Barantin Sertifikasi Gelembung Renang Ikan Asal Sumsel Senilai 6 Miliar

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) asal Sumatera Selatan (Sumsel) fasilitasi sertifikasi antar area gelembung renang ikan dengan nilai ekonomis 6 miliar selama semester I tahun 2024.

Produk ikan berupa gelembung renang ikan yang disertifikasi sebanyak 9.742 kg, dilalulintaskan ke Kabupaten Deli Serdang, Sidoarjo, Tangerang, Kota Bandung, Batam, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Pangkalpinang dan Pontianak.

Kepala Karantina Sumsel, Kostan Manalu dalam keterangan persnya mengatakan, sebelum dilalulintaskan gelembung renang ikan telah melalui pemeriksaan oleh pejabat Karantina Sumsel berupa pemeriksaan fisik maupun kelengkapan dokumen sebagai persyaratan administrasi, Selasa (23/07).

“Gelembung renang ikan telah melalui pemeriksaan klinis, kesesuaian jenis, jumlah, dan volume komoditas,” ujar Kostan.

Dikatakan Kostan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam pengawasan lalu lintas komoditas perikanan dan berkomitmen untuk menjaga kesehatan komoditas perikanan dan keamanan produk perikanan di wilayah Sumsel.

Hal ini sejalan dengan arahan Kepala Barantin, Sahat M. Panggabean, yang menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergisitas, sebagai upaya melindungi sumber daya alam hayati dari ancaman hama dan penyakit.

Lebih lanjut Kostan menjelaskan gelembung renang ikan diambil dari jenis ikan tertentu, seperti ikan gulama, ikan tirusan, dan ikan malong. Organ gelembung renang ikan memiliki fungsi penting bagi ikan untuk membantu keseimbangan pola renang terhadap arus karena berisi gas seperti oksigen.

“Selain fungsi pada ikan sendiri, gelembung renang ikan memiliki manfaat untuk kesehatan manusia sebagai sumber kolagen, meningkatkan metabolisme tubuh, dan meningkatkan kecerdasan pada bayi,” pungkas Kostan.

Berita Terkait

Angkut 11 Ton Bensin Olahan Ilegal, Hariyanto Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Percepat Transformasi Digital Pemko Palembang Buat Aplikasi Kawal
Begal Polisi Saat Nyambi Jadi Ojek Diciduk, Ayah dan Anak Ikut Ditangkap
Sabu 14,7 Kg dan Aliran Dana Rp1,7 Miliar, Angga Prasetyo Diseret ke Meja Hijau
Nyambi Jadi Ojek Pangkalan, Polisi Polda Sumsel Jadi Korban Begal
Alasan Jaga Diri, Bawa Pisau di Pinggang, Pria 45 Tahun Diamankan Polisi
Kejari Palembang Periksa Tiga Saksi, Penyidikan Dugaan Korupsi Lampu Jalan Terus Dikebut
Kapal Mati Mesin, ABK 16 Tahun Terpeleset dan Hilang di Perairan Muara Lalan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Angkut 11 Ton Bensin Olahan Ilegal, Hariyanto Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Begal Polisi Saat Nyambi Jadi Ojek Diciduk, Ayah dan Anak Ikut Ditangkap

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Sabu 14,7 Kg dan Aliran Dana Rp1,7 Miliar, Angga Prasetyo Diseret ke Meja Hijau

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Nyambi Jadi Ojek Pangkalan, Polisi Polda Sumsel Jadi Korban Begal

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Alasan Jaga Diri, Bawa Pisau di Pinggang, Pria 45 Tahun Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Sumsel

Menjadikan Pancasila sebagai Landasan dalam Kehidupan Saya

Senin, 10 Agu 2026 - 23:03 WIB