Terjun Bebas, BOR di Sumsel Tinggal 6 Persen

- Redaksi

Senin, 27 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy. (Photo: Reza Mardiansyah)

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jumlah kasus COVID-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) semakin hari kian menurun. Bahkan, berdasarkan data pada 27 September 2021, penambahan kasus positif harian, berada di bawah 100 kasus per harinya.

Bahkan dari penurunan tersebut berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BRO) di Sumsel pun menurun. Bahkan dari data terakhir menjelaskan jika BOR Sumsel saat ini hanya 6 persen saja.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy, mengatakan jika yang terbaru ada sebanyak 19 kasus penambahan positif COVID-19? Sehingga secara keseluruhan menjadi 59.552 kasus.

“Saat ini angka penambahan kasus covid-19 harian memang sangat rendah, dan ini kabar baik. Jika sebelumnya pernah mencapai lebih dari 1.000 kasus per hari namun kini jumlahnya menurun,” kata Lesty.

Sementara untuk kasus sembuh bertambah 85 kasus sehingga secara total menjadi 56.060 kasus. Dan angka kematian bertambah 3 orang dan totalnya menjadi 3.033 orang. Dengan menurunnya angka penambahan positif COVID-19 ini membuat angka.

“Masyarakat kita sudah memahami pentingnya prokes (protokol kesehatan). Namun memang tidak serta merta ini menjadi aman, potensi penyebaran masih besar. Untuk itu, kami tetap berharap agar masyarakat tidak lalai dengan Prokes,” jelasnya.

Lesty menjelaskan, pandemi covid-19 bisa menyasar semua kalangan. Berdasar catatan Dinkes Sumsel, kasus covid-19 dominan terjadi pada usia 20-44 tahun yakni mencapai 30.091 kasus, lalu disusul dengan usia 55-69 tahun yang mencapai 10.516 kasus dan usia 45-54 tahun sebanyak 9.380 kasus.

“Di Sumsel, kasus COVID-19 didominasi oleh mereka yang berusia 22-44 tahun. Diusia manapun, akan sangat memungkinkan terpapar COVID-19. Karena itu, kuncinya adalah tetap disiplin melakukan prokes dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

“Kita juga masih tetap optimalkan 3T dan tak pernah kendor. Semua yang terpapar COVID-19 terus kita awasi. Rumah sakit yang ada di Sumsel juga terus berkomitmen menangani pasien yang terpapar covid. Untuk yang isoman juga terus dipantau perkembangannya oleh Tim Satgas,” tambahnya. (ANA)

Berita Terkait

Menerapkan Pancasila Mulai dari Hal-Hal Sederhana
Peran Penting Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila sebagai Panduan untuk Menjadi Mahasiswa yang Bertanggung Jawab
Mengamalkan Pancasila Mulai dari Diri Sendiri
Pancasila sebagai Pedoman Sikap dan Perilaku Mahasiswa
Diri Saya dan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Modus Petugas Lapas Palsu di OKU Timur, Sepeda Motor Petani Raib di Halaman Markas Polisi
Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari Mahasiswa D3 Gizi

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Menerapkan Pancasila Mulai dari Hal-Hal Sederhana

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Peran Penting Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Pancasila sebagai Panduan untuk Menjadi Mahasiswa yang Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Mengamalkan Pancasila Mulai dari Diri Sendiri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Pancasila sebagai Pedoman Sikap dan Perilaku Mahasiswa

Berita Terbaru

Sumsel

Menerapkan Pancasila Mulai dari Hal-Hal Sederhana

Jumat, 21 Agu 2026 - 06:09 WIB

Sumsel

Peran Penting Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 21 Agu 2026 - 06:03 WIB

Sumsel

Mengamalkan Pancasila Mulai dari Diri Sendiri

Jumat, 21 Agu 2026 - 05:49 WIB

Sumsel

Pancasila sebagai Pedoman Sikap dan Perilaku Mahasiswa

Jumat, 21 Agu 2026 - 05:43 WIB