Begini Cara Tepat Membersihkan Daging Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK

- Redaksi

Minggu, 10 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Banyak orang khawatir akan keamanan mengonsumsi daging kurban. Kekhawatiran ini muncul di tengah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang semakin mewabah di Indonesia.

Tapi, Anda tak perlu khawatir. Asalkan Anda membersihkannya dengan cara yang tepat, daging tetap aman dikonsumsi. Pahami cara membersihkan daging kurban agar berbagai patogen yang ada di dalamnya hilang.

Cara Membersihkan Daging Kurban dikutip cnn indonesia, Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nuryani Zainuddin menyarankan agar daging tidak langsung dicuci sesampainya di rumah. Cara ini dilakukan jika Anda ingin langsung mengolah daging tersebut. Berikut caranya.

Rendam di air mendidih
Alih-alih mencucinya langsung, Anda perlu merendam daging terlebih dahulu. Rendam daging pada suou 70 derajat Celcius selama minimal 30 menit.

“Jadi begitu terima daging, panaskan air hingga mendidih, kemudian kita rebus daging ini minimal 30 menit pada air mendidih,” usar Nuryani, beberapa waktu lalu.

Cuci dengan air bersih
Cara membersihkan daging kurban selanjutnya Adalah mencucinya. Setelah direndam, Anda bisa mencucinya dengan air bersih.

Sementara jika daging tak akan langsung diolah, Anda disarankan untuk menyimpannya di dalam chiller selama 24 jam. Setelahnya, daging bisa dipindahkan ke dalam freezer untuk disimpan lebih lama.

Penyimpanan daging salam chiller, ujar Nuryani, disebut sebagai proses pelayuan. Proses ini dilakukan untuk mematikan berbagai patogen yang ada di dalam daging.

“Dengan proses pelayuan, penyimpanan daging di salam chiller ini 24 jam, maka virus PMK akan mati,” ujarnya.

Lakukan cara membersihkan daging Durban di atas dengan benar agar Anda terhindar dari patogen berbahaya.

Berita Terkait

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit
Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang
88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga
Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara
Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida
Bocah Kelamin Ganda Segera Dioperasi, Orangtua: Semoga Berjalan Lancar
Bayi 10 Bulan Idap Penyakit Hipospedia, Berharap Dapat Bantuan Pemerintah
RSUD Palembang BARI Siapkan Ruang Isolasi Pasien Mpox

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 20:17 WIB

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit

Selasa, 4 November 2025 - 17:28 WIB

Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang

Jumat, 26 September 2025 - 22:38 WIB

88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga

Jumat, 26 September 2025 - 16:13 WIB

Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara

Rabu, 20 November 2024 - 16:15 WIB

Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida

Berita Terbaru