JAKARTA, SUARAPUBLIK.ID —Perkumpulan Keluarga Besar Iwari Rasuan se- Jabodetabek menjalin pertemuan silaturahmi melalui Buka Bersama Sabtu (28/2). Bersilaturahmi dalam even setahun sekali ini menjadi ajang masukan dari tokoh-tokoh lintas generasi Rasuan tentang bagaimana kiprah Iwari Rasuan ke depan. Terutama dalam membantu memajukan desa tercinta Rasuan yang berada di Ogan Komering Ulu (OKU Timur) itu.
Gagasan muncul disaat menjelang berbuka puasa yang disampaikan Dewan Pembina Iwari Rasuan diantaranya Abu Hasan Sadjili. Tokoh politik nasional asal Rasuan ini memberikan motivasi dan masukan kepada pengurus agar ke depan Iwari tidak sekedar eksis namun harus membuat program yang jelas. Memiliki visi dan misi agar semua kegiatan yang diprogramkan terukur dan tempat sasaran.
Sebagai bentuk kongkritnya Abu Hasan Sadjili meminta Iwari melakukan pertemuan khusus pengurus Jabodetabek.
Disisi lain menentukan ketua baru secara terbuka dengan tidak berlandaskan azas kekeluargaan.
“Adakan pertemuan khusus Iwari Jabodetabek. Apalagi pasca Covid-19 Iwari vacum kegiatan
Terpisah, Dewan Pembina Iwari Prof Muchtaruddin Mansyur mengatakan dia menyambut baik apa yang menjadi gagasan seniornya itu dan sudah sesuai dengan situasi Iwari saat ini.
Para perantau perlu wadah untuk berkumpul secara berkala dan Iwari Rasuan tempatnya.
Dia menyadari untuk merealisasi semuanya terdapat tantangan. Diantarnya, kehidupan urban yang menuntut waktu ketat untuk urusan masing-masing.
Disisi lain perbedaan persepsi antar generasi tentang Iwari. “Persepsi generasi z tidak melihat bahwa Iwari sebagai potensi. Mereka lebih dekat dengan kelompok sebaya dengan kegiatan yang sesuai selera mereka,” kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ini.
Untuk itu katanya Iwari membutuhkan tokoh pemersatu yang menduduki jabatan ketua. “Iwari perlu tokoh pemerstu dan penghubung antar generasi. Namun yang lebih penting lagi sosok ketua Iwari ke depan adalah tokoh yang punya waktu luang untuk mengurus Iwari,” katanya.
Dia menambahkan Iwari ke depan perlu menguatkan gerakan memajukan masyarakat yang berdomisili di desa Rasuan mendampingi Kades dan masyarakat memanfaatkan maksimal koperasi desa.
Kegiatan rutin tahunan ini berlangsung dikediaman Ketua Harian Iwari Rasuan Jabodetabek H. Oyong Damiri, di Perumahan Taman Permata Cikunir, Jatibening Bekasi.
Ketua Harian Iwari Rasuan Jabodetabek, H Oyong Damiri mengatakan kegiatan Buka Bersama ini merupakan moment penting untuk menjalin silaturahmi bagi warga Rasuan yang ada diperantuan.
Terlebih kesibukan masing-masing sehingga jarang bertatap muka. Untuk itu, kata Oyong, melalui Buka Bersama ini menjadi ajang saling temu kangen dan bertukar informasi
Saat ini, Oyong, sudah tercatat lebih dari 300 Kepala Keluarga yang sudah tergabung dalam Iwari Rasuan. Semuanya berada di Jabodetabek.
Buka Bersama, kata Oyong merupakan salah satu kegiatan Iwari Rasuan. Sementara kegiatan lainnya antara lain Mudik Bersama Iwari Rasuan seperti yang dilaksanakan pada Idul Fitri tahun lalu.
Iwari Rasuan, kata Oyong memiliki kegiatan sosial lainnya seperti memberi santunan kepada kaum duafa.
Buka Puasa Iwari Rasuan tahun ini dihadiri sejumlah tokoh-tokoh Rasuan. Mereka masing-masing Abu Hasan Sazil, Mulya Jaya Said, Prof Muhtarudin Mansyur, Bahrul Chaerie dan Brigjen TNI (Pur) Ferdinand Sirod.
Sebelum buka bersama ini berlangsung tausiah yang disampaikan salah satu generasi muda Rasuan alumni salah satu Universitas di Yaman. Ustadz Muhammad Ata Darsonri.
Penulis : Yun















