SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR – Guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memasuki musim kemarau, jajaran Polsek Buay Madang Timur Polres OKU Timur menggelar serangkaian kegiatan mitigasi secara intensif pada Jumat (18/09/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak Pukul 09.30 WIB ini dipimpin oleh personel Polsek Buay Madang Timur, yakni Aipda Khoirul dan Bripka Nur Kholik. Petugas bergerak menyisir sejumlah wilayah hukum dengan fokus utama memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.
Kapolsek Buay Madang Timur, Iptu Swisspo, mengungkapkan bahwa dalam aksi mitigasi kali ini, personel di lapangan melaksanakan total 10 giat strategis. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi penyebaran Maklumat Kapolda Sumsel sebanyak 5 giat, sosialisasi pelarangan pembakaran sebanyak 2 giat, patroli terpadu sebanyak 2 giat, serta pemasangan spanduk imbauan sebanyak 1 giat.
Sementara itu, untuk pengecekan titik hotspot maupun penegakan hukum dilaporkan nihil.
Dalam pergerakannya, pada Pukul 09.50 WIB petugas melangsungkan sosialisasi Maklumat Karhutla di Desa Sumber Harjo. Perjalanan kemudian dilanjutkan pada Pukul 10.30 WIB untuk melakukan Sosialisasi Pelarangan Pembakaran Lahan dan Hutan di Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Buay Madang Timur.
“Mitigasi ini bertujuan utama untuk mengurangi dampak polusi udara bagi masyarakat luas yang kerap ditimbulkan oleh kebakaran lahan. Selain itu, kami ingin memberikan edukasi guna meningkatkan pengetahuan warga dalam mengurangi risiko bencana, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dan bekerja dengan aman serta nyaman,” jelas Iptu Swisspo.
Melalui pendekatan humanis, personel kepolisian membagikan dan memperlihatkan selebaran maklumat yang memuat imbauan tegas: “Memasuki Musim Kemarau, Jangan Bakar Sampah / Daun Kering!” demi melindungi lingkungan bersama. Seluruh rangkaian kegiatan mitigasi pencegahan Karhutla ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
Penulis : Mamat
Editor : Aan Wahyudi


















