SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, – Tim Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC U-20 menunjukkan perkembangan positif selama tur uji coba di Pulau Jawa. Meski menghadapi tim-tim papan atas seperti Persija Jakarta dan Persita Tangerang, para pemain muda berjuluk Elang Andalas mampu memberikan perlawanan berarti.
Dalam dua laga uji coba terakhir, Sriwijaya FC U-20 kalah tipis dari Persita Tangerang yang merupakan juara EPA Liga 1 musim lalu, serta bermain imbang melawan ASIOP. Capaian ini disebut sebagai indikator awal progres permainan anak-anak muda Sumatera Selatan tersebut.
“Dua kali pertandingan uji coba ini menunjukkan bahwa permainan anak-anak sudah semakin matang. Walaupun kalah dari Persita, skornya tipis, dan melawan ASIOP kita mampu bermain imbang,” ujar Asisten Direktur III (Kompetisi) Sriwijaya FC, Muhammad David, Kamis (17/7/2025).
Sementara itu, saat berhadapan dengan Persija Jakarta, Sriwijaya FC U-20 menghadapi tantangan yang lebih besar. Menurut David, pertandingan tersebut memperlihatkan adanya perbedaan kelas yang signifikan antara kedua tim, namun tetap memberi pengalaman berharga bagi skuad mudanya.
“Persija dan Persita jelas beda kelas. Tapi dari pertandingan ini kita bisa melihat bahwa anak-anak tidak minder dan tetap menunjukkan semangat bertanding tinggi. Ini jadi catatan penting untuk pembenahan,” jelasnya.
Seiring dengan tur tersebut, manajemen Sriwijaya FC U-20 juga melakukan seleksi pemain. Sebanyak delapan pemain trial diundang ke Jakarta untuk mengikuti seleksi. Hasilnya, hanya empat pemain yang dinyatakan lolos dan direkomendasikan untuk masuk skuad.
“Kemarin ada delapan pemain trial yang datang ke Jakarta. Dari delapan itu, yang memenuhi kriteria pelatih hanya empat orang,” kata David.
Dengan tambahan empat pemain baru tersebut, saat ini total jumlah pemain dalam skuad Sriwijaya FC U-20 menjadi 27 orang. Mereka dipastikan siap berlaga dalam kompetisi EPA Liga 2 musim 2025/2026 yang akan segera digelar.

Leave a Reply