuatan sertifikat ini sebagai bentuk antisipasi agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari. Baik dengan perseorangan maupun lembaga tertentu,” ujar Deddy, Rabu (27/10/2021).

    Dalam paparannya Dedy menjelaskan ada ratusan aset daerah pemerintah Kab. OKI di tahun 2021 yang telah bersertifikat.

    “Setidaknya terdapat 358 aset daerah yang sudah diukur oleh BPN OKI bersama Dinas Pertahanan yang meliput 12 Kecamatan dengan rincian, 251 Sekolah, 20 Kantor Pemerintah dan 87 Puskesmas,” jelas Deddy.

    Dikatakan Deddy, 95 % aset yang sudah dilakukan pengukuhan tersebut telah diserahkan ke BPN OKI dengan 268 aset sudah disetor PNBP.

    Sekretaris Daerah Kab. OKI. H.M Husin S.Pd. MM. M.Pd mengatakan, percepatan penyelesaian aset sangat penting dijalankan dalam rangka pengamanan aset. Selain itu, jelas Husin, penyelesaian aset tersebut dalam rangka peningkatan potensi aset terhadap pembangunan di daerah.

    Pihaknya berharap ke depan agar dapat meningkatkan kolaborasi guna menertibkan dan menginventarisasi data tanah yang berpotensi terhadap peningkatan kualitas pembangunan.

    ‘’Dengan kolaborasi antara Dinas Pertanahan dan BPN, diharapkan seluruh aset tanah milik Pemkab OKI lebih jelas legalitasnya dan terhindar dari penguasaan atau gugatan pihak lain, serta dapat meningkatkan kualitas pembangunan” tandasnya. (Dhi)

  • Honor Anggota KPPS Pilkades Pulau Geronggang Belum Dibayar, Totalnya Rp 36,9 Juta

    Honor Anggota KPPS Pilkades Pulau Geronggang Belum Dibayar, Totalnya Rp 36,9 Juta

    SUARAPUBLIK.CO.ID, OKI – Pemilihan kepala desa (Pilkades) yang digelar pada Selasa, (12/10/2021) lalu di 156 desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir, telah berlangsung sukses bahkan menjadi cerminan proses demokrasi bangsa di tengah pandemi.

    Namun sayang dibalik suksesnya penyelenggaraan tersebut, hingga saat ini sebanyak 81 petugas Pilkades di Desa Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur, OKI belum menerima honor.

    Total honor yang belum diterima mencapai Rp36,9 juta. Honor tersebut juga seharusnya sudah dibayarkan sebelum Pilkades dilaksanakan.

    Salah seorang anggota KPPS Pilkades Pulau Geronggang yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, dirinya dan puluhan petugas lainnya merasa kesal. Setiap ditanyakan terkait honor ketua panitia Pilkades berinisial SC selalu menjelaskan besok dan besok terus.

    “Sampai sekarang tak ada kepastian kapan cairnya. Sedangkan usai pemilihan setiap KPPS Desa lain honor mereka langsung dibayarkan setelah kotak suara dikirimkan ke Kecamatan tepat dihari itu saat pemilihan itu juga Selasa 12 Oktober 2021,” katanya.

    Dirinya bersama rekannya pun bertanya apa penyebab honor mereka belum dibayarkan. Bahkan pihaknya menduga honor tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi.

    “Kemungkinan besar itulah sebab honor kami dihambat sampai sekarang,” ungkapnya.

    Sementara Ketua Pilkades Desa Pulau Geronggang, SC mengatakan, semua honor KPPS akan diberikan. Menurutnya, keterlambatan pembayaran honor tersebut karena terjadi kesalahan teknis saat pengambilan dana tersebut sehingga sulit dicairkan.

    “Tidak ada niat untuk menghambat pemberian honor anggota KPPS,” sanggahnya.

    Namun penjelasan SC tersebut langsung dibantah oleh salah satu anggota KPPS.

    “Hingga hari ini honor kami belum juga dibayarkan. Berdasarkan info terbaru hanya 1 TPS saja yang sudah dibayarkan dari 10 TPS, masing masing TPS terdiri dari 7 anggota 2 hansip, honor per anggota 500 ribu dan honor hansip 300 ribu, berapa hari lagikah kami harus menunggu,” sungutnya. (mis)

  • Upaya Bupati Iskandar Melobi Gubernur untuk Akselerasi Pembangunan di OKI

    Upaya Bupati Iskandar Melobi Gubernur untuk Akselerasi Pembangunan di OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperjuangkan alokasi dana APBD Provinsi Sumatera Selatan melalui pos bantuan Bantuan Gubernur. Untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.

    Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mengutarakan perlu dan butuh sinkronisasi anggaran antara Pemprov Sumsel dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kabupaten ini merupakan wilayah terluas dan sangat membutuhkan dana, utamanya untuk pembangunan infrastruktur.

    “Ada 21 item usulan Bantuan Gubernur (Bangub) yang kami ajukan ke Gubernur. Di antaranya, Pendidikan Rp13,6 M, Pertanian Rp40,9 M, Kesehatan Rp64 M, Infrastruktur Rp502,6 M dengan total seluruhnya Rp 621,200 M dan tentunya dengan proposal yang diajukan,” ungkap Bupati OKI, H. Iskandar, SE di Palembang, Selasa, (26/10/2021).

    Ogan Komering Ilir (OKI) papar Iskandar memiliki luas wilayah lebih dari 19 ribu meter persegi. Atau 20 persen wilayah Sumatera Selatan.

    Kabupaten ini sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat maupun provinsi untuk mengakselerasi pembangunan khususnya di bidang infrastruktur.

    “Total panjang jalan kabupaten yang menjadi tanggungjawab kami mencapai 2.037 km. Sementara kemampuan APBD OKI untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan dan jembatan hanya berkisar 55 km atau Rp200 miloar per tahun,” terang dia.

    Dalam paparannya Iskandar menyebut, ada beberapa prioritas bidang infrastruktur yang diusulkan Kabupaten OKI kepada Gubernur Sumsel pada APBD 2022. Antara lain, peningkatan jalan Catur Tunggal – Cahaya Mas atau perbatasan Kabupaten OKU Timur sepanjang 13,266 Km, peningkatan jalan Sirah Pulau Padang – Pampangan, Pampangan-Lebung batang, dan Lebung Batang-Tulung Selapan.

    Termasuk juga peningkatan jalan Ulak Depati-Pulau Layang, Lebung Batang Sungai Bungin, Sungai Bungin-Penyandingan demikian ruas Jalan Riding-Air Sugihan.

    Di wilayah Cengal antara lain, ruas Talang Jaya-Cengal, Talang Jaya-Sungai Menang, Kayulabu-Talang Jaya, serta SP 1 Sumber Hidup – Kayulabu.

    Di bidang perhubungan Bupati Iskandar juga mengusulkan pembangunan Halte Desa Sungai Kuala 12 dan rehab dermaga Sungai Lumpur.

    Lalu usulan program bidang perumahan rakyat dan kawasan permukiman, antara lain rehab gedung RSUD Kayuagung serta beberapa penambahan pembangunan jaringan pipa distribusi di Desa Terusan Menang dan Kelurahan Kedaton.

    Sementara usulan prioritas di bidang kesehatan, antara lain pembangunan rumah sakit umum teluk gelam, peningkatan puskesmas penanggoan duren menjadi rumah sakit pratama serta kelengkapan alat kesehatan di dua bakal rumah sakit tersebut.

    “Tentu usulan ini mohon jadi pertimbangan pemerintah provinsi Sumatera Selatan,” sahutnya.

    Menanggapi paparan tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya mengatakan, komitmen Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Kemajuan Sumsel. Menurut dia itu bisa terwujud berkat dukungan dukungan program dari kabupaten/kota.

    “Semua usulan akan ditanggapi dan akan dibahas sebelum akhir Desember ini,” ujar MY.

    “Kita harus mengerti keadaan serta situasi sekarang ini, dengan adanya refocusing, kita harus mendahulukan kepentingan masyarakat dan kita harus ada skala prioritas.”

    “Oleh sebab itu, harus ada tanggung jawab pelaksanaan tugas dan wewenang serta aspirasi ini dilaksanakan. Semua usulan kita diskusikan dan bahas bersama,” tutur MY.

    Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes. (Dhi)

  • Kebut Vaksinasi, Bupati OKI Target 5.000 Orang Disuntik per Hari

    Kebut Vaksinasi, Bupati OKI Target 5.000 Orang Disuntik per Hari

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus melakukan percepatan vaksinasi. Bupati Ogan Komering Ilir menginginkan OKI bisa melakukan 5000 vaksinasi setiap hari.

    “Vaksinasi kita bagi per zona. Petugasnya ditambah. Semua elemen pemerintahan harus bergerak. Yang belum tervaksin dijemput, diantar pulang ke rumah setalah divaksin, pokoknya OKI ngebut untuk vaksinasi. Level kita harus semakin baik”, ungkap Bupati OKI, H. Iskandar, SE usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Jokowi secara virtual, Senin, (25/10).

    Iskandar berharap dengan adanya percepatan vaksinasi, kekebalan komunitas bisa terwujud di awal tahun 2022.

    “Kalau semua sudah divaksin, Insyaallah angka penyebaran virus Covid-19 dapat ditekan”, terangnya.

    Sementara itu, untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten OKI memetakan empat zona prioritas vaksinasi masal. Antara lain Zona I di Kecamatan Mesuji, Mesuji Raya, Mesuji Makmur, Lempuing dan Lempuing Jaya. Zona II terdiri dari Kecamatan Pedamaran, Pedamaran Timur, Teluk Gelam, Tanjung Lubuk, dan Kayuagung. Zona III terdiri dari Kecamatan Sirah Pulau Padang, Jejawi, Pampangan dan Pangkalanlampam sementara zona 4 terdiri dari Kecamatan Cengal, Sungai Menang dan Air Sugihan.

    “Sistem zonasi ini adalah upaya keroyokan vaksinasi massal OKI sehat oleh petugas dinkes, dibantu vaksinator TNI dan Polri. Kita membuka layanan di setiap kecamatan pada zona tersebut selama lima hari. Semua terlibat untuk mengajak masyarakat ikut vaksinasi dari OPD, Camat hingga kepala desa. Dijemput kemudian diantar kembali setelah divaksin” ungkap Kepala Dinas Kesehatan OKI, Iwan Setiawan.

    Kegiatan keroyokan vaksinasi massal pada 5 kecamatan di zona I, Senin, (25/10) kemarin terang Iwan mencapai target 5.991 dosis.

    “Alhamdulilah, berkat kerjasama tim dan kesadaran masyarakat vaksinasi di Zona I capai target 5.991 dosis. Ditambah capaian vaksinasi 36 Faskes sebanyak 1.276 jadi totalnya kemarin 7.267 dosis” terang Iwan.

    Iwan mengajak masyarakat untuk tidak ragu divaksin karena vaksin sudah teruji aman dan baik untuk mencegah penularan virus Covid-19.

    “Ayo ikuti serbuan vaksinasi OKI sehat bagi yang telah divaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan” pesannya.

    Untuk mewujudkan kekebalan komunitas (Herd Imunity).  Kabupaten OKI memiliki target sebanyak 557 ribu penduduk harus divaksin. Sampai dengan Senin (25/10) distribusi vaksin di OKI mencapai 320.364 dosis dengan rincian penduduk telah divaksin dosis I sebanyak 27,14 persen, dosis II 14,56 persen dan dosis III sebanyak 42,20 persen. Untuk stok vaksin tersedia 78.23 dosis. (Dhi)

  • Terima Aspirasi Wartawan Pemkab OKI Buka Ruang Komunikasi

    Terima Aspirasi Wartawan Pemkab OKI Buka Ruang Komunikasi

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menerima aspirasi wartawan Kabupaten OKI. Tergabung dalam Aksi Solidaritas Wartawan Indonesia Kabupaten OKI di Kantor Bupati OKI, Senin, (25/10/2021).

    Bupati Ogan Komering Ilir melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda OKI, Antonius Leonardo, M. Si mengatakan, pemerintah Kabupaten OKI terus membuka ruang komunikasi terutama kepada pers selaku pengawal demokrasi.

    “Terimakasih, teman-teman sudah menyampaikan aspirasi. Pemda terus berupaya membina dan menjalin komunikasi kepada semua stake holder di daerah ini,” ungkap Anton.

    Audiensi beberapa wartawan yang tergabung dalam aksi Solidaritas Wartawan Indonesia Kabupaten OKI ini, menindaklanjuti dugaan intimidasi oleh salah seorang ASN di lingkungan Pemkab OKI kepada salah seorang wartawan yang bertugas di wilayah ini.

    “Kehadiran kami di sini untuk menyampaikan aspirasi terkait kejadian yang menimpa rekan kami beberapa hari yang lalu,” ungkap perwakilan aksi, Aliaman, SH.

    Aliaman mengatakan, pihaknya meminta Pemkab OKI menolak setiap upaya represif terhadap tugas-tugas jurnalis serta memberi sanksi kepada oknum ASN yang melanggar.

    Menanggapi hal tersebut Asisten I mengatakan, Pemkab OKI sepakat untuk menolak setiap upaya intimidasi kepada jurnalis.

    “Secara tegas kami menyatakan bahwa Pemda menolak setiap upaya menghalang-halangi tugas-tugas wartawan, secara aturan tentu tidak dibenarkan” pungkasnya.

    Anton mengatakan, setiap profesi tentu memiliki kode etik sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik.

    “ASN memiliki kode etik, temen-temen wartawan saya yakin telah mengedepankan kode etik dalam tugas-tugas jurnalistiknya. Untuk itu kejadian ini tentu menjadi pelajaran kedepan bagi masing-masing pihak agar tidak terulang kembali tanpa mencari siapa benar atau salah” ujarnya.

    Anton juga menyarankan untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan apalagi pihak yang bersengketa secara pribadi sudah saling memaafkan.

    “Terkait tuntutan-tuntutan tadi jika harus ditindaklanjuti tentu perlu klarifikasi lebih lanjut. Dari pihak pemda akan turunkan tim inspektorat dari temen-temen media juga ada tim atau lembaga yang menjustifikasi biar balance persoalannya. Namun saya sarankan cukup sampai di sini semua bisa diselesaikan secara kekeluargaan apalagi kedua pihak sudah saling memaafkan,” pinta Anton.

    Lebih lanjut Anton mengatakan, pihaknya akan terus terbuka kepada setiap masukan dan membuka ruang komunikasi kepada pihak manapun terutama media massa.

    “Hasil audiensi ini akan saya laporkan kepada pimpinan, tentu Pemkab OKI terus akan membuka ruang komunikasi dengan ketentuan masing-masing pihak menjunjung tinggi profesionalisme dan etika profesi,” tutupnya. (Dhi)

  • Wabup OKI: Pengadaan Kendaraan Dinas Sejumlah OPD, Sudah Melalui Banyak Pertimbangan

    Wabup OKI: Pengadaan Kendaraan Dinas Sejumlah OPD, Sudah Melalui Banyak Pertimbangan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir H.M. Djakfar Shodiq mengemukakan bahwa pengadaan kendaraan dinas di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sudah dirapatkan bersama dengan pihak legislatif.

    Menurutnya, pengadaan kendaraan dinas baru tersebut sudah melalui banyak pertimbangan. “Pengadaan kendaraan dinas itu sudah dirapatkan dan telah melalui banyak pertimbangan,” kata Shodiq, saat diwawancara usai peringatan hari santri pekan lalu.

    Tidak semua OPD, lanjut Shodiq, yang melakukan pengadaan kendaraan dinas baru.

    Salah satu kendaraan dinas baru di salah satu OPD
    Sementara Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD OKI, H Agustam SE M.Si menegaskan pembelian kendaraan dinas itu bukanlah prioritas, apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19.

    “Saya pribadi miris dan prihatin dengan kondisi ini. Seharusnya para kepala SKPD masih bisa menggunakan kendaraan dinas yang lama. Karena saat ini kondisinya masih layak pakai, bukan terkesan melakukan pemborosan,” ucap Agustam, Senin (25/10/2021).

    Senada, tokoh masyarakat OKI yang juga mantan anggota DPRD OKI dari Partai Amanat Nasional (PAN), Drs Sang Dewi Rusmin Nuryadin, juga ikut berkomentar terkait pengadaan kendaraan dinas di sejumlah OPD Kabupaten OKI.

    Menurut Sang Dewi, pemerintah seharusnya bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. “Ini lebih pada keinginan, bukan kebutuhan,” ujar Sang Dewi.

    Seharusnya, lanjut dia, mereka (para OPD terkait) masih bisa menggunakan kendaraan dinas lama yang dinilai masih layak pakai.

    “Di sisi lain, kita lihat mana prestasi yang bisa dicapai oleh dinas-dinas tersebut. Coba kita lihat nanti,” ujarnya.

    Sebelumnya, kebijakan pengadaan kendaraan dinas pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilakukan Pemkab Ogan Komering Ilir di tengah situasi pandemi Covid-19, dinilai tidak berdampak bagi masyarakat.

    Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) OKI, Achik Muhrom S.Sos mengatakan, sangat tidak etis dilakukan di masa pandemi Covid-19.

    “Tidak urgent. Harusnya anggaran sebesar itu dipergunakan untuk penanganan kesehatan dan untuk memenuhi kebutuhan pemulihan ekonomi,” katanya, Minggu (24/10/2021).

    Menurut Muhrom, munculnya kebijakan ini tak ada pengaruhnya kepada masyarakat. Apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang tentunya makin menghimpit persoalan ekonomi masyarakat. (dhi)

  • Peringati Hari Santri, Pemkab OKI Apresiasi Santri Berprestasi

    Peringati Hari Santri, Pemkab OKI Apresiasi Santri Berprestasi

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional 2021, Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H.M Dja’far Shodiq memberikan apresiasi dan beasiswa pendidikan bagi Agus Supriyanto (21), pemuda asli Pedamaran Timur, OKI yang telah berhasil menghapal 30 Jus Al-Quran.

    “Peringatan hari bersejarah ini dapat menjadi pemacu semangat para santri, para ulama, civitas pondok pesantren, maupun umat Islam secara keseluruhan untuk terus bersatu mewujudkan Indonesia damai,” terang Wabup Shodiq yang menjadi Inspektur Peringatan Hari Santri OKI, Jumat (22/20/2021).

    Bagi Shodiq santri apresiasi diberikan kepada para santri dapat menjadi pemantik bagi mereka, untuk mengambil peran besar sebagai pencinta ilmu yang berakhlakul karimah dan akan menjadi tokoh besar di masa depan.

    “Para santri saat ini tidak hanya dikenalkan pada ilmu agama tetapi juga diasah semangatnya untuk turut serta membangun bangsa yang penuh keturunan dan kedamaian serta dapat mengkonversi kecangihan teknologi menjadi menjadi sebuah inovasi,” kata Shodiq.

    Peringatan Hari Santri Nasional 2021 ini, Presiden RI Ir. H. Jokowi Widodo kembali memberikan hadiah istimewa.

    “Hari Santri 2021 ini, kalangan pesantren kembali menerima kado dari Presiden Jokowi berupa Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaran Pesantren,” jelas Shodiq.

    Dilanjutkan Shodiq, Peraturan Presiden ini secara khusus mengatur tentang dana abadi pesantren yang dialokasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren.

    Sementara itu, Kepala Bagian Kesejaterahan Rakyat Setda OKI, Syamsuddin, SH.i mengatakan
    Santri siaga Jiwa raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren.

    “Itu artinya, pondok pesantren saat ini
    tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatun nafa yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui trakat lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Syam.

    Ke depannya, dikatakan Syam, para Santri di Ogan Komering Ilir tidak hanya cerdas secara keagamaan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keahlian yang hebat.

    “Santri di OKI harus mampu jadi pelopor kemajuan yang berkarakter dan memiliki skill sesuai minat dan bakatnya untuk turut berkontribusi mensukseskan pembangunan OKI Mandira yang berlandaskan Iman dan Taqwa”, pungkasnya. (Dhi)

  • Komandoi Keroyok Vaksinasi, Bupati OKI Target Akhir Tahun Capai Herd Immunity

    Komandoi Keroyok Vaksinasi, Bupati OKI Target Akhir Tahun Capai Herd Immunity

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir bersama dengan unsur TNI dan Polri, mempercepat proses vaksinasi dalam rangka mengejar kekebalan kelompok (herd immunity). Melalui program vaksinasi Covid-19 serentak di 18 kecamatan di Kabupaten OKI.

    Program keroyok vaksinasi ini dikomandoi langsung oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE. Iskandar menargetkan OKI mampu mencapai Herd Immunity di akhir tahun 2021.

    “Meski BOR kita saat ini nol. Namun virus ini terus bermutasi maka perlu sinergi semua pihak untuk mewujudkan herd imunity hingga akhir tahun ini,” ungkap Iskandar saat memimpin rapat percepatan vaksinasi di Ogan Komering Ilir, Jumat (22/10/2021).

    Dikatakan Iskandar, untuk mengejar target 557 ribu jiwa vaksinasi di Ogan Komering Ilir perlu kerjasama dan keterlibatan aktif dari seluruh pihak.

    “Ini bukan perintah Pak Bupati, tapi tugas kemanusiaan. Saya minta semua pihak terlibat dalam usaha keroyokan ini,” tegas Iskandar.

    “Kepada seluruh OPD, Camat, Kepala Desa dibantu TNI dan Polri agar melibatkan seluruh stakeholders di daerah. Terutama untuk penggerakkan masyarakat mendatangi sentra-sentra layanan vaksinasi di kecamatan-kecamatan. Targetkan 5.000 orang kita vaksin perhari,” perintahnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengatakan, keroyokan vaksinasi di Ogan Komering Ilir dibagi menjadi 4 zona dan di mulai 25 Oktober 2021.

    “Ada 4 zona intervensi vaksinasi yang akan kita keroyok. Target kita 70 persen penduduk OKI sudah di vaksinasi sampai dengan akhir tahun ini,” ungkap Iwan.

    Dikatakan Iwan, percepatan vaksinasi di OKI per 20 Oktober tercepat kedua se Sumatera Selatan, namun capaian keseluruhan masih di bawah 40 persen.

    “Target 70 persen ini yang kita kebut hingga akhir tahun untuk mencapai herd imunity,” ungkap Iwan.

    Sementara Dandim 0402 OKI, Letkol Czi Zamroni, S.Sos mengatakan, TNI dan Polri akan terus mendukung target pemenuhan vaksinasi di Ogan komering Ilir (OKI) untuk mencapai herd immunity.

    “Kami (TNI) dan Polres masing-masing punya target sendiri-sendiri mencapai 20 persen atau 150 an ribuan penduduk. Maka kita perlu optimalkan kemampuan sentra vaksinasi massal meningkatkan target seribu perhari agar tercapai target secara keseluruhan,” ungkap Zamroni.

    Selain vaksinasi, ujar Zamroni, input data hasil vaksinasi juga penting karena ketercapaian target dimonitor dari data yang terinput.

    Pada kesempatan itu, Bupati OKI menyerahkan apresiasi kepada kecamatan dan puskemas. Adapun puskesmas mencapai target vaksinasi yaitu Kecamatan Teluk Gelam dengan capaian 81 persen, menjadi kecamatan yang terdepan mencapai Herd Immunity di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dan diikuti lima kecamatan lain, warga masyarakatnya telah lebih dari 10 ribu jiwa yang divaksinasi. Sedangkan untuk Puskemas terbaik dalam hal vaksinasi di OKI di raih oleh Puskesmas Celikah. (Dhi)

  • 20 Kantong Darah Terkumpul, Giat Donor Darah Lapas Kayu Agung

    20 Kantong Darah Terkumpul, Giat Donor Darah Lapas Kayu Agung

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Lapas Klas IIb Kayu Agung bekerjasama dengan PMI Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan menggelar donor darah. Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2021 yang dilaksanakan di ruangan Poliklinik Lapas Klas IIb Kayu Agung. Dan berhasil mengumpulkan sebanyak 20 kantong darah, Kamis (21/10/2021).

    Kepala Lapas Klas IIb Kayu Agung, Reza Mediansyah Purnama menuturkan, sebanyak 20 kantong darah yang berhasil didonorkan dalam kegiatan donor darah peringatan Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2021 itu, sekaligus rangkaian kegiatan memperingati HUT Kementerian Hukum dan HAM RI. Ini sebagai salah satu bentuk partisipasi Lapas Klas IIb Kayu Agung ditengah pandemi covid 19 untuk dalam mencukupi stok ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan darah.

    “Kebiasaan mendonorkan darah ternyata memiliki segudang manfaat. Selain tujuan amal darah kepada orang lain yang membutuhkan transfusi darah,” kata Kapalas Reza.

    Menurut Reza, anggapan yang menyatakan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi lemas adalah salah. “Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan bereaksi langsung dengan membuat penggantinya. Jadi, kita tidak akan mengalami kekurangan darah,” ungkapnya.

    Selain membuat tubuh, lanjut Reza, memproduksi darah-darah baru, ada beberapa manfaat kesehatan lain yang bisa kita rasakan dari mendonor darah.

    “Antara lain bisa menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu penurunan berat tubuh, mendapatkan kesehatan psikologis, dan mendeteksi penyakit serius,” pungkasnya. (dhi)

  • Sukses Dorong Kampung Proklim, OKI Kembali Diganjar Penghargaan

    Sukses Dorong Kampung Proklim, OKI Kembali Diganjar Penghargaan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir dinilai sukses mendorong implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim). Atas upaya itu, kesekian kalinya Ogan Komering Ilir diganjar penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim). Tahun ini dengan predikat Utama.

    Program nasional yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini, bertujuan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk menguatkan kemampuan adaptasi demi dampak penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dan perubahan iklim.

    Penghargaan dalam Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat Utama Tahun 2021 itu, diterima Bupati OKI H. Iskandar, SE dan diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Antonius Leonardo, M.Si. Diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Ibu Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar.

    Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan secara virtual dalam acara Puncak Festival Iklim Tahun 2021, dengan tema “penurunan emisi gas rumah kaca dan peningkatan ketahanan iklim untuk Indonesia tangguh Indonesia tumbuh”, Selasa (19/10/21).

    Kabupaten Ogan Komering Ilir berhak menerima penghargaan karena selama ini giat dalam upaya mendukung pelaksanaan Program Kampung Iklim, melalui penetapan regulasi, pembinaan dan pendampingan dalam pengendalian perubahan iklim.

    Untuk kabupaten OKI, lokus pengendalian perubahan iklim yang menjadi titik penilaian yakni di Desa Cahya Maju Kec. Lempuing, Desa Kepayang Kec. Lempuing, dan Desa Kerta Mukti Kec. Mesuji Raya

    Bupati OKI H. Iskandar, SE melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Antonius Leonardo, M.Si, memberikan apresiasi seluruh pihak yang terlibat atas capaian penghargaan yang diperoleh.

    Menurutnya, perolehan penghargaan tersebut diperoleh karena kerjasama secara konsisten berbagai pihak dalam mendorong Program Kampung Iklim yang diterapkan selama ini.
    .
    Beliau menjelaskan bahwa “proklim merupakan suatu kegiatan yang memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat, tentang perubahan iklim dengan melakukan aksi nyata, adaptasi, dan mitigasi dalam menghadapi variabilitas iklim, serta dampak perubahan iklim”

    “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam capaian penghargaan Proklim 2021 ini,” ujarnya.

    Turut Hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aris Panani, SP, M.Si, Camat Lempuing, Camat Mesuji Raya, serta para Kepala Desa Penerima sertifikat proklim utama 2021 di Kabupaten OKI. (Dhi)

  • Bupati Iskandar Tinjau Vaksinasi di RS Pratama Tugu Jaya Lempuing

    Bupati Iskandar Tinjau Vaksinasi di RS Pratama Tugu Jaya Lempuing

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE didampingi Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan OKI dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi untuk ratusan masyarakat Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir yang menerima suntikan dosis pertama vaksinasi Covid-19 di RS Pratama Tugu Jaya.

    “Vaksinasi ini sebagai upaya percepatan mencapai herd immunity di Kabupaten OKI”, terang Bupati Iskandar. Senin, (18/10/2021).

    Iskandar mengatakan, vaksinasi ini dapat berguna untuk memproteksi dan menjaga kekebalan komunal masyarakat.

    “Vaksinasi ini bukan untuk orang sakit atau tidak sakit tetapi untuk melindungi. Hal ini dikarenakan jika dikemudian hari ada orang yang belum divaksin terpapar virus Covid-19, dampaknya akan lebih parah dari orang yang telah menerima suntikan vaksin”, kata Iskandar.

    Ia mengatakan vaksin yang diberikan telah mendapatkan izin dan melalui serangkaian proses medis sampai bisa digunakan oleh masyarakat.

    “Tak perlu ragu lagi, jika ada waktu segera lakukan vaksinasi. Akses di OKI ini lebih mudah untuk didapatkan masyarakat”, imbuhnya.

    Bupati Iskandar menyampaikan terima kasih kepada para tenaga kesehatan yang telah berjuang dan tak pernah lelah agar masyarakat OKI bisa menerima vaksinasi dan segera terbebas dari pandemi Covid-19 ini.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Lesty Nurainy Apt., M.Kes mengatakan, meski telah menerima vaksinasi Covid-19, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dengan cara menerapkan protokol kesehatan.

    “Meskipun kasus di Sumatera Selatan tergolong melandai, kita tidak boleh lengah karena dikhawatirkan agar kembali terjadi lonjakan, maka segera vaksin agar kita terlindungi”, jelas Lesty.

    Ia menambahkan agar masyarakat tetap disiplin untuk menerapkan Protokol Kesehatan dan saling mengajak orang terdekat untuk terlibat menciptakan Herd immunity.

    “Tetap jaga Prokes, dan saling ajak dengan prinsip ke wilayahan, selagi vaksin ini diberikan secara mudah dan gratis,  jangan sia-sia kan kesempatan, gunakanlah!”, pungkas Lesti. (Dhi)

  • Percepat Herd Immunity di Sumsel, Herman Deru Bagikan 100 Ribu Vaksin di OKI

    Percepat Herd Immunity di Sumsel, Herman Deru Bagikan 100 Ribu Vaksin di OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) melaksanakan penyerahan 100 ribu vaksin dari Pemprov Sumsel kepada Kapolda Sumsel dan Bupati/Walikota se – Provinsi Sumatera Selatan. Dalam rangka Keroyok Vaksinasi di Provinsi Sumatera Selatan.

    Penyerahan bantuan 100 ribu vaksin tersebut, dilaksanakan secara simbolis di Gedung PSHT Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Diserahkan secara langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru kepada Bupati OKI H Iskandar SE.

    Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga melakukan monitoring asistensi pelaksanaan program Keroyok Vaksinasi di Provinsi Sumatera Selatan. Dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten OKI kepada peserta vaksinasi, di antaranya pelajar, anggota PSHT dan masyarakat Kabupaten OKI.

    “Program Keroyok Vaksinasi Provinsi Sumsel dilakukan dengan tujuan untuk mempercepat mencapai Herd Immunity di Provinsi Sumatera Selatan. Kalau acara seperti ini bisa kita lakukan setiap bulan saja, maka target kita untuk mencapai Herd Immunity maka saya percaya akan cepat tercapai,” ungkap Deru.

    Gubernur juga mengucapkan terimakasih terhadap Pemerintah Kabupaten OKI dan Padepokan PSHT Cabang OKI yang telah mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

    “Kita tidak akan mampu melaksanakan ini tanpa adanya bantuan oleh pemerintah kab/kota dan pihak tenaga kesehatan serta tokoh masyarakat lainnya dalam mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi,” ungkapnya.

    Dijelaskan gubernur, vaksinasi itu sudah menjadi tugas kab/kota dan nakes serta masyarakat untuk melaksanakannya.

    “Saya minta ini disosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi sebagai pencegahan dari penularan covid 19,” harapnya.

    Menurutnya, vaksinasi Covid-19 akan terus dilakukan sehingga di awal 2022 nanti dapat tercapai Herd Immunity.

    “Walaupun saat ini Covid-19 sudah melandai akan tetapi tidak boleh terlena. Semua komponen, mulai dari TNI, Polri, pemerintah serta Ormas harus terus sosialisasi turun kemasyarakat sehingga kesadaran masyarakat untuk vaksin semakin tinggi.

    Pelaksanaan Keroyok Vaksin di wilayah Kabupaten OKI terdapat di delapan tempat, yakni Padepokan PSHT Desa Dabuk Rejo, Yayasan Miftahul Huda Ds.Tugu Jaya dan Rumah Sakit Tugu Jaya, Kecamatan Lempuing. Selanjutnya SMA N 1 Teluk Gelam, Universitas Islam OKI (Uniski) Kayuagung, Balai Desa Seri Menang, Kecamatan Pampangan, Pesantren Bait Quran Kayuagung dan Puskesmas di Kabupaten OKI.
    (dhi)

  • TP PKK OKI Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

    TP PKK OKI Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Sebanyak 17 pasien bibir sumbing berhasil dioperasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung pada Sabtu, (16/10/2021). Operasi bibir sumbing gratis ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Kabupaten OKI bersama TP PKK OKI, Karang Taruna, Smile Train, dan Yayasan Umi Romlah. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi OKI ke 76.

    “Baksos ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anggota masyarakat yang terlahir dengan bibir dan lagit-langit sumbing di Kabupaten OKI,” ungkap Ketua TP PKK OKI, Lindasari Iskandar.

    Lindasari mengatakan, anak-anak yang terlahir dengan kondisi bibir sumbing berisiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan. Seperti kesulitan makan, bernapas, mendengar, berbicara, serta berisiko tinggi mengalami malnutrisi.

    “Melalui kegiatan ini diharap mampu membantu anak-anak kita yang terlahir dengan keterbatasan,” terangnya.

    Direktur RSUD Kayuagung, Dr. Asri mengatakan, anak yang terlahir sumbing harus segera mendapat operasi rekonstruksi atau perbaikan kondisi bibir dan hidungnya.

    “Operasi bibir sumbing sangat penting untuk membantu penderita dari aspek kesehatan, sosial dan psikososial. Penderita bisa makan atau minum, berbicara dengan baik dan pergaulannya tidak terhambat” terang dia.

    Dalam baksso ini jelas Asri terdapat puluhan pendaftar namun hanya 17 pasien yang berhasil lolos screening oleh tim medis.

    “Sisanya ada yang belum layak karena kondisi medis yang butuh pemeriksaan lanjutan sebelum ditindaki,” ujarnya.

    Wakil Bupati OKI, H. M. Djakfar Shodiq sangat mengapresiasi kerjasama pelaksanaan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis di RSUD Kayuagung.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada tim medis dari RSUD Kayuagung, juga kepada Karang Taruna, Smile Train dan Yayasan Umi Romlah beserta seluruh pihak yang melakukan baksos ini demi membantu penderita bibir sumbing ini,” pungkasnya. (Dhi)

  • RSUD Kayu Agung Sediakan Poli Rawat Jalan yang Nyaman, Antrian dengan Tiket Elektronik

    RSUD Kayu Agung Sediakan Poli Rawat Jalan yang Nyaman, Antrian dengan Tiket Elektronik

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – RSUD Kayuagung kini memiliki poli rawat jalan yang nyaman bagi pasien. Perbaikan ini merupakan upaya Pemkab OKI dalam meningkatkan layanan di sektor kesehatan.

    “Bagian upaya kita untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Wakil Bupati OKI, Dja’far Shodiq saat meresmikan pemakain poli rawat jalan RSUD Kayuagung, Sabtu, (16/10/2021).

    Gedung dua lantai itu kini telah selesai direnovasi. Pada Lantai 1 terdapat ruang layanan pendaftaran. Untuk melakukan pendaftaran, pihak RSUD memberikan kemudahan dengan sistem elektronik sehingga pasien tidak perlu panjang mengantri.

    “Pendaftaran melalui tiket elektronik, cukup menunggu nanti dipanggil oleh petugas untuk diarahkan ke poli yang dituju,” ungkap Direktur RSUD Kayuagung, Dr.Asri.

    Gedung rawat jalan RSUD Kayuagung memiliki 11 poli spesialis antara lain, penyakit dalam, bedah, anak (dan tumbuh kembang, gigi dan mulut, telinga, hidung, tenggorokan, kepala dan leher (THT-KL), syaraf, akupuntur, kulit dan kelamin, kebidanan dan kandungan, KB rumah sakit (PKBRS) dan poli mata ditambah layanan umum lainnya seperti fisio terapi, gizi, Promosi kesehatan, Konseling dan testing hiv, Rekam medis, Farmasi rawat jalan, Poli umum dan pemeriksaan kesehatan serta Bpjs rumah sakit.

    “Ke depannya direncanakan untuk melengkapi layanan spesialistik lainnya seperti jiwa, geriatri, dan paru. Selain itu jg layanan pemeriksaan kesehatan (medical check up/MCU) yang lebih lengkap,” terang dia.

    Selain itu tambah Asri, kini RSUD Kayuagung telah memiliki ruang operasi emergency serta layanan operasi katarak dengan teknik fakoemulsifikasi
    .
    “Ruang operasi (OK) emergensi di IGD dibuat untuk melayani pasien-pasien dicurigai covid-19 yang membutuhkan tindakan segera, karena beberapa bulan yang lalu sangat sulit merujuk pasien-pasien tersebut, sehingga resiko kematian dan kecacatan jadi meningkat,” terangnya.

    Ke depannya, ruangan OK IGD dapat juga digunakan untuk pasien lain yang memerlukan ruangan operasi khusus, seperti pasien dengan penyakit TB paru.

    Sementara tindakan fakoemulsifikasi tambahnya, merupakan tindakan dengan teknologi canggih yang dapat melakukan operasi katarak maupun operasi mata lainnya dengan hanya membuat sayatan kecil, sehingga dapat meminimalkan komplikasi dengan hasil jadi lebih sempurna.

    “Pasien setelah dilakukan tindakan fako tidak memerlukan rawat inap di RS. Jadi tidak membebani pasien dan keluarga,” terang dia.

    Melalui peresmian poli rawat jalan dan ruang operasi ini, diharapkan RSUD Kayuagung dapat meningkatkan kualitas pelayanannya.

    “Tujuan utamanya ialah demi mewujudkan salah satu dari komitmen Pak Bupati, yaitu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi setiap masyarakat yang datang  berobat,” tutupnya. (Dhi)

  • Pemuda Ditangkap, Coba Perkosa Kakak Ipar

    Pemuda Ditangkap, Coba Perkosa Kakak Ipar

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Seorang pemuda warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, ditangkap dan diamankan di Mapolres OKI lantaran mencoba memerkosa kakak iparnya. Pelaku mengakui nekat melancarkan aksinya karena tak kuat menahan hawa nafsu.

    Pelaku berinisial HR (25), warga Desa Celikah Kecamatan Kayuagung. Dia diamankan polisi saat hendak melarikan diri, kurang dari 1 jam setelah pihak keluarga menghubungi Sat Reskrim Polres OKI.

    Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto didampingi Kanit PPA Ipda Jamal mengatakan, HR nekat melakukan aksinya saat korban sedang tertidur usai melakukan hubungan intim dengan suaminya.

    “Kejadiannya Kamis (30/9/2021) sekitar jam 16.00 WIB, terjadi di rumah korban di Dusun III Desa Celikah Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir. Saat itu korban baru pulang dari mengajar dan sekitar pukul 16.30 WIB, korban dan suami tengah berada dalam kamar dan berhubungan suami istri,” kata AKP Sapta di Mapolres OKI, Sabtu (16/10/2021).

    Setelah selesai, lanjut Sapta, suami korban keluar bermaksud membersihkan gerobak roti bakar. Korban pun tertidur dalam keadaan belum berpakaian dan saat itu pintu kamar terbuka.

    “Namun, korban terbangun karena ada seorang yang melompat ke atas tubuhnya. Korbanpun memberontak dengan menepis tangan yang menutupi matanya tersebut dengan mengunakan tangan sebelah kanan korban sehingga orang tersebut berdiri,” katanya.

    Korban pun berdiri dan berteriak histeris, dan saat itu korban melihat orang tersebut adalah adik iparnya.

    Dikatakan lebih lanjut, saat itu tersangka menyuruh korban diam dengan meletakan telunjuknya di mulutnya dan mengatakan, “Diam Yuk (kakak ipar).”

    “Akan tetapi korban semakin berteriak dengan kencang dan membuat tersangka keluar dari kamar korban,” tambahnya.

    Mendapati hal tersebut, korban langsung menutup dan mengunci pintu kamar sambil korban berteriak minta tolong. Tidak lama kemudian sang suami datang dan melaporkan kejadian kepada tetangga sekitar.

    “Pada saat kejadian pihak keluarga menghubungi Sat Reskrim Polres OKI. Dengan gerak cepat kurang dari 1 jam pelaku berhasil diamankan saat akan melarikan diri,” ungkap AKP Sapta.

    Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 289 KUHP atau pasal 285 Jo 53 Ayat (1) KUHP.

    “Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres OKI dan diancam hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tandasnya.

    Dari keterangan pelaku, dia tak kuat menahan hawa nafsunya karena tak sengaja melihat korban tertidur tanpa busana. Karena itulah, HR berencana memerkosa kakak iparnya itu.

    “Saya waktu itu khilaf tidak sengaja melihat kakak ipar tidur tanpa busana. Pokoknya saya meminta maaf,” ujarnya.
    (dhi/mis)

  • Jaksa Terus Dalami Kasus Korupsi Pengadaan Benih Siap Tanam

    Jaksa Terus Dalami Kasus Korupsi Pengadaan Benih Siap Tanam

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Penyidikan dugaan korupsi pengadaan benih siap tanam tahun 2019 di Ogan Komering Ilir (OKI), masih menjadi tunggakan Kejaksaan Negeri (Kejari) OKI. Kasus yang diperkirakan sudah naik penyidikan sejak April 2021 itu, belum menunjukkan progres positif.

    Kajari OKI Abdi Reza Fachlewi Junus, SH, MH melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Belmento, SH mengatakan, jaksa penyidik pada Kejari OKI terus mendalami kasus korupsi pengadaan benih karet siap tanam senilai 1 Miliar lebih itu.

    “Penyidik masih terus mendalami kasus ini serta melengkapi berkas perkara,” katanya, Kamis (14/10/2021).

    Menurut Belmento, pihaknya sudah melakukan panggilan dan meminta keterangan dari pihak PPK, pihak rekanan, dan pihak pengadaan guna mendapatkan bukti, menetapkan tersangka, dan menghitung berapa kerugian negaranya. Dia menegaskan semua itu saat ini masih dalam proses penyidikan.

    “Berkas ini laporannya masuk di Kejati Sumsel, kita menerima limpahan dari Kejati, kalau tanggal persisnya laporan masuk tersebut belum tau pasti karena berkas kita banyak menumpuk, ya sekira berkas masuk di bulan Aprl- Mei tahun 2021,” ungkap Belmento.

    Apabila proses ini, lanjut Belmento, berkembang dan sudah mendapatkan bukti, tersangka dan besaran kerugian negara. Kita akan segera adakan konferensi pers dengan kawan-kawan media.

    Berdasarkan data dari situs pengadaan Kabupaten OKI, pengadaan benih siap tanam ini dilakukan pada 2019 silam. Tender senilai Rp1 Miliar lebih tersebut, berasal dari dana APBN tahun 2019 dan dimenangkan oleh salah satu perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Kota Kayuagung.

    Di situs tersebut, tidak dijelaskan dimana lokasi pekerjaan diadakan. Bahkan pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI yang disambangi oleh awak media yang tergabung dalam DPD Sekber Wartawan Indonesia (SWI) OKI, juga tidak bisa memberi keterangan yang rinci terkait lokasi pekerjaan serta jumlah penerima bibit siap tanam tersebut.

    (dhi)

  • Porkab OKI 2021 Digelar Berbasis Zona

    Porkab OKI 2021 Digelar Berbasis Zona

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Wakil Bupati OKI, H.M. Dja’far Shodiq membuka secara resmi Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Ogan Komering Ilir tahun 2021. Digelar berbasis zona dengan penerapan Protokol Kesehatan (ProKes).

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. OKI, Muhammad Refly, S.Sos, MM dalam laporannya menyampaikan Pekan Olahraga Kabupaten ini merupakan agenda regular empat tahun sekali.

    “Guna menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat, pelaksanaaan Porkab 2021 akan digelar berbasis zona untuk babak penyisihan sedangkan untuk babak Semifinal dan Final akan terpusat di Kota Kayuagung”, jelas Refly. (Kamis, 14/10/2021).

    Refly mengatakan Porkab OKI 2021 akan berlangsung mulai 14 Oktober hingga 18 Oktober dan pertandingan final akan berlangsung di Taman Segitiga Emas. Semua pertandingan digelar tanpa adanya penonton secara langsung.

    Wabup Shodiq mengatakan, Porkab 2021 ini menjadi salah satu wadah untuk menjaring bibit-bibit potensial yang nantinya diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten OKI dalam berbagai kompetisi olahraga baik tingkat provinsi, regional, nasional bahkan Internasional.

    Shodiq mengingatkan agar seluruh pihak yang terlihat untuk junjung tinggi sportivitas.

    “Porkab ini dapat menjadi talent scouting untuk menjaring atlet-atlet potensial. Disamping itu kami ingatkan agar panitia, wasit dan semua pihak yang terlihat dan menjaga sportivitas yang menjadi nafas dari kompetisi olahraga ini”, kata Shodiq.

    Shodiq menjelaskan salah satu indikator agar prestasi olahraga, semakin meningkatkan para atlit harus punya daya juang yang tinggi dan enggan menyerah sampai titik darah penghabisan.

    “‘Harus totalitas, konsisten berlatih, insya allah kedepan prestasi olahraga di Kabupaten OKI semakin meningkat. Selamat bertanding”, tutupnya.

    Menariknya, sesaat setelah upacara pembukaan Porkab OKI 2021 dilaksanakan eksibisi pertandingan badminton oleh Wakil Bupati Shodiq berpasangan dengan Dandim Letkol Czi Zamroni menghadapi Kajari OKI Abdi Reza, MH  berpasangan dengan Ketua Dewan Pertimbangan Karang Taruna OKI, M.Alki Ardiansyah yang berlangsung sengit dan diakhiri dengan eksibisi Biliard. (Dhi)

  • Diskominfo OKI Ajari OPD dan Kecamatan Kelola Website

    Diskominfo OKI Ajari OPD dan Kecamatan Kelola Website

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mempercepat transformasi digital. Melalui workshop pengelolaan website bagi OPD dan kecamatan, untuk integrasi pengembangan e-government dan mewujudkan layanan publik berbasis digital yang cepat, berkualitas dan profesional
    .
    Wakil Bupati OKI, H.M. Dja’far Shodiq dalam sambutannya mengatakan, terintegrasinya layanan elektronik di Kabupaten OKI ini mempermudah penyelenggaraan pemerintahan. Diharapkan pula dapat mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan modern. Karena semua pelayanan administrasi pemerintahan maupun layanan publik akan berbasis digital,” terang Shodiq saat pelatihan Pengelolaan Website Diskominfo OKI. Rabu, (13/10/2021).
    .
    Shodiq menambahkan, empat strategi untuk memperkuat fondasi kolaborasi instansi pemerintah untuk menyukseskan pemerintahan berbasis digital. Yakni penguatan tata kelola SPBE, pelayanan publik terpadu, penyiapan teknologi digital dan membangun SDM yang kompeten dan inovatif.

    “Percepatan transformasi digital saat ini sudah menjadi keharusan dan kebutuhan, untuk memberikan pelayanan publik yang lebih cepat dan efektif,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan tersebut juga dilaunching SIPUTRI (Sistem Informasi Pelayanan Publik Terintegrasi). Aplikasi berbasis website yang mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

    Sementara itu, Alexsander Bastomi, SP, M.Si mengatakan, Diskominfo menjadi leading sector dan memfasilitasi layanan informasi dan komunikasi publik di OKI.

    “Kita akan inisiasi setiap organisasi perangkat daerah untuk penataan sistem manajamen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi”, kata Alexsander.

    Namun yang tak kalah penting, bagi Alex adalah konsistensi dalam memberikan pelayanan digital tersebut.

    “Kominfo menjadi inisiator untuk digitalisasi layanan publik dan memfasilitasi bagi instansi yang ingin memulainya namun untuk kewajiban pemeliharaan, konsistensi layanan Digital diperlukan komitemen yang kuat masing-masing instansi,” tambah Alex. (Dhi)