SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Membantu masyarakat agar bisa berkumpul dan berlebaran Bersama keluarga di kampung halaman, maka Bank SumselBabel bekerja sama Pemprov Sumsel mengelar Mudik Gratis. Salah satu moda transportasi dengan kereta api.
Total ada Sebanyak 1.060 pemudik diberangkatkan menuju dua destinasi berbeda. Program mudik ini dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang di Stasiun Kertapati, Jalan Kemas, Kecamatan Kertapati Palembang pada hari ini, Kamis (27/3)
Kehadiran mudik gratis ini merupakan program rutin tahunan yang sangat membantu masyarakat dan direspon positif oleh masyarakat. Seperti diungkapkan Novita yang berasal dari Tebing Tinggi Empat Lawang. Ia mengaku sangat berterima kasih dengan adanya program ini karena sangat terbantu. “Alhamdulilah bisa ikut program mudik gratis ini,” katanya yang ikut program ini Bersama kedua temannya.
Kata mahasiswi Politeknik Negeri Sriwijaya ini, persyaratan untuk program ini pun sangat mudah. Cukup dengan mendaftar di link dan menyertakan KTP dan tanda nasaba. “Saya dapat info dari teman kampus dan langsung daftar, Alhamdulilah masih ada kuota,”
Cik Ujang mengatakan, Mudik gratis dengan kereta api ini mengarah ke dua stasiun yaitu Stasiun Lubuklinggau yang telah berangkat pukul 08.30 WIB dan Stasiun Tanjung Karang, Bandar Lampung yang berangkat pukul 09.00 WIB. “Pemudik yang berangkat ke Lubuklinggau sebanyak 530 orang. Untuk yang mudik ke Stasiun Tanjung Karang sejumlah 530 orang,”
Cik Ujang mengatakan, mudik gratis ini diselenggarakan untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Menurutnya, potensi pergerakan masyarakat pada masa lebaran ini kurang lebih sebanyak 146,48 juta jiwa atau 52% dari jumlah penduduk.
“Program mudik ini diselenggarakan untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, juga untuk memudahkan masyarakat pulang ke kampung halaman,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Bank SumselBabel, Achmad Syamsuddin mengatakan, program ini untuk membantu nasabah dan masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman tanpa kendala biaya transportasi. “Kami ingin memastikan peserta bisa pulang ke kampung halaman dengan nyaman dan aman,” ujarnya.
Selain program mudik gratis menggunakan kereta api, sambung dia, pihaknya juga telah melepas peserta mudik menggunakan BUS DAMRI. “Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam mendukung kelancaran arus mudik dengan menyediakan transportasi yang lebih terorganisir. “Kami berharap program ini bisa terus berlanjut setiap tahunnya, agar semakin banyak mahasiswa yang terbantu dalam perjalanan mudik mereka,” ungkapnya.
Komentar