Bulog Sumsel Babel Serap 116 Ribu Ton hingga Juni 2026

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran beras dan minyak banyuan dari pemerintah di salah satu kelurahan di Kota Palembang. Foto: istimewa

Penyaluran beras dan minyak banyuan dari pemerintah di salah satu kelurahan di Kota Palembang. Foto: istimewa

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel berhasil menyerap gabah setara beras mencapai 116.046.894 kg atau sekitar 116 ribu ton hingga, Minggu (7/6/2026).

 

Hal itu guna mempercepat distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) demi menjaga keterjangkauan dan stabilitas harga di tingkat konsumen.

 

Langkah intervensi pasar yang dioptimalkan secara masif ke pasar rakyat, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga jaringan pengecer komersial di wilayah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung ini berhasil mencatatkan realisasi penyaluran yang signifikan.

 

“Untuk penyaluran SPHP hingga saat ini totalnya mencapai 11.429.140 atau 11,4 ribu ton di wilayah Sumsel Babel,” ujar Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel, Ihsan, Senin (8/6/2026).

 

Ihsan menyebut penunjang stabilitas pasokan energi pangan di dua provinsi tersebut meliputi penyaluran komoditas Beras sebanyak 12.080.300 kg dan Minyak goreng sejumlah 2.416.060 L.

 

“Jadi jika dipersentasekan yakni sebesar 54.74 persen,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan jika pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengantisipasi dinamika harga beras di sejumlah daerah.

 

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog mencapai sekitar 5,3 juta ton. Jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia,” katanya.

 

Berdasarkan data instansi, realisasi bantuan pangan di tingkat nasional sendiri tercatat telah disalurkan hampir 60 persen, atau diterima oleh hampir 20 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari target total 33,2 juta KPM yang dibidik rampung akhir Juni.

 

Tercatat sampai dengan tanggal 6 Juni 2026 penyaluran bantuan pangan beras telah terealisasi hampir 60 persen atau telah diterima oleh hampir 20 juta KPM dari total target 33,2 juta KPM.

 

“Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026,” ungkapnya.

 

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.

 

Oleh sebab itu, Bulog mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir karena seluruh cadangan pangan pemerintah daerah berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

 

Sinergi bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan daerah akan terus berjalan secara transparan demi memberikan jaminan kepastian stok bahan pokok di masyarakat.

 

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, karena stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi. Bulog bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan, akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” tutupnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

JPU Tuntut Fernando 12 Tahun Penjara, Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan Jadi Barang Bukti
Perkuat Pemahaman Hukum dan Cegah Fraud, Bank Sumsel Babel Gandeng Kejaksaan Negeri PALI
Kapolsek Sukarami Bergerak Cepat Salah Satu Pelaku Pemalakan Viral Diringkus
KPK Sisir PUPR dan Kantor PBJ Muara Enim, Dokumen Proyek hingga Barang Bukti Elektronik Diamankan
Jual Sabu, Muhammad Sangaji Divonis 6 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp1 Miliar
Edarkan 18,5 Gram Sabu, Reni Melyani Divonis 8 Tahun Penjara
Viral! Diduga Aksi Palak Sopir Truk di Simpang 3 Talang Kelapa Sukarami
Curi Kalung Rantai IRT Ini Berurusan Dengan Polsek Plaju
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:56 WIB

Perkuat Pemahaman Hukum dan Cegah Fraud, Bank Sumsel Babel Gandeng Kejaksaan Negeri PALI

Kamis, 10 September 2026 - 16:54 WIB

Kapolsek Sukarami Bergerak Cepat Salah Satu Pelaku Pemalakan Viral Diringkus

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

KPK Sisir PUPR dan Kantor PBJ Muara Enim, Dokumen Proyek hingga Barang Bukti Elektronik Diamankan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49 WIB

Jual Sabu, Muhammad Sangaji Divonis 6 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp1 Miliar

Kamis, 10 September 2026 - 16:48 WIB

Edarkan 18,5 Gram Sabu, Reni Melyani Divonis 8 Tahun Penjara

Berita Terbaru