Author: Administrator Suara Publik

  • Salah Transfer, Zainuddin Kehilangan Uang Rp 6 Juta

    Salah Transfer, Zainuddin Kehilangan Uang Rp 6 Juta

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aksi penipuan melalui Hack Handphone kembali memakan korban. Kali ini yang menjadi korbannya M Zainuddin (26) warga Jalan Laut LK I Sekayu Musi Banyuasin melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (19/1/2026).

    Di hadapan petugas, korban menuturkan peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kebun Bunga Sukarami Palembang pada Senin, (19/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

    Berawal korban mendapat telpon melalui whatapps dari Terlapor yang mengaku bibinya korban, di mana dalam percakapan tersebut terlapor mengatakan akan meminjam uang kepada korban sebesar Rp 6 juta.

    “Namun korban mengatakan bahwa dirinya belum memiliki uang untuk hari ini, mungkin besok baru ada uangnya. Adapun alasan terlapor yang mengaku bibi koran meminjam uang untuk membayar uang kuliah anaknya,” ujar Korban.

    Selanjutnya pada keesokan harinya korban menghubungi nomor bibinya yang telah di hack atau dikuasi terlapor, dengan mengatakan uang sudah sudah ada dan mau ditransfer ke mana. Lalu terlapor mengirimkan nomor Rekening 107229****** Bank Jago atas nama Sahril Saputra.

    Korban pun mentransfer uang sebesar 6 juta rupiah kerekening yang diberikan terlapor tersebut. Transfer dilakukan sebanyak dua kali dan korban pun sempat menghubungi terlapor memastikan bahwa yang sudah ditransfer.

    Namun betapa terkejutnya korban bahwa Nomor bibi korban memasang profil WhatsApp bahwa nomor whatsapp-nya telah dikuasi atau di hack terlapor.

    “Oleh karena itulah dirinya baru sadar bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan dan melaporkannya ke pihak kepolisian serta berharap pelaku segera ditangkap,” harapnya.

    Sementara itu, Ka SPK Polrestabes Palembang Ipda Hendra Yuswoyo, menyampaikan laporan korban terkait penipuan telah diterima dan segera diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan. (ANA)

  • Kapolrestabes Palembang Carikan Solusi untuk Para Pembalap Liar

    Kapolrestabes Palembang Carikan Solusi untuk Para Pembalap Liar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar BA, menyampaikan bahwa ada beberapa poin yang menjadi sorotan pihaknya guna memberikan kondisi Kamtibmas di Kota Palembang, Senin 19 Januari 2026.

    Di mana, beberapa poin di antaranya, Pemalakan, balap liar hingga tawuran antar kelompok remaja. Menurutnya, kondisi demikian pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar mencoba untuk dicarikan solusi.

    “Pemalakan yang menjadi atensi kami ada 3 titik. Pertama di Simpang Macan Lindungan, Musi 2 sampai Nilakandi,” ungkapnya, Senin (19/1/2026).

    Berdasarkan itu, pihaknya bekerja sama dengan Pemkot Palembang agar kemampuan mereka dapat tersalurkan dengan baik.

    Dimana, pada dasarnya terduga pelaku pemalakan ini hanya butuh makan. Mereka juga butuh kehidupan, namun tidak memiliki kemampuan.

    “Jadi kita akan melatih mereka agar memiliki keterampilan. Kita coba Carikan solusi, seperti pelatihan untuk bekerjasama dengan Badan Usaha Jasa Pengamanan,” jelasnya.

    Selain itu, Balap liar dalam mengatasi itu pihaknya mencoba akan melakukan semacam lomba tiap bulannya.

    “Kami coba akan sebulan dua kali mengadakan Drag race, sehingga bisa disalurkan kemampuannya. Begitu juga tawuran akan kita coba Carikan solusi,” ujarnya. (ANA)

  • 120.833 Kendaraan Melintas di Jalan Tol Trans Sumatera pada Momen Long Weekend Isra Mi’raj

    120.833 Kendaraan Melintas di Jalan Tol Trans Sumatera pada Momen Long Weekend Isra Mi’raj

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Hutama Karya (Persero) menyampaikan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) periode long weekend perayaan Isra Mi’raj pada 16 Januari 2026.

    Berdasarkan catatan, kendaraan terpantau meningkat pada sejumlah ruas utama, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.

    EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Mardiansyah menerangkan bahwa secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi pada 16 Januari 2026 tercatat 120.833 kendaraan atau meningkat 22,03 persen dibandingkan trafik normal.

    “Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” terang Mardiansyah, Senin (19/1/2026).

    Seiring dengan meningkatnya mobilitas pada periode long weekend, Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

    “Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk,” pesan Mardiansyah. (ANA)

     

    Berikut rekap trafik harian ruas tol yang beroperasi periode 16 Januari 2026.

    • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka): 14.611 kendaraan (meningkat 6,63 persen)

    • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu): 15.383 kendaraan (meningkat 4,07 persen)

    • Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino): 8.045 kendaraan (meningkat 12,47 persen)

    • Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba): 2.029 kendaraan (meningkat 5,90 persen)

    • Tol Pekanbaru – Dumai (Permai): 15.962 kendaraan (meningkat 4,68 persen)

    • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 7.418 kendaraan (meningkat 42,90 persen)

    • Tol Padang – Sicincin (Pacin): 2.079 kendaraan (meningkat 21,15 persen)

    • Tol Indrapura – Kisaran (Inkis): 10.475 kendaraan (meningkat 21,06 persen)

    • Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 1–4 (Kutepat): 27.576 kendaraan (meningkat 54,08 persen)

    • Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan/Binsa): 10.705 kendaraan (meningkat 26,16 persen)

    • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam/Sibanceh): 6.552 kendaraan (meningkat 53,26 persen)

  • Residivis Narkoba Kembali Masuk Bui, Dituntut 13 Tahun Penjara

    Residivis Narkoba Kembali Masuk Bui, Dituntut 13 Tahun Penjara

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aang Saputra alias Koang, residivis kasus narkotika, kembali menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Palembang. Terdakwa dituntut pidana 13 tahun penjara atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika jenis sabu seberat 299,18 gram.

    Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam sidang yang digelar pada Senin (19/1/2026). Sidang berlangsung di hadapan majelis hakim PN Palembang, dengan jaksa Fatimah, SH, MH, membacakan amar tuntutan.

    Dalam tuntutannya, Jaksa menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

    “Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa A’ang Saputra alias Koang dengan hukuman 13 tahun penjara,” ujar jaksa di persidangan.

    Selain pidana penjara, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp1 miliar, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama 190 hari.

    Mendengar tuntutan tersebut, Koang yang didampingi penasihat hukum dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Palembang mengajukan permohonan keringanan hukuman secara lisan kepada majelis hakim.

    Dalam persidangan itu pula, terdakwa mengakui bahwa dirinya merupakan residivis kasus narkotika dan pernah menjalani hukuman penjara sebelumnya.

    “Saya pernah dihukum 5 tahun penjara dalam kasus narkotika,” kata terdakwa.

    Perkara ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Unit II Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan pada 30 September 2025, terkait dugaan transaksi narkotika di wilayah Cambai, Kota Prabumulih.

    Berdasarkan informasi tersebut, tim yang dipimpin IPTU Heri Ahmadi, SH melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi seorang terduga bandar berinisial Arman, yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Dalam proses pengungkapan perkara, polisi melakukan metode pembelian terselubung (undercover buy) dengan melibatkan saksi Alexander Pangabean. Kesepakatan transaksi dilakukan melalui aplikasi WhatsApp, dengan jumlah sabu yang ditawarkan sebanyak 3 ons seharga Rp60 juta per ons, atau total Rp180 juta.

    Setelah beberapa kali gagal, pertemuan akhirnya disepakati pada 7 Oktober 2025 di wilayah Sungai Medang, Kecamatan Cambai, Prabumulih. Dalam transaksi tersebut, terdakwa berperan sebagai pihak yang menghitung uang dengan imbalan Rp2 juta.

    Namun, saat sabu diserahkan kepada terdakwa, petugas Ditresnarkoba Polda Sumsel langsung melakukan penangkapan.

    Dari tangan terdakwa, polisi menyita tiga bungkus plastik berisi kristal putih yang setelah diuji di Laboratorium Forensik Polri Cabang Palembang dinyatakan positif mengandung metamfetamina, narkotika golongan I bukan tanaman.

    Selain itu, turut diamankan satu unit handphone yang digunakan untuk komunikasi transaksi. Sementara itu, Arman berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

    Sidang perkara ini akan kembali dilanjutkan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa. (ANA)

  • Palsukan 355 Kontrak Kredit FIF, Habib Dhia Rabbani Dituntut 4 Tahun Penjara

    Palsukan 355 Kontrak Kredit FIF, Habib Dhia Rabbani Dituntut 4 Tahun Penjara

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Habib Dhia Rabbani dengan pidana penjara selama 4 tahun, atas aksi pemalsuan 355 kontrak kredit fiktif yang merugikan perusahaan hingga Rp7,8 miliar.

    Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (19/1/2026), di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Fatimah, SH, MH. Jaksa menegaskan, seluruh unsur tindak pidana dalam perkara ini telah terpenuhi secara sah dan meyakinkan.

    “Terdakwa terbukti melanggar Pasal 35 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP,” tegas JPU dalam amar tuntutannya.

    Selain pidana penjara, Habib juga dituntut denda Rp200 juta, dengan ancaman 80 hari kurungan apabila denda tidak dibayarkan.

    Dalam fakta persidangan terungkap, terdakwa yang berstatus karyawan outsourcing PT FIF Palembang dan bertugas sebagai Field Verifier (surveyor), diduga kuat bersekongkol dengan sejumlah makelar yang kini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Nama-nama makelar tersebut antara lain Kiki, Gugun alias Bang Lay, Mustofa, Febri, Zul, Melvin, Titin, dan Yuk Ida.

    Modus yang digunakan tergolong rapi dan terstruktur. Terdakwa bersama para makelar menyiapkan data nasabah palsu, mulai dari KTP, KK, hingga foto rumah dan lokasi fiktif. Seluruh data tersebut kemudian diunggah ke sistem internal PT FIF seolah-olah telah dilakukan survei lapangan sesuai prosedur.

    Tak berhenti di situ, demi meloloskan pengajuan kredit, terdakwa juga diduga menyuap oknum Region Credit Analyst (RCA) dengan uang antara Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per kontrak, tergantung tingkat kesulitan data palsu yang diajukan.

    Setelah kontrak disetujui, sepeda motor tidak pernah diterima oleh debitur yang namanya tercantum dalam kontrak. Unit motor justru dikuasai pihak lain, sementara cicilan tak pernah dibayarkan, sehingga seluruh kontrak tersebut berubah menjadi kredit macet.

    Dari setiap kontrak fiktif, terdakwa meraup keuntungan pribadi Rp1 juta, dengan total mencapai Rp355 juta, yang seluruhnya digunakan untuk kepentingan pribadi.

    Kasus ini terungkap setelah PT FIF menemukan lonjakan nasabah menunggak cicilan. Saat dilakukan klarifikasi, para debitur mengaku tidak pernah mengajukan kredit maupun menerima sepeda motor. Audit internal awal menemukan 119 kontrak bermasalah, yang kemudian membengkak menjadi 355 kontrak fiktif setelah dilakukan pendalaman oleh tim pusat.

    Terdakwa sempat melarikan diri dan menjadi buronan selama sekitar delapan bulan, sebelum akhirnya ditangkap di Yogyakarta. Akibat perbuatannya, PT FIF mengalami kerugian besar dan melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum.

    Sidang akan kembali dilanjutkan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa. (ANA)

  • Protes Sopir Diduga Jadi Tumbal, PH: Pemilik Batubara Tak Tersentuh

    Protes Sopir Diduga Jadi Tumbal, PH: Pemilik Batubara Tak Tersentuh

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sidang perkara dugaan pengangkutan batubara ilegal dengan terdakwa Hendri, seorang sopir truk tronton, kembali memanas di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Senin (19/1/2026).

    Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel resmi menuntut Hendri dengan pidana penjara selama 1 tahun, namun tuntutan tersebut langsung menuai protes keras dari tim penasehat hukum terdakwa.

    Tuntutan dibacakan oleh JPU Ursula Dewi, SH, di hadapan Ketua Majelis Hakim Agung Ciptoadi, dalam agenda persidangan yang sempat diwarnai penolakan majelis terhadap kehadiran saksi verbalisan yang mendadak dihadirkan Jaksa.

    Dalam surat tuntutannya, JPU menyatakan Hendri terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pengangkutan batubara tanpa izin resmi sebagaimana diatur dalam Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    “Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun, dikurangi masa tahanan yang telah dijalani,” ujar JPU saat membacakan tuntutan di persidangan.

    Usai sidang, penasihat hukum terdakwa Benny Murdani, SH, MH, bersama rekannya Toto Wibowo, SH.,MH dan M. Anugerah Al Abin, SH menjelaskan bahwa agenda persidangan sejatinya adalah pembacaan tuntutan. Namun jaksa justru menghadirkan saksi verbalisan secara tiba-tiba.

    Menurut Benny, majelis hakim menolak saksi tersebut karena perkara telah memasuki tahap tuntutan dan pemeriksaan sudah selesai.

    “Sesuai KUHAP baru Karena sudah ada closing statement, maka saksi verbalisan ditolak oleh majelis hakim. Akibatnya sidang sempat diskors dan dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan,” tegas Benny.

    Benny menilai tuntutan jaksa tidak mencerminkan fakta-fakta persidangan. Ia menegaskan Hendri hanyalah seorang sopir yang menjalankan perintah dengan dibekali surat jalan CV BMU, bukan pemilik ataupun pengendali batubara ilegal tersebut.

    “Kami akan mengajukan pledoi. Dari keterangan saksi, ahli, dan terdakwa sendiri, jelas bahwa Hendri tidak tepat dijadikan tersangka. Harusnya pemilik batubara, bukan sopir,” tegasnya.

    Bahkan, Benny mempertanyakan mengapa pemilik batubara bernama Hery King hingga kini tidak ditetapkan sebagai tersangka.

    “Kenapa bos batubara tidak tidak dijadikan tersangka? Padahal ahli sudah menjelaskan secara terang dalam persidangan. Ini juga sudah kami sampaikan ke Polda Sumsel,” ujarnya, dengan nada keras.

    Dalam persidangan terungkap, Hendri direkrut sebagai sopir truk tronton untuk mengangkut batubara dari Tanjung Enim menuju wilayah Jabodetabek. Namun pada 21 Agustus 2025 dini hari, truk bermuatan sekitar 40 ton batubara yang dikemudikannya dihentikan dan diamankan petugas Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan di Jalan Lintas Sumatera, Baturaja.

    Hasil uji Laboratorium Kriminalistik menyatakan muatan tersebut merupakan batubara jenis sub-bituminus. Jaksa menilai perbuatan tersebut berpotensi merugikan negara dan melanggar ketentuan hukum di bidang pertambangan.

    Sidang selanjutnya besok akan digelar dengan agenda pembacaan pledoi atau nota pembelaan dari pihak terdakwa. (ANA)

  • Perkuat Disiplin ASN, Pemkab OKI Terapkan Absensi Digital

    Perkuat Disiplin ASN, Pemkab OKI Terapkan Absensi Digital

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat disiplin dan integritas aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan sistem absensi berbasis aplikasi online. Kebijakan ini mulai diterapkan secara bertahap pada awal 2026 di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

    Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H Asmar Wijaya, saat memimpin Apel Bulanan Pemerintah Kabupaten OKI yang diikuti seluruh ASN, baik PNS, PPPK, maupun PPPK Paruh Waktu, di halaman Kantor Bupati OKI, Senin (19/1/2026).

    “Asistensi Bupati OKI, saat ini absensi berbasis aplikasi online sudah mulai diterapkan di beberapa OPD dan sedang dalam tahap pendataan untuk OPD lainnya. Melalui sistem ini, diharapkan disiplin dan integritas ASN di lingkungan Pemkab OKI semakin meningkat,” ujar Asmar.

    Menurut dia, penerapan absensi digital bukan sekadar pembaruan sistem administrasi, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab. Disiplin ASN, kata Asmar, menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.

    Asmar juga menegaskan bahwa apel bulanan memiliki makna strategis, bukan hanya sebagai kegiatan seremonial. Apel menjadi sarana evaluasi dan penguatan komitmen ASN dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.

    “Apel bulanan ini merupakan momentum untuk memperkuat komitmen kita sebagai aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir,” katanya.

    Memasuki awal tahun 2026, Asmar kembali mengingatkan seluruh ASN agar menjadikan disiplin sebagai sikap kerja yang menyeluruh, tidak terbatas pada kehadiran semata. Disiplin juga mencakup etos kerja, kepatuhan terhadap aturan, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

    “Disiplin bukan hanya soal datang tepat waktu, tetapi juga bagaimana kita bekerja, bersikap, dan menyelesaikan tanggung jawab secara profesional,” ujarnya.

    Ia menekankan bahwa seluruh ASN memiliki peran yang sama pentingnya dalam roda pemerintahan, tanpa memandang status kepegawaian. Profesionalisme, integritas, dan kedisiplinan, menurut Asmar, merupakan tuntutan yang berlaku bagi seluruh ASN.

    “Baik PNS, PPPK, maupun PPPK Paruh Waktu, semuanya memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata dia.

    Selain disiplin, Asmar menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa ASN pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat yang harus mampu menjawab harapan publik akan layanan yang cepat, tepat, ramah, dan transparan.

    “Kepuasan masyarakat harus menjadi tolok ukur kinerja kita. Hindari sikap menunda pekerjaan, bersikap acuh, atau perilaku lain yang dapat merusak kepercayaan publik,” tegasnya.

    Menutup sambutannya, Asmar mengajak seluruh ASN untuk menyambut tahun 2026 dengan semangat baru dan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

    “Mari kita awali tahun ini dengan tekad yang kuat untuk bekerja lebih baik demi kemajuan Kabupaten Ogan Komering Ilir,” ungkapnya. (ANA)

  • Walikota Pagar Alam Instruksikan Tiga OPD Ini Optimalkan Kinerja

    Walikota Pagar Alam Instruksikan Tiga OPD Ini Optimalkan Kinerja

    SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah menginstruksikan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengoptimalkan kinerja dalam menjalankan tugas dan fungsi, guna memberikan pelayanan dan kenyamanan untuk masyarakat Kota Pagar Alam.

    Hal ini disampaikan Walikota saat Upacara gabungan yang diikuti oleh Forkopimda, TNI, Polri dan ASN Pemkot Pagar Alam, di Halaman Kantor Wali Kota Pagar Alam, Senin,(19/1/2026).

    Beberapa OPD tersebut diantaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), lantaran belum optimal dalam mengatasi banjir di Kota Pagar Alam, dengan memperbaiki dan membersihkan drainase-drainase yang berada di titik-titik rawan banjir.

    Kemudian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), karena belum menegakkan Peraturan Walikota (Perwako) maupun Peraturan Daerah (Perda).

    Pasalnya, kata Walikota saat ink masih banyak pedagang yang berjualan di pinggir jalan raya sehingga mengganggu pengendara di jalanan.

    “Kota Pagar Alam ini merupakan kota tujuan Wisata di Sumatera Selatan, untuk itu, Dinas PU, itu dicek titik-titik rawan banjir, drainase dibersihkan, kalau ada yang rusak diperbaiki. Pol PP, jangan hanya siap pak, itu masih banyak tenda pedagang di pinggir jalan, tertibkan,” tegas Wali Kota.

    Tak hanya itu, Dinas Lingkungan Hidup juga tak luput dari perhatian Walikota, untuk memperhatikan kebersihan di lingkungan Kota Pagar Alam, sebab Kota Pagar Alam merupakan Kota Tujuan Wisata di Sumatera Selatan, sehingga kebersihan dan keindahan Kota Pagar Alam harus selalu dijaga.

    Wako Ludi juga mengajak seluruh OPD dan pegawai di lingkungan Pemkot Pagar Alam untuk berkolaborasi bersama untuk membangun dan memajukan Kota Pagar Alam, serta mengajak untuk bekerja dengan hati dan berinovasi, agar dapat membantu mewujudkan 14 program pada kepemimpinan Wako Ludi dan Wawako Hj. Bertha. (ANA)

  • Pemprov Sumsel Targetkan Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Unggulan pada 2026

    Pemprov Sumsel Targetkan Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Unggulan pada 2026

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan secara resmi mulai membangun ekosistem wisata kesehatan terpadu yang menyinergikan rumah sakit rujukan, layanan kebugaran daerah, dan biro perjalanan guna memantapkan posisi Sumsel sebagai destinasi health tourism nasional.

    Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, menyatakan bahwa keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada kuatnya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan fasilitas kesehatan, pelaku usaha pariwisata, hingga pelaku UMKM.

    “Semua fasilitas pelayanan kesehatan kita dorong untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk kebugaran, dan harus terintegrasi dengan sektor pariwisata,” ujar Edward Candra usai memimpin rapat koordinasi di Graha Bina Praja, Senin (19/1/2026).

    Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman mengatakan kesiapan sumber daya manusia medis yang memiliki keahlian spesialis dan fellowship menjadi modal utama dalam menjalankan program ini.

    “SDM kita sudah sangat siap, apalagi ke depan rumah sakit akan dinilai berdasarkan kompetensinya, sehingga fokus kita adalah meningkatkan standar pelayanan tersebut,” katanya.

    Pengembangan ekosistem ini dipastikan tidak hanya berpusat di Kota Palembang, melainkan merambah ke wilayah lain seperti Kota Pagar Alam yang akan difokuskan pada layanan kebugaran (wellness) berbasis alam.

    Ia menyebut para pelaku usaha perjalanan dan pemandu wisata akan diposisikan sebagai garda terdepan dalam memasarkan paket wisata medis komprehensif dengan sistem tarif yang transparan.

    Langkah strategis ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas sekaligus menikmati kekayaan wisata di Sumatera Selatan.

    “Pemandu wisata nantinya berperan penting mengarahkan wisatawan, mulai dari kebutuhan medis di rumah sakit hingga destinasi wisata melalui paket perjalanan,” pungkasnya.

  • Dituduh Selingkuh, YD Lapor Polisi

    Dituduh Selingkuh, YD Lapor Polisi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tidak terima sudah dituduh menjalin hubungan dengan pria idaman lain (PIL) (selingkuh), membuat YD (31), mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, Senin (19/1/2026).

    Maksud kedatangan warga Lingkungan 1, Pandan ini tak lain hendak melaporkan EV, yang sudah menuduhnya selingkuh, dengan laporan pencemaran nama baik.

    Di hadapan petugas piket YD menuturkan peristiwa ini diketahuinya pada Selasa (14/1/2026), saat dirinya berada di Jalan Dr Hakim Kelurahan Sei Pangeran Kecamatan IT I, Palembang.

    Berawal, saat korban membuka akun media sosial (Medsos) tiktok. “Awal saya membuat medsos pak. Lalu melihat akun tiktok terlapor,” ungkapnya.

    Lalu, di akun tersebut terlapor mengatakan korban berselingkuh dengan saudara temannya. “Saya dibilang selingkuh dengan saudara teman. Padahal saya tidak pernah begitu,” katanya.

    Akibat peristiwa ini, nama baiknya dicemarkan, Oleh itulah korban melapor ke sini. “Saya tidak trima pak oleh itulah saya laporan kesini, berharap terlapor bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya,” harapnya.

    Sementara, Ka SPKT Polrestabes Palembang Ipda Sugriwa melalui pamapta Ipda Hendra membenarkan adanya laporan korban terkait laporan pencemaran nama baik.

    “Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang, untuk melakukan penyelidikan, dan memanggil terlapor,” tuturnya. (ANA)

  • Polrestabes Palembang Gelar KRYD, Tekan Angka Kejahatan 3C

    Polrestabes Palembang Gelar KRYD, Tekan Angka Kejahatan 3C

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menekan tindak kejahatan 3C (Curas, Curat dan curanmor), tawuran dan balap liar serta pengendara yang mengenakan knalpot brong. Jajaran Polrestabes Palembang, menggelar razia patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan).

    KRYD, yang digelar sejak Sabtu (17/1/2026), hingga Minggu (18/1/2026), diikuti oleh anggota baik Reskrim, Intelkam, Satlantas, Samapta, dan diback up langsung oleh Tim hunter Reborn Presisi, dipimpin langsung oleh Waka Polrestabaes AKBP Aditya Kurniawan dan Kabag OPS AKBP M. Jedi.

    Dalam giat KRYD tersebut, petugas gabungan Polrestabes Palembang, berhasil membubarkan balap liar di Jalan H Rozak dan menyisir kawasan kawasan yang dianggap rawan tindakan kejahatan 3C (curas, Curat dan curanmor).

    Alhasil, setidaknya dalam giat KRYD tersebut petugas berhasil mengamankan 5 kendaraan motor yang tidak dilengkapi syarat menyurat, yang diduga hendak melakukan balap liar dan langsung diamankan ke Polrestabes Palembang.

    “Benar untuk menekan angka kejahatan di kota Palembang, 3C, balap liar dan tawuran, kita menggelar giat KRYD selama 2 Malam,” ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, didampingi Wakapolrestabes, AKBP Aditya Kurniawan, melalui Kabag OPS AKBP M Jedi, Senin (19/1/2026).

    Lanjutnya, untuk giat KRYD Polrestabes Palembang melaksanakan dengan personel gabungan dengan cara bertindak preemtif dan preventif.

    “Membubarkan potensi adanya tawuran dan balap liar. Kami melakukan penindakan 5 SPM dalam kegiatan tersebut. Umumnya merujuk pada standar pelayanan minimal (ketentraman/ketertiban umum) atau sistem pengaduan masyarakat di kepolisian,” tegasnya.

    Ditempat yang sama, Kasat lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Radipta, menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak melakukan balap liar di jalan umum.

    “Balap liar membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya serta mengganggu ketertiban lalu lintas,” ungkapnya.

    Ditambahkan Finan, Polrestabes Palembang akan menindak tegas setiap pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Mari bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Palembang,” tuturnya. (ANA)

  • Puluhan Tahun Menggerutu Kurang Perhatian Pemerintah, Kina Warga Talang Banan Tersenyum Lega

    Puluhan Tahun Menggerutu Kurang Perhatian Pemerintah, Kina Warga Talang Banan Tersenyum Lega

    SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Penantian panjang warga Talang Banan, Kelurahan Burung Dinang, yang puluhan tahun harus bergelut dengan lumpur dan akibat infrastruktur berupa jalan yang tak pernah tersentuh pembangunan, kini terobati.

    Pasalnya, selama bertahun-tahun, akses menuju Talang Banan yang di tempati oleh 36 Kepala Keluarga (KK) dikenal sebagai jalan yang memprihatinkan karena berlumpur ketika musim hujan, dan berdebu ketika musim kemarau kini sudah di aspal menjadi jalan yang layak.

    Sementara, selain akses utama jalan menunju Talang Banan tersebut juga merupakan jalan sektor pertanian yang sekitar 1.000 hektar lahan pertanian produktif, mulai dari kopi hingga aneka sayuran yang menjadi penopang ekonomi warga.

    Kondisi sebelumnya kerap dikeluhkan oleh warga setempat, yang kadang merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah. Bahkan anak sekolah tak jarang batal berangkat sekolah karena saat hendak menuju ke sekolah kendaraan yang mereka tumpangi terjatuh.

    Juman warga yang telah bermukim di Talang Banan sejak tahun 1970 sekaligus Ketua RT 09 RW 02, mengaku haru melihat perubahan yang akhirnya terwujud.

    “Sejak puluhan tahun kami tinggal di sini, baru kali ini jalan kami benar-benar dibangun layak. Dulu kalau hujan seperti kubangan kerbau, sekarang alhamdulillah sudah aspal,” ujarnya.

    Ia mengujgkapkan, Meski Talang Banan sudah resmi menjadi RT sejak 2004, pembangunan jalan tak kunjung terealisasi. Janji demi janji sempat diterima warga, namun kondisi jalan tetap memprihatinkan hingga beberapa tahun lalu.

    “Dulu kalau hujan, anak-anak kadang bawa baju ganti. Bahkan pernah ada yang jatuh, bajunya penuh lumpur, akhirnya pulang dan tidak jadi sekolah,” katanya.

    Saat ini kondisi jalan sudah aspal membuat aktivitas warga jauh lebih lancar. Anak-anak berangkat ke sekolah tanpa rasa khawatir, kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan aman, dan hasil pertanian bisa diangkut tanpa hambatan.

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkot Pagar Alam terutama Pak Walikota jalan kami sudah diaspal. Pasalnya jalan ini bukan hanya untuk kami yang tinggal di sini, tapi juga untuk pertanian. Kopi dan sayuran sekarang lebih mudah dibawa keluar,” imbuhnya.

    Bagi warga Talang Banan, jalan aspal bukan sekadar infrastruktur. Ia menjadi simbol perhatian, penggerak ekonomi, sekaligus bukti bahwa penantian panjang mereka akhirnya terbayar dengan harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.

    Sementara, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengatakan, bahwa dirinya sudah memprioritaskan akses Jalan Talang Banan untuk dibangun di tahun 2025.

    “Saya pernah datang kelokasi memang kondisi jalannya sangat memprihatinkan. Namun saat ini jalan sudah beraspal dan bisa dilalui kendaraan apa saja yang akan berdampak pada perputaran ekonomi kerena disana merupakan pusat pertanian sayur dan kopi,” jelasnya. (ANA)

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Kembali Kain Tapis Lampung Lewat UMKM Dela Tapis

    Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Kembali Kain Tapis Lampung Lewat UMKM Dela Tapis

    SUARAPUBLIK.ID, LAMPUNG – Kain tapis yang dahulu hanya dikenakan pada acara adat seperti pernikahan, upacara tradisional, dan perayaan besar, kini tampil lebih modern melalui motif pucuk rebung, sasap, dan siger yang diaplikasikan pada blazer kantor, kemeja kasual, hingga sepatu. Melalui Dela Tapis sebagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) membuktikan bahwa warisan budaya Lampung dapat terus hidup dan relevan di era modern melalui keberanian berinovasi serta dukungan yang tepat.

    Dela Tapis didirikan oleh Sutiyah pada 2014 dengan tiga misi utama, yakni melestarikan warisan budaya Lampung, memberdayakan perempuan, serta memodernisasi kain tapis agar dapat digunakan dalam produk fungsional sehari-hari. Nama “Dela” sendiri diambil dari nama panggilan sang pemilik.

    “Saya melihat kain tapis sebagai warisan yang harus dijaga. Agar tetap diminati generasi muda, tapis perlu dihadirkan dalam bentuk yang lebih modern seperti blazer, kemeja, dan sepatu yang bisa dikenakan sehari-hari,” ujar Sutiyah.

    Proses pembuatan tapis dilakukan dengan ketelitian tinggi, mulai dari pembidangan hingga penyulaman motif khas Lampung menggunakan benang emas. Berlokasi di Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Dela Tapis mengembangkan produk fashion _ready-to-wear_ kasual hingga formal seperti blazer, kemeja, dan sepatu berbahan tenun tapis dengan kisaran harga Rp100 ribu hingga Rp1,2 juta, sekaligus memberdayakan 13 perempuan setempat.

    Pada 2025, UMKM ini mencatat omzet rata-rata Rp5,5 juta per bulan, dengan para pekerja perempuan memperoleh penghasilan tambahan untuk mendukung kebutuhan keluarga dan pendidikan anak.

    “Sebagian ibu-ibu yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan kini bisa bekerja, sementara lainnya terbantu menambah pendapatan untuk biaya sekolah anak. Saya senang bisa memberdayakan mereka sekaligus menjaga tradisi tapis tetap hidup,” tambah Sutiyah.

    Dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui pembinaan, pelatihan, promosi, serta partisipasi dalam berbagai event mendorong Dela Tapis semakin dikenal dan mampu menembus pasar modern, yang dibuktikan dengan raihan Juara 4 Lomba Paduan Wastra Desain se-Kota Metro. Selain berinovasi dalam produk, Dela Tapis juga menerapkan prinsip keberlanjutan dengan mengolah limbah kain menjadi aksesori.

    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa Dela Tapis merupakan contoh nyata bagaimana tradisi dapat terus hidup melalui inovasi.

    “Melalui inovasi produk modern, Dela Tapis membuktikan warisan budaya tetap relevan dan diminati generasi muda. Kami bangga mendampingi upaya pelestarian budaya Lampung yang sekaligus memberdayakan 13 perempuan setempat,” ujarnya.

    Sebagai bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pemberdayaan Dela Tapis turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

  • PT Semen Baturaja Ajukan Relaksasi Angkutan Batubara, Pemprov Sumsel Belum Beri Keputusan

    PT Semen Baturaja Ajukan Relaksasi Angkutan Batubara, Pemprov Sumsel Belum Beri Keputusan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) secara resmi mengajukan permohonan dispensasi penggunaan jalan umum untuk angkutan batubara kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) guna menghindari risiko penghentian operasional akibat menipisnya stok bahan bakar.

    Permohonan ini diajukan sebagai solusi sementara selama masa transisi peralihan moda transportasi dari jalan raya ke jalur kereta api yang saat ini tengah dalam proses reaktivasi infrastruktur.

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel, Apriyadi menyampaikan jika perusahaan memerlukan waktu sekitar empat hingga enam bulan untuk merampungkan fasilitas penampungan dan jalur rel.

    “Mereka mengajukan kalau bisa mintanya di 6 bulan, karena itu jangka waktu paling panjang sampai Agustus, tapi hitungan kami sebenarnya 4 bulan bisa selesai,” ujar Apriyadi saat diwawancarai langsung usai rapat, Senin (19/1/2026).

    Meskipun usulan telah diterima, Pemerintah Provinsi menegaskan belum memberikan keputusan resmi karena harus mempertimbangkan konsistensi kebijakan larangan angkutan batubara di jalan umum.

    Ia menekankan jika kajian mendalam akan dilakukan agar kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kenyamanan publik namun tidak melumpuhkan industri strategis.

    “Kita harus bahas dengan detail dan sangat hati-hati, jangan sampai masyarakat beranggapan Gubernur tidak konsisten, meskipun ada kepentingan industri yang besar di sini,” imbuhnya.

    Ia juga memastikan kriteria pemberian dispensasi akan diberlakukan secara ketat dan hanya diprioritaskan bagi sektor vital seperti produksi semen dan pembangkit listrik (PLTU).

    Pemberian izin sementara tersebut hanya akan dipertimbangkan jika perusahaan menunjukkan progres fisik yang nyata dalam pembangunan infrastruktur angkutan alternatif.

    “Pasti ada kriteria khusus dan sore ini saya akan melapor langsung kepada Gubernur terkait hasil pemeriksaan lapangan serta permohonan ini,” katanya.

    Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk, Suherman Yahya, mengakui jika saat ini operasional pabrik sangat bergantung pada sisa stok batubara yang tersedia di lokasi.

    Ia berharap pemerintah dapat memberikan jalan keluar terbaik agar proses operasional perusahaan tidak terganggu selama masa transisi menuju penggunaan kereta api.

    “Tentunya larangan ini akan mengganggu, kami akan berusaha semaksimal mungkin mengejar dan mendukung upaya dari Pemerintah Sumatera Selatan,” pungkasnya.

  • Ratu Dewa Apresiasi Prestasi Nasional–Internasional Marching Band Cakrawala Spensa

    Ratu Dewa Apresiasi Prestasi Nasional–Internasional Marching Band Cakrawala Spensa

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG —Wali Kota Palembang Ratu Dewa memberikan penghargaan dan apresiasi tinggi kepada Marching Band (MB) Cakrawala SMP Negeri 1 Palembang (Spensa) atas torehan prestasi gemilang di tingkat nasional dan internasional sepanjang 2025. Prestasi tersebut dinilai tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Kota Palembang di kancah nasional dan global.

    Apresiasi itu disampaikan Ratu Dewa saat bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyerahkan piala penghargaan kepada seluruh anggota MB Cakrawala Spensa, Senin (19/1/2026), di halaman SMPN 1 Palembang.

    “Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan MB Cakrawala Spensa meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional dan internasional. Ini merupakan pencapaian luar biasa dan sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kota Palembang dalam mewujudkan Palembang Cerdas,” ujar Ratu Dewa dalam sambutannya.

    Menurut Ratu Dewa, prestasi yang diraih para pelajar tersebut menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan bakat, karakter, dan daya saing generasi muda.

    Mantan Sekretaris Daerah Kota Palembang itu menegaskan, Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk terus hadir dalam mendukung pengembangan potensi siswa melalui pembinaan yang berkelanjutan.

    “Pemkot Palembang melalui Dinas Pendidikan harus hadir secara maksimal dalam membina dan memfasilitasi talenta siswa. Pembinaan yang konsisten akan melahirkan generasi muda yang kompetitif, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kota Palembang memberikan reward berupa dana pembinaan sebesar Rp 10 juta serta bantuan kelengkapan alat marching band untuk menunjang kegiatan latihan dan pengembangan MB Cakrawala Spensa ke depan,”katanya.

    Kepala SMPN 1 Palembang, Yudi Hariyanto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Wali Kota Palembang.

    “Alhamdulillah, MB Cakrawala Spensa berhasil meraih juara di tingkat nasional, baik di Jakarta maupun Lampung, serta menorehkan prestasi di ajang internasional. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak Wali Kota,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua MB Cakrawala Spensa, Fahrie Adianto, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut menjadi suntikan semangat bagi seluruh anggota tim untuk terus berprestasi.

    “Prestasi nasional dan internasional yang kami raih merupakan kebanggaan bagi Kota Palembang. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, atas perhatian dan dukungannya. Semoga ini menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain untuk terus mengembangkan bakat dan potensi siswa,” ujar Fahrie, didampingi Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Palembang, Yustin Kurniawan Zendrato.

    Ia menambahkan, keberhasilan MB Cakrawala Spensa tidak lepas dari kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga pemerintah daerah.

    Sepanjang 2025, MB Cakrawala Spensa mencatatkan deretan prestasi bergengsi, di antaranya pada ajang Batavia Cup dan Jakarta Drum Corps International (JDCI) 2025, dengan berbagai kategori juara, mulai dari display pianika, konser kreatif, drumbattle, colour guard, hingga sound sport.

    “Tim ini bahkan berhasil meraih Juara Umum 2025, serta membawa pulang piala bergilir pada kategori tertentu.Prestasi tersebut semakin menegaskan posisi MB Cakrawala Spensa sebagai salah satu marching band pelajar terbaik di Indonesia.

    Melalui capaian ini, Pemerintah Kota Palembang berharap prestasi MB Cakrawala Spensa dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya akan prestasi nonakademik,”pungkasnya.

  • Pemkot Palembang Gelar Launching dan Simulasi TKA Serentak di 62 SMP Negeri

    Pemkot Palembang Gelar Launching dan Simulasi TKA Serentak di 62 SMP Negeri

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG —Pemerintah Kota Palembang akan menggelar launching sekaligus simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada 28 Januari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di SMP Negeri 19 Palembang dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.

    Launching TKA tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Affan Prapanca, Ketua Dewan Pendidikan Kota Palembang, Dr. H. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M., serta jajaran Pemerintah Kota Palembang. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh 62 SMP negeri yang tersebar di seluruh wilayah Kota Palembang.

    Momentum ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik secara serentak di tingkat SMP negeri Kota Palembang.

    Dalam pelaksanaannya, para siswa akan mengerjakan soal-soal TKA di kelas masing-masing di sekolahnya. Terdapat dua mata pelajaran yang diujikan dalam simulasi ini, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika, yang dinilai sebagai kompetensi dasar dan fundamental bagi siswa SMP. Wali Kota Palembang secara simbolis membuka kegiatan tersebut, sementara proses pengerjaan soal sepenuhnya dilaksanakan secara mandiri di masing-masing satuan pendidikan.

    Ketua Dewan Pendidikan Kota Palembang, Dr. H. Ahmad Zulinto, menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik bertujuan untuk mengukur capaian hasil belajar siswa selama menempuh pendidikan di jenjang SMP, khususnya bagi siswa kelas IX yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

    “TKA ini menjadi salah satu instrumen evaluasi untuk melihat sejauh mana kesiapan akademik siswa sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pelaksanaan simulasi TKA diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi sekolah, guru, serta pemangku kebijakan pendidikan di Kota Palembang. Dengan demikian, kualitas proses pembelajaran dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

    Menurut Zulinto, hasil nilai TKA tidak hanya berfungsi sebagai alat pemetaan kemampuan akademik siswa, tetapi juga dapat dijadikan acuan atau salah satu syarat dalam proses melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, sesuai dengan kebijakan yang akan ditetapkan pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan.

    “Dengan adanya TKA, kita ingin memastikan bahwa siswa benar-benar siap, baik dari sisi akademik maupun mental, untuk menghadapi tantangan pendidikan di tingkat selanjutnya,” katanya.

    Lebih lanjut, ia juga mengimbau seluruh siswa dan pihak sekolah agar mengikuti pelaksanaan TKA dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, serta kesiapan belajar sebagai bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik.

    “Ini bukan semata-mata soal nilai, tetapi tentang bagaimana kita menyiapkan generasi muda Palembang agar memiliki daya saing, kemampuan berpikir kritis, dan fondasi akademik yang kuat,” pungkasnya.

  • Manfaatkan Energi Terbarukan Ratu Dewa Manfaat Kan PLTSA Di Masjid Agung 

    Manfaatkan Energi Terbarukan Ratu Dewa Manfaat Kan PLTSA Di Masjid Agung 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si, meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, Senin (19/01/2026).

    Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kota Palembang mendorong pemanfaatan energi terbarukan sekaligus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

    Dengan beroperasinya PLTS tersebut, Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo diperkirakan mampu menghemat biaya listrik antara Rp12 juta hingga Rp24 juta per tahun.

    Angka ini bukan hanya sekadar penghematan finansial, tetapi juga simbol transisi menuju energi bersih yang ramah lingkungan.

    Dalam sambutannya, orang nomor satu di kota tertua di Indonesia ini menegaskan, peresmian PLTS bukan sekadar pengoperasian fasilitas baru, melainkan wujud nyata komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan.

    “PLTS ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 18,2 kWp, dilengkapi baterai berkapasitas total 30 kWh serta inverter berdaya 18 kW. Energi yang dihasilkan telah dimanfaatkan untuk menunjang operasional Masjid Agung,” jelasnya.

    Data menunjukkan, pada Desember 2025 PLTS menghasilkan 1.137,2 kWh energi listrik, sementara hingga Januari 2026 tercatat produksi sebesar 436,5 kWh.

    Energi tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan masjid, mulai dari sistem tata suara, CCTV, penerangan, kipas angin, televisi LED, hingga pendingin udara.

    Ratu Dewa menekankan bahwa Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan keteladanan masyarakat.

    “Masjid ini kini menjadi contoh nyata pemanfaatan energi bersih yang efisien dan sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan keseimbangan serta kepedulian terhadap alam,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pemilihan masjid sebagai lokasi pemasangan panel surya bertujuan untuk mengedukasi masyarakat bahwa energi bersih bukanlah konsep mahal atau eksklusif.

    “Satu masjid mungkin kecil dampaknya, tetapi seratus masjid adalah pembangkit kota,” tegasnya.

    Dikatakan Ratu Dewa, peresmian PLTS ini juga tak lepas dari kontribusi Perumda Tirta Musi Palembang melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

    Ratu Dewa menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang akan terus mendorong penggunaan energi terbarukan sebagai bagian dari strategi menekan emisi karbon dan menghadapi tantangan perubahan iklim.

    “Ini adalah langkah nyata menuju Palembang yang hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.

    Ia berharap fasilitas PLTS di Masjid Agung dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik agar memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi efisiensi energi, penghematan biaya, maupun kelestarian lingkungan.

    Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Tirta Musi, M Azharuddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata dukungan BUMD terhadap pembangunan daerah berkelanjutan.

    “Sebagai BUMD, kami tidak hanya menyediakan pelayanan air minum dan pengelolaan air limbah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Pemasangan PLTS ini adalah bentuk komitmen kami mendukung energi bersih,” katanya.

    Menurut Azharuddin, Masjid Agung dipilih karena memiliki nilai historis, religius, dan sosial yang tinggi, serta menjadi simbol kebanggaan masyarakat Palembang. Ia berharap keberadaan PLTS ini dapat menjadi inspirasi bagi fasilitas publik lainnya, termasuk rumah ibadah, untuk mulai memanfaatkan energi ramah lingkungan.

    Secara teknis, sistem panel surya yang dipasang memiliki kapasitas terpasang sekitar 18,6 kWp, lengkap dengan inverter dan sistem pendukung lainnya.

    Berdasarkan simulasi energi, sistem ini diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sekitar 24–25 MWh per tahun.

    Dengan kapasitas tersebut, PLTS diharapkan mampu memenuhi sebagian kebutuhan listrik operasional masjid, memberikan potensi penghematan biaya signifikan, serta berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon hingga puluhan ton CO₂ selama masa operasional.

    “Selain manfaat ekonomi dan lingkungan, program ini juga memiliki nilai edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan energi bersih dan efisien, khususnya di fasilitas publik,” tambah Azharuddin.

    Peresmian PLTS di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo bukan hanya sekadar proyek energi, melainkan simbol transformasi Palembang menuju kota berkelanjutan.

    Dengan dukungan pemerintah dan BUMD, langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi rumah ibadah dan fasilitas publik lainnya untuk ikut serta dalam gerakan energi bersih.

    Masjid Agung kini berdiri bukan hanya sebagai pusat spiritual, tetapi juga sebagai pionir energi terbarukan yang membawa keberkahan bagi masyarakat Palembang.

  • Di Ujung Usia, Pengabdian Itu Baru Datang

    Di Ujung Usia, Pengabdian Itu Baru Datang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG —Di Aula SMK Negeri Palembang, senyum Pak Halim tak bisa disembunyikan. Di sampingnya berdiri sang anak, M. Awal Ramadhan. Keduanya datang dari Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, membawa harapan yang telah mereka simpan bertahun-tahun lamanya.

    Hari itu, mereka menerima Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Selatan, surat perintah penugasan, sekaligus menandatangani Surat Perjanjian Kerja (SPK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Keduanya diangkat sebagai tenaga kependidikan, staf Tata Usaha (TU) di SMK Negeri 1 Belida Darat.

    Bagi Pak Halim, pengangkatan ini bukan sekadar status administratif. Ia adalah pengakuan atas pengabdian panjang yang telah ia jalani selama satu dekade. Selama 10 tahun, Halim bekerja sebagai honorer staf TU. Pada dua tahun pertama, ia hanya menerima gaji Rp100.000 per bulan. Angka yang nyaris tak cukup untuk sekadar menyambung hidup.

    “Waktu itu digaji Rp100.000. Kemudian perlahan naik, terakhir sekitar Rp500.000 per bulan,” ujarnya sambil tersenyum.

    Gaji itu bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang ia terima dengan penuh rasa syukur, meski jauh dari kata cukup.

    Dengan lima orang anak yang harus dibiayai, Halim tak punya pilihan selain bertahan. Ia mencukupi kebutuhan keluarga dengan mengandalkan sepetak kebun karet dan nanas yang dimilikinya. Dari kebun kecil itulah dapur tetap mengepul, dan anak-anaknya tetap bisa bersekolah.

    Kini, di usia 54 tahun, Halim akhirnya diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu bersama anaknya sendiri yang telah mengabdi selama empat tahun di sekolah yang sama. Namun kebahagiaan itu bercampur dengan kegelisahan.

    “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Saya bersyukur bisa diangkat bersama anak saya,” kata Halim. “Tapi usia saya sudah 54 tahun. Tinggal satu tahun lagi pensiun. Jujur, masih ada rasa resah.”

    Ia belum mengetahui secara pasti berapa gaji yang akan diterima sebagai PPPK Paruh Waktu. Meski demikian, baginya pengangkatan ini tetap bermakna. Setidaknya, ada pengakuan atas kerja panjang yang selama ini sering luput dari perhatian.

    Kisah Halim dan Awal Ramadhan adalah potret kecil dari ribuan tenaga honorer di Indonesia,mereka yang setia bekerja di balik meja administrasi sekolah, menjaga roda pendidikan tetap berputar, meski kerap luput dari sorotan. Di tengah keterbatasan, mereka bertahan dengan harapan sederhana,diakui, dihargai, dan diberi kesempatan hidup yang lebih layak.

    Bagi Halim, senyum hari itu adalah senyum seorang ayah yang tak hanya berjuang untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk masa depan anaknya

  • Polsek BMT “Goes to School” Ingatkan Pelajar Fokus Belajar Demi Masa Depan

    Polsek BMT “Goes to School” Ingatkan Pelajar Fokus Belajar Demi Masa Depan

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur melakukan sambang dan sosialisasi lalu lintas, bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan bullying, yang berlangsung di SD Negeri 01 Srikaton, Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

     

    Dalam kegiatan tersebut, sebagai Narasumber/Pembicara dipimpin oleh Aiptu Hery Hariyanto dan Bripka Berlin Mandala, di ikuti oleh Kepala Sekolah SD Negeri 01 Srikaton, Para Dewan Guru SD Negeri 01 Srikaton, dan siswa-siswi SD Negeri 01 Srikaton.

     

    Kapolsek BMT Iptu Swisspo melalui Aiptu Hery Hariyanto mengatakan, sekolah mempunyai andil besar dalam menjaga Hak, Kewajiban, Tugas, dan Tanggung Jawab Kepolisian dalam Menjaga Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Harkamtibmas).Agar para pelajar lebih fokus dalam menimba ilmu, demi masa depan yang gemilang.

     

    “Fokus belajar demi masa depan, Indonesia butuh generasi yang beriman, berpengetahuan dan berketerampilan,” katanya.

     

    Dia menambahkan, berekspresi itu hak tapi ada kewajiban taat aturan sekolah, tempat terbaik untuk pelajar, ber medsos cerdas dan bijak dengan mengajak kebaikan dan hindari kejelekan seperti provokasi anarkisme. Serta mengambil hikmah kejadian anarkis akhir-akhir ini, agar para pelajar hati-hati dengan jari, mulut dan pikiran.

     

    Para Siswa/siswi generasi penerus untuk tidak melakukan beberapa prilaku tidak baik seperti narkoba, judi online, begal, tindak pidana pencurian, balap liar, tawuran, bullying, minuman keras, bolos sekolah dan taat peraturan lalu lintas.

     

    “Polsek tidak segan untuk menindak sesuai hukum guna zona zero begal, zero narkoba dan zero judi online dalam mewujudkan wilayah BMT aman dan nyaman,” tegasnya.

     

    Para pelajar diminta untuk mempunyai attitude yang baik kepada orang tua, guru, serta orang yang dituakan. “Gantungkan cita-citamu setinggi harapan kalian, Masa Depan Bangsa dan Negara ada di pundak adik-adik, Siswa/Siswi sekalian,” pesannya.

  • Patroli KRYD Siang Malam Polsek BMT Tekan Niat Pelaku Aksi Kejahatan

    Patroli KRYD Siang Malam Polsek BMT Tekan Niat Pelaku Aksi Kejahatan

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. Personel Polsek Buay Madang Timur Polres OKU Timur melaksanakan Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD), Patroli antisipasi 3 C, Sambang, pengecekan debit air Sungai Macak, dan Strong Point.

     

    Pada Senin (19/01/2026) sekitar Pukul 01.00 WIB – Pukul 05.00 WIB, giat patroli dilaksanakan di Jalan Desa Sumber Mulyo, oleh Aiptu M Ali Amin, Aipda Naldi Saptama, Bripka Nur Holik, Brigadir Tedy Heryadi, Brigadir Rusendi.

     

    Kemudian, pada Senin (19/01/2026) sekitar Pukul 09.00 WIB – Pukul 11.00 WIB, patroli dilaksanakan di Jalan Desa Sumber Tani, oleh Aiptu Mulyono, Aipda Agus Tralia, Brigadir Iswan, dan Bripda Dekya Kevin Titara.

     

    Kegiatan dengan sasaran Miras, Premanisme, Senpi. Sajam, Narkoba, Curanmor, curas, curat, dan penyakit masyarakat lainnya, dipimpin oleh Kapolsek BMT Iptu Swisspo diawali dengan apel pengecekan personel.

     

    “KRYD ini merupakan operasi rutin dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” Ungkap Iptu Swisspo.

     

    Iptu Swisspo menambahkan, bahwa Pelaksanaan KRYD juga bertujuan untuk mengurangi pontensi gangguan Kamtibmas, yang diharapkan bisa menekan niat pelaku tindak kriminal untuk melancarkan aksinya.

     

    “Guna menjaga situasi Kamtibmas, kami mengajak masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan,” imbuhnya.

  • Terdakwa Alex Noerdin Sakit, Sidang Korupsi Pasar Cinde Ditunda

    Terdakwa Alex Noerdin Sakit, Sidang Korupsi Pasar Cinde Ditunda

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi revitalisasi Pasar Cinde Palembang yang menjerat mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, kembali tertunda. Persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang, pada Senin (19/1/2026), urung dilanjutkan setelah tim penasehat hukum terdakwa menyerahkan surat keterangan sakit dari rumah sakit.

    Sidang sempat dibuka sebelum akhirnya ditunda. Saat majelis hakim bersiap memulai persidangan, kuasa hukum Alex Noerdin mengajukan permohonan penundaan dengan menunjukkan surat keterangan medis.

    “Mohon izin Yang Mulia, kami ingin menyerahkan surat keterangan sakit dari pihak rumah sakit,” ujar tim penasehat hukum di ruang sidang.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Hakim Yoserizal, SH, MH memutuskan untuk menunda persidangan hingga pekan depan.

    “Baik, dengan demikian sidang kita tunda dan akan dilanjutkan kembali pekan depan,” tegas Yoserizal, sembari mengetukkan palu.

    Usai persidangan, kuasa hukum Alex Noerdin, Titis Rachmawati, SH, MH, didampingi Redho Junaidi, SH, MH, membenarkan bahwa kliennya saat ini tengah menjalani perawatan medis.

    “Sidang hari ini terpaksa ditunda karena kondisi kesehatan Pak Alex menurun dan sedang dirawat di rumah sakit,” ujar Titis saat ditemui di PN Tipikor Palembang.

    Ia menjelaskan, Alex Noerdin telah dirawat sejak 13 Januari 2026 di Rumah Sakit Siloam Palembang akibat mengalami hipotensi atau tekanan darah rendah.

    “Kami mendapat informasi dari orang kepercayaan beliau. Setelah itu kami meminta surat keterangan dari rumah sakit dan memastikan sebelum ke pengadilan bahwa Pak Alex masih dirawat,” jelasnya.

    Menurut Titis, kondisi kliennya belum memungkinkan untuk mengikuti persidangan secara intensif. Faktor usia yang telah mencapai 75 tahun serta kondisi fisik yang masih lemah menjadi pertimbangan utama.

    “Saat ini beliau belum bisa diajak berkomunikasi terlalu lama. Kami menunggu persetujuan dokter dan tidak ingin mengganggu waktu istirahatnya,” katanya.

    Majelis hakim yang menerima surat keterangan sakit tersebut akhirnya menjadwalkan sidang lanjutan pada 26 Januari 2026. Namun, kepastian kehadiran Alex Noerdin masih bergantung pada perkembangan kondisi kesehatannya.

    “Kami belum bisa memastikan kapan Pak Alex dapat melanjutkan sidang. Semua terkait kesembuhannya akan kami koordinasikan dengan JPU,” tambah Titis.

    Selain Alex Noerdin, persidangan terdakwa lain yang berada dalam satu berkas perkara, yakni Eddy Hermanto, juga turut ditunda. (ANA)

  • Akses Jalan Masih Terbatas, BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh

    Akses Jalan Masih Terbatas, BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh

    SUARAPUBLIK.ID, ACEH –Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina Patra Niaga berupaya keras menormalisasi pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Aceh, khususnya di wilayah yang terdampak bencana, yaitu Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Secara umum, pasokan BBM di provinsi tersebut dalam keadaan aman dan untuk wilayah terdampak, sebanyak 97% Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah beroperasi kembali.

    Saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Aceh, Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas memastikan meski infrastruktur jalan banyak yang terputus, distribusi BBM dipastikan tetap menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil, seperti di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

    “Salah satu contoh akses yang masih terbatas adalah di Kabupaten Bener Meriah di mana aksesnya banyak yang putus, jembatan putus karena longsor. Kita tahu, saat ini Provinsi Aceh diberikan keringanan pembelian BBM bersubsidi secara manual (tidak menggunakan barcode). Harapannya agar masyarakat tidak panik buying, serta mempermudah masyarakat melakukan aktivitasnya sekaligus untuk menyalakan genset yang diberikan pemerintah untuk penerangan sementara bagi masyarakat,” papar Wahyudi, Sabtu (17/1/2026).

    Sebagai informasi, untuk Provinsi Aceh, masa tanggap darurat bencana pertama berlaku sejak 28 November 2025 hingga 11 Desember 2025 dan perpanjangan tanggap darurat kedua adalah 12 Desember 2025 sampai 25 Desember 2025. Selanjutnya, masa tanggap darurat bencana ketiga berlaku mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026. Saat ini tanggap darurat keempat berlaku mulai tanggal 9 Januari – 22 Januari 2026, sesuai Keputusan Gubernur Aceh.

    Hasil monitoring BPH Migas, keringanan pembelian JBT dan JBKP berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat terkena bencana serta upaya-upaya pemulihan pascabencana.

    Wahyudi melanjutkan, akses ke Bener Meriah dan Aceh Tengah yang masih dalam perbaikan, menjadikan kapasitas armada mobil tangki yang dapat melewati jalan tersebut hanya sekitar 8 kiloliter (KL). Kondisi ini mengharuskan tim di lapangan menerapkan sistem khusus yaitu menggunakan jerigen atau drum yang disiapkan Pertamina Patra Niaga dan diangkut menggunakan kendaraan double cabin 4×4 untuk masuk ke desa-desa yang terisolasi.

    Suplai BBM dari Integrated Terminal Lhokseumawe selama periode tanggap darurat bencana ini juga disiapkan di Blang Rakal. Upaya ini untuk mempercepat distribusi BBM untuk wilayah yang sulit dijangkau dengan mobil tangki besar, sehingga menggunakan mobil tangki kapasitas kecil yang mampu menjangkau daerah terdampak bencana yang letak geografisnya berada di wilayah pergunungan dan perbukitan dan akses jalan yang sulit

    “Kami juga telah meninjau langsung lokasi hub suplai atau Fuel Terminal bayangan di Blang Rakal, Kabupaten Bener Meriah. BBM yang dibawa dari Integrated Terminal Lhokseumawe menggunakan truk tangki berkapasitas 16 KL, dipindahkan (transfer) ke truk yang lebih kecil berkapasitas 8 KL, dan selanjutnya secara estafet disalurkan ke lokasi dengan menggunakan jerigen atau drum. Ini bukti kehadiran negara di daerah bencana,” tambahnya.

    Lebih lanjut Wahyudi menjelaskan, kebutuhan BBM jenis biosolar di Provinsi Banda Aceh pada tahun 2025 termasuk penanganan bencana alam, mencapai 428.324 KL. Sedangkan realisasi penyaluran Pertalite termasuk untuk kebencanaan mencapai 576.147 KL. Selama bencana yang terjadi akhir November hingga Desember 2025, terjadi peningkatan kebutuhan BBM sebanyak 8%. Namun secara nasional, realisasinya masih di bawah kuota yang ditetapkan yaitu antara 95 hingga 98%.

    Wahyudi mengungkapkan upaya luar biasa PT Pertamina Group untuk menormalisasi penyediaan dan penyaluran BBM di Aceh, terutama di daerah terdampak bencana.

    “Pertamina Patra Niaga yang memiliki tanggung jawab penuh untuk melakukan normalisasi penyediaan dan penyaluran BBM di aceh, terutama di wilayah terdampak bencana. Kami juga berupaya membantu memperlancar penyaluran BBM untuk masyarakat dan tentunya implementasinya sesuai dengan tata kelola sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

    Bencana Sumatera ini juga diharapkan menjadi pelajaran agar skema distribusi Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) selalu diaktifkan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi.

    Sementara itu, Anggota Komite BPH Migas, Bambang Hermanto juga mengapresiasi Pertamina Patra Niaga atas kerja keras dan kerja sama yang baik sehingga penyaluran BBM dapat dilaksanakan dengan baik melalui pelbagai moda transportasi seperti jalur udara dengan menggunakan pesawat hercules, kapal laut maupun darat.

    Pemberian keringanan pembelian BBM yang diberikan BPH Migas selama masa tanggap darurat harus dimanfaatkan dengan baik sesuai peruntukannya.

    “Keadaan di lapangan secara umum kami lihat kondisinya hampir pulih, meski akses jalan ada yang belum bisa dilewati. Mengenai keringanan yang diberikan dalam pembelian BBM, pada awal pemberlakuan telah dilakukan sosialisasi dan nanti sejalan berakhirnya masa tanggap darurat, juga perlu dilakukan sosialisasi supaya masyarakat tidak kaget,” tambah pria yang biasa dipanggil Baher ini.

    Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Sunardi menegaskan, pasokan BBM di Aceh dalam keadaan aman. Integrated Terminal Lhokseumawe merupakan salah satu fasilitas terbesar yang mendistribusikan BBM ke wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, dan sekitarnya. Pasokan akan bertambah dengan akan datangnya kapal berisi BBM dalam waktu dekat.

    Sunardi juga menyampaikan bahwa berkat skema distribusi estafet ini, pemulihan pasokan energi di Bener Meriah dan Aceh tersebut berangsur membaik pasca bencana. Di lokasi hub suplai BBM ke Bener Meriah dan Aceh Tengah, saat ini dioperasikan 8 unit mobil 16 KL sebagai feeder dan 10 unit mobil 8 KL untuk menyuplai 4 SPBU di Bener Meriah dan 4 SPBU di Aceh Tengah. Adapun jenis BBM yang dipasok adalah Biosolar dan Pertalite, yang merupakan BBM subsidi dan kompensasi negara, mengingat wilayah ini masuk dalam kategori area semi-3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

    “Posisi saat ini dari kondisi normal, suplai kami sudah bisa mengcover untuk Bener Meriah sekitar 85% dari kebutuhan normal, sedangkan untuk yang Aceh Tengah itu sekitar 75% kebutuhan normal. Mudah-mudahan nanti perkembangan jalurnya kalau mobil 16 KL sudah bisa masuk, hub kita tutup. Jadi penyaluran dapat normal kembali, langsung dari Depot Lhokseumawe ke Kabupaten Bener Meriah maupun ke Aceh Tengah. Mohon doanya agar cuaca membaik dan jalur segera terbuka,” ujarnya.

    Sementara Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menyampaikan bahwa melalui sinergi yang berkelanjutan bersama Pemerintah Pusat dan Daerah, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan Aceh. “Kami terus berupaya maksimal dalam rangka memastikan ketersediaan energi di wilayah Aceh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat”, pungkas Roberth.

  • Time to Step Up, All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur di Sumsel

    Time to Step Up, All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur di Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Astra Motor Sumsel resmi meluncurkan All New Honda Vario 125 melalui acara Regional Public Launching (RPL) yang digelar di OPI Mall, Palembang, pada 17–18 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang perkenalan langsung kepada masyarakat Sumatera Selatan terhadap tampilan dan fitur terbaru skutik premium Honda tersebut, terutama dengan hadirnya tipe terbaru yaitu Street.

    Puncak acara berlangsung meriah pada Sabtu, 17 Januari 2026, dengan penampilan special guest star Pusakata yang sukses menarik perhatian ribuan pengunjung lewat lagu-lagu andalannya.

    Melalui ajang RPL ini, pengunjung dapat melihat secara langsung wajah baru All New Honda Vario 125 – Time to Step Up, termasuk kehadiran tipe terbaru Street yang tampil lebih sporty dan berkarakter, melalui area product exhibition. Tidak hanya itu, Astra Motor Sumsel juga menghadirkan penawaran promo spesial bagi konsumen yang melakukan pembelian unit All New Honda Vario 125 selama acara berlangsung.

    Bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung sensasi berkendara, tersedia pula booth test ride sehingga masyarakat dapat mencoba performa, kenyamanan, dan fitur terbaru yang disematkan pada All New Honda Vario 125.

    Selain peluncuran produk, rangkaian acara RPL ini juga dimeriahkan dengan berbagai kompetisi menarik, seperti marching band competition, cheerleader competition, coloring competition, hingga e-football 2025 competition, yang melibatkan partisipasi aktif dari berbagai kalangan dan komunitas.

    Kepala Wilayah Astra Motor Sumsel, Budi Yanto menyampaikan bahwa peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen Honda untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan gaya hidup konsumen masa kini.

    “All New Honda Vario 125 hadir dengan desain yang semakin modern dan sporty, sekaligus tetap mengedepankan kenyamanan serta efisiensi berkendara. Melalui Regional Public Launching ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat Sumatera Selatan untuk melihat, mencoba, dan merasakan sendiri keunggulan produk terbaru Honda,” ujarnya.

    All New Honda Vario 125 hadir sebagai pembaruan dari salah satu skutik terlaris Honda yang kini tampil semakin sporty dan stylish. Tidak hanya menyasar kebutuhan berkendara harian, model terbaru ini juga dirancang untuk menunjang penampilan pengendaranya agar lebih percaya diri dan ekspresif.

    Dari sisi tampilan, All New Honda Vario 125 hadir dengan pembaruan menyeluruh pada desain lampu depan, belakang, dan winker yang kini tampil lebih sporty dan advance. Lampu depan berteknologi LED terbaru tetap mempertahankan identitas V-shape khas Vario, memberikan pencahayaan lebih optimal, sementara panel meter tampil dengan corak baru yang fresh dan atraktif.

    Daya tarik utama lainnya adalah kehadiran tipe Street berkonsep street style yang menonjolkan karakter kuat dan ekspresif. Dilengkapi naked handlebar, panel meter terpisah, serta warna velg atraktif, tipe ini menjadi pilihan ideal bagi anak muda yang ingin tampil beda.

    Untuk menunjang kenyamanan berkendara, All New Honda Vario 125 dibekali fitur modern seperti USB Charger Type-C dan konsol box depan yang lebih luas, memudahkan pengendara memenuhi kebutuhan mobilitas harian.

    All New Honda Vario 125 dipasarkan dengan harga OTR Palembang Rp 27.770.000 untuk tipe street, kemudian Rp27.330.000 untuk tipe CBS-ISS, dan Rp25.530.000 untuk tipe CBS.

    Dengan konsep acara yang menggabungkan hiburan, pengalaman produk, serta promo menarik, Regional Public Launching All New Honda Vario 125 diharapkan mampu memperkuat kedekatan Honda dengan konsumen sekaligus menjadi pilihan utama skutik premium di Sumatera Selatan.

  • Banjir Meluas ke Pedamaran dan Kayu Agung, Pemkab OKI Percepat Perbaikan Pintu Air Sungai

    Banjir Meluas ke Pedamaran dan Kayu Agung, Pemkab OKI Percepat Perbaikan Pintu Air Sungai

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bencana banjir di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dilaporkan meluas ke dua wilayah baru, yakni Kecamatan Kayu Agung dan Pedamaran, menyusul intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

    Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, titik banjir kini tersebar di enam kecamatan setelah sebelumnya hanya merendam Air Sugihan, Lempuing, Lempuing Jaya, dan Mesuji.

    Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman menyampaikan jika luapan air di Kayu Agung merendam Kelurahan Jua-Jua dan Kedaton, sementara di Pedamaran banjir melanda enam desa sekaligus.

    “Saat ini masih puncak penghujan, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang terjadi,” ujar Sudirman dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).

    Meskipun luapan di beberapa wilayah seperti Air Sugihan yang terdampak 3.520 KK mulai berangsur surut, BPBD tetap meminta warga siaga mengingat puncak musim hujan masih berlangsung.

    Sebelumnya, Bupati OKI, Muchendi Mahzareki meninjau langsung sejumlah infrastruktur pengatur air yang disinyalir menjadi penyebab lambatnya air surut di pemukiman warga.

    Dalam tinjauan lapangan tersebut, Bupati menemukan empat titik pintu air yang mengalami kerusakan serius serta terjadinya pendangkalan sungai akibat sedimentasi.

    “Tadi kita cek bersama, ada empat titik pintu air yang perlu diperbaiki; untuk jalur 27 dan 29 akan ditangani PT BAP, sisanya dikerjakan oleh Pemerintah Daerah,” katanya.

    Selain perbaikan fisik, Bupati juga menekankan pentingnya normalisasi sungai dan kanal secara kolaboratif bersama pihak swasta dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) demi solusi jangka panjang.

    Ia mengingatkan jajarannya dan masyarakat untuk tidak lengah karena merujuk data BMKG, potensi hujan lebat masih akan menghantui wilayah OKI hingga Februari mendatang.

    “Antisipasi dan mitigasi harus dilakukan bersama-sama, penanganan banjir harus dilakukan secara kolaboratif dan tidak hanya mengandalkan APBD,” pungkasnya.

  • Pengamanan Minggu Kasih, Personel Pupuk Keakraban Dengan Jemaat Gereja Trinitas Bangun Sari

    Pengamanan Minggu Kasih, Personel Pupuk Keakraban Dengan Jemaat Gereja Trinitas Bangun Sari

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur melaksanakan Minggu Kasih di Gereja Trinitas Bangun Sari, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (18/01/2026).

    Polsek Buay Madang Timur melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup sesuai dengan Sprin Nomor : SPRIN / 52 / I / 2026 Kapolsek Buay Madang Timur. Giat pengamanan Minggu Kasih dilaksanakan oleh Aiptu Heri Hariyanto, dan Bripka Berlin Mandala.

    Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo melalui Aiptu Heri Hariyanto mengatakan, giat pengamanan berdasarkan dari Kalender Kamtibmas 2026 dalam rangka kegiatan rutin Minggu Kasih di Gereja Trinitas Bangun Sari.

    Adanya kegiatan rutin ibadah Mingguan di  Gereja Trinitas Bangun Sari, yang diikuti sekitar 300 jemaat. Personil Polsek Buay Madang Timur perlu melakukan giat pengamanan dan Turlalin di sekitar Gereja Trinitas Bangun Sari.

    Dia menambahkan, banyaknya Jamaah kristiani yang akan mengikuti ibadah tersebut. Sehingga dipandang perlu untuk dilakukan pengamanan, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu jalannya ibadah tersebut.

    “Dengan adanya rencana rangkaian kegiatan di Gereja Trinitas Bangun Sari, secara umum mempunyai potensi kerawanan kamtibmas, seperti adanya ancaman Curat, Curas dan Curanmor selama kegiatan ibadah. Sehingga penting untuk mengirimkan dan menempatkan anggota,” ungkapnya.

  • Tingkatkan Kamtibmas Wilkum, Polsek BMT Siang Malam Laksanakan Sambang Silaturahmi Dan Himbauan

    Tingkatkan Kamtibmas Wilkum, Polsek BMT Siang Malam Laksanakan Sambang Silaturahmi Dan Himbauan

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Personil Polsek Buay Madang Timur melaksanakan sambang dan himbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur.

     

    Pada Sabtu Malam (17/01/2026) giat sambang dilaksanakan oleh Aipda Sahrul Munir di Desa Srikaton,  Kecamatan BMT.

     

    pada Minggu (18/01/2026), giat sambang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek BMT Bripka Nur Holik, Opsnal Polsek BMT Brigadir Rusendi, dan Bhabinkamtibmas Polsek BMT Brigadir Tedy Heryadi di Desa Sumber Mulyo, dan Desa Kedu, Kecamatan BMT.

     

    Giat sambang dan himbauan Kamtibmas tersebut dilakukan guna meningkatkan Harkamtibmas yang kondusif dan aman serta nyaman.

     

    Kapolsek BMT Iptu Swisspo mengatakan, pihaknya terus menyampaikan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, serta tindak kriminal lainnya. Pastikan rumah dan kendaraan dikunci dengan aman.

     

    “Memberikan himbauan nyata, agar warga lebih waspada terhadap tindak kejahatan dan meningkatkan kepedulian sesama. Serta mencegah terjadinya gangguan keamanan melalui edukasi langsung, bukan hanya penindakan,” tegasnya.

     

    Dengan adanya giat sambang akan mempererat kemitraan Polisi dengan masyarakat, dalam rangka Polri Presisi. Serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam pembinaan dan pengawasan wilayah desa/kelurahan.

     

    “Agar masyarakat mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Kapolsek menekankan pentingnya ronda malam, dan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama,” tegasnya.

     

    Masyarakat di Wilkum Polsek BMT diharapkan lebih bijak menggunakan media sosial, dengan tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya (hoaks), ujaran kebencian, maupun konten provokatif yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

     

    Dengan adanya peran serta masyarakat, pencegahan peredaran narkoba akan lebih efektif dan maksimal, dalam mendukung program Zero Narkoba dengan melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

     

    Masyarakat juga diminta tertib berlalu lintas dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm SNI, serta tidak berkendara dalam keadaan mabuk atau menggunakan ponsel saat mengemudi.

     

    Dengan tetap menjaga kerukunan antar warga, Polsek BMT mengajak masyarakat memperkuat toleransi, menjaga hubungan baik, dan menyelesaikan persoalan dengan musyawarah demi terciptanya situasi kondusif.

     

    “Melalui program baru dari Kapolsek BMT, Quick Respon Cepat melalui Whattshap dengan melaporkan kejadian melalui Scan Barcode WA. agar bisa cepat dan tanggap dalam menerima laporan dari masyarakat khususnya wilkum Polsek BMT,” imbuhnya.

     

    Sehingga Polsek BMT dengan Motto “Aman Nyaman Warganya Bahagia Personilnya” meningkatkan Wilkum Polsek BMT zero narkoba, zero begal 3 C, zona zero judi online.

     

    Tingginya curah hujan menyebabkan naiknya debit air di saluran irigasi. Masyarakat terutama orang tua dan anak yang tinggal disekitar irigasi untuk berhati-hati, adanya tren peningkatan debit air irigasi.

     

  • Syaidina Ali Nahkodai PMII Sumsel, Fokus Ekspansi Cabang dan Kaderisasi

    Syaidina Ali Nahkodai PMII Sumsel, Fokus Ekspansi Cabang dan Kaderisasi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –Pelantikan Syaidina Ali sebagai Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2025–2027 bukan sekadar pergantian struktur. Momentum ini menjadi penanda tuntutan baru PMII yang harus keluar dari rutinitas internal dan tampil mewarnai ruang-ruang strategis di Sumsel.

    Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, secara terbuka menyebut PMII sebagai “rumah besar” yang bukan hanya milik kadernya, tetapi bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Ia menegaskan sudah waktunya PMII hadir di semua sektor, bukan berjalan sendiri, melainkan membangun kolaborasi lintas organisasi mahasiswa dan kepemudaan.

    “PMII harus mewarnai berbagai sektor. Silakan berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa dan pemuda lainnya. Mari bergandengan tangan membangun Palembang dan Sumatera Selatan,” ujar Ratu Dewa, yang hadir dalam pelantikan PKC PMII Sumsel, Sabtu (17/1/2026).

    Menurutnya, idealisme PMII memiliki tawaran penting, terutama dalam wacana keislaman yang berakhlak, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan. Namun ia mengingatkan agar organisasi tidak terlena oleh nama besar.

    “PMII besar karena nilai: akhlak, keilmuan, dan integritas. Jangan terjebak pada euforia organisasi, tetapi kedepankan prestasi, semangat mencari ilmu, dan membangun persahabatan,” tegasnya.

    Ketua PKC PMII Sumsel terpilih, Syaidina Ali, menyebut kepemimpinannya sebagai fase baru untuk memperkuat fondasi gerakan. Ia menyoroti masih timpangnya struktur PMII di Sumatera Selatan.

    “Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, baru 12 cabang yang aktif. Masih ada lima daerah yang menjadi pekerjaan rumah kami untuk membentuk dan menguatkan PMII,” kata Syaidina.

    Ia menegaskan bahwa pengembangan potensi kader harus diarahkan pada kehadiran nyata di pos-pos strategis, bukan hanya di forum-forum formal organisasi. PMII, menurutnya, harus melahirkan kader yang siap berperan dalam kebijakan publik, sosial kemasyarakatan, hingga pembangunan daerah.

    “Ini langkah baru dan semangat baru bagi kami. Kami siap menjalankan arah besar PB PMII menuju era baru, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya sesuai di lantik menjadi Ketua PKC PMII Sumsel.

    Syaidina juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Kota Palembang, serta memperkuat peran alumni sebagai mitra strategis dalam menopang keberlanjutan gerakan.

    Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro, menekankan bahwa kekuatan PMII tidak ditentukan oleh seremoni, melainkan oleh kualitas kaderisasi di tingkat cabang.

    “Tugas utama PKC adalah memastikan cabang hidup dan produktif. Dari sanalah lahir kader pergerakan yang siap menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

    Ia juga menyinggung pentingnya pembangunan kantor PKC sebagai pusat konsolidasi, sekaligus penguatan sinergi dengan Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) sebagai bagian dari ekosistem organisasi.

    Syaidina Ali sebelumnya terpilih melalui Sidang Pleno Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) PMII Sumsel ke-XX yang berakhir di Ballroom Hotel Batiqa Palembang, Senin (18/8/2025).

  • Penuh Keakraban, Polsek BMT Sampaikan Himbauan Kamtibmas

    Penuh Keakraban, Polsek BMT Sampaikan Himbauan Kamtibmas

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Personil Polsek Buay Madang Timur melaksanakan sambang dan himbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur, kepada Masyarakat Desa Bangun Harjo, Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten OKU Timur, pada Sabtu (16/01/2026).

     

    Giat sambang dan himbauan Kamtibmas, dilakukan guna meningkatkan Harkamtibmas yang kondusif dan aman serta nyaman. Giat tersebut dilaksanakan oleh Aipda Sahrul Munir.

     

    Kapolsek BMT Iptu Swisspo melalui Aipda Sahrul Munir mengatakan, pihaknya terus menyampaikan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, serta tindak kriminal lainnya. Pastikan rumah dan kendaraan dikunci dengan aman.

     

    “Memberikan himbauan nyata, agar warga lebih waspada terhadap tindak kejahatan dan meningkatkan kepedulian sesama. Serta mencegah terjadinya gangguan keamanan melalui edukasi langsung, bukan hanya penindakan,” tegasnya.

     

    Dengan adanya giat sambang akan mempererat kemitraan Polisi dengan masyarakat, dalam rangka Polri Presisi. Serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam pembinaan dan pengawasan wilayah desa/kelurahan.

     

    “Agar masyarakat mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Kapolsek menekankan pentingnya ronda malam, dan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama,” tegasnya.

     

    Masyarakat di Wilkum Polsek BMT diharapkan lebih bijak menggunakan media sosial, dengan tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya (hoaks), ujaran kebencian, maupun konten provokatif yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

     

    Dengan adanya peran serta masyarakat, pencegahan peredaran narkoba akan lebih efektif dan maksimal, dalam mendukung program Zero Narkoba dengan melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

     

    Masyarakat juga diminta tertib berlalu lintas dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm SNI, serta tidak berkendara dalam keadaan mabuk atau menggunakan ponsel saat mengemudi.

     

    Dengan tetap menjaga kerukunan antar warga, Polsek BMT mengajak masyarakat memperkuat toleransi, menjaga hubungan baik, dan menyelesaikan persoalan dengan musyawarah demi terciptanya situasi kondusif.

     

    “Melalui program baru dari Kapolsek BMT, Quick Respon Cepat melalui WhatsApp dengan melaporkan kejadian melalui Scan Barcode WA. agar bisa cepat dan tanggap dalam menerima laporan dari masyarakat khususnya wilkum Polsek BMT,” imbuhnya.

     

    Sehingga Polsek BMT dengan Motto “Aman Nyaman Warganya Bahagia Personilnya” meningkatkan Wilkum Polsek BMT zero narkoba, zero begal 3 C, zona zero judi online.

     

    Tingginya curah hujan menyebabkan naiknya debit air di saluran irigasi. Masyarakat terutama orang tua dan anak yang tinggal disekitar irigasi untuk berhati-hati, adanya tren peningkatan debit air irigasi.

  • Polsek BMT Siang Malam Patroli Tingkatkan Kamtibmas

    Polsek BMT Siang Malam Patroli Tingkatkan Kamtibmas

    SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. Siang dan malam Personel Polsek Buay Madang Timur Polres OKU Timur melaksanakan Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD), pengecekan debit air sungai macak, Sambang, dan Strong Point.

     

    Patroli malam digelar pada Sabtu (17 Januari 2026) sekitar Pukul 01.00 WIB – Pukul 05.00 WIB, di jalan Desa Metro Rejo,  dan dilaksanakan oleh Aiptu Mulyono, Aipda Agus Tralia, Brigpol Iswan, dan Bripda Dekya Kevin Titara.

     

    Patroli pagi digelar pada Sabtu (17/01/2026) sekitar Pukul 09.00 WIB – Pukul 11.00 WIB, di Jalan Desa Karang Tengah, dan dilaksanakan oleh Aiptu Heri Hariyanto, Aipda Sahrul Munir, Aipda Zulkifli, Bripka Berlin Mandala, dan Brigpol Ahmad Yani Dinata.

     

    Kegiatan dengan sasaran Miras, Premanisme, Senpi. Sajam, Narkoba, Curanmor, curas, curat, dan penyakit masyarakat lainnya, dipimpin oleh Kapolsek BMT Iptu Swisspo diawali dengan apel pengecekan personel.

     

    “KRYD ini merupakan operasi rutin dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” Ungkap Iptu Swisspo.

     

    Iptu Swisspo menambahkan, bahwa Pelaksanaan KRYD juga bertujuan untuk mengurangi pontensi gangguan Kamtibmas, yang di harapkan bisa menekan niat pelaku tindak kriminal untuk melancarkan aksinya.

     

    “Guna menjaga situasi Kamtibmas, kami mengajak masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan,” imbuhnya.