Atip Bongkar Manipulasi Dapodik: Akreditasi Palsu Rampas Hak Siswa

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Di panggung peresmian revitalisasi sekolah se-Kota Palembang, Rabu (25/2/2026), Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof.Atip Latipulhidayat tampil tanpa basa-basi. Dari podium SMA Negeri 21 Palembang, ia menguliti praktik manipulasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang selama ini disiasati demi mengejar akreditasi.

Ruang kelas rusak yang “dipoles” dalam laporan, tegasnya, bukan sekadar memanipulasi angka di layar komputer. Itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap hak siswa untuk mendapatkan bantuan dan fasilitas yang layak. “Kejujuran adalah fondasi pendidikan,” ujarnya.

Sambung Prof. Atip,membentangkan realitas yang tak bisa lagi ditutup-tutupi. Hampir tiga dekade, ribuan sekolah di Indonesia bertahan dalam kondisi memprihatinkan dinding retak, atap bocor, sanitasi tak layak. Masalahnya bukan semata soal usia bangunan, tetapi lemahnya prioritas dan pengawasan.

Karena itu, alokasi 20 persen anggaran pendidikan dari APBN dan APBD, menurutnya, bukan sekadar amanat konstitusi yang dipajang dalam dokumen resmi. Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan dan benar-benar menyentuh kebutuhan riil sekolah. “Uang itu milik rakyat,” katanya menegaskan.

Ia menjelaskan, pemerintah kini mendorong skema swakelola dalam renovasi sekolah. Data nasional mencatat efisiensi anggaran mencapai Rp16,9 triliun, memperluas cakupan revitalisasi dari 13.400 menjadi 16.150 sekolah. Angka tersebut menjadi koreksi atas pola lama yang boros dan lamban.

Namun garis batas ditarik tegas kepala sekolah dilarang masuk dalam kepanitiaan teknis demi menjaga objektivitas. Pengawasan harus diperketat, transparansi tak boleh ditawar. Revitalisasi, kata dia, bukan ladang kompromi.

“Di sisi lain, pelibatan sumber daya lokal dan perguruan tinggi tetap didorong agar pembangunan sekolah ikut menggerakkan ekonomi daerah. Isu integritas data menjadi sorotan paling keras,” ungkapnya.

Prof. Atip mengingatkan, bahaya manipulasi Dapodik. Sistem membaca data apa adanya. Jika kondisi rusak dilaporkan baik, bantuan tak akan turun. Yang dirugikan bukan pejabat, melainkan siswa.Lebih jauh, ia menyampaikan arahan Presiden terkait lonjakan target revitalisasi nasional dari 11.000 menjadi 71.000 sekolah. Skala besar ini, menurutnya, menuntut pengawalan serius dari pemerintah daerah.

“Ini amanah rakyat. Uang ini milik rakyat,” tegasnya. Ia menitipkan pesan kepada gubernur dan wali kota agar tak ada penyimpangan sedikit pun. Sebab yang dipertaruhkan bukan hanya bangunan fisik, tetapi kepercayaan publik terhadap tata kelola pendidikan.

Jika program ini gagal dijalankan dengan bersih dan konsisten, yang runtuh bukan sekadar tembok sekolah melainkan kredibilitas bersama,” pungkasnya.

Penulis : Hasan Basri

Editor : Jaks

Berita Terkait

Diduga Ledakan Gas Elpiji, 10 Rumah dan Satu Gudang di 1 Ilir Palembang Ludes Terbakar
Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati
OJK Sumsel dan HIPMI Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah untuk UMKM
Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan
Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban
DVI Polda Sumsel Ungkap Ada Jenazah Balita di Kantung Korban Bus ALS, Korban Tewas Bertambah Jadi 18
Kawal Kasus Bus ALS, Jasa Raharja Siapkan Santunan bagi Korban
Lewat Program Ganas Lebak Cindo, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Ajak Warga Nabung Sampah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 10:45 WIB

Diduga Ledakan Gas Elpiji, 10 Rumah dan Satu Gudang di 1 Ilir Palembang Ludes Terbakar

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB

Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:38 WIB

OJK Sumsel dan HIPMI Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah untuk UMKM

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:58 WIB

Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:51 WIB

Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, memimpin langsung pengamanan Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Trinitas Bangun Sari, Desa Srikaton.

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Amankan Perayaan Sakramen Krisma

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB