Instruksi Wagub untuk Ogan Olir, Segera Bentuk Satgas di Desa Rawan Karhutla

- Redaksi

Jumat, 6 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya. (Photo: Reza Mardiansyah)

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, membuka rapat koordinasi pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan llir, Jum’at (6/8/2021).

Mawardi mengatakan Kabupaten Ogan llir sedikit memiliki lahan gambutz tetapi kebakaran sering terjadi Karhutla di wilayah tersebut. Karena itu, Ogan Ilir mendapatkan perhatian khusus untuk penanggulangan Karhutla saat ini.

Seperti diketahui, dampak yang disebabkan Karhutla begitu besar, meliputi rusak ataupun memusnahnya keanekaragaman hayati, menurunkan produktivitas pangan, merugikan ekonomi, serta menimbulkan gangguan kesehatan, yaitu iritasi mata, gangguan pernafasan dan faktor-faktor Iainnya.

“Ada 17 ribu hektar lebih lahan yang terbakar. Berdasarkan data yang ada, lahan gambut itu terbakarnya tidak seberapa, tapi Karhutla banyak yang disebabkan oleh manusia atau dibakar dengan sengaja,” tegas Mawardi.

Untuk itu, kata Mawardi, diperlukan Satgas sampai ke tingkat desa-desa guna mencegah titik api dari awal. Sehingga, dapat mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di desa tersebut.

Mawardi langsung mengintruksikan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk segera membentuk Satgas Karhutla di desa-desa yang sering terjadi Kebakaran di Kabupaten Ogan Ilir.

“Satgas Desa nantinya dapat bekerjasama dengan manggala agni untuk mencegah terjadinya kebakaran. Saya juga minta untuk Satgas tersebut melakukan pemantauan 1×24 jam agar dapat mencegah terjadinya Karhutla. Ini adalah tugas kita bersama dalam menjalankannya,” papar Mawardi.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir Muhsin Abdullah mengatakan, sesuai arahan dari Wakil Gubernur Sumsel, Pemerintah Kabupaten segera membentuk tim satgas di tiap-tiap desa.

“Tugas satgas ini nantinya 24 jam untuk memantau desa-desa yang mereka jaga, siapa tau ada ulah manusia yang sengaja membakar lahan. Sehingga, diharapkan dengan adanya satgas ini tidak ada lagi terjadi kebakaran,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Walikota Pagar Alam Ingatkan OPD Jangan Terlena Dengan Kenaikan Nilai Indek Peningkatan Statistik
Gunung Kembali Dempo Erupsi Ketinggian Kolom Abu Capai 3.500 Meter, Status Waspada
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Pasar Murah, Ringankan Beban Kebutuhan Pokok Warga Lubuk Linggau
Dugaan Pasien Dipaksa Pulang Disorot SIRA, RSMH Palembang Tegaskan Kondisi Stabil dan Masuk Perawatan Paliatif
Pererat Silaturahmi, Polsek Buay Madang Timur Sambangi Warga Desa Kedu guna Jaga Kamtibmas
Polisi Sahabat Anak, Polsek Buay Madang Timur Ajarkan Siswa SD Liman Sari Menanam Kebaikan Sejak Dini
Instruksi Bupati Muba Dijawab Aksi Nyata, Warga – Perusahaan Gotong Royong Bangun Jalan Desa
Seluruh Wilayah Kerja Raih Penghargaan PROPER Hijau, PEP Zona 4 Tegaskan Komitmen Kepatuhan Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:11 WIB

Walikota Pagar Alam Ingatkan OPD Jangan Terlena Dengan Kenaikan Nilai Indek Peningkatan Statistik

Kamis, 16 April 2026 - 08:04 WIB

Gunung Kembali Dempo Erupsi Ketinggian Kolom Abu Capai 3.500 Meter, Status Waspada

Rabu, 15 April 2026 - 21:05 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Pasar Murah, Ringankan Beban Kebutuhan Pokok Warga Lubuk Linggau

Rabu, 15 April 2026 - 21:03 WIB

Dugaan Pasien Dipaksa Pulang Disorot SIRA, RSMH Palembang Tegaskan Kondisi Stabil dan Masuk Perawatan Paliatif

Rabu, 15 April 2026 - 18:35 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polsek Buay Madang Timur Ajarkan Siswa SD Liman Sari Menanam Kebaikan Sejak Dini

Berita Terbaru