Tertinggi di Pulau Sumatera BPS  Catat Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 5,15 Persen

- Redaksi

Senin, 9 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, Palembang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi Sumsel, pada triwulan I 2022 (year-on-year/yoy) tumbuh tinggi menjadi 5,15 %.

Pertumbuhan ekonomi tersebut,  dikatakan Kepala BPS Provinsi Sumsel Dr.Ir.Zulkipli, M.Si. Dimana pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Ekspor Luar Negeri sebesar 14,73 persen.

Hal tersebut disebabkan meningkatnya nilai dan volume ekspor pada beberapa komoditas utama seperti ekspor bahan bakar mineral sebesar 51,51 persen, ekspor kayu sebesar 48,91 persen, dan ekspor bubur kayu 14,61 persen.

“Selain itu, Komponen PK-RT juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,19 persen,” katanya.

Lebih jauh Zulkipli menerangkan, Ekonomi Sumsel triwulan I-2022 dibanding triwulan IV-2021 (q-to-q) mengalami pertumbuhan sebesar 0,03 persen.

“Pertumbuhan terjadi pada 7 lapangan usaha, sedangkan kontraksi terjadi pada 10 lapangan usaha. Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,30 persen, diikuti oleh Jasa Perusahaan yang tumbuh 2,36 persen dan Industri Pengolahan sebesar 1,33 persen,” tuturnya.

Sedangkan untuk tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2022 mencapai 4,74 persen, angka ini turun 0,43 persen jika dibandingkan capaian Februari 2021

“Jumlah angkatan kerja di Provinsi Sumatera Selatan pada Februari 2022 sebanyak 4,40 juta orang turun 40,1 ribu orang dibanding Februari 2021. Sejalan dengan penurunan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami penurunan sebesar 0,62 persen poin,” tambahnya.

“Ditinjau dari struktur lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Perdagangan Besar dan Eceran (1,42 persen poin). Sementara sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu sektor Jasa Lainnya (1,23 persen poin),” pungkasnya.

Berita Terkait

4 Buah Velg dan Ban Mobil Expander Raib
Dua Pelaku Curanmor 9 LP Diringkus Unit Ranmor 
Sinergi Lintas Agama, Lanal Palembang Bersihkan Sungai Musi dan Pulau Kemaro 
BI Sumsel Hadirkan Rangkaian Layanan Penukaran Rupiah agar Hadir di Setiap Makna Idulfitri
Polda Sumsel Gulung Jaringan Narkoba dan Kejahatan Jalanan dalam Operasi Pekat Musi 2026
Ditsamapta Polda Sumsel Intensifkan Razia Penyakit Masyarakat Jelang Tengah Malam
Audiensi Bersama IKPM Sumsel Yogyarkata, Wawako Respon Keluhan Mahasiswa
Ditikam Besi Lancip, Pemuda di Kertapati Bersimbah Darah Diduga Jadi Korban Dendam Mantan Rekan Kerja

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:18 WIB

4 Buah Velg dan Ban Mobil Expander Raib

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:09 WIB

Dua Pelaku Curanmor 9 LP Diringkus Unit Ranmor 

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:07 WIB

Sinergi Lintas Agama, Lanal Palembang Bersihkan Sungai Musi dan Pulau Kemaro 

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:31 WIB

BI Sumsel Hadirkan Rangkaian Layanan Penukaran Rupiah agar Hadir di Setiap Makna Idulfitri

Senin, 16 Februari 2026 - 17:14 WIB

Polda Sumsel Gulung Jaringan Narkoba dan Kejahatan Jalanan dalam Operasi Pekat Musi 2026

Berita Terbaru

Kota Palembang

4 Buah Velg dan Ban Mobil Expander Raib

Selasa, 17 Feb 2026 - 13:18 WIB

Kota Palembang

Dua Pelaku Curanmor 9 LP Diringkus Unit Ranmor 

Selasa, 17 Feb 2026 - 13:09 WIB