Tag: Bupati Muba

  • Program PKM 25 Juta Belum Terealisasi Emak- Emak di Muba Siap Gelar Aksi Demo 

    Program PKM 25 Juta Belum Terealisasi Emak- Emak di Muba Siap Gelar Aksi Demo 

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Program Keluarga Maju (PKM) senilai Rp 25 juta yang dijanjikan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Toha Tohet hingga kini belum juga terealisasi pasca Bupati dilantik sejak Februari 2025 lalu.

    Sejumlah emak-emak di bumi Serasan Sekate menagih program yang disebut sebut bertujuan untuk mengatasi kemiskinan di Muba.

    “Kami lah lame nunggu program itu, sampai sekarang belum juga ada kabar jelas,” ujar Siti Fatimah (52) warga Kayuara, Muba, Selasa (9/9/2025).

    Siti Fatimah mengaku siap menggelar aksi unjuk rasa jika PKM yang digagas pasangan Bupati – Wakil Bupati Muba Toha Tohet – Kyai Rohman tak kunjung terealisasi.

    “Pokok’e kami siap ngikut demo kalo dak terealisasi, ku nak ngajak emak-emak lain,” tegasnya.

    Ibu dua anak ini berharap PKM senilai Rp 25 juta itu segera terelisasi agar dapat meringankan beban masyarakat Muba ditengah himpitan ekonomi dan kebutuhan pokok yang serba mahal.

    Sementara, Plt Kepala Dinas Sosial Deny, SH. Msi ketikan dikonfirmasi selasa (9/9). terkait realisasi program tersebut mengatakan, Pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi ke Badan pemeriksa keuangan provinsi Sumsel (BPKP).

    ” Alhamdulilah Kita sekarang mendapat dukungan pendampingan dari BPKP Perwakilan Sumsel guna memperkuat data penerima PKM, sehingga bantuan PKM tidak tumpang tindih dengan bansos yang ada termasuk di OPD lainnya,”terang nya.

    Lanjut dia, pihaknya juga tengah memperkuat regulasi, baik itu Perbup, SOP dan Juknis PKM. Kewenangan masing- masing OPD terkait PKM, baik itu kegiatan di OPD , besaran bantuan di masing-masing OPD terkait PKM.

    “Insallah dalam waktu dekat akan di realisasikan”tutupnya.

  • Pemkab Muba Ikuti Apkasi Otonomi Expo 2025, Pamerkan Gambo Muba, Produk Lokal Mengglobal

    Pemkab Muba Ikuti Apkasi Otonomi Expo 2025, Pamerkan Gambo Muba, Produk Lokal Mengglobal

    SUARAPUBLIK.ID, BANTEN- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali andil turut serta dalam rangkaian Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 yang digelar di Hall Indonesia Convention Exhibition (ICE) Kabupaten Tanggerang Provinsi Banten, Kamis (28/8/2025) yang dibuka secara langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

    Diketahui, Apkasi Otonomi Expo 2025 yang digelar pada 28–30 Agustus 2025 merupakan pameran komoditas, produk investasi, pengadaan, serta pelayanan publik dari pemerintah kabupaten se-Indonesia yang rutin digelar tiap tahun sejak 2005 oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

    Dalam kesempatan tersebut, dihadiri Bupati Muba HM Toha Tohet SH yang diwakili Sekda Muba Dr Apriyadi MSi dan turut didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto MH, Asisten II Setda Muba Alva Elan SST MPSDA, dan Plt Kadisdagperin Nwardi Endang.

    “Hari ini Pemkab Muba sebagai bagian dari anggota Apkasi turut hadir di ajang Apkasi Otonomi Expo 2025, dan memamerkan produk Gambo Muba,” ungkap Sekda Muba Dr Apriyadi MSi.

    Ia menambahkan, Gambo Muba akan terus menjadi produk fashion alternatif yang ramah lingkungan dan menarik perhatian nasional bahkan Internasional. “Ini harus terus kita pertahankan dan lestarikan karena produk khas yang Muba miliki,”

    Menurutnya, ajang Apkasi Otonomi Expo bagian dari untuk mengenalkan potensi produk lokal di Muba yang berpotensi berdaya saing global. “Semoga produk lokal di Muba dapat mengglobal,” tuturnya.

    Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi mengajak seluruh anggota Apkasi untuk komitmen memajukan produk lokal yang memberikan dampak baik untuk pengusaha lokal dan UMKM.

    “Apkasi Otonomi Expo ini menjadi wadah untuk mewujudkan dan membawa produk lokal di Indonesia yang mendunia,” ucapnya.

    Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang menjelaskan Apkasi Otonomi Expo 2025 yang mengangkat tema “Produk Lokal Mengglobal”, tidak hanya menampilkan ragam komoditas dan produk investasi dari seluruh kabupaten di Indonesia, tetapi juga berbagai layanan publik yang dapat langsung dimanfaatkan oleh pengunjung pameran.

  • HUT Kemerdekaan RI Ke-80: Disnakertrans Muba Luncurkan Layanan Pengaduan Ketenagakerjaan Inovatif

    HUT Kemerdekaan RI Ke-80: Disnakertrans Muba Luncurkan Layanan Pengaduan Ketenagakerjaan Inovatif

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Musi Banyuasin (Muba) meluncurkan layanan pengaduan ketenagakerjaan yang inovatif. Layanan ini, yang dipimpin oleh Kadisnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, bertujuan memberikan solusi cepat, mudah, dan transparan bagi para pekerja.

    Pengaduan terkait perselisihan hubungan industrial kini dapat dilakukan melalui:

    * Telepon/WhatsApp bagi warga di daerah blankspot.

    * Website Resmi Disnakertrans Muba.

    * QR Code yang akan disebar ke seluruh perusahaan.

    Dengan layanan ini, para pekerja tidak perlu datang ke kantor Disnakertrans, menghemat waktu dan biaya transportasi.

    Herryandi Sinulingga menyatakan, “Layanan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Muba untuk menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan adaptif. Kami ingin memberikan kemudahan bagi pekerja dan perusahaan untuk menyampaikan laporan atau pengaduan kapan pun dan di mana pun. Dengan langkah ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas hubungan industrial di Muba”.

    Regulasi mengenai sengketa hubungan industrial diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004. Beberapa jenis perselisihan yang dapat dilaporkan meliputi:

    * Perselisihan Hak

    * Perselisihan Kepentingan

    * Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

    * Perselisihan Antar Serikat Pekerja

    Proses penyelesaian sengketa mengikuti tahapan yang jelas, dimulai dari perundingan bipartit hingga pengadilan hubungan industrial jika diperlukan.

    Kabid Penyelesaian Hubungan Industrial (PHI), Faezal Pratama, menambahkan, “Dengan hadirnya layanan ini, Pemkab Muba berharap penyelesaian perselisihan ketenagakerjaan menjadi lebih cepat, mudah, transparan, dan efektif. Kami berkomitmen untuk mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan kondusif di wilayah Kabupaten Muba. Setiap pengaduan yang masuk akan segera diverifikasi dan dijadwalkan untuk pertemuan mediasi antara pihak-pihak terkait.”

    Cara Mengajukan Pengaduan

    Masyarakat dapat mengakses layanan ini dengan langkah-langkah berikut:

    1. Kunjungi [Disnakertrans Muba].

    2. Pilih menu Layanan.

    3. Klik Pelayanan Online Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

    4. Isi formulir yang tersedia.

    5. Klik tombol Kirim.

    Untuk pengaduan via HP/WhatsApp, hubungi 0822-7983-0006 (Panji).

    Harapan untuk Hubungan Industrial yang Harmonis

    Dengan hadirnya layanan ini, Pemkab Muba berharap penyelesaian perselisihan ketenagakerjaan menjadi lebih cepat, mudah, dan efektif. Ini adalah langkah menuju terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan kondusif di Kabupaten Muba.

    Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80! Mari kita wujudkan keadilan sosial yang lebih baik bagi pekerja dan perusahaan di Musi Banyuasin.

  • Lapas Sekayu Ikuti Penguatan Rencana Aksi Tahunan Reformasi Birokrasi secara Virtual

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Lapas Sekayu turut mengikuti penguatan Rencana Aksi Tahunan Reformasi Birokrasi (RAT RB) yang digelar oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara virtual, pada Selasa (29/7/2025).

    Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan satuan kerja dalam pelaksanaan RAT RB tahun 2025.

    Lapas Sekayu mengikuti seluruh materi yang disampaikan, termasuk pembahasan mengenai tahapan evaluasi reformasi birokrasi yang meliputi ex-ante (perencanaan), on-going (pelaksanaan), dan ex-post (hasil).

    Kemudian, pada kegiatan tersebut juga menyoroti pentingnya pemenuhan data dukung RAT RB general dan tematik, yang menjadi dasar penilaian kinerja birokrasi secara nasional. Melalui data yang disampaikan bahwa, diperlukan penguatan konsistensi pelaksanaan di tingkat UPT.

    Pada kesempatan terpisah, Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi menyampaikan bahwa, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi langkah nyata Lapas Sekayu dalam membangun sistem birokrasi yang berkualitas.

    “Kami berkomitmen menjadikan reformasi birokrasi sebagai budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif. RAT RB adalah kompas bagi kami untuk terus bergerak ke arah yang benar,” kata Aris.

  • Toha Ikuti Retret di Akademi Militer Magelang

    Toha Ikuti Retret di Akademi Militer Magelang

    SUARAPUBLIK.ID, MAGELANG – Bupati Muba H M Toha bersama sejumlah kepala daerah lainnya, menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jum’at (21/2/2025)

    Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari dimulai dari tanggal 21 hingga 28 Februari 2025 ini menjadi wadah bagi para pemimpin daerah untuk memperkuat kepemimpinan, kebersamaan, serta wawasan kebangsaan.

    Kepala Bagian Protokol, Agung Perdana, Menyatakan bahwa Bupati Muba tiba di Rindam IV/Kodam Diponegoro pada pukul 14.00 WIB untuk melaksanakan registrasi. Setelah itu, beliau bersama peserta lainnya menaiki bus menuju Akmil. Pada pukul 16.00 WIB, agenda pembukaan retret resmi dimulai dan dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri.

    “Alhamdulillah, pak Bupati Muba telah mengikuti kegiatan hari pertama retret. Salah satu agenda utama hari ini adalah prosesi Drop Off Peserta di Wisma Sumbing. Seluruh kepala daerah berbaris sesuai dengan pleton masing-masing di depan Wisma Sumbing sebelum memasuki gerbang utama Akademi Militer. Mereka disambut dengan atraksi drum band Canka Lokananta, yang menambah semangat dan kebanggaan dalam acara penyambutan ini,” ungkap Agung Perdana.

    Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Muba, Herryandi Sinulingga, AP, membenarkan bahwa Bupati Muba akan menjalani seluruh agenda yang telah ditetapkan panitia selama satu minggu penuh. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman dan wawasan baru dalam kepemimpinan serta membangun solidaritas antar kepala daerah di Indonesia.

    Dengan semangat dan dedikasinya yang tinggi, lanjut Sinulingga Bupati Muba H M Toha siap mengikuti seluruh rangkaian retret demi memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah dan bangsa khususnya untuk kabupaten Muba yang tercinta.

    “Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga momentum penting bagi para kepala daerah untuk lebih memahami nilai-nilai kepemimpinan, nasionalisme, serta sinergi dalam menjalankan tugas pemerintahan. Kami yakin dengan semangatnya pak Bupati, Muba Yakin Maju Lebih Cepat Kedepanya dan seluruh program program pro rakyat akan dijalankan sesuai amanah yang diemban berdasarkan Visi Misi yang telah dipublikasikan sebelumnya ujarnya.

  • Lapas Sekayu Distribusikan Kertas Undangan Pemilih Pilkada ke Warga Binaan

    Lapas Sekayu Distribusikan Kertas Undangan Pemilih Pilkada ke Warga Binaan

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Lapas Sekayu kembali menunjukkan peran aktif dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Demi memastikan seluruh warga binaan berpartisipasi dalam proses demokrasi, Lapas Sekayu mendistribusikan kertas undangan kepada warga binaan yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), Senin (25/11/2024).

    Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan kepada para warga binaan yang memenuhi syarat, untuk menggunakan hak pilih dalam pemilihan kepala daerah.

    “Kami ingin memastikan bahwa hak konstitusional mereka dihormati, meskipun mereka sedang menjalani masa pidana,” kata Yosef.

    Pendistribusian kertas undangan dilakukan dengan membagikan secara langsung ke Blok Hunian. Warga binaan yang terdaftar sebagai pemilih, menerima undangan yang memuat informasi terkait Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan jadwal pencoblosan.

    Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah, yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih di semua lapisan masyarakat, termasuk para warga binaan yang memenuhi syarat untuk memilih.

    “Dengan adanya pembagian kertas undangan ini, diharapkan para warga binaan dapat lebih siap dan terorganisir dalam melakukan hak pilih mereka, serta mendukung terciptanya Pilkada yang demokratis dan inklusif,” kata Yosef.

  • Lucianty Janji Hibahkan Gajinya Sebagai Bupati untuk Seluruh Desa di Muba

    Lucianty Janji Hibahkan Gajinya Sebagai Bupati untuk Seluruh Desa di Muba

    SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Calon Bupati Musi Banyuasin (Muba) nomor urut 1, Hj. Lucianty, membuat gebrakan dengan berjanji untuk menghibahkan 100 persen gajinya sebagai Bupati kepada seluruh desa di Kabupaten Muba selama masa kepemimpinannya.

    Jika terpilih pada Pilkada Muba 2024, gaji yang diperkirakan sebesar Rp6 juta per bulan akan disalurkan secara bergilir kepada 229 desa di Muba selama lima tahun. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen Lucianty untuk total mengabdi bagi Bumi Serasan Sekate.

     

    “Seratus persen gaji saya akan saya hibahkan untuk desa-desa di Kabupaten Muba. Insya Allah, niat ini saya lakukan dengan ikhlas sebagai bentuk pengabdian saya kepada masyarakat,” ujar Lucianty dengan penuh keyakinan.

    Lucianty, yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumsel 2008-2011, menegaskan bahwa keputusannya untuk menghibahkan gaji ini adalah karena dirinya merasa sudah “tuntas” dengan diri sendiri.

    Dengan rekam jejak panjang sebagai pengusaha sukses, ia mengungkapkan bahwa kebahagiaannya kini adalah mengabdi untuk masyarakat, bukan untuk mengejar materi. “Seorang pemimpin harus selesai dengan dirinya sendiri sebelum maju bertarung. Saya sudah bersyukur dengan apa yang telah saya capai selama ini. Sekarang saatnya saya mengabdi penuh untuk masyarakat Muba yang kita cintai,” tambahnya.

    Inisiatif berani dari Lucianty ini mendapat apresiasi dari Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya, M. Haekal Al-Haffafah. Jika benar berkomitmen untuk memberikan seluruh gajinya kepada masyarakat, maka Lucianty menurutnya akan mampu pula membawa perspektif yang lebih holistik dan empatik dalam pengambilan keputusan.

    “Sebagai perempuan, Lucianty memiliki naluri empatik yang kuat. Kebijakan ini menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di desa-desa yang mungkin belum tersentuh secara merata. Jarang ada calon Bupati yang berani berkomitmen seperti ini,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa kepemimpinan perempuan sering kali lebih inklusif dan mampu merangkul kelompok-kelompok yang terpinggirkan. Di Muba, yang selama ini kepemimpinannya didominasi oleh laki-laki, Lucianty hadir sebagai simbol keberanian dan pembuktian bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin yang kompeten.

    “Kepemimpinan perempuan di sektor politik dapat memberikan dampak signifikan, terutama dalam isu-isu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Lucianty membuktikan bahwa perempuan memiliki tempat dan peran penting dalam politik. Ini merupakan contoh yang sangat penting bagi perempuan-perempuan lain di Muba,” ujarnya.

    Dukungan kepada Lucianty Meningkat Signifikan

    Kedua Tim Pemenangan Koalisi Serasan Sekate, Beni Hernedi, menyoroti bahwa latar belakang Lucianty sebagai pengusaha sukses menunjukkan kemampuannya dalam mengelola sumber daya dengan efisien. Menurut Beni, pengalaman Lucianty dalam dunia bisnis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan anggaran daerah yang transparan dan efisien, sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi Musi Banyuasin.

    Tak salah jika dukungan bagi Lucianty menguat secara signifikan beberapa waktu terakhir. Sehingga menurut Beni Pilkada Muba 2024 akan menjadi ajang bagi Lucianty untuk membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan bisa menghadirkan solusi yang nyata bagi masyarakat.

    “Total kekayaan Lucianty yang mencapai Rp490 miliar adalah hasil dari akumulasi kinerja dan produktivitas beliau selama bertahun-tahun. Ini menunjukkan bahwa beliau memiliki kompetensi dalam memanfaatkan sumber daya dengan optimal, yang dapat diterapkan dalam pengelolaan pemerintahan di Muba,” ujar Beni, yang juga mantan Plt Bupati Muba.

    Dalam konteks daerah seperti Muba, yang masih memiliki tantangan dalam kesejahteraan sosial dan pembangunan infrastruktur, kebijakan inklusif seperti yang ditawarkan Lucianty diharapkan bisa membawa perubahan positif.

  • Di Hari Santri Pj Bupati Apriyadi Bareng Ribuan Kiyai dan Santri di Muba Doakan Palestina

    Di Hari Santri Pj Bupati Apriyadi Bareng Ribuan Kiyai dan Santri di Muba Doakan Palestina

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Lantunan Salawat Nariyah bergema di Lapangan Rajawali Desa Mekar Jadi Kecamatan Sungai Lilin, Minggu (22/10/2023) siang. Ribuan umat Islam yang ada di tempat itu pun khusyuk dengan lantunan doa.

    Pantauan di lokasi di sela kegiatan Pidato Kebangsaan dan Doa Bersama untuk Negeri Dalam Rangka Memperingati Hari Santri Tahun 2023, Pj Bupati Apriyadi Mahmud bersama ribuan Kiyai serta santri dan santriwati se-Kabupaten Muba mendoakan warga Palestina

    “Kita juga menyisipkan doa untuk keselamatan umat muslim Palestina pasca dilakukan blokade oleh Israel,” ucap Pj Bupati Apriyadi Mahmud.

    Mustasyar PCNU Muba ini juga mengungkapkan, saat ini Pemkab Muba melalui seluruh ASN di lingkungan Pemkab Muba tengah melakukan penggalangan dana donasi untuk umat muslim di Palestina.

    “Penggalangan dana akan dilakukan hingga Desember 2023 dan bekerjasama dengan segenap elemen masyarakat di Kabupaten Muba,” ungkapnya.

    Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Hidayah KH Raden Mashadi Prawironegoro yang dalam kesempatan itu memimpin doa berharap agar umat muslim di Palestina diberi perlindungan.

    “Semoga musibah ini segera berakhir, dan saudara kita di Palestina diberi kekuatan,” ucapnya.

    Turut melantunkan doa dan Salawat untuk warga Palestina dalam kegiatan itu yakni Menko PMK Prof Muhadjir Effendy, Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan, Mayor Jenderal TNI Dr Ir Pujo Widodo, dan Pj Gubernur Sumsel Dr Drs Agus Fatoni MSi.

  • Apriyadi terima SK Jabat Pj Bupati Muba

    Apriyadi terima SK Jabat Pj Bupati Muba

    Suarapublik.id,Palembang-Apriyadi akhirnya menerima SK Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin (Muba) dari Gubernur Sumsel Herman Deru setelahia sempat menerima SK Plh Bupati Muba karena administrasi yang belum lengkap.

    SK Pj dari Menteri Dalam Negeri sebenarnya telah di berikan sejak 21 Mei lalu, namun degan adminitrasi yang belum lengkap serta jabatan Sekda Muba yang ia jabat belum memiliki pengganti akhirya Apriyadi diserahkan SK Plh seperti dahulu.

    Ada beberapa pesan yang disampaikan Gubernur Sumsel kepada Apriyadi, Pertama menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Muba, menyelesaikan permasalahan pengelolaan listrik curah dari Muba elektrik power ke PT PLN, dan segera melantik sekda Muba.

    “Tentu setelah menerima amanah ini akan ada tugas yang harus dilaksanakan,” kata Deru dihadapan awal media, Senin (30/5/2022).

    Dikatakannya, yang utama adalah bagaimana mengentaskan angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Muba. Deru juga meminta Apriyadi untuk memetakan peta kemiskinan per desa dan per kecamatan di Sumsel.

    Selain itu, kata Deru, Muba juga merupakan peringkat ketiga untuk angka kemiskinannya. Dia menyebut, setiap pergerakan fluktuasi di kabupaten dan kota sangat berpengaruh terhadap statistik provinsi itu sendiri. Padahal Muba menjadi salah satu kabupaten dengan Sumber Daya Alam terkaya seperti gas dan minyak.

    Selain itu, Deru juga mengimbau kepada Apriyadi agar membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tepat sasaran. “Jangan sampai berbeda dari konsep yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

    Selain itu, Deru juga menegaskan, agar tidak menggunakan masa jabatan yang diembn ini sebagai alat untuk berkarir politik. “Pak Apriyadi tetap ASN yang mempunyai aturan dan diberikan tanggung jawab untuk memimpin daerah. Bukan untuk berpolitik,” tegasnya.

    Ditempat yang sama, Pj Bupati Muba, Apriyadi mengungkapkan akan segera melaksanakan tugas yang diberikan. Terutama apa yang telah disampaikan oleh gubernur sebelumnya. “Tugas ini akan saya ambil bersama komponen pejabat yang ada di Kabupaten Muba,” tuturnya.

    Lanjutnya, Apriyadi meminta dukungan dari semua masyarakat khususnya di Kabupaten Muba agar dapat memimpin dan mengemban amanah sebaik-baiknya. Karena menurutnya, tanpa doa dan dukungan masyarakat, pemimpin akan sulit untuk membangun dan mengembangkan daerah yang dipimpin.

     

  • Gubernur Pastikan Lantik Pj Bupati Muba Hari Senin Nanti

    Gubernur Pastikan Lantik Pj Bupati Muba Hari Senin Nanti

    Suarapublik.id, Palembang,

     

    Apriyadi di pastikan akan dilantik sebagai Pj Bupati Musi Banyuasin Senin nanti, 30/5/2022. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru saat di temui di kantornya, Rabu (25/5/2022).

     

    Herman Deru menegaskan jika ia memastikan Apriyadi akan di Lantik Senin nanti sebagai Pj. Apalagi administrasi dan pengusulan nama Pj sekda yang selama ini di tunggu telah diberikan dan langsung di setujui oleh Herman Deru.

     

    “Saya setujui langsung nama Pj sekda yang ia usulkan, karena besok libur, Senin nanti saya Lantik Apriyadi sebagai Pj Bupati Muba,” tegas Deru.

     

    Deru tidak ada permasalahan atas dipilihnya Apriyadi sebagai Pj Bupati Muba meski tidak masuk kedalam usulanya kepada Mendagri. Ia menegaskan kenapa Apriyadi tidak langsung di Lantik sebagai Pj karena Tugas Sekda sebagai TAPD tidak mungkin di eksekutor sendiri oleh Apriyadi nya.

     

    “Saya juga berkoordinasi dengan sekjen mendagri, nih lihat saya telfonan dengan pak Sekjen,” kata Deru usai di telfon langsung oleh Sekjen Mendagri di hadapan awak Media.

     

    Deru juga membocorkan nama Sekda Muba yang di usulkan Apriyadi kepadanya. ” untuk nama usulan sekda tadi Musni Wijaya. Nanti juga dilantik oleh Pj Bupatinya sebagai Pj Sekda Muba,” tukasnya.

  • Administrasi Belum Lengkap, Gubernur Belum Akan Lantik Apriyadi jadi Pj

    Administrasi Belum Lengkap, Gubernur Belum Akan Lantik Apriyadi jadi Pj

    Suarapublik.id, Palembang,

     

    Gubernur Sumsel Herman Deru nampaknya belum akan melantik Apriyadi sebagai Pj Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam waktu dekat.

     

    Alasannya, Apriyadi belum melengkapi administrasi seperti belum adanya sosok penganti Sekda Muba jika ia diangkat menjadi Pj.

     

    “Kalau Pj, tentu Apriyadi harus melepas jabatan sekretaris daerah nya, kalau dia masih menjabat tidak mungkin dong dia yang mengatur TAPD dia juga yang menjadi eksekutor nya,” kata Deru, Selasa (24/5/2022).

     

    Kata, Deru dirinya juga telah menelfon Sekjen Kementerian Dalam Negeri dalam pengunduran pelantikan Pj Bupati Muba.

    “Tadi saya sudah menelpon Sekjen Kemendagri, bahwa syarat adminitrasijya masih harus ada yang di lengkapi dahulu,” jelasnya.

     

    Deru Menambahkan, meski tak menjadi usulan, Pihaknya tetap menghormati keputusan yang telah dibuat pemerintah pusat, menjadikan Apriyadi sebagai Pj Bupati Muba.

     

    “Ini pemerintahan yang harus kita hormati keputusan pusat dan membenahinya struktur daerah,”tukasnya.

  • Tak Langsung Jabat Pj, Apriyadi Tetap Jabat Bupati Muba sebagai Plh

    Tak Langsung Jabat Pj, Apriyadi Tetap Jabat Bupati Muba sebagai Plh

    Suarapublik.id, Palembang –

     

    Meski Mendagri telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Sekertaris Kabupaten Musi Banyuasin Apriyadi dengan nomor Nomor : 366/KPTS/I/2022, sebagai Pj Bupati Muba, namun Apriyadi saat ini hanya di angkat sebagai PLH oleh Gubernur Sumsel Herman Deru.

     

    Menurut Deru ada berbagai persyaratan yang harus di penuhi Apriyadi agar bisa sebagai Pj Bupati Muba.

     

    “Sembari melengkapi persyaratan dan guna mengisi kekosongan, saya serahkan dulu SK Plh Bupati Muba kepada Apriyadi,” terang Deru, usai menyerah SK Plh kepada Apriyadi, Minggu malam (22/5/2022).

     

    Menurut Deru masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Termasuk pengganti Sekda, karena Pj Bupati/Walikota maupun Gubernur tak bisa bekerja sendiri

     

    “Dalam aturan, tak boleh ada kekosongan. Di SK Pj Bupati Muba, sudah ditentukan Apriyadi sebagai Pj. Tapi karena dia Sekda, tak bisa kerja sendiri harus ada Pj Sekda juga. Makanya harus jadi Plh. Selain juga harus melengkapi syarat DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaam Pekerjaan),”terangnya.

     

    Untuk Pj Sekda Muba, lanjutnya, akan ditunggu usulan dari Apriyadi dalam kurun waktu mamsimal 15 hari. Penentuan Sekda itu sendiri nantinya akan ada persetujuan dari Gubernur Sumsel karena jabatan Sekda bukan seperti jabatan Eselon 2A.

     

    “Karena Sekda yang difungsikan pada jabatan lain, dalam kurun waktu lebih dari 15 harus ditunjuk Pj Sekda dan selama dia Plh agar ajukan itu. Setelah ada, sekaligus akan non aktif sekdanya (Apriyadi),” bebernya.

     

    Sementara itu, Apriyadi Sementara itu, Plh Bupati Muba Apriyadi mengatakan, terima kasih kepada Gubernur Sumsel untuk amanah yang diberikan.

     

    “Setelah ini saya akan melakukan konsolidasi dengan OPD di Muba untuk menjalankan roda pemerintahan di Muba,” katanya