Siap-siap Harga Meroket, India Resmi Larang Ekspor Gandum

Ekonomi115 Dilihat

SUARAPUBLII.ID, JAKARTA – Pemerintah India resmi melarang ekspor gandum pada Sabtu (14/5/2022). Setelah sempat menargetkan tahun ini akan memecahkan rekor pengiriman.
Keputusan ini didorong kemunculan gelombang panas yang merusak hasil panen sehingga harga-harga kebutuhan dalam negeri melambung tinggi.

Saat ini pasar dunia tengah mengandalkan India sebagai produsen gandum terbesar kedua di dunia, setelah ekspor dari wilayah Laut Hitam merosot karena invasi Rusia ke Ukraina yang belum juga selesai hingga kini.

Pemerintah mengatakan pemesanan ekspor yang sudah mendapatkan izin (letters of credit) masih diperbolehkan, demikian pula pengiriman untuk memenuhi permintaan negara yang tengah dalam krisis pangan.

Baca Juga :  Fantastis ! Harga Daun Jeruk Naik hingga Rp100 Ribu per Kg

Larangan ekspor bisa mengerek harga ke angka tertinggi dan menjadi pukulan bagi konsumen berdaya beli rendah di Asia dan Afrika.

“Larangan ini mengagetkan,” demikian pernyataan firma perdagangan skala besar yang berbasis di Mumbai, dilansir cnn indonesia, Minggu (15/5/2022).

“Kami memperkirakan ekspor dibatasi dalam dua hingga tiga bulan ke depan, tapi tampaknya angka inflasi mengubah pemikiran pemerintah.”

Pada April, melesatnya harga makanan dan energi membuat inflasi tahunan meningkat hingga delapan persen, tertinggi di tahun ini.

Harga gandum di India juga telah mencapai rekor tertinggi. Di beberapa pasar bahkan mencapai US$322,71 dolar (25 ribu rupee) per ton, sementara harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah 20.150 rupee.

Baca Juga :  Harga Minyak Mentah RI Turun Jadi US$102,51 per Barel

“Larangan ekspor gandum India akan melambungkan harga gandum dunia. Saat ini tak ada lagi produsen besar di pasaran,” kata pedagang besar lainnya. (*)

    Komentar