oleh

Pelaku Usaha Mulai Ngeluh, Penerapan PPKM Buat Omset Turun hingga 70 persen

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM berbasis mikro di Palembang, telah berdampak terhadap ekonomi. Setiap pusat perbelanjaan seperti mall yang harus tutup lebih cepat pada pukul 17.00 WIB, membuat omset toko menurun hingga 70 persen.

Salah satu toko Fashion J-Rep di Mall Palembang Icon (PI) juga merasakan dampak ini. Yayan selaku Head Store J-Rep PI menjelaskan, jika Omset toko mereka sudah turun hingga 70 persen. Bahkan, sebelum aturan PPKM mikro di Palembang masih dalam tahap sosialisasi.

“Sejak Sosialisasi, omset sudah mengalami penurunan hingga 50 sampai 70 persen dari biasanya untuk di awal PPKM. Mungkin bisa saja lebih buruk saat mulai diterapkanya PPKM mikro ini,” kata Yayan saat di jumpai, Jumat (9/7/2021).

Yayan juga menjelaskan, dampak PPKM juga mulai terasa dengan pengunjung mall yang mulai berkurang di saat sosialisasi PPKM pada 7-8 Juli. Apalagi dengan berita yang update, Jawa dan Bali yang lebih dulu PPKM. Ditambah jalur ke arah mall juga di blok karena terkena penutupan Ganjil Genap.

“Untuk trafik mall sendiri itu biasanya mulai ramai dari jam 4 sore hingga Malam dan sekerang sore jam 5 mulai tutup,” ungkapnya.

Lanjut Yayan, PPKM Micro nantinya juga berpengaruh dengan pengaturan jam kerja yang di berlakukan oleh perusahaan yang biasanya dalam 1 hari masuk 3 orang per hari sekarang hanya 1 orang per hari nya.

“Tentu hal ini sangat berpengaruh nanti nya untuk gaji yg di terima karena lebih banyak off (diliburkan kerja) sedangkan untuk normal biasanya kita off satu kali 1 org per Minggu dan skrang bisa 3 sampai 4 kali per Minggu,” katanya lagi.

Yayan menambahkan, sebenarnya pengetatan peraturan pengunjung Mall selama masa Pandemi sudah baik di jalankan. Seperti di Mall PI saat di pintu masuk sudah di cek suhu tubuh memakai alat kamera pengukur suhu tubuh, mencuci tangan atau memakai Handsinitizer.

Dan pengunjung juga tak di perkenankan masuk tanpa memakai masker ataupun memakai masker berbahan Scuba. Semua peraturan ini bahkan di perkanankan hingga anak-anak dan di awasi Security mall secara selama jam buka Mall.

“Untuk kita pihak toko sendiri terus melakukan protokol kesehatan seperti mempersiapkan hand sanitizer , penggunaan masker, jaga jarak, pembersihan secara berjalan dan melakukan pembatasan yg masuk kedalam toko.

“Semoga PPKM ini tidak di perpanjang sehingga kita yang mencari nafkah di luar bisa kembali normal khususnya di mall,” tuturnya. (ANA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed