Belum Puas, David dan Tim Penyeleksi Kembali Kurangi Peserta Seleksi EPA SFC

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembina Tim EPA SFC U20 M David saat memberikan arahan kepada Pemain yang mengikuti Seleksi.

Pembina Tim EPA SFC U20 M David saat memberikan arahan kepada Pemain yang mengikuti Seleksi.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Proses seleksi pemain EPA SFC U20 terus berjalan ketat. Dalam laga uji coba melawan Farmel Hatta hari ini Jumat (23/5/2025) di Stadion Jasdam, pembina Tim EPA SFC M. David mengaku belum puas dengan performa pemain yang mengikuti seleksi. Akibatnya, sebanyak 10 pemain dipulangkan hari ini dari total 47 pemain yang diseleksi.

“Kami harus melakukan pengurangan lagi. Hari ini 10 pemain kami pulangkan karena belum memenuhi standar dari tim kepelatihan. Kita butuh kualitas, terutama di lini belakang yang sejauh ini masih sangat kurang,” tegas David usai laga uji coba.

David juga mengakui jika tim Penyeleksi kebingungan dalam menentukan pemain dengan jumlah peserta seleksi yang masih terlalu banyak. Oleh karena itu, terjadinya pengurangan dalam evaluasi yang dilakukan tim Penyeleksi yakni Couch Amirul Mukminin, Couch Mahyadi Panggabean, dan Couch Ali Ramadhan.

“Kita juga akan lakukan dua uji coba lokal lagi untuk melihat performa para pemain secara lebih mendalam. Lawan berikutnya adalah tim SONS dan PLPP Muba,” jelasnya.

Meski memprioritaskan pemain asal Sumatera Selatan, David menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi penentu utama.

“Kalau kualitas pemain lokal tidak cukup, terpaksa kami akan mencari dari luar Sumsel. Tapi tetap prioritas kami adalah putra daerah,” tegasnya.

Dari sisi sponsor untuk EPA SFC, David menyebut sudah ada pendekatan dari empat calon sponsor, baik dari BUMD maupun BUMN. Namun, kerjasama baru akan difinalisasi ketika komposisi tim sudah terbentuk dan menunjukkan kualitas.

Sementara itu, tim seleksi couch Amirul Mukminin menambahkan bahwa secara umum belum ada pemain yang benar-benar menonjol dalam seleksi kali ini.

“Kami punya standar dalam memilih pemain, meliputi teknik, fisik, taktik, dan mental. Saat ini belum ada yang istimewa, tapi kami optimistis kualitas akan meningkat dengan latihan intensif,” ujarnya.

Amirul juga membuka peluang untuk memanggil pemain dari tim lawan jika menunjukkan performa menonjol.

“Seperti pada ujicoba hari ini, kami melihat ada beberapa pemain yang bisa dipanggil untuk mengikuti seleksi,” ungkapnya. Bahkan pada dua uji coba berikutnya, Amirul mengaku juga bisa menjadi ajang menemukan bakat baru yang layak bergabung dengan skuad EPA SFC U20.

Berita Terkait

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB