JAKARTA, SUARAPUBLIK.ID – Mata anak-anak di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan, berbinar membaca buku-buku tentang dunia laut. Mereka saling bercengkrama, sambil menyebutkan berbagai nama binatang laut.
“Seneng ga punya perpustakaan baru?,” tanya salah seorang Guru Pendamping Khusus SKB Pekalongan, Angga Pratama Armadi Putra.
“Seneeeng,” anak-anak kompak menjawab.
SKB Pekalongan merupakan sekolah anak-anak berkebutuhan khusus di Pekalongan. Sekolah ini menjadi salah satu dari 57 sekolah yang mendapat revitalisasi perpustakaan (taman baca), bantuan dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dari PT Pertamina Trans Kontinental (PTK). Program ini mewujudkan komitmen PTK untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat, sekaligus menandai 57 tahun usia PTK beroperasi.
Vice President Legal & Relation PTK, Amran Reza, menyampaikan bahwa kontribusi sosial perusahaan merupakan bagian dari upaya PTK untuk memastikan keberadaan perusahaan memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasional.
“Bagi PTK, keberadaan perusahaan tidak hanya tentang menjalankan operasional, tetapi juga bagaimana kami dapat tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah kerja. Melalui program pendidikan dan kepedulian sosial ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang relevan dan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” ujar Amran.
Dia menambahkan, program revitalisasi perpustakaan merupakan upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan budaya literasi generasi muda. Program ini mencakup pembenahan fasilitas perpustakaan serta pemberian buku-buku edukasi bertema maritim untuk mengenalkan wawasan kemaritiman, juga menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian dan keberlanjutan lingkungan maritim.
Pelaksanaan program revitalisasi perpustakaan mencakup sejumlah wilayah, antara lain Jakarta, Jawa Tengah, Pulau Sambu, Pangkalan Susu, Lhokseumawe, Batam, Balikpapan, Sorong, Morowali, dan Maluku. Program ini berjalan sejak dengan Hari Ulang Tahun PTK pada 9 September 2026. Kini, berlanjut secara bertahap di berbagai wilayah operasional PTK hingga akhir 2026.
Koordinator Literasi SD Negeri 007 Nongsa Batam, Fers Na Lady, menyampaikan, “Bantuan buku, mural, dan rak buku dari Pertamina Trans Kontinental sangat membantu menunjang kegiatan literasi di sekolah. Anak-anak juga sangat senang dengan suasana perpustakaan yang baru. Terima kasih PTK atas dukungannya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 39 Kota Sorong, Kostantiana Hara, S.Pd., mengungkapkan, “Revitalisasi perpustakaan ini memberikan suasana baru bagi anak-anak dan mendukung kegiatan literasi di sekolah. Selamat HUT ke-57 Pertamina Trans Kontinental, semoga semakin berjaya dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.”
Selain bidang pendidikan, PTK juga berbagi kepedulian melalui pemberian santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di sekitar wilayah operasional PTK Jakarta. Melibatkan penerima manfaat dari berbagai yayasan, yakni anak yatim, dhuafa, lansia dan disabilitas, serta beragam agama.
“Dengan wilayah operasional yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, kebutuhan setiap wilayah tentu memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, PTK berupaya memastikan program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan setempat dan memberikan manfaat berkelanjutan,” tambah Amran.
Rangkaian kontribusi tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-57 PTK yang mengusung tema “One PTK, One Journey, One Future”.
Melalui pelaksanaan TJSL yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, PTK turut mendukung pencapaian Target Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tentang Pendidikan Berkualitas dan Berkurangnya Kesenjangan, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Editor : Jaks


















