oleh

Situasi Pandemi Membaik, Disdik Berencana Gelar PTM Dua Sesi

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Pendidikan merencanakan jika sampai akhir Oktober mendatang kondisi dalam keadaan baik dan aman, maka proses pembelajaran tatap muka akan dijadikan dua sesi dengan jam pembelajar ditambah.

Tentunya hal ini mengacuh pada kegiatan percepatan vaksinasi kepada peserta didik yang  dilakukan di 99 sekolah secara massal.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengharapkan kepada seluruh wali murid khususnya SMP dan juga SD yang mungkin anak-anaknya sudah berusia 12 tahun + 2 hari tanpa harus menunggu vaksinasi dari sekolah secara massal lagi.

“Ya harusnya wali murid juga untuk berpartisipasi mengantarkan anaknya untuk mendapatkan vaksin sehingga pencapaian-pencapaian atau tanda-tanda kita sekarang kita sudah 50 persen secara keseluruhan dari 1,2 juta jiwa,” kata Fitri, Selasa (12/10/2021).

Lanjutnya, target kita sampai dengan akhir tahun Oktober sampai akhir Oktober itu harusnya sudah sampai 70% dan keinginan kita sampai dengan akhir tahun sampai dengan 100 persen.

Oleh karena itu kesadaran dari seluruh warga masyarakat sangat kita tunggu partisipasinya sangat kita nantikan supaya nantinya pelaksanaan vaksinasi ini betul-betul sesuai dengan  pencapaian kita karena.

Sekarang kita masih zona kuning ya masih level 2 akan tetapi kalau seandainya seluruh vaksinasi ini betul-betul bisa sesuai dengan target harapan kita paling tidak paling tidak ya sampai dengan akhir tahun nanti kita sudah zona hijau ya Pada pelaksanaan sudah 100 persen, sehingga kita bisa kehidupannya lebih normal kembali,” katanya.

Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Zulinto, jika Oktober kondisi kita baik dan aman, maka sistem pembelajaran kita jadikan 2 sesi dengan jumlah jam belajar kita tambah 1-3 jam. Ini akan kita observasi terlebih dahulu dan kita lihat sampai di bulan november dan sampai akhir desember tidak ada masalah maka direncanakan penambahan lagi jam belajarnya menjadi 3 hari lagi 2 hari. (ANA)

Komentar

Berita Hangat Lainya