Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden, Herman Deru Dinilai Sukses Bangun Pesisir Berkelanjutan

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARAPUBLIK.ID – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menerima penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan, khususnya melalui program rehabilitasi mangrove dan pengelolaan kawasan pesisir yang berkelanjutan.

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3 Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

 

Penganugerahan itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 126/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya. Herman Deru dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan dan inovasi dalam konservasi kawasan pesisir melalui program rehabilitasi mangrove yang didukung penguatan regulasi tata ruang, pembentukan kelembagaan seperti Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD), Forum Daerah Aliran Sungai (DAS), serta Lembaga Desa Peduli Hutan dan Lingkungan (LDPHD).

 

Selain memperkuat aspek kelembagaan, Pemerintah Provinsi Sumsel juga dinilai berhasil mendorong percepatan rehabilitasi mangrove berbasis masyarakat dan riset. Upaya tersebut tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan pesisir, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

 

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara kepada kepala daerah yang memiliki prestasi dan inovasi di bidang kelautan dan perikanan.

 

“Proses seleksinya sangat ketat dan panjang. Ada panitia seleksi yang melibatkan Kemenko Pangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kemendagri, serta berbagai pihak lainnya. Banyak nama yang diajukan, namun setelah melalui seleksi administrasi, verifikasi lapangan, dan klarifikasi, akhirnya terpilih tiga gubernur, termasuk dua gubernur yang masih aktif menjabat,” ujar Tito.

 

Ia mengapresiasi para kepala daerah yang mampu menghadirkan terobosan dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikanan.

 

“Saya sangat senang karena penghargaan ini merupakan pengakuan atas prestasi kepala daerah yang telah membuat inovasi dan terobosan. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan sekitar 65 persen wilayahnya berupa perairan. Karena itu, pengembangan sektor kelautan dan perikanan menjadi sangat penting,” katanya.

 

Tito berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemicu bagi kepala daerah lainnya untuk terus mengembangkan potensi sektor kelautan dan perikanan secara optimal, mulai dari hulu hingga hilir.

 

Sementara itu, Herman Deru mengaku bersyukur atas penghargaan yang diberikan Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri tersebut.

 

“Alhamdulillah, kami bersyukur karena kerja-kerja lapangan yang kami lakukan dinilai dan dihargai secara komprehensif. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Selatan,” ungkapnya.

 

Menurut Herman Deru, salah satu program yang menjadi fokus penilaian adalah rehabilitasi mangrove yang telah dijalankan secara konsisten sejak tahun 2021. Program tersebut tidak hanya bertujuan mencegah abrasi pantai, tetapi juga memulihkan habitat berbagai jenis ikan di kawasan pesisir.

 

“Melalui rehabilitasi mangrove, kita tidak hanya menghindari abrasi, tetapi juga mengembalikan habitat berbagai jenis ikan yang sebelumnya mulai langka. Kini ikan-ikan yang menjadi konsumsi masyarakat bahkan memiliki nilai ekspor sudah mulai kembali ditemukan. Ini menjadi indikator bahwa program yang kami lakukan berhasil,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras yang dilakukan secara berkelanjutan selama empat tahun terakhir dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri dan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan serta apresiasi kepada Sumsel. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Editor : Jaks

Berita Terkait

Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08
57 Tahun Berlayar, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Green Vessel sebagai Masa Depan Industri Maritim
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah
Untuk Meningkatkan Jangkauan Layanan, Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Kemitraan SPBU
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 SPBU Dialihkelolakan
2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3
Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI untuk Jawab Kebutuhan Industri Digital
Masak Serentak di Delapan Kota, Pertamina Patra Niaga Bagikan 8.100 Porsi Makanan pada Hari Pelanggan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 09:39 WIB

57 Tahun Berlayar, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Green Vessel sebagai Masa Depan Industri Maritim

Sabtu, 12 September 2026 - 13:41 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 15:08 WIB

Untuk Meningkatkan Jangkauan Layanan, Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Kemitraan SPBU

Kamis, 10 September 2026 - 14:52 WIB

Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 SPBU Dialihkelolakan

Selasa, 8 September 2026 - 14:54 WIB

2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3

Berita Terbaru