SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Mengantisipasi aksi kejahatan di kawasan objek wisata Benteng Kuto Besak (BKB), Polrestabes Palembang menyiagakan sembilan jam personel, dimulai pukul 15.00-00.00 WIB.
Personel itu disiagakan di Pos Pengamanan yang didirikan oleh Polrestabes Palembang bersama Pemerintah Kota di dua lokasi, yakni halaman Dinas Kebudayaan serta di bawah Jembatan Ampera.
Hal ini dikatakan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono, saat ditemui di Polrestabes Palembang, Selasa (5/12/2023). Ia mengatakan, untuk jumlah personel masih bersifat tentatif.
“Setelah Pos Pengamanan tadi beroperasi, tentu harus diiringi dengan personel. Oleh karena itu, kita juga siagakan personel untuk bertugas di pos tersebut. Untuk operasional mulai jam 3 sore sampai jam 12 malam dini hari,” katanya.
Hanya saja, dia mengingatkan kepada anggotanya dalam pelaksanaan tugas di lapangan, tentunya harus mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) dan humanis ke masyarakat.
“Harus gerak cepat dan responsif terhadap pengaduan masyarakat tersebut. Personel yang turun di pos tadi tidak hanya dari satu satuan saja, namun juga dari lintas satuan dan Polsek jajaran,” jelasnya.
Senada dikatakan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah. Ia mengatakan pihaknya juga melakukan patroli hunting dan mobile di kawasan tersebut.
“Pastinya ada anggota kita juga yang akan diterjunkan, hal ini untuk mengantisipasi hal yang berkenaan pelanggaran hukum atau tindak kriminalitas. Selain personel pakaian preman yang diterjunkan ke lokasi sekitaran BKB, kita juga akan melakukan patroli,” jelas Harryo.
“Baik itu yang patroli mobil ataupun hunting. Hal ini untuk memastikan situasi keamanan di BKB berkenaan tindak kriminalitas. Baik itu wisawatan domestik, mancanegara ataupun warga lokal yang berkunjung ke BKB dan sekitarnya,” terangnya. (ANA)

















