Category: Ogan Ilir

  • Lantik 166 Pejabat di Lingkungan Pemkab OI, Ini Arahan Bupati Panca

    Lantik 166 Pejabat di Lingkungan Pemkab OI, Ini Arahan Bupati Panca

    SUARAPUBLIK.ID, OI – Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar melantik 116 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Hal itu dilakukan dalam rangka mengisi kekosongan jabatan, kebutuhan organisasi dan penyegaran serta dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pembangunan.

    Adapun 116 pejabat yang dilantik di antaranya Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebanyak 1 orang, Pejabat Administrator sebanyak 59 orang, Pejabat Pengawas sebanyak 42 orang, Pejabat Fungsional 13 orang dan Kepala Upt Puskesmas sebanyak 1 orang.

    Dalam arahannya, Bupati Panca menyampaikan tiga poin yang harus di ingat yaitu, jaga nama baik institusi dan nama baik Kabupaten Ogan Ilir, laksanakan semua kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab, dan kepada seluruh ASN maupun TKS untuk terus melayani masyarakat dengan baik.

    “Kepada yang baru saja dilantik agar menggunakan jabatannya dengan baik, karena kita tidak pernah tau sampai kapan kita diberikan amanah. Maka dari itu pergunakanlah sebaik mungkin untuk melayani masyarakat dan membangun kabupaten Ogan Ilir,” ujar Panca di gedung serbaguna Tanjung Senai, Kamis (3/11).

    Pelantikan sendiri di awali dengan penyampaikan laporan dari Kepala BKPSDM Ogan Ilir, Wilson Effendi dan dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan Oleh Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar SH.

    Dalam laporannya Wilson Effendi mengatakan, bahwa tujuan dari pelantikan ini adalah untuk mengisi kekosongan jabatan, kebutuhan organisasi dan penyegaran serta dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pembangunan.

    Sekedar informasi, acara ini turut dihadiri oleh Dandim 0402 OI/OKI atau yang mewakili, Kapolres Ogan Ilir atau yang mewakili, Kajari Ogan Ilir atau yang mewakili, Kepala Dinas, dan Kepala Badan lingkup Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. (*)

  • Dua Mantan Kasek dan Satu Honorer Ditetapkan Sebagai TSK Dugaan Korupsi Bawaslu Ogan ilir

    Dua Mantan Kasek dan Satu Honorer Ditetapkan Sebagai TSK Dugaan Korupsi Bawaslu Ogan ilir

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Setelah melalui proses pemeriksaaan saksi atas dugaan korupsi dana hibah Bawaslu Ogan ilir akhirnya

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dana hibah Bawaslu Ogan Ilir.

     

    Kepala Kejari (Kajari) Ogan Ilir, Nur Surya mengatakan, adapun penetapan tersangka ini berdasarkan hasil pemeriksaan.

     

    Ia menyebutkan, Ketiga tersangka tersebut yakni AS dan HF yang pernah menjabat Koordinator Sekretariat Bawaslu Ogan Ilir serta RM yang merupakan seorang tenaga honorer di Bawaslu Ogan Ilir.

     

    “Dari hasil gelar perkara, penyidik menyimpulkan tiga tersangka tersebut diduga kuat telah melakukan tindak pidana korupsi dalam kegiatan penerimaan dana hibah Bawaslu Ogan Ilir dari Pemkab Ogan Ilir,” kata Nur Surya saat jumpa pers dengan wartawan di Indralaya, Kamis (3/11/2022)

     

    Surya menjelaskan, saat terbit Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang dicairkan di rekening kas daerah yang diterima Bawaslu Ogan Ilir, nilainya sebesar Rp 19,3 miliar.

     

    Dari nilai tersebut, realisasi pengeluaran sesuai bukti otentik baik berbentuk invoice, nota, kwitansi dan alat bukti surat lainnya, serta berdasarkan konfirmasi dan keterangan dari saksi-saksi, alokasi dana hibah sebesar Rp 11,9 juta.

     

    Berdasarkan keterangan ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Selatan, kata Nur Surya, terdapat pembuatan pertanggungjawaban anggaran fiktif.

     

    “Adanya mark up terhadap pengeluaran dana hibah yang dilakukan para tersangka sehingga merugikan negara sebesar Rp 7 miliar lebih,” ungkap Surya.

     

    Pada perkara ini, Kejari Ogan Ilir telah memeriksa sebanyak 52 orang saksi yang terdiri dari para mantan pejabat Pemkab Ogan Ilir termasuk mantan Bupati Ilyas Panji Alam.

     

    Selain itu, Panwascam dan bendahara Panwascam di Kabupaten Ogan Ilir juga turut diperiksa.

     

    “Ada juga para pemilik toko ATK juga diperiksa. Karena kami benar-benar mencari alat bukti valid,” jelas Nur Surya.

     

    Para tersangka pun dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2021 tentang tindak pidana korupsi.

     

    Juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP Juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP tentang penyertaan tindak pidana..

     

    “Tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka lagi dan tugas penyidik berupaya mengembalikan keuangan negara yang dikorupsi,” kata Nur Surya.

     

    Pria yang sebelumnya menjabat Kajari Majene, Sulawesi Barat ini pun dicecar wartawan perihal tenaga honorer Bawaslu yang dijadikan tersangka.

     

    Padahal atasan atau bahkan pucuk pimpinan Bawaslu Ogan Ilir yang bertanggung jawab terhadap alokasi dana hibah, hingga kini belum ditetapkan tersangka.

     

    Menanggapi pertanyaan tersebut, Nur Surya mengatakan bahwa penetapan tersangka berdasarkan alat bukti yang cukup.

     

    “Bicara penyidikan, bicara penetapan tersangka, bicara alat bukti. Untuk alat bukti ketiga tersangka, kami rasa cukup karena ada keterangan saksi-saksi, keterangan ahli BPK Sumsel dan bukti-bukti surat pembayaran,” terangnya.

     

    “Dan tidak menutup kemungkinan, di tahap penuntutan, bisa jadi ada pihak lain yang bisa diminta pertanggungjawaban (dijadikan tersangka),” kata Nur Surya.

  • Kodim 0402/OKI Siap Amankan Pilkades Serentak di 173 Desa Kabupaten OI

    Kodim 0402/OKI Siap Amankan Pilkades Serentak di 173 Desa Kabupaten OI

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI Letkol Inf Hendra Saputra, S.Sos.,M.M.,M.I.Pol memimpin langsung Apel Kesiapan Pasukan Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2022. Kegiatan tersebut digelar di lapangan Apel Makodim 0402/OKI Jln. Letnan Darna Jambi Kayuagung, Kamis (13/10/2022).

    Pelaksanaan apel tersebut diikuti oleh seluruh Babinsa jajaran Kodim 0402/OKI. Dihadiri oleh Kepala Staf Kodim 0402/OKI Mayor Czi Saipul Anwar, dan para Danramil jajaran. Adapun jumlah Desa yang melaksanakan Pilkades sebanyak 173 Desa yang akan dilaksanakan secara serentak pada hari Sabtu 15 Oktober 2022, di wilayah Kabupaten Ogan Ilir mendatang.

    Dalam kesempatan tersebut Dandim 0402/OKI menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun materil yang akan mengemban tugas pengamanan Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

    ”Pelaksanaan pengamanan ini merupakan bentuk antisipasi dan pencegahan terutama desa-desa yang mempunyai kerawanan baik secara faktor geografis maupun akses jaringan komunikasi yang sulit,” jelasnya.

    Dandim juga mengingatkan personelnya agar dapat menjalankan tugas dengan profesional dan berdedikasi serta meningkat kewaspadaan akan segala bentuk potensi gangguan keamanan selama penyelenggaraan Pilkades serentak ini.

    “Kita akan bersinergi serta mendukung dalam menciptakan situasi aman dan kondusif pada penyelenggaraan Pilkades serentak. Selama pelaksanaan pengamanan perhatikan faktor keamanan, bersikap humanis serta menjadi tauladan bagi masyarakat,” tutup Dandim. (Rel)

  • Feby Deru Ingatkan   Pengrajin Kain  Khas Sumsel Untuk Memanfaatkan   Pewarnaan Alami

    Feby Deru Ingatkan   Pengrajin Kain  Khas Sumsel Untuk Memanfaatkan   Pewarnaan Alami

    OGAN  ILIR –   Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru mengajak kader PKK kabupaten/kota se-Sumsel belajar proses pembuatan kain jumputan dengan pewarna alami. Ini dilakukannya  sebagai upaya mendorong pemulihan ekonomi bagi para perajin kain dan UMKM di Sumsel.

    “Mari kita sama-sama belajar bagaimana proses pembuatan kain jumputan pewarna alami. Sebab kini permintaan kain khas dengan pewarna alami cukup tinggi. Saya ingin para Kader PKK bisa meningkatkan kapasitasnya dalam pelatihan ini, dan menularkan ilmunya kepada para kader PKK di wilayah masing-masing,” kata Feby saat memberikan arahan pada pelatihan sandang pewarna alami, di Galeri Warna Alam, desa Ulak Bedil, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (10/10) pagi.

    Menurutnya setiap daerah di Sumsel memiliki kain khas, yang apabila dilestarikan dan dikembangkan lagi secara kreatif dan inovatif akan meningkatkan pendapatan ekonomi, serta memperluas jangkauan pasar.

    “Kalaupun misalnya tidak mempunyai kain  khas yang unik, ini juga tidak masalah. Tetap fokus pada kain yang ada saja. Beberapa daerah yang saya ketahui, seperti Prabumulih dengan pewarna alami dari serat nanas, Muba dengan pewarna alam Gambo Muba-nya, ini silahkan dilanjutkan. Manfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita,” ujar Feby.

    Feby yang saat itu hadir didampingi Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Hj Fauziah MY, praktek langsung membuat kain jumputan dengan pewarna alami.

    Pelatihan sandang pewarna alami ini diampu narasumber Meki Okiyasari, yang adalah pemilik Galeri Warna Alam. Berbekal prestasi yang ditorehkannya, Meki membagikan ilmunya kepada para peserta pelatihan

    “Jangan pandang saya dengan embel-embel penghargaan yang saya dapat. Di sini kita sama-sama belajar. Dulu saya juga belajar dari nol seperti ibu dan bapak semua,” ucap Meki.

    Ia menjelaskan bahan pewarna alam yang digunakannya berasal dari tumbuhan  secang, jengkol, mahoni, indigo, mangrove, dan kayu-kayuan.

    Untuk proses pembuatan kain jumputan, ada sejumlah tahapan yang harus dilakukan.

    “Mulai dari pembuatan motif, proses mordan kain, proses pembuatan jumputan, proses pembuatan zat warna alam pada tumbuhan, dan proses pewarnaan jumputan,” jelas Meki.

    Kemudian hal terpenting, dalam membuat kain jumputan adalah menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan

    Usai praktek pewarnaan alami, Hj Feby bersama Hj  Fauziah mengunjungi sentra kerajinan perak Global Silver di Tanjung Batu.

  • Pemkab Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Pengamanan dan Deklarasi Damai

    Pemkab Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Pengamanan dan Deklarasi Damai

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menggelar Apel Deklarasi Damai dan Gelar Pasukan Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Ogan Ilir tahun 2022, di Lapangan Mapolres Ogan Ilir, Selasa (04/10/2022). Apel dipimpin oleh Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar SH.

    Menurut Bupati Panca, apel deklarasi damai pemilihan kepala desa bertujuan untuk mempersiapkan pelaksanaan Pilkades. Mengingat dalam pelaksanaan Pilkades ini, suhu politik dan dinamika masyarakat Kabupaten Ogan Ilir khususnya di desa-desa akan meningkat.

    “Untuk itu saya meminta kepada seluruh stakeholder untuk membantu pelaksanaan Pilkades ini agar berjalan aman, dan dapat menyukseskan program Pilkades serentak di Kabupaten Ogan Ilir. Tentunya kondusivitas pelaksanaan Pilkades Serentak ini berkaitan dengan nama baik keluarga calon Kades, desa, Kabupaten Ogan Ilir, maupun juga nama Provinsi Sumatra Selatan,” kata bupati.

    Lebih lanjut Bupati Panca mengungkapkan bahwa tahapan Pilkades saat ini sedang memasuki tahapan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat dapat menyalurkan suaranya dalam pelaksanaan Pilkades serentak pada 15 Oktober nanti.

    “Saya juga mengimbau kepada masyarakat supaya dapat memberikan hak suaranya pada Pilkades nanti. Dan diharapkan akan mendapatkan pemimpin yang benar-benar pilihan untuk membangun desanya,” pungkasnya.

    Apel Deklarasi Damai Pilkades serentak Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2022, dihadiri oleh Ketua DPRD Ogan Ilir Suharto, Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman, Dandim 04/02 OKI/OI yang diwakili oleh Danramil Tanjung Batu Kapten Fathul, Kodam Kompi (DANGKI) Brimob 2C AKP Misnali, OPD terkait dan seluruh Camat se Kabupaten Ogan Ilir. (*)

  • Pemprov Sumsel  Komitmen Cetak  Generasi  Berbekal IPTEK  dan IMTAQ 

    Pemprov Sumsel  Komitmen Cetak  Generasi  Berbekal IPTEK  dan IMTAQ 

    Suarapublik.id, OGAN ILIR – Keberadaan Pondok Pesanteran (ponpes) menjadi sangat sentral dalam mencerdaskan umat bahkan  lebih dari itu ponpes juga menjadi pusat pendidikan dalam membentuk mental dan akhlak umat sejak dari usia dini.

    Menurut Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya  ponpes  sangat penting  dalam menstranfer ilmu agama bagi  generasi  mendatang   yang  berkarakter dan berakhlak mulia.

    “Keberadaan ponduk pesantren sangat penting dalam  menyiapkan generasi ke depan  yang berkarakter dan berahklak mulia,”  tegas   Wagub Mawardi Yahya  saat peresmian pembangunan   Ponpes Mahasiswa Al Bahjah Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara  Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (25/8).

    Lebih lanjut Mawardi Yahya menegaskan, jauh  hari   sejak dirinya  masih menjabat sebagai Bupati Ogan Ilir beberap tahun silam. Pemprov Sumsel lanjut dia akan terus berkomitmen dalam memajukan SDM Sumsel   bukan saja pendidikan sekolah umum melainkan memajukan pendidikan dibidang ke agaman sehingga akan  terlahir genarasi yang mumpuni dibekali dengan  Ilmu Pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta Iman dan Taqwa (IMTAQ)

    “Artinya  pembagunan  tidak hannya fisik belaka melainkan harus diimbangi dengan pembangunan rohani sehingga generasi bangsa ini kedepan akan  menjadi genarasi yang kuat fisik, mental dan spiritual  dan yang lebih penting lagi berakhlak mulia,” tambahnya.

    Menyinggung pembangunan ponpes Ponpes Mahasiswa Al Bahjah, Mawardi Yahya berharap nantinya bangunan ponpes ini akan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat sekitar.

    “Semoga pembangunan Ponpes segera terealiasi dengan cepat sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di Ogan Ilir,” tutupnya.

    Sementara itu, Wakil Bupati  Ogan Ilir, H Ardani SH  menegaskan,  Pemkab Ogan Ilir akan terus   bersinergi  dengan Pemprov Sumsel dalam memajukan pembangunan  termasuk diantaranya pembangunan mental spiritual melalui   penyediaan  sarana prasarana pendidikan yang representatif.

    “Kita terus bersinergi dengan semua pihak termasuk dengan  Pemprov Sumatera Selatan. pembangunan yang kita lakukan tentunya harus menyeimbangkan antara pembangunan fisik maupu non fisik termasuk bidang ilmu  agama,” pungkasnya.

  • Herman Deru Dorong Atlet Olahraga Berkuda Asal Sumsel Go International 

    Herman Deru Dorong Atlet Olahraga Berkuda Asal Sumsel Go International 

    Suarapublik.id, OGAN ILIR – Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi)  Kabupaten Ogan Ilir Masa bakti 2022 – 2026 yang diketuai oleh  A.W. Noviadi, S.Pi., M.Si, secara resmi dilantik Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru yang juga selaku  Ketua Pordasi Sumsel.

    Pelantikan Pordasi Ogan Ilir kali ini dilakukan di Pedopoan Rumah Dinas Wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Senin (4/7) siang yang juga di hadiri  Ketua Umum Pordasi, Triwatty Marciano.

    Herman Deru mengatakan, saat ini Pemprov Sumsel sedang berupaya untuk mengembangkan Pordasi. Untuk itu Ia meminta dukungan dan bimbingannya dari pihak Pordasi Pusat agar olahraga berkuda semakin bisa lebih digemari masyarakat.

    “Harapan kita olahraga berkuda ini semakin memasyarakat,  yang dimana nantinya akan menghasilkan bibit atlet yang bisa go international,” ungkapnya.

    Herman Deru  mengucapkan selamat, Kepada para Pengurus PORDASI Kabupaten Ogan Ilir Periode 2022-2026 yang telah dilantik.

    Ia mengaku bangga,  masyarakat sumsel menyambut baik, bukan hanya sekedar gemar saja. Namun  juga niat dari keseriusan masyarakat yang tampak terlihat dengan mengikuti kejuaraan Fornas.

    “Selamat bekerja, yakinlah keikhlasan serta kerja keras saudara akan menjadi sumbangsih yang luar biasa dalam perkembangan olahraga berkuda di Provinsi Sumsel kedepan,” tuturnya.

    Diakuit Bapak Pembangunan Provinsi Sumsel, saat ini Provinsi Sumsel sedang menggeliat, dimana dengan telah ditunjuknya Provinsi Sumsel sebagai tuan rumah Fornas VI membangkitkan UMKM dan IKM. Terkhusus di Kabupaten Ogan Ilir yang juga ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Fornas VI.

    “Sumsel ditunjuk sebagai tuan rumah Fornas VI, dimana ada 55 inorga yang dipertandingan  di Provinsi Sumsel,  mudah-mudaha kita dinobatkan sebagai  tuan rumah yang baik dan pemenang yang baik,” tambahnya.

    Sementara itu Ketua Umum Pordasi , Triwatty Marciano mengharapkan Pordasi Sumsel mampu memasyarakatkan olahraga berkuda.

    Dia juga mengapresiasi Ketua Pordasi Kabupaten Ogan Ilir dimana kepemimpinannya telah menunjukan keinginan yang kuat untuk memajukan Pordasi di Kabupaten Ogan Ilir

    “Saya sangat mengapresiasi Pordasi Sumsel telah menunjukan kegigihannya untuk memajukan Pordasi di Kabupaten Ogan Ilir. Mudah-mudahan dengan kepemimpinannya Pordasi Kabupaten Ogan Ilir bisa membangkitkan lagi olahraga berkuda di Sumsel,” tambahnya.

  • Ribuan Warga Sumsel Mengetuk Pintu Langit dengan Doa agar Ganjar Jadi Presiden 2024

    Ribuan Warga Sumsel Mengetuk Pintu Langit dengan Doa agar Ganjar Jadi Presiden 2024

    Ogan Ilir, Sumsel- Langit cerah di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyertai lantunan shalawat dan doa yang dipanjatkan dari ribuan masyarakat agar Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024.

     

    Pimpinan majelis dzikir di Sumsel, Tuan Guru KH Susi Indrawanto, memimpin berbagai lantunan shalawat untuk mencari keberkahan yang terkandung didalamnya. Serta, menuntun doa dalam upaya mengetuk pintu langit supaya Ganjar ditakdirkan Allah SWT menjadi pemimpin Indonesia di Pilpres 2024.

     

    “Semoga dzikir kita betul-betul berkah, dan menghantarkan Bapak Ganjar menjadi Presiden Indonesia,” tutur Tuan Guru Susi usai acara Gema Shalawat dan Doa Bersama untuk Ganjar di Ponpes Darul Funun, Desa Tambang Rambang, Kec. Rambang Kuang, Kab. Ogan Ilir, Prov. Sumsel, Minggu (3/7/2022).

     

    Menurut Susi, Gubernur Jawa Tengah itu merupakan sosok yang sesuai dengan hati rakyat Indonesia, khususnya masyarakat di Sumsel. Ganjar yang religus, dekat dengan ulama dan selalu berpihak pada rakyat dapat menghantarkannya menjadi pemimpin Indonesia.

     

    “Saya mendoakan, Ya Muqolibal Qulub. Maknanya, sesungguhnya yang membolak balikan hati kita itu kan hanya Allah SWT, maka kita mintakan supaya hati (masyarakat) kita ini mantap memilih Bapak Ganjar. Dan kiranya Bapak Ganjar ditakdirkan Allah SWT menjadi Presiden Indoesia 2024,” paparnya.

     

    Kegiatan doa dan gema shalawat ini diadakan oleh Santri Dukung Ganjar (SDG) wilayah Provinsi Sumsel. Korwil SDG Sumsel, Paisal Tanjung mengatakan tujuan kegiatan itu sebagai ikhtiar spiritual dalam rangka mengetuk pintu langit supaya Ganjar ditakdirkan jadi Presiden Indonesia periode 2024-2029.

     

    “Peserta yang hadir ada 2000 orang dari santri dan majelis talim. Ini sebagai bentuk iktiar bathiniah kita, untuk mendoakan ayahanda Ganjar supaya menjadi Presiden Indonesia di 2024,” ujarnya.

     

    Paisal menyatakan Ganjar yang nasionalis dan religius menjadi pilihan tepat di Pilpres 2024 mendatang. Terlebih, Ganjar merupakan figur yang peduli pada umat Islam, dekat dengan ulama dan santri. Kinerjanya pun sudah terbukti, baik sebagai gubernur maupun sebagai wakil rakyat di DPR RI.

     

    “Kami melihat sosok pemimpin yang hari ini memang betul dicari oleh masyarakat Indonesia, karena kedekatan beliau dengan para ulama, para santri, masyarakat dan beliau selalu menyerap aspirasi rakyat,” tegasnya.

     

    Gerakan sosialisasi sosok Ganjar akan terus dilakukan. Menurut Paisal, kegiatan ini merupakan tindaklanjut pasca deklarasi yang telah dilakukan.

     

    “Kita akan mengadakan kegiatan positif dalam rangka bermanfaat untuk rakyat dan memengkan Ganjar,” pungkasnya.

     

    Hadir dalam kegiatan itu juga pimpinan Ponpes Darul Fulun, Dr. KH Faisal Abdullah dan Faisal Zulkarnain. Mereka mengajak warga yang hadir untuk berdoa dan memilih Ganjar di Pilpres 2024.

     

    Setelah deklarasi dilakukan diberbagai provinsi, SGD secara nasional mempunyai program diantaranya bantuan usaha santri disabilitas, beras untuk santri, wakaf air minum, operasi pangan gratis, saung lebaran untuk santri, safari pesantren, safari subuh dan borong makanan.

  • Dandim 0402/OKI bersama Bupati Panca Wijaya Launching Pilkades Serentak Ogan Ilir

    Dandim 0402/OKI bersama Bupati Panca Wijaya Launching Pilkades Serentak Ogan Ilir

    SUARAPUBLIK.ID, OI – Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI-OI Letkol INF Hendra Saputra, S.Sos.,M.M.,M.I.Pol menghadiri acara Launching Pemilihan Kepala Desa (PILKADES) Serentak Tahun 2022 Kabupaten Ogan Ilir di Aula serbaguna Caram Seguguk, Ogan Ilir Kamis(12/5/2022).

    Dalam sambutannya, Bupati OI Panca Wijaya Akbar melaunching Pilkades Serentak di Bumi Caram Seguguk Tahun 2022 sebanyak 173 desa di 16 kecamatan yang ada pada hari sabtu 15 oktober 2022. Launching Pilkades tersebut sekaligus menyerehkan Perbub tentang Pilkades dan sekaligus mengadakan Simulasi Pencoblosan Surat Suara.

    Panca Wijaya Akbar Bupati OI menjelaskan, itu secara tehnis sudah dikonsultasikan dan masih banyak urusan dibawahnya, karena penetapan dokumentasi pilkades itu tetap oleh BPD (Badan Permusyawaratan Desa). “Karena dalam BPD tersebut ada tokoh masyarakat dan seluruhnya ada dalam BPD itu,” jelasnya.

    Lanjut PWA menjelaskan, mungkin beda tafsir saja yang bersangkutan dengan Pemerintah Daerah nanti akan dikomunikasikan lagi.

    Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Hendra Saputra, S.Sos.,M.M.,M.I.Pol memastikan prajuritnya netral dan siap memberikan dukungan atas suksesnya penyelenggaraan Pilkades pada tanggal 15 oktober 2022 mendatang.

    Untuk menyukseskan Pilkades ungkap Dandim, pihak keamanan khususnya prajurit Kodim OKI-OI harus terlebih dahulu berlaku netral dengan tidak mendukung salah satu calon kandidat.

    “Saya jamin dan yakin, prajurit saya menjunjung tinggi Netralitas TNI karena sudah harga mati, tidak ada tawar menawar. Sebagaimana perintah langsung dari Panglima TNI dan undang–undang, mereka berpegang teguh pada nilai itu,” tuturnya.

    Meskipun sudah jelas intruksinya, ia tidak bosan – bosannya mengingatkan ulang Netralitas TNI, prajurit tidak boleh menghadiri acara kampanye, baik di undang maupun kemauan sendiri. Tutup Dandim.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa AKH. Luthfi menjelaskan, dalam pemilihan Kepala Desa serentak ini akan dibentuk panita dan sesuai dengan keputusan BPD dan dalam pelaksanaannya BPD melibatkan Pemerintah Desa dan Masyarakat. Setelah pembentukan panita tersebut akan diadakan pembekalan, sehingga mereka memahami betul aturan yang berlaku dalam Pilkades.

    Dan beliau mengimbau kepada BPD untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada semua pihak sehingga tidak terjadi multitafsir dalam pelaksanaan dan bertindak netral sehingga tidak terjadi kepemihakan terhadap salah satu pasangan calon.

    Adapun untuk persiapan, sejauh ini terus berkoordinasi kepada unsur TNI-POLRI termasuk media dan seluruh stakeholder mengharapkan untuk ikut serta dalam rangka mensukseskan pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di wilayah kabupaten Ogan Ilir Tahun 2022. (dhi)

  • DPC Peradi Kayu Agung Audiensi dengan Polres OI

    DPC Peradi Kayu Agung Audiensi dengan Polres OI

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Pada 1 Maret 2022 lalu, Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia Kayu Agung (DPC PERADI KAYU AGUNG), yang dipimpin Muhammad Zulkifli Yassin, SH., MH., didampingi oleh Sekretaris Iir Sugiarto, SH., Dewan Penasehat H. Darmawan SH., MH., beserta jajaran pengurus harian, melakukan kunjungan resmi ke Mapolres Ogan Ilir. Rombongan disambut hangat Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhi, SH., S.IK., di dampingi Kasat Reskrim AKP Shisca Agustina, S.IK., M.Si., dan Kanit Laka Lantas Ipda Nanda.

    Ketua DPC PERADI KAYUAGUNG Muhammad Zulkifli Yassin, SH., MH., menyatakan, audiensi ini dimaksudkan sebagai sarana sosialisasi terkait terbentuknya DPC PERADI Kayu Agung, mencakup wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Ogan Ilir. Serta untuk menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik antara PERADI dan POLRI. Selaku sesama pilar penegak hukum (Catur Wangsa) di negara ini.

    Ini selaras dengan pernyataan Ketua Umum DPN Peradi Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH., MM., yang menyatakan, “Akses masyarakat pencari keadilan terhadap hukum haruslah dekat. Oleh karena itu dimana ada pengadilan, Advokat Peradi haruslah pula berada di sana.” Ucapan ini disampaikan Otto, dalam Rakernas PERADI di Surabaya beberapa waktu lalu.

    Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhi, SH., S.IK., menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan pengurus DPC PERADI KAYU AGUNG di Mapolres Ogan Ilir. Yusantiyo berharap dapat terbangun sinergi positif. Advokat Peradi Kayu Agung dapat secara aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan bantuan hukum.

    Dalam kesempatan ini juga, Ketua DPC PERADI Kayu Agung, Muhammad Zulkifli Yassin, SH., MH., mengundang Kapolres Ogan Ilir beserta jajaran untuk hadir dalam acara Pelantikan Pengurus DPC PERADI KAYU AGUNG Periode 2022-2027 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2022 di Hotel Excelton Palembang.

    “Diharapkan nanti dapat terjalin kesepemahaman secara profesional di antara para penegak hukum. Dalam hal ini antara advokat dan kepolisian. Dalam rangka proses penegakan hukum (law enforcement), guna memberikan rasa keadilan bagi masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Ogan Ilir,” tutup Ketua DPC PERADI KAYU AGUNG Muhammad Zulkifli Yassin, SH., MH. (Rel)

  • Gelar KRYD di Jalan Lintas Pegayut, Polsek Pemulutan Sisir Lokasi Rawan Kejahatan

    Gelar KRYD di Jalan Lintas Pegayut, Polsek Pemulutan Sisir Lokasi Rawan Kejahatan

    SUARAPUBLIK.ID, INDRALAYA – Untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir menggelar razia dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

    Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kapolsek Pemulutan AKP Herry Yusman mengatakan, KRYD ini dilaksanakan di Jalan Lintas Pegayut pada Sabtu (19/2/2022) malam mulai pukul 20.00.

    “Semalam kami melaksanakan KRYD untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas,” kata Herry di dampingi Kanit Reskrim Ipda Zulkarnain, Minggu (20/2/2022).

    Herry menerangkan, kegiatan di lapangan juga diikuti Kanit Intelkam Ipda Andri Kusuma, Ps. Kanit Binmas Aiptu Budiar, Ps. Kanit Samapta Aipda Arpan Beni, Ps. Kanit Propam Aipda Marwan Syarif, Ps. Kasium Bripka Novriandy dan sejumlah personel Polsek Pemulutan.

    “Sasaran KRYD ini yakni kejahatan 3C, penyalahgunaan senpi dan sajam, premanisme, narkoba serta miras,” jelas Herry.

    Adapun hasil giat ini, telah dilakukan teguran bagi pelanggar pengguna kendaraan yang tidak menggunakan helm dan masker.

    Giat KRYD selesai pada pukul 23.00 dalam keadaan aman kondusif. Dan dilanjutkan patroli hunting di daerah rawan 3C wilayah hukum Polsek Pemulutan.

    “Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker,” pesan Herry. (Kik)

  • Laka Tunggal yang Tewaskan Mahasiswi di Palembang Dinyatakan SP3

    Laka Tunggal yang Tewaskan Mahasiswi di Palembang Dinyatakan SP3

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Kasus kecelakaan tunggal yang terjadi di Tol Palembang-Lampung pada Jum’at (7/1) hingga mengakibatkan pengendara bernama Febi Khairunisa (22), mahasiswi salah satu universitas swasta tewas, telah ditangani Satlantas Polres Ogan Ilir.

    Dari hasil pemeriksaan, akhirnya polisi memutuskan kasus tersebut dinyatakan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) alias diselesaikan karena pengemudi Honda Brio bernopol BG-1649-KF itu meninggal dunia.

    “Dari laka lantas tersebut kami kenakan Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Unsur-unsur pasal sudah terpenuhi semua. Dari hasil otopsi dari hasil laporan dan dari hasil pemeriksaan-pemeriksaan yang ada mengenai jalan, kondisi mobil dan pengemudi tersebut sudah cukup di analisa terkait adanya kelalaian oleh pengendara, karena pengemudi meninggal dunia maka kami mengeluarkan SP3,” kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, SH.,S.I.K dalam konferensi pers, Minggu (30/1/2022).

    Kemudian, terkait penyelenggara jalan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi

    “Adanya kecelakan itu biasanya dimulai dari pelanggaran. Sementara di tol itu ada beberapa faktor yang mempengaruhi (kecelakaan) pertama terkait kendaraan, kedua terkait manusia, ketiga terkait faktor jalan dan keempat faktor cuaca. Saya sampaikan kepada masyarakat umum supaya kita selalu melakukan pengecekan kendaraan yang kita gunakan, Kemudian terkait faktor manusia, selama ini yang ada di tol itu mereka selalu over speed padahal di beberapa ruas tol itu sudah banyak peringatan-peringatan kecepatan minimal 60KM/jam dan maksimal 80 KM/jam namun kenyataannya banyak pengendara masih banyak yang memacu kendaraannya bahkan diatas 120KM/jam dan itu sangat saya sayangkan,” papar Kapolres.

    Kemudian, lanjut dia, faktor jalan kita harus melihat, ketika kita yakin terhadap kendaraan dan ketika kita yakin terhadap kualitas diri kita, kita harus lihat jelas jalannya. Kalau jalan tersebut sedang ada permasalahan kita harus betul-betul konsentrasi.

    “Kebanyakan yang terjadi itu safety belt tidak digunakan dengan semestinya dan faktor terakhir adalah faktor cuaca dimana akhir-akhir ini cuaca sering tidak pasti, dengan kondisi tersebut diharapkan para pengguna jalan lebih berhati hati dalam berkendara,” tutupnya.

    Sementara Bambang Ekunjtoro selaku Pimpro Waskita Sriwijaya Tol didampingi Hasbi Fadillah memberikan penjelasan soal lubang dan jalan bergelombang di ruas tol yang juga dikeluhkan warga.

    “Jalan tol itu selain desain sudah disetujui oleh pemerintah pusat dalam hal ini oleh Bina Marga, kemudian ada juga pengawasan pengawasan disaat kita membangun harusnya selama 5 tahun jalan tol itu kuat karena proses membangun sudah diawasi sesuai dengan desain dan spesifikasinya. Namun sejak dibuka pada januari 2021 banyak kendaraan yang melintas itu over weight yang kita istilahkan dengan overdimension dan overloading (ODOL), itu yang menyebabkan kondisi jalan cepat rusak,” jelasnya.

    Menurut Bambang, pihaknya berkomitmen setiap kerusakan akan segera diperbaiki karena pihaknya mendahulukan faktor keselamatan dan keamanan pengguna jalan.

    “Kami memiliki target untuk memperbaiki seluruh kerusakan di ruas jalan tol hingga tertutup semua pada akhir bulan Januari 2022. Jika ditemukan kerusakan baru, akan segera kami tutup dengan aspal Coldmix tersebut dengan target maksimum kurang dari 1×24 jam,” jelas Bambang.

     

    Dikatakan dia, penambahan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan tol juga telah dilakukan, di mana pihak Waskita Sriwjaya Tol telah memasang sejumlah 250 RC rambu lalu lintas, 100 rambu petunjuk, dan 100 stick lamp yang akan menyala pada malam hari, serta himbauan batas kecepatan kendaraan melalui spanduk dan VMS.

    “Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan ketika berkendara. Kami juga telah menyiagakan tim patroli yang bertugas merawat dan memperbaiki rambu-rambu yang rusak, serta memasang kembali rambu-rambu yang hilang. Pengawasan keberfungsian rambu tersebut akan dibantu oleh kendaraan operasi tol di lapangan yang beroperasi selama 24 jam,” pungkasnya.

  • Didampingi Orang Tua, Siswa SD Negeri 7 Kandis Mulai Divaksin Covid-19

    Didampingi Orang Tua, Siswa SD Negeri 7 Kandis Mulai Divaksin Covid-19

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Puskesmas Kecamatan Kandis, menggelar vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di SD Negeri 7 Kandis, Jumat (14/1/2022).

    Vaksinasi massal ini disambut antusias orang tua, dengan turut mengantarkan anak-anaknya. Setidaknya 58 siswa di sekolah tersebut telah disuntik dosis pertama.

    Kepala SDN 7 Kandis, Ahmad Husni Wardoyo, S.Pd.SD mengatakan, vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun dilakukan guna menunjang kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

    “Kami pihak sekolah sangat mendukung pelaksanaan vaksinasi demi kelancaran kegiatan pembelajaran tatap muka. Vaksinasi tentunya dapat mencegah penularan covid-19 terhadap siswa,” kata Ahmad Husni Wardoyo.

    Menurut Ahmad Husni, apabila salah satu siswa terjangkit, akibatnya seluruh sekolah bukan hanya sekolah itu saja, namun se Kecamatan dapat diliburkan.

    “Dengan vaksinasi, semoga anak-anak kita dapat terhindar dari bahaya virus Covid-19 yang saat ini masih mewabah,” ungkapnya.

    Ahmad Husni mengungkapkan bahwa vaksinasi sendiri tidak ada pemaksaan dan tidak ada sanksi. Hanya saja menurut aturan, apabila anak tidak di vaksin maka siswa tersebut tidak dapat mengikuti pembelajaran tatap muka.

    “Siswa yang tidak bersedia di vaksin tetap bersekolah dengan mengikuti pembelajaran secara daring. Khusus di SDN 7 Kandis, Insya Allah semuanya bersedia dan mengizinkan anaknya untuk di vaksin,” jelasnya.

    Dirinya pun mengungkap bahwa pihaknya sudah memberikan surat pemberitahuan terkait vaksin kepada orangtua siswa serta agar orangtua mendampingi siswa saat akan di vaksin.

    Orang tua juga diminta tak ragu anaknya divaksin Covid-19, karena sebelum anak disuntik terlebih dahulu dilakukan proses skrining kesehatan.

    Orang Tua Sambut Baik Vaksinasi Anak

    Keputusan pemerintah terkait vaksinasi anak usia 6-11 tahun juga disambut baik orang tua sissa SDN 7 Kandis di Kabupaten Ogan Ilir. Sejumlah orang tua mengaku, sangat menantikan gelaran vaksinasi bagi anak untuk penceganan Covid-19 pada anak-anak.

    Riny Yanti, orang tua dari Fathir siswa SDN 7 Kandis mengatakan, sebagai orang tua dirinya memang sempat khawatir. Namun demi mendukung pembelajaran tatap muka dirinya bersedia anaknya untuk di vaksin.

    “Sempat khawatir, namun daripada anak tidak bisa tatap muka di sekolah, kami bersedia anak kami di lvaksin. Sebagai orang tua setidaknya merasa tenang kalau anak sudah divaksin,” ucap Riny.

    Hal senada diungkapkan Al Muzakir, warga Kecamatan Kandis. Sebagai orang tua siswa dirinya sangat mendukung vaksin dilaksanakan.

    “Karena apabila anak kami sudah divaksin, kami tidak khawatir apabila sekolah tatap muka ini digelar. Dengan di vaksin kekebalan tubuh akan terbentuk, bagus vaksin ini,” ujarnya.

    Dijelaskan dia, sebelum divaksin siswa akan ditanya terlebih dahulu dan dilakukan proses skrining kesehatan.

    “Kalau dia ada penyakit, tentu pihak kesehatan juga tidak akan menyuntikkan vaksin. Untuk itulah kami para orang tua ini hadir mendampingi agar bisa memberikan informasi terkait anak,” pungkasnya. (dhi)

  • Wujudkan Herd Immunity, BINDA Sumsel Kembali Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun di Ogan Ilir

    Wujudkan Herd Immunity, BINDA Sumsel Kembali Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun di Ogan Ilir

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Guna mewujudkan Herd Immunity di kalangan anak usia 6-11 tahun atau anak usia sekolah dasar, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumatera Selatan Sumsel terus gencar melakukan vaksinasi covid -19, di berbagai sekolah dasar yang ada di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

    Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia sekolah dasar kembali dilakukan, kali ini siswa sekolah dasar negeri (SDN) 23 yang berada di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan.

    “Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Ilir, melalui Puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Pemulutan. Hari ini melakukan vaksinasi di SDN 23 Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan ada sekitar 39 siswa hari ini disuntikan vaksin covid-19,” ungkap Kabinda Sumsel Brigjen TNI Armansyah SH melalui Kaposda Ogan Ilir Letkol Chb Ervan Rusnandar S.Sos, Selasa (11/1/2022).

    Dikatakannya, pelaksanaan vaksinasi sudah dilakukan sejak beberapa hari, tercatat hingga hari ini ada sekitar kurang lebih 290 siswa SD yang sudah disuntik vaksinasi covid-19 dosis pertama.

    “Giat Vaksinasi dan pemantauan progress capaian vaksinasi akan terus kami lakukan, sebagai upaya mendukung terwujudnya herd immunity dalam rangka mengendalikan pandemi virus Corona,” ucapnya.

    Demikian pula halnya ketercukupan dan maupun kebutuhan jenis vaksin di daerah, Ervan menyebut akan terus di monitor.

    “Kita siap jemput bola untuk melakukan vaksin jika dibutuhkan. Tentunya totalitas ini dilakukan demi Indonesia Sehat Indonesia Hebat, khususnya bagi masyarakat di Kab. Ogan Ilir,” ujarnya. (Rel)

  • BINDA Sumsel Vaksinasi Lansia dan Anak Usia 6-11 di Kabupaten Ogan Ilir

    BINDA Sumsel Vaksinasi Lansia dan Anak Usia 6-11 di Kabupaten Ogan Ilir

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Badan Intelejen Negara Daerah Sumatera Selatan (BINDA Sumsel) kembali berkolaborasi melakukan vaksinasi Covid -19. Kali ini, diberikan bagi lansia dan anak usia 6-11 tahun di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Setelah sebelumnya, Binda Sumsel memberikan vaksin untuk masyarakat dan pelajar.

    Pelaksanaan Vaksinasi sendiri digelar di Sekolah Dasar (SD) Negeri 05 Desa Harapan Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Pelaksanaan vaksinasi sendiri dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Pegayut dan Puskesmas Pemulutan, Senin (10/1/2022).

    Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Sumsel Brigjend TNI Armasyah, SH melalui Kaposda BIN Ogan Ilir Letkol Ervan Rusnandar mengatakan, target di Januari 2022 adalah 1000 dosis untuk lansia dan usia 6-11 tahun.

    “Vaksinasi ini penting karena anak merupakan mata rantai dari herd immunity. Apabila anak-anak sudah divaksin akan terlindungi, maka kakek neneknya yang dekat dengan anak-anak juga lebih aman. Apalagi kalau kakek neneknya itu sudah divaksin tentu jauh lebih aman,” singkatnya.

    Terpisah, Kepala Sekolah SDN 05 Desa Harapan Desy Hidayati mengatakan, jumlah anak yang akan dilakukan vaksinasi kali ini sebanyak 329 siswa.

    “Sebelum dilakukan vaksinasi, anak dilakukan pengecekan kesehatan. Selain itu kita juga sudah meminta persetujuan terlebih dahulu dari orang tua siswa,” tandasnya. (Rel)

  • Hendak Nonton Pertandingan Bola, Pickup Bawa 14 Penumpang Terbalik

    Hendak Nonton Pertandingan Bola, Pickup Bawa 14 Penumpang Terbalik

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Ogan Ilir, kali ini menimpa 14 orang warga Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir sekitar pukul 14.30 WIB, Sabtu (08/01/2022).

    Menurut informasi Santo, warga setempat, ke 14 warga tersebut hendak menyaksikan pertandingan sepakbola di Desa Karang Endah Muara Enim. “Mereka itu berangkat naik mobil pickup,” ujar Santo.

    Kejadiannya di Desa Bakung Ogan Ilir, mulanya mobil pikup yang dikemudikan Mahesa hendak mendahului truk yang ada di depannya diikuti oleh mobil minibus juga, saat bersamaan ada mobil melaju dari arah berlawanan. “Diduga sopir itu terkejut dan banting setir dan membuat mobil terbalik,” jelas Santo.

    Akibat kejadian tersebut, satu penumpang pickup tewas atas nama Husin (58). Sedangkan 13 korban lainnya dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif di RSUD Tanjung Senai. (enimek/ref)

  • Bantu Pemda Ogan Ilir Kejar Target Herd Imunity, Binda Targetkan 2.500 Dosis

    Bantu Pemda Ogan Ilir Kejar Target Herd Imunity, Binda Targetkan 2.500 Dosis

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Kebut herd immunity guna mengejar sekolah tatap muka (PTM) secara normal, Badan Inteligen Negara Daerah (Binda) Sumsel bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melakukan vaksinasi massal bagi masyarakat di lingkungan Desa di Kabupaten Ogan Ilir, Jum’at (3/12/2021).

    Kabinda Sumsel, Brigjend TNI Armansyah, melalui Letkol Chb Ervan Rusnandar (Kaposda OI), mengatakan pihaknya melakukan vaksinasi gotong royong untuk membantu Pemda Ogan Ilir agar sampai akhir tahun 2021 ini bisa mengejar 70 persen herd imunity.

    “Hari ini kita melakukan vaksinasi di Desa Sakatiga Indralaya Ogan Ilir. Sebelumnya vaksinasi dilakukan di Desa Lubuk Sakti. Vaksinasi ini kami lakukan untuk mendukung program Pemerintah RI dalam mencapai herd imunity 70 persen,” kata Ervan.

    Lanjut dia, ada 2.500 target yang pihaknya akan lakukan penyuntikan di beberapa desa di Kabupaten OI. Sedangkan vaksin yang dipakai menggunakan dua jenis vaksin yakni Sinovac dan Astra Zaneca.

    “Vaksinasi ini juga hanya kami peruntukan bagi masyarakat yang belum melakukan vaksin saja atau hanya untuk dosis pertama. Sedangkan vaksinatornya dari Dinas Kesehatan Ogan Ilir,” jelasnya.

    Menurutnya, Binda Sumsel sudah sering berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah seperti di Kabupaten Ogan Ilir dalam membantu Pemda menajalankan Program vaksinasi COVID-19.

    “Vaksinasi ini sudah berkesinambungan dan kami berkolaborasi dengan Pemda Ogan Ilir, khususnya Dinas Kesehatan. Karena kami juga membantu pencapaian untuk target vaksin, agar hingga akhir tahun nanti di Ogan Ilir sudah mencapai herd imunity,” ucapnya. (ANA)

  • Tim Advokat Calon Kades No 2 Sanggah PSU Desa Bukit Batu

    Tim Advokat Calon Kades No 2 Sanggah PSU Desa Bukit Batu

    SUARAPUBLIK.ID, KAYUAGUNG – Tim Advokat dan Konsultan Hukum Nusantara Law Firm yang diketuai Suka Aziz Al Haqqih SH, Anggota Turun SH dan Subrata SH melakukan sanggahan terhadap pemungutan suara ulang (PSU) Pilkades Desa Bukit Batu Kecamatan Air Suguhan yang dimenangkan Calon Nomor urut 2 Rumidah, Jumat (26/11/2021).

    Advokat dan Konsultan Hukum Prasaja, Aulia Aziz Al Haqqi SH mengungkapkan, pihaknya menanggapi serta menyikapi adanya surat Bupati OKI Nomor :470/1257/D.PMD/II.I/2021tanggal 22 November 2021 yang pada pokoknya meminta dilakukan pemungutan suara ulang Pilakdes Desa Bukit Batu. “Surat sanggahan pemungutan suara ulang Pilkades Desa Bukit Batu ini sudah kami kirimkan ke Bupati melalui Bagian Umum,” terangnya.

    Hal ini sambungnya berdasarkan surat kuasa khusus pada tanggal 24 November 2021 selaku kuasa hukum calon kades No urut 2 Rumidah menyampaikan, bahwa panitia pemilihan Kades Bukit Batu Tahun 2021-2027 telah menyelenggarakan tahapan pemilihan Kades Bukit Batu, sesuai dengan tatacara dan ketentuan yang diatur dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa jo dan tersebut di atas.

    Bahwa penanganan aduan dalam pemilihan kades secara limitative diatur Pasal 60 Peraturan Bupati OKI No 18 Tahun 2017 Tentang perubahan peraturan Bupati OKI No 11 Tahun 2015 Tentang Tata cara Pilkades Serentak dan Pemberhentian kades. Salah satu isi pasal setiap pengaduan yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan, disampaikan secara tertulis kepada panitia pemilihan. Sampai pada saat ditutupnya rapat pemungutan suara.

    Merujuk Pasal 60 tersebut di atas, secara yuridis dan sederhana diketahui pasti muatan aduan yang diatur dalam Pasal 60 Peraturan Bupati OKI No 18 tahun 2017 Tentang perubahan peraturan Bupati No 11Tahun 2015 tentang cara pemilihan kades serentak dan pemberhentian kades adalah masalah yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan atau bukan mengatur mengenai pengaduan tentang perselisihan pelaksanaan perhitungan suara, dan atau perselisihan mengenai hasil perhitungan suara.

    Sebelumnya, Rumidah di dampingi suami mengatakan, terkait tudingan bahwa pihaknha melakukan pengancaman, itu tidak benar. Karena justru pihak nomor urut 1 yang melakukan pengancaman dan kita ada rekamannya.

    “Termasuk Money Politic juga, kita tidak sama sekali (melakukan) money politic, dan mereka tidak bisa membuktikan itu terjadi. Justru kita bisa membuktikan, mereka yang melakukan money politic, amplop berisi kartu nama dan uang pun ada di kita,” pungkas Rumidah. (*)

  • BIN dan Pemkab OI Gelar Vaksinasi Bagi Pelajar

    BIN dan Pemkab OI Gelar Vaksinasi Bagi Pelajar

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Pemerintah Kabupaten ogan ilir Sumatera Selatan bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN), melakukan kegiatan pelayanan vaksinasi COVID-19 bagi pelajar. Vaksinasi dilakukan bagi para siswa SMP negeri 3 Sukaraja Kecamatan Indralaya Selatan, Kamis (28/10/2021).

    Letkol Chb Ervan Rusnandar (Kaposda OI) disela kegiatan vaksinasi kepada awak media mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada pemkab OI yang telah membantu mensukseskan kegiatan Vaksinasi bagi pelajar.

    “Kami ucapkan terima kasih serta merasa bangga karena pada kesempatan ini bisa turut
    membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi,” ungkap Letkol Chb Ervan Rusnandar (Kaposda OI).

    Dikatakannya, Badan Intelijen Negara (BIN) turut membantu pemerintah dalam program vaksinasi massal, guna mempercepat terbentuknya kekebalan komunal (Herd Immunity) di lingkungan sekolah pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

    Penyelenggaraan vaksinasi yang dilakukan menyasar pada siswa sekolah menengah pertama. Hal ini dilakukan guna membantu pemerintah dalam melakukan percepatan vaksinasi.

    “Alhamdulilah, vaksinasi siswa di SMP Negeri 3 Sukaraja berjalan dengan baik sesuai dengan harapan, dari persentase atas kehadiran sebanyak 94%. Yang dilakukan penyuntikan atas kehadiran sebanyak 62 persen,” imbuhnya.

    Sementara, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Sukaraja Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir menyambut baik adanya vaksinasi yang bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN).

    Harapannya, dengan dilakukanya penyuntikan vaksinasi bagi pelajar, ke depan proses belajar mengajar bisa dilakukan secara tatap muka.

    “Untuk jumlah siswa sebanyak 323, yang hari ini disuntik vaksinasi sebanyak 193 siswa. Sementara siswa yang tidak dilakukan vaksinasi karena beberapa hal, yakni sakit, Kartu Keluarga tidak online. Belum cukup umur dan ada yang sudah vaksin secara mandiri,” singkatnya.

    Sebagai informasi, kegiatan vaksin di SMPN 3 Sukaraja, Indralaya Selatan Kab Ogan Ilir dimulai pukul 08.00 selesai 13.36 WIB.

    Vaksinasi yang dilakukan kerjasama antara pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Badan Intelijen Negara Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Ogan Ilir serta petugas vaksinator dari Puskesmas Tebing Gerinting. (Rel)

  • KB2SI Kembangkan Budidaya Lele secara Syariah

    KB2SI Kembangkan Budidaya Lele secara Syariah

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR | Merespon meningkatnya minat warga yang sedang mencari bisnis dan menabung syariah, Komunitas Bisnis Berbasis Syariah Indonesia (KB2SI) Sumatera Selatan, mengembangkan Budidaya Lele secara syariah.

    Syamsuri SE, Ketua Umum KB2SI Sumatera Selatan mengatakan, sistem syariah dalam budidaya lele ini, bukan hanya pada saat panen dan pembagian hasil, tetapi semua anggota KB2SI yang sudah tergabung di kelompok budidaya lele ini berkewajiban menyisihkan sebagian dari hasil panennya, untuk keperluan anak yatim-dhuafa dan sejumlah rumah-rumah tahfidz di Sumatera Selatan.

    “Jadi bisnis atau budidaya lele yang kita kembangkan ini, syariahnya bukan hanya pada saat bagi hasil, tetapi nanti hasil dari panen akan kita potong sebagian kecil, untuk kita sisihkan bagi anak yatim-dhuafa, juga rumah-rumah tahfidz. Ini sifatnya wajib bagi setiap anggota KB2SI,” tegas CEO Mitra Anugerah Perkasa Sumsel (MAPS) Grup ini menjelaskan,

    Syamsuri menambahkan, semua peserta yang ikut dalam keanggotaan KB2SI akan diberi kartu anggota khusus (ID-Card), sebagai penanda kepemilikan kolam. Anggota yang ikut dalam tata kelola kolam lele ini, masing-masing orang cukup mengeluarkan uang sebesar Rp. 4.500.000 untuk 1 kolam, yang bisa dilakukan secara kolektif, baik keluarga atau persahatan.

    “Sebagai bentuk akad menjadi anggota budidaya lele ini, satu kolam wajib mengeluarkan uang Rp. 4.500.000. Jadi kalau misalnya dibuat secara kolektif, satu kolam orang tiga, berarti harus patungan Rp. 1. 500.000 per orang,” tegasnya.

    Pola bisnis budidaya lele yang dilakukan KB2SI ini menurut Syamsuri, bukan sistem investasi, tetapi menerapkan sistem mudharabah, kerjasama dengan bagi hasil.

    Sebab, total biaya untuk 1 kolam, sampai dengan siap ditabur benih, dibutuhkan modal Rp. 10 juta. Sementara, bagi anggota KB2SI hanya dikenai biaya Rp. 4.500.000 ribu dalam 1 kolamnya. Sementara Rp. 5.500.000 lagi ditanggung perusahaan yang tergabung dalam MAPS Grup yang dipimpinnya.

    Pada kesempatan itu, Sumingsro, salah satu peserta mengatakan, pola syariah yang diterapkan dalam budidaya lele oleh KB2SI ini, menurutnya sangat baik bagi masyarakat. Sebab, dengan pola ini setiap anggota KB2SI tidak dibebani biaya lain kecuali hanya Rp. 4. 500.000 untuk satu kolam. Sementara, untuk perawatan dan hal lain yang berkaitan dengan tata kelola budidaya lele ini menjadi tangungjawab KB2SI. “Saya pikir ini menjadi peluang bagi masyarakat, sebab mereka tidak perlu ikut merawat. Semua diserahkan kepada KB2SI, kita tinggal menunggu panen,” ujar Ketua Kelompok Budidaya lele “Rejo Makmur” di Palemraya ini.

    Senada dengan itu, Dedi Widiastono, Ketua Kelompok Budidaya Lele “Tenere” menjelaskan, program KB2SI ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat. Selain tu secara ekonomis hal ini bisa untuk menambah penghasilan keluarga, tanpa harus repot-repot membuat kolam di rumah. “Saya yakin dengan sistem syariah ini, warga akan tertarik dan ingin bergabung dalam budidaya lele ini. Selain bentuk pemberdayaan, Insya Allah hasilnya bisa menambah peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

    Sebagai awal peresmian bisnis ini, KB2SI Sumsel yang berkantor pusat di Palembang, pekan silam, (02/09/201) secara simbolik melakukan tabur benih lele di Pusat Budidaya Lele Palemraya Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan, Sabtu (02/09/2021).

    Tabur benih dilakukan Ketua Umum KB2SI, Syamsuri SE, di dampingi sejumlah kolega dan calon peserta yang telah ikut dalam bisnis syariah dalam budidaya lele. Kali pertama ini, KB2SI sudah membuat sedikitnya ada 80 kolam lele. “Masing-masing kolam dimiliki oleh 3 orang, boleh dari keluarga atau rekan lainnya. Ketia orang ini langsung menjadi pemilik kolam, dan hasil panennya, akan kita kelola secara syariah dengan cara bagi hasil,” ujar Syamsuri, SE, Ketua KB2SI usai tabur benih di lokasi. (Rel)

  • PT Hutama Karya Segera Berlakukan Penyesuaian Tarif Tol Palindra

    PT Hutama Karya Segera Berlakukan Penyesuaian Tarif Tol Palindra

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Beredar di media sosial (Medsos) instagram IG @hk_palindra milik akun PT Hutama Karya (Persero). Yang menulis PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Palembang – Indralaya, dalam waktu dekat akan melakukan penyesuaian tarif untuk jalan tol Palembang – Indralaya.

    Menanggapi hal itu, Kepala Cabang Tol Palindra, Darwan Edison membenarkan berita tersebut. Namun, untuk Surat Keputusannya (SK) tinggal menunggu perintah dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU).

    “Diberlakukannya tinggal menunggu perintah Kementrian PU. Kalau kami selaku pengelola jalan tol minta secepat mungkin, karena SK penyesuaiannya sudah keluar pada pertengahan bulan September 2021 kemarin,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (2/10/2021).

    Dikatakan Edison, penyesuaian tarif tol Palindra itu karena inflasi. Bahkan sejauh ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui medsos dan spanduk kepada para pengendara.

    “Penyesuaian ini karena inflasi, kalau tidak inflasi tidak ada penyesuaian,” katanya.

    Dengan adanya penyesuaian tarif tol ini, dirinya menghimbau supaya para pengendara tetap mematuhi peraturan, seperti menyiapkan kartu elektronik, memastikan saldo cukup dan selalu bijak dalam berkendara.

    “Jangan ban mobil sudah gundul dipakai, jangan ngebut. Muatan banyak masih mau ngebut juga, mobil bagus jangan ngebut, kalau hujan hadapi dengan tenang,” ungkap Edison.

    Dijelaskannya, Jalan tol ini berperan penting dalam kelancaran transportasi dari jalur tengah Pulau Sumatera yang meliputi Bengkulu, Muaraenim, Lahat, menuju Pulau Jawa dan sebaliknya”.

    Tol Trans Sumatera Rampung 2023
    Pada pengumuman itu, Hutama Karya menjelaskan pada infografis yang berjumlah 3 (tiga) slide. Dari slide yang ada penyesuaian tarif itu berdasarkan SK Kepmen PUPR nomor 1169/KPTS/M/2021.

    Berikut penyesuaian tariff Tol Palembang – Inderaya yang disampaikan PT Hutama Karya (Persero).

    Kendaraan yang berasal dari Palembang tujuan Pemulutan :

    Golongan 1 semula Rp 7.000,00 menjadi Rp 7.500,00
    Golongan 2 dan 3 semula Rp 10.500,00 menjadi Rp 11.000,00
    Golongan 4 dan 5 semula Rp 14.000,00 menjadi Rp 14.500,00
    Kendaraan yang berasal dari Palembang tujuan KTM Rambutan :

    Golongan 1 semula Rp 11.500,00 menjadi Rp 12.000,00
    Golongan 2 dan 3 semula Rp 17.500,00 menjadi Rp 18.000,00
    Golongan 4 dan 5 semula Rp 23.000,00 menjadi Rp 24.000,00
    Kendaraan yang berasal dari Palembang tujuan Inderaya :

    Golongan 1 semula Rp 20.000,00 menjadi Rp 20.500,00
    Golongan 2 dan 3 semula Rp 30.000,00 menjadi Rp 31.000,00
    Golongan 4 dan 5 semula Rp 40.000,00 menjadi Rp 41.500,00
    Kendaraan yang berasal dari Pemulutan tujuan Palembang :

    Golongan 1 semula Rp 7.000,00 menjadi Rp 7.500,00
    Golongan 2 dan 3 semula Rp 10.500,00 menjadi Rp 11.000,00
    Golongan 4 dan 5 semula Rp 14.000,00 menjadi Rp 14.500,00
    Kendaraan yang berasal dari Pemulutan tujuan KTM Rambutan :

    Golongan 1 semula Rp 4.500,00 menjadi Rp 4.500,00
    Golongan 2 dan 3 semula Rp 6.500,00 menjadi Rp 7.000,00
    Golongan 4 dan 5 semula Rp 9.000,00 menjadi Rp 9.500,00
    Kendaraan yang berasal dari Pemulutan tujuan Inderalaya :

    Golongan 1 semula Rp 13.000,00 menjadi Rp 13.500,00
    Golongan 2 dan 3 semula Rp 19.500,00 menjadi Rp 20.000,00
    Golongan 4 dan 5 semula Rp 26.000,00 menjadi Rp 27.000,00
    Kendaraan yang berasal dari KTM Rambutan tujuan Palembang :

    Golongan 1 semula Rp 11.500,00 menjadi Rp 12.000,00
    Golongan 2 dan 3 semula Rp 17.500,00 menjadi Rp 18.000,00
    Golongan 4 dan 5 semula Rp 23.000,00 menjadi Rp 24.000,00
    Kendaraan yang berasal dari KTM Rambutan tujuan Pemulutan :

    Golongan 1 semula Rp 4.500,00 menjadi Rp 4.500,00
    Golongan 2 dan 3 semula Rp 6.500,00 menjadi Rp 7.000,00
    Golongan 4 dan 5 semula Rp 9.000,00 menjadi Rp 9.500,00
    Kendaraan yang berasal dari KTM Rambutan tujuan Inderalaya :

    Golongan 1 semula Rp 8.500,00 menjadi Rp 9.000,00
    Golongan 2 dan 3 semula Rp 12.500,00 menjadi Rp 13.000,00
    Golongan 4 dan 5 semula Rp 17.000,00 menjadi Rp 17.500,00

    (Nat)

  • Walhi: Kebakaran Lahan Ogan Ilir Belum Mengkhawatirkan

    Walhi: Kebakaran Lahan Ogan Ilir Belum Mengkhawatirkan

    SUARAPUBLIK, PALEMBANG – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Selatan menilai, kebakaran hutan dan lahat (Karhutla) yang saat ini terjadi di Kabupaten Ogan Ilir (OI) tidak terlalu mengkhawatirkan. Karena berada di lahan rawa.

    “Kebakaran di rawa tidak terlalu mengkhawatirkan, ketimbang kejadian yang sama terjadi di lahan gambut,” kata Direktur Eksekutif Walhi Sumsel, Hairul Sobri, Sabtu (7/8/2021).

    Ditambahkan Sobri, struktur lahan gambut dan rawa sangat berbeda. Kalau gambut lebih sulit dipadamkan jika terjadi kebakaran. Sehingga menyebabkan sebaran hotspot tidak terkendali. Sedangkan untuk lahan bukan gambut lebih mudah dipadamkan, dan asapnya tidak masif.

    “Kebakaran di lahan gambut tidak bisa dipadamkan oleh water boombing dan pemadaman darat. Seperti contoh kebakaran besar yang terjadi pada lahan gambut di Sumsel pada tahun 2015 dan 2019 lalu. Hanya hujan lebat yang dapat memadamkannya, gambut yang rusak akan menyebabkan bencana kabut asap,” ujar dia.

    Di Sumsel, total luasan gambut ada sekitar 1,2 juta ha dengan luasan wilayah gambut berada di kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) seluas 750 ribu ha. Selebihnya gambut tersebut tersebar di beberapa daerah lain, seperti Musi Banyuasin (Muba) dan Banyuasin.

    Walhi mengaku, tetap konsisten menentang perluasan Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam memperluas lahan sawit di kawasan gambut. Gambut yang secara fungsi dapat menyerap air justru dirusak. Kondisi ini secara langsung akan menimbulkan banyak kerusakan lingkungan.

    “Gambut sengaja dikeringkan hingga airnya habis. Ketika airnya habis, industri akan menggunakan cara praktis membuka lahan dengan cara dibakar. Inilah yang menjadi penyebab bencana kabut asap yang menyebar tidak hanya ke provinsi tetangga, melainkan ke negara tetangga,” katanya.

    Walhi meminta pemerintah daerah secara maksimal mengupayakan pencegahan Karhutla. Pasalnya, kebakaran sebesar 188 Hektare (ha) lahan rawa di OI, menjadi preseden buruk pencegahan Karhutla di tahun 2021.

    “Ini alarm jika potensi Karhutla masih akan terjadi meski tidak di lahan gambut. Ini juga menjadi alarm kemarau panjang yang terjadi. Seperti tahun sebelumnya, OI menjadi wilayah pembuka tempat terjadi karhutla,” ungkapnya. (Nat)

  • Instruksi Wagub untuk Ogan Olir, Segera Bentuk Satgas di Desa Rawan Karhutla

    Instruksi Wagub untuk Ogan Olir, Segera Bentuk Satgas di Desa Rawan Karhutla

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, membuka rapat koordinasi pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan llir, Jum’at (6/8/2021).

    Mawardi mengatakan Kabupaten Ogan llir sedikit memiliki lahan gambutz tetapi kebakaran sering terjadi Karhutla di wilayah tersebut. Karena itu, Ogan Ilir mendapatkan perhatian khusus untuk penanggulangan Karhutla saat ini.

    Seperti diketahui, dampak yang disebabkan Karhutla begitu besar, meliputi rusak ataupun memusnahnya keanekaragaman hayati, menurunkan produktivitas pangan, merugikan ekonomi, serta menimbulkan gangguan kesehatan, yaitu iritasi mata, gangguan pernafasan dan faktor-faktor Iainnya.

    “Ada 17 ribu hektar lebih lahan yang terbakar. Berdasarkan data yang ada, lahan gambut itu terbakarnya tidak seberapa, tapi Karhutla banyak yang disebabkan oleh manusia atau dibakar dengan sengaja,” tegas Mawardi.

    Untuk itu, kata Mawardi, diperlukan Satgas sampai ke tingkat desa-desa guna mencegah titik api dari awal. Sehingga, dapat mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di desa tersebut.

    Mawardi langsung mengintruksikan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk segera membentuk Satgas Karhutla di desa-desa yang sering terjadi Kebakaran di Kabupaten Ogan Ilir.

    “Satgas Desa nantinya dapat bekerjasama dengan manggala agni untuk mencegah terjadinya kebakaran. Saya juga minta untuk Satgas tersebut melakukan pemantauan 1×24 jam agar dapat mencegah terjadinya Karhutla. Ini adalah tugas kita bersama dalam menjalankannya,” papar Mawardi.

    Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir Muhsin Abdullah mengatakan, sesuai arahan dari Wakil Gubernur Sumsel, Pemerintah Kabupaten segera membentuk tim satgas di tiap-tiap desa.

    “Tugas satgas ini nantinya 24 jam untuk memantau desa-desa yang mereka jaga, siapa tau ada ulah manusia yang sengaja membakar lahan. Sehingga, diharapkan dengan adanya satgas ini tidak ada lagi terjadi kebakaran,” terangnya. (ANA)

  • 20 Hektar Lahan Semak Belukar di Ogan Ilir Terbakar

    20 Hektar Lahan Semak Belukar di Ogan Ilir Terbakar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lebih kurang 20 hektar lahan semak belukar di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Timur, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan ludes terbakar, pada Rabu (28/7/2021).

    Kabid Penanggulangan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori mengaku, belum mengetahui penyebab kebakaran lahan tersebut. Namun, untuk upaya pemadaman sendiri telah dilakukan oleh BPBD dengan dibantu TNI dan Polri setempat.

    “Dari 20 hektar itu, untuk yang telah tertanggulangi kurang lebih 7 hektar. Bahkan hingga saat ini upaya pemadaman terus dilakukan,” kata Ansori, Kamis (29/7/2021).

    Ansori mengakui, untuk pemadaman sendiri dilakukan secara manual, yakni dengan cara penyemprotan pakai mobil tanki melalui jalur darat. Sedangkan untuk alat mesin sebaura sendiri mengambil air dari kanal yang telah lama di buat sebelumnya.

    Adapun lahan yang terbakar merupakan rumput dan semak belukar yang saat ini sudah kondusif meski menyisakan sedikit api yang sulit dijangkau untuk dipadamkan

    “Saya himbau agar masyarakat tidak membakar lahan tanpa izin dari aparat dan petugas setempat,” tegasnya. (Nat)