oleh

Berkat Inovasi Ini, Vaksinasi di Pagar Alam Hampir Mencapai 50 Persen

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah kota Pagar Alam bekerjasama dengan Polres, kembali melakukan pengundian tahap kedua kupon berhadiah bagi masyarakat yang sudah di vaksin. Pengundian berlangsung di Lobi Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam, Senin (1/11/2021).

Pada periode November ini, diundi sebanyak 20 kupon hadiah berupa Televisi, Kompor Gas, Dispenser, Kipas Angin, Teko Kaca, Pemanas Air, Jam Dinding, Setrika, Jaket, Gelas Cantik, Baju Kaos, dan Payung. Sementara periode puncak acara akan diundi pada 1 Desember, di mana puncak pengundian akan mendapat doorprize satu Unit Motor.

Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni mengatakan, saat ini presentase tingkat kesadaran masyarakat yang sudah divaksinasi mencapai 49.5 persen. Jumlah ini mengalami peningkatan sejak adanya inovasi-inovasi yang dilakukan, termasuk gebyar vaksin berhadiah ini.

“Ke depan kita berharap presentase kesadaran masyarakat terus bertambah hingga mencapai 50 persen lebih,” paparnya.

Alpian mengatakan, bahwa Pemerintah kota, telah menyediakan tempat vaksin di tujuh Puskesmas yang tersebar di lima Kecamatan, Rumah Sakit serta di Kantor Sekretariat Daerah Pagar Alam.

Kapolres Pagar Alam AKBP Arif Harsono menambahkan, bahwa untuk mengebut capaian vaksinasi, sedikitnya ditargetkan dua ribu masyarakat dalam sehari, yang mendapatkan vaksin di delapan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes), dalam kegiatan serbu vaksin.

Bahkan, untuk mencapai target ini, jajaran Polres pun mengerahkan armada khusus untuk jemput bola bagi masyarakat dari semua kelompok, baik itu lanjut usia hingga remaja dan pelajar, yang sampai saat ini belum menerima vaksin.

“Saat ini ada sekitar 10 ribu vaksin yang diterima Kota Pagar Alam. Kita upayakan jumlah tersebut habis dalam satu pekan kedepan dengan target dua ribu per hari,”  terangnya.

Menurut Arif, dengan semakin banyak masyarakat yang sudah di vaksin, maka akan terbentuk herd immunity di masyarakat.

“Meskipun saat ini kasus penyebarannya sudah semakin melandai, namun secara imun kita sudah siap bilamana sewaktu-waktu terjadi gelombang selanjutnya. Karena sejatinya pandemi ini belumlah berakhir,” jelasnya. (ANA)

Komentar

Berita Hangat Lainya