Cabup Lucianty Target Tekan Angka Kemiskinan Muba Jadi Satu Digit, Capai 7 Persen

- Redaksi

Kamis, 24 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Calon Bupati Muba nomor urut 1 Lucianty sudah menyiapkan skema upaya penurunan angka kemiskinan di Muba. Bahkan, skema Lucianty tersebut diakui realistis untuk menurunkan kemiskinan di Muba hingga satu digit.

Diketahui, saat ini angka kemiskinan di Bumi Serasan Sekate menyentuh angka 12,88 persen, sementara dengan program-program prioritas dan unggulan yang disiapkan Lucianty-Syaparuddin diyakini dapat membuat angka kemiskinan di Muba menjadi 7 persen.

“Ini bukan hal mustahil, dengan program prioritas bantuan seragam sekolah gratis, peningkatan UMKM serta bantuan untuk petani mandiri kami yakin bisa turun kemiskinan di Muba dengan target 7 persen,” ungkap Lucianty kepada awak media, Kamis (24/10/2024).

Ia merinci, saat ini ada sekitar 84 ribu masyarakat miskin di Muba dan selama 2 tahun belakangan penurunan angka kemiskinan ekstrem di Muba sudah sangat maksimal.

“Ini harus berkelanjutan jangan sampai menurun peforma yang sudah sangat baik itu,” ulasnya.

Sementara itu, Pengamat politik Universitas Sriwijaya, Muhammad Haekal Al-Haffafah, menilai bahwa strategi Lucianty ini sangat relevan dengan kondisi Muba saat ini. Menurutnya, Muba masih berada di peringkat ketiga daerah termiskin di Sumsel, sehingga pendekatan Lucianty untuk memperkuat UMKM bisa menjadi salah satu solusi.

“Lucianty memiliki keunggulan manajerial yang jelas terlihat dari pengalamannya sebagai pebisnis sukses di Sumsel. Dia memahami cara memobilisasi sumber daya, memaksimalkan potensi lokal, dan itu yang membuatnya lebih unggul dibandingkan kandidat lain seperti Toha Tohet. Dengan pendekatan berbasis ekonomi lokal, ia mampu menawarkan solusi yang nyata untuk membangkitkan ekonomi Muba,” jelas Haekal.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa Muba berada di peringkat ketiga kabupaten termiskin di Sumsel , dengan 14,88 persen atau sekitar 80 ribu lebih warganya hidup di bawah garis kemiskinan. Oleh sebab itu, masyarakat Muba harus lebih kritis dan cerdas dalam menentukan pilihan.

“Mereka perlu menuntut transparansi dari para calon, kemampuan dan rekam jejak yang baik untuk menyejahterakan masyarakat dalam pilkada mendatang,” jelas Haekal.

Berita Terkait

29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari
AKBP Adik Listiyono : Tak Pandang Buluh Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan Akan Diberi Sanksi Tegas.
PT IFI Jadi Perusahaan Perdana Setor Retribusi TKA ke Kas Daerah Muba
Tekan Pengangguran, Disnakertrans Muba Berhasil Serap 1.930 Tenaga Kerja Lokal hingga Juli 2026
Kolaborasi Disnakertrans Muba dan Wilmar Group Buka Lapangan Kerja, Tujuh Putra Daerah Lolos Jadi Petugas Keamanan
Pemkab Muba Buka Rekrutmen PT Wanapotensi Guna, Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Polsek Babat Toman Bongkar Dua Lokasi Illegal Refinery di Musi Banyuasin
Disnakertrans Muba Terbitkan Anjuran Penyelesaian Perselisihan PHK PT Musi Banyuasin Indah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:31 WIB

29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:12 WIB

AKBP Adik Listiyono : Tak Pandang Buluh Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan Akan Diberi Sanksi Tegas.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:26 WIB

PT IFI Jadi Perusahaan Perdana Setor Retribusi TKA ke Kas Daerah Muba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Tekan Pengangguran, Disnakertrans Muba Berhasil Serap 1.930 Tenaga Kerja Lokal hingga Juli 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Kolaborasi Disnakertrans Muba dan Wilmar Group Buka Lapangan Kerja, Tujuh Putra Daerah Lolos Jadi Petugas Keamanan

Berita Terbaru

Sumsel

Pentingnya Pancasila dalam Diri Saya

Kamis, 20 Agu 2026 - 01:04 WIB

Sumsel

Belajar Menjadi Pribadi yang Berkarakter melalui Pancasila

Kamis, 20 Agu 2026 - 00:58 WIB