Banjir Terjang Muratara, 80 Ribu Rumah Tergenang dan Jembatan Gantung Rusak

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir rendam puluhan ribu rumah di Muratara. Foto: BPBD Muratara.

Banjir rendam puluhan ribu rumah di Muratara. Foto: BPBD Muratara.

SUARAPUBLIK.ID,MURATARA – Banjir besar kembali melanda Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

 

Sedikitnya 80 ribu rumah warga terdampak genangan, sementara enam jembatan gantung dilaporkan rusak diterjang arus deras.

 

Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Rawas Ulu, Ulu Rawas, Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, dan Rawas Ilir.

 

Bupati Muratara Devi Suhartoni mengatakan, banjir kali ini menyebabkan kerusakan cukup parah di sejumlah titik. Selain memutus akses warga, arus sungai juga menyeret beberapa bangunan rumah.

 

“Enam jembatan gantung rusak dan ada rumah warga yang hanyut akibat derasnya arus,” kata Devi, Jumat (8/5/2026).

 

Pemerintah Kabupaten Muratara telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari untuk mempercepat penanganan korban dan distribusi bantuan.

 

Devi menyebut dapur umum telah didirikan di desa-desa terdampak banjir. Penanganan dilakukan bersama aparat kecamatan, desa, hingga relawan di lapangan.

 

“Seluruh penanganan kami koordinasikan bersama pemerintah desa dan kecamatan agar bantuan cepat tersalurkan,” sebut Devi.

 

Sejak Kamis (7/5/2026), Pemkab Muratara juga membentuk tim contingency dan emergency guna membantu proses evakuasi masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala BPBD Muratara Hasbi mengungkapkan terdapat 13 desa di Kecamatan Karang Jaya dan Rupit yang mengalami dampak cukup berat akibat luapan sungai.

 

Di Kecamatan Karang Jaya, wilayah terdampak meliputi Desa Tanjung Agung, Terusan, Suka Menang, Embacang Ilir, Embacang Lama, dan Embacang Baru. Sedangkan di Kecamatan Rupit meliputi Desa Tanjung Beringin, Noman Baru, Noman Lama, Batu Gajah Baru, Batu Gajah Lama, Maur Baru, dan Maur Lama.

 

Menurut Hasbi, debit air hingga kini masih terus meningkat. Bahkan di sejumlah lokasi, ketinggian banjir mencapai dada orang dewasa atau sekitar dua meter.

 

“Beberapa titik banjir cukup tinggi dan masih berpotensi bertambah jika hujan terus turun,” ungkap Hasbi.

 

BPBD juga mencatat empat rumah hanyut akibat derasnya arus Sungai Rupit, masing-masing satu rumah di Desa Suka Menang dan tiga rumah di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya.

 

Selain itu, satu jembatan di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Rupit, turut putus diterjang banjir.

 

“Saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Muratara masih disiagakan di sejumlah lokasi rawan untuk membantu evakuasi warga jika kondisi semakin memburuk,” pungkas Hasbi.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Irwansyah Terima Keputusan PAW dari PDIP, Pilih Legowo Demi Marwah Partai
Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron
Wagub Sumsel Cik Ujang Pastikan Jembatan Sungai Menang Dibangun Kembali pada 2027
Korban Jiwa Tragedi Bus ALS di Muratara Bertambah, Pasien Luka Bakar 90 Persen Meninggal
Update Korban Kecelakaan Jalinsum Muratara: 4 Korban Luka Terdata
Laka Maut Muratara: Bus ALS Hantam Truk Tangki, 16 Orang Meninggal Dunia
Polisi Ringkus 3 Hektar Ganja dan Ratusan Kilogram Hasil Panen
Sepekan Pencarian, Bocah Tenggelam di Sungai Rawas Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:36 WIB

Irwansyah Terima Keputusan PAW dari PDIP, Pilih Legowo Demi Marwah Partai

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20 WIB

Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:43 WIB

Wagub Sumsel Cik Ujang Pastikan Jembatan Sungai Menang Dibangun Kembali pada 2027

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:48 WIB

Banjir Terjang Muratara, 80 Ribu Rumah Tergenang dan Jembatan Gantung Rusak

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:45 WIB

Korban Jiwa Tragedi Bus ALS di Muratara Bertambah, Pasien Luka Bakar 90 Persen Meninggal

Berita Terbaru

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Kota Palembang

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:56 WIB

Empat Lawang

Enam Siswa Empat Lawang Raih Beasiswa Penuh ke SMA Kebangsaan Lampung

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:48 WIB