Sekda Sumsel Pastikan Stok BBM Aman dan Tak Ada Gejolak Imbas Konflik Timur Tengah

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan, Edward Candra memastikan pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Sumatera Selatan tetap stabil dan tidak terdampak gejolak menyusul ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.

“Di Sumsel belum ada gejolak tentang keterbatasan BBM, sejauh ini terpantau masih normal-normal saja. Kami terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar Edward, Jumat (27/3/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Edward menyebutkan aktivitas pengisian bahan bakar masih berjalan seperti biasa tanpa adanya antrean panjang yang mencolok.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying yang justru dapat memicu ketidakstabilan stok di pasaran.

“Di SPBU-SPBU masih terlihat seperti biasa, belum ada antrean panjang karena takut kehabisan atau tidak kebagian BBM. Kami harap masyarakat tidak membeli BBM secara berlebihan karena pasokan kita masih sangat mencukupi,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga guna menjamin kelancaran energi, terutama pada periode krusial pasca-Lebaran 2026.

Data dari pihak Pertamina menunjukkan bahwa penyaluran BBM di jalur lintas mudik maupun perkotaan di Sumsel berlangsung tanpa kendala berarti.

“Saya sudah tanyakan dengan pimpinan Pertamina, pasokan BBM saat ini lancar dan terjaga. Kita bersyukur tidak ada laporan pemudik yang kesulitan mendapatkan BBM di Sumsel, dan kita harapkan kondisi kondusif ini tetap terjaga pada masa arus balik,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sumsel menegaskan akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk mengawal distribusi energi di Bumi Sriwijaya agar tetap aman dari pengaruh sentimen global maupun fluktuasi kebutuhan domestik.

“Alhamdulillah pasokan terjaga dengan baik. Kita harapkan pasca-Lebaran ini situasi tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan bahan bakar,” pungkasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB