Jaksa Terus Dalami Kasus Korupsi Pengadaan Benih Siap Tanam

- Redaksi

Jumat, 15 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi benih pohon karet.

Ilustrasi benih pohon karet.

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Penyidikan dugaan korupsi pengadaan benih siap tanam tahun 2019 di Ogan Komering Ilir (OKI), masih menjadi tunggakan Kejaksaan Negeri (Kejari) OKI. Kasus yang diperkirakan sudah naik penyidikan sejak April 2021 itu, belum menunjukkan progres positif.

Kajari OKI Abdi Reza Fachlewi Junus, SH, MH melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Belmento, SH mengatakan, jaksa penyidik pada Kejari OKI terus mendalami kasus korupsi pengadaan benih karet siap tanam senilai 1 Miliar lebih itu.

“Penyidik masih terus mendalami kasus ini serta melengkapi berkas perkara,” katanya, Kamis (14/10/2021).

Menurut Belmento, pihaknya sudah melakukan panggilan dan meminta keterangan dari pihak PPK, pihak rekanan, dan pihak pengadaan guna mendapatkan bukti, menetapkan tersangka, dan menghitung berapa kerugian negaranya. Dia menegaskan semua itu saat ini masih dalam proses penyidikan.

“Berkas ini laporannya masuk di Kejati Sumsel, kita menerima limpahan dari Kejati, kalau tanggal persisnya laporan masuk tersebut belum tau pasti karena berkas kita banyak menumpuk, ya sekira berkas masuk di bulan Aprl- Mei tahun 2021,” ungkap Belmento.

Apabila proses ini, lanjut Belmento, berkembang dan sudah mendapatkan bukti, tersangka dan besaran kerugian negara. Kita akan segera adakan konferensi pers dengan kawan-kawan media.

Berdasarkan data dari situs pengadaan Kabupaten OKI, pengadaan benih siap tanam ini dilakukan pada 2019 silam. Tender senilai Rp1 Miliar lebih tersebut, berasal dari dana APBN tahun 2019 dan dimenangkan oleh salah satu perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Kota Kayuagung.

Di situs tersebut, tidak dijelaskan dimana lokasi pekerjaan diadakan. Bahkan pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI yang disambangi oleh awak media yang tergabung dalam DPD Sekber Wartawan Indonesia (SWI) OKI, juga tidak bisa memberi keterangan yang rinci terkait lokasi pekerjaan serta jumlah penerima bibit siap tanam tersebut.

(dhi)

Berita Terkait

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026

Berita Terbaru