Matematika Jadi Lebih Menyenangkan, Kolaborasi Telkomsel dan Pemprov Bali Hadirkan Ekosistem “AI for Education” yang Inklusif

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, SUARAPUBLIK. ID– Setiap anak berhak belajar matematika dengan cara yang mudah dipahami dan membangun kepercayaan diri. Berangkat dari aspirasi itu, Telkomsel bersama Pemerintah Provinsi Bali, Gasing Academy, Kuncie, dan para pemangku kepentingan pendidikan di Bali berkolaborasi mendukung penguatan kapabilitas numerasi guru dan siswa melalui ekosistem pembelajaran digital dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pendidikan (AI for Education).

Lebih dari sekadar kemampuan berhitung, numerasi telah menjadi fondasi untuk bernalar, memahami informasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan sehari-hari. Kolaborasi digitalisasi di bidang pendidikan ini sejalan Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Ekosistem kolaborasi dimulai dari peningkatan kompetensi guru melalui Gasing Academy, dengan pendekatan GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan). Pembelajaran siswa kemudian diperkuat melalui Sacred Octagon, platform berbasis permainan yang didukung dengan teknologi AI untuk membantu anak berlatih matematika secara interaktif dan bertahap. SkulPintar selanjutnya disiapkan untuk mendukung pembelajaran dan asesmen, sementara hasil pelaksanaan program dirancang agar dapat dipantau berbasis data sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan berkelanjutan.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan, “Numerasi lebih dari sekadar kemampuan berhitung, tetapi juga fondasi untuk berpikir, memahami masalah, dan mengambil keputusan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberi lebih banyak anak kesempatan untuk belajar, mencoba, mencoba lagi, hingga percaya bahwa mereka bisa dan berhasil. Dari Bali, mari bersama membangun generasi yang lebih cerdas, percaya diri, dan siap membawa Indonesia menjadi bangsa yang besar.”

Pada kesempatan tersebut, guru dan siswa menyaksikan serta mencoba pembelajaran Sacred Octagon dan pendekatan GASING. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memahami kebutuhan di lapangan dan mengukur manfaat program secara bertahap, sehingga pelaksanaannya tetap relevan bagi sekolah, guru, siswa, dan keluarga.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan, “Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun SDM Bali Unggul, karena kemampuan numerasi akan membentuk generasi yang terbiasa berpikir logis, bekerja berbasis data, dan siap beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kami mengapresiasi inisiatif Telkomsel dan Prof. Yohanes Surya yang menghadirkan program ini di Bali, dan kami siap mendorong kolaborasi yang lebih luas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh sekolah dan masyarakat di seluruh wilayah Bali.”

Dalam konsep AI for Education, guru tetap menjadi pusat proses pembelajaran. Teknologi sebagai alat bantu agar pendidik dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih sesuai perkembangan kemampuan siswa, bukan untuk menggantikan tuntunan, empati, dan pemahaman guru terhadap setiap anak.

Pencetus Metode GASING, Prof. Yohanes Surya Ph.D, mengatakan, “Tidak ada anak yang bodoh, yang ada adalah mereka yang belum dapat kesempatan belajar dari guru dan metode yang baik. Melalui GASING, matematika kami hadirkan secara sederhana, bertahap, dan menyenangkan. Ketika guru semakin percaya diri mengajar dan anak tidak lagi takut mencoba, di situlah proses belajar mulai membawa perubahan.”

Sebelumnya, Telkomsel dan INA AI telah menghadirkan Paket Bundling Telkomsel x Sacred Octagon melalui aplikasi MyTelkomsel dan by.U untuk memperluas akses keluarga Indonesia terhadap pembelajaran numerasi digital. Dalam kolaborasi di Bali, dukungan tersebut diperkuat melalui keterlibatan pemerintah daerah, peningkatan kompetensi pendidik, pembelajaran siswa, dan evaluasi program secara bertahap.

Penulis : Rilis

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Rilis

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman dan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali
Pertamina Patra Niaga Siagakan Operasional 24 Jam untuk Percepat Pemulihan Layanan BBM di Bali
Hari Pangan Sedunia, Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan melalui Pemberdayaan Petani di Bali
Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Pertamina Delivery Service, Antrean BBM di Bali Semakin Landai
CSR Uma Palak Lestari Pertamina Patra Niaga Berbasis Energi Bersih dan Ketahanan Pangan Sambut ASCOPE 2026
Pertamina Patra Niaga Perkuat Armada dan Operasional Terminal 24 Jam untuk Percepat Distribusi BBM di Bali
Pertamina Patra Niaga Kerahkan Berbagai Upaya untuk Pemulihan Layanan BBM di Bali
Dari Nelayan Menjadi Penjaga Penyu, Pertamina Patra Niaga Perkuat Konservasi Berbasis Masyarakat di Pantai Biaung
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman dan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Pertamina Patra Niaga Siagakan Operasional 24 Jam untuk Percepat Pemulihan Layanan BBM di Bali

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Hari Pangan Sedunia, Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan melalui Pemberdayaan Petani di Bali

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Pertamina Delivery Service, Antrean BBM di Bali Semakin Landai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:11 WIB

CSR Uma Palak Lestari Pertamina Patra Niaga Berbasis Energi Bersih dan Ketahanan Pangan Sambut ASCOPE 2026

Berita Terbaru

Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 

Kota Palembang

Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 

Senin, 26 Okt 2026 - 15:35 WIB