BBWS Sumatera VIII: Sungai Musi Siaga I, Intensitas Hujan Tinggi Tingkatkan Risiko Banjir

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Sungai Musi Palembang. Foto: Tia

Ilustrasi - Sungai Musi Palembang. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Debit Sungai Musi di Palembang mencapai status siaga I dengan tinggi muka air 4,62 meter.

Kepala Tim Hukum dan Komunikasi Publik BBWS Sumatera VIII, Didi Zulfikar menyampaikan jika peningkatan ini dipicu hujan lebat yang terjadi hampir setiap hari.

“Curah hujan yang tinggi membuat kapasitas sungai cepat terisi dan menyebabkan kenaikan debit,” ujar Didi, Senin (8/12/2025).

Didi menjelaskan pemantauan melalui sensor TMA di AWLR Sekanak menunjukkan Sungai Musi berada pada level merah atau siaga I.

“AWLR Sekanak mencatat kenaikan signifikan hingga mencapai 4,62 meter,” jelasnya.

Ia menyebut dua lokasi lain berada pada kategori siaga II, yakni AWLR Bayung Lencir di Sungai Lalan dan AWLR Pengumbuk di aliran Sungai Musi.

“Di Bayung Lencir TMA berada di 3,96 meter, sementara di Pengumbuk mencapai 6,26 meter,” imbuhnya.

Ia mengatakan status siaga III terpantau di AWLR Sungai Dua dan AWLR Serdang Menang pada aliran Sungai Komering.

“Kedua titik tersebut masing-masing mencatat TMA 5,24 meter dan 3,08 meter. Titik siaga III lainnya berada di AWLR Kepahiang pada aliran Sungai Musi dengan TMA 2,93 meter,” katanya.

Ia menuturkan naiknya debit pada sungai utama juga menyebabkan peningkatan aliran di anak sungai.

“Anak sungai yang kapasitasnya terbatas berisiko meluap lebih cepat saat hujan deras,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat memicu genangan maupun banjir pada permukiman rendah.

“Kami meminta warga menjaga kebersihan aliran sungai karena sampah dapat memperparah luapan air,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat melakukan gotong royong untuk memastikan saluran air tetap berfungsi.

“Upaya bersama menjaga lingkungan menjadi kunci mengurangi risiko banjir,” ucap dia.

Berita Terkait

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara
Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?
SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A
Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian
Dua Pria Tak Dikenal Pepet dan Aniaya IRT di Palembang, Korban Lapor Polisi
Pegawai Baru Diduga Bobol Warung Pecel Lele R&R, Empat Tabung Gas dan Speaker Raib
PGN Tunjukkan Kesiapan Infrastruktur Sumatera kepada Investor, Perkuat Prospek Pertumbuhan Bisnis dan Konektivitas Gas Sumatera
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WIB

Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:13 WIB

SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:12 WIB

Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian

Berita Terbaru

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Kota Palembang

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:56 WIB

Empat Lawang

Enam Siswa Empat Lawang Raih Beasiswa Penuh ke SMA Kebangsaan Lampung

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:48 WIB