Sosialisasi KKI, BI Harapkan Digitalisasi Daerah Jadi Katalisator Tingkatkan Perekonomian

Bank Indonesia348 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Daerah se-Provinsi Sumatera Selatan, menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Kartu Kredit Indonesia di Provinsi Sumatera Selatan”, di Ballroom Hotel The Alts Palembang, Selasa, 15 Agustus 2023.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran Kartu Kredit segmen pemerintah berbentuk fisik kartu dengan branding Kartu Kredit Indonesia (KKI) oleh Presiden Joko Widodo, pada pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) di Jakarta (8/5/2023).

Acara ini menghadirkan empat narasumber, yakni Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran – Kantor Pusat Bank Indonesia, Butet Linda HP, Pejabat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Anwar Musadat dan Janeslin Saragih, Kepala Subdirektorat Pelaksanaan Anggaran III Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Mohamad Zaki yang hadir secara daring, dan Ketua Asosiasi Kartu Kredit Indonesia, Suharto Nur Cahyo.

Dalam sosialisasi yang dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Pemprov Sumsel, Darma Budhi, Kepala Daerah kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, dan pimpinan PT BPD Sumsel dan Babel ini, turut dilakukan penandatanganan komitmen implementasi KKI di wilayah Sumatera Selatan oleh seluruh kepala daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman Pemerintah Daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota sehingga dapat mengakselerasi penerbitan Peraturan Kepala Daerah dalam rangka implementasi KKI oleh Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah Sumatera Selatan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Ricky P. Gozali, menekankan dalam sambutannya bahwa digitalisasi daerah diharapkan dapat menjadi katalisator yang kuat dalam meningkatkan perekonomian di Sumatera Selatan.

KKI merupakan instrumen pembayaran berbasis kredit dengan pemrosesan secara domestik untuk memfasilitasi belanja barang dan jasa Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Kegiatan Sosialisasi KKI ini sangat penting sebagai salah satu wujud nyata Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD),” jelas Ricky.

Ia juga menekankan manfaat implementasi KKI dalam meminimalisasi penggunaan uang tunai, memperkuat keamanan bertransaksi, mengurangi potensi fraud dari transaksi secara tunai, serta mengurangi cost of idle cash dalam rangka meningkatkan efisiensi biaya bagi perekonomian nasional.

Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah memiliki Peraturan Gubernur (PERGUB) Nomor 31 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penggunaan dan Penyelenggaraan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Apresiasi juga diberikan kepada Bank Sumsel Babel selaku bank Rekening Umum Kas Daerah, yang telah mendukung penggunaan KKI yang ditandai dengan penyerahan mock-up Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) pada 15 Juli 2023 kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (ANA)

    Komentar