Bermain di Sungai Komering Berujung Duka, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

- Redaksi

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad korban dibawa ke rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

Jasad korban dibawa ke rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Keceriaan Sulaiman (10) bersama teman-temannya di Sungai Komering, Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, berakhir tragis. Bocah tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus sungai saat mencari kepiting, Minggu (13/9/2026).

 

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.00 WIB. Tim SAR kemudian diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur gabungan.

 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Sulaiman saat itu mandi bersama delapan temannya sekaligus mencari kepiting rajungan di Sungai Komering.

 

Saat mencari kepiting, Sulaiman bersama kakaknya tanpa disadari berada di bagian tengah sungai. Keduanya kemudian terseret arus. Sang kakak berhasil diselamatkan warga, sedangkan Sulaiman tenggelam dan hilang.

 

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, dan masyarakat langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Komering.

 

Setelah pencarian dilakukan, titik terang akhirnya ditemukan pada Senin (14/9/2026) pagi. Sekitar pukul 08.15 WIB, korban ditemukan mengapung sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian.

 

Namun, Sulaiman ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.

 

Raymond menyampaikan duka cita kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian.

 

“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anak ketika beraktivitas di sekitar sungai,” ujar Raymond, Senin (15/9/2026).

 

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas mandi atau bermain di sungai, terutama di lokasi dengan arus deras dan kedalaman yang tidak diketahui.

 

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” kata Raymond.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Niat Cari Kepiting Berujung Duka, Sulaiman Ditemukan Tewas Terbawa Arus Sungai Komering
Antisipasi Kriminalitas Malam Hari, Polsek Buay Madang Timur Gelar Razia KRYD di Jalur Lintas
Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan Jaga Kedekatan dengan Warga OKU Timur
Tingkatkan Pelayanan Kamtibmas, Kapolsek Buay Madang Timur Pimpin Anev Tupoksi dan Berikan Pengarahan Tegas ke Anggota
Cegah Karhutla dan ISPA, Kapolsek Buay Madang Timur Gencarkan Safari Jumat dan Bagi Masker Gratis
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Buay Madang Timur Dampingi Petani Tanam Jagung Hibrida
Dampak Kemarau, Polsek Buay Madang Timur Salurkan 2.000 Liter Air Bersih ke Warga Teko Rejo
Antisipasi ISPA di Musim Kemarau, Polsek Buay Madang Timur Bagikan 250 Masker dan Edukasi Siswa SDN 1 Bali Luhur

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:49 WIB

Bermain di Sungai Komering Berujung Duka, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Senin, 14 September 2026 - 11:07 WIB

Niat Cari Kepiting Berujung Duka, Sulaiman Ditemukan Tewas Terbawa Arus Sungai Komering

Minggu, 13 September 2026 - 20:15 WIB

Antisipasi Kriminalitas Malam Hari, Polsek Buay Madang Timur Gelar Razia KRYD di Jalur Lintas

Minggu, 13 September 2026 - 20:09 WIB

Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan Jaga Kedekatan dengan Warga OKU Timur

Jumat, 11 September 2026 - 20:02 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kamtibmas, Kapolsek Buay Madang Timur Pimpin Anev Tupoksi dan Berikan Pengarahan Tegas ke Anggota

Berita Terbaru