88 Persil Pembebasan Lahan Fly Over Ditanggung APBD Perubahan Sumsel

- Redaksi

Senin, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsep pembangunan Fly Over Simpang Sekip Angkatan 66.

Konsep pembangunan Fly Over Simpang Sekip Angkatan 66.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 88 persil pembebasan lahan dalam pembangunan Fly Over Simpang Sekip Angkatan 66 Palembang, Sumatera Selatan, ditanggung APBD-Perubahan Sumsel tahun 2021. Hal itu dikatakan oleh Anggota Komisi IV DPRD Sumsel, Syamsul Bahri disela- sela rapat lanjutan Badan Anggaran DPRD dan TAPD Sumsel bersama pimpinan komisi- komisi, Senin (20/9/2021).

“Seluruh anggaran untuk 88 persip pembebasan lahan sebesar Rp80 miliar pembangunan Fly Over Simpang Angkatan 66 Palembang, akan ditanggung di APBD-Perubahan Sumsel tahun ini,” katanya.

Politisi Nasdem Sumsel ini menjelaskan,
untuk pembagian 88 persil lahan yang harus dibebaskan untuk pembangunan flyover ini, 71 persil Pemprov Sumsel dan 17 persil Pemkot Palembang.

“Rinciannya, 71 persil itu anggarannya Rp56 miliar, dan 17 persil Rp24 miliar. Semuanya sudah dianggarkan pada APBD Sumsel tahun 2021. Proyek itu akan tender bulan Oktober, makanya di tambah dari APBD Sumsel, yang sebelumnya Rp54 miliyar, sekarang menjadi Rp80 miliyar,” jelasnya.

Dirinya berharap, supaya proyek pembangunan Fly Over di Angkatan 66 tersebut segera dilaksanakan. Karena hal itu menyangkut kepentingan Provinsi Sumsel.

“Dana proyek Fly Over itu sudah tiga tahun anggaran, dan ini sudah masuk tahun keempat. Sayang jika dana dari pusat ditarik kembali. Inilah kesempatan kita memperjuangkannya untuk kepentingan masyarakat,” harapnya.

Kepala BBPJN Wilayah V Sumsel, Kiagus Syaiful Anwar memastikan, pengerjaan fisik Fly Over di kawasan Angkatan 66 Palembang akan dimulai bulan November 2021. Karena Pemprov Sumsel melalui Dinas PUBM&TR Sumsel memastikan untuk pembebasan lahan itu sudah selesai Oktober nanti.

“Awalnya kontrak akan dilaksanakan pada 2022, tapi provinsi memastikan jika lahan sudah selesai dan sudah lelang pada Oktober nanti, maka akhir November bisa groundbreaking,” singkatnya. (Nat)

Berita Terkait

Kloter 1 Tiba Besok, Keluarga Jemaah Haji Dilarang Jemput ke Asrama
Siap-Siap, Gaji ke-13 ASN Sumsel Cair Pekan Pertama Juni
Lonjakan Kendaraan di JTTS Saat Libur Panjang, Hutama Karya Siaga Penuh Awasi Arus Lalu Lintas
Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Buay Madang Timur Gelar Patroli KRYD Pagi dan Sore
Dekati Warga, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Sambang Kamtibmas dan Sosialisasikan Layanan Quick Response
Diduga Cemburu Fitria Jadi Korban Penganiayaan Pacar Sendiri
Curi Handphone Di Opi Raya HS Dihajar Wajar
Pemkab Muba Siap Tertibkan HGU dan Amdal Perusahaan, Bakal Bentuk Tim Khusus

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:05 WIB

Kloter 1 Tiba Besok, Keluarga Jemaah Haji Dilarang Jemput ke Asrama

Senin, 1 Juni 2026 - 20:03 WIB

Siap-Siap, Gaji ke-13 ASN Sumsel Cair Pekan Pertama Juni

Senin, 1 Juni 2026 - 20:01 WIB

Lonjakan Kendaraan di JTTS Saat Libur Panjang, Hutama Karya Siaga Penuh Awasi Arus Lalu Lintas

Senin, 1 Juni 2026 - 18:09 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Buay Madang Timur Gelar Patroli KRYD Pagi dan Sore

Senin, 1 Juni 2026 - 17:58 WIB

Dekati Warga, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Sambang Kamtibmas dan Sosialisasikan Layanan Quick Response

Berita Terbaru

Caption: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin saat diwawancarai, Senin (1/6/2026). Foto: Kemenhaj Sumsel

Kota Palembang

Kloter 1 Tiba Besok, Keluarga Jemaah Haji Dilarang Jemput ke Asrama

Senin, 1 Jun 2026 - 20:05 WIB

Caption: Ilustasi - ASN di lingkungan Pemprov Sumsel. Foto: istimewa

Kota Palembang

Siap-Siap, Gaji ke-13 ASN Sumsel Cair Pekan Pertama Juni

Senin, 1 Jun 2026 - 20:03 WIB